10 Cara Mudah Mengurangi Nyeri Haid

10 Cara Mudah Mengurangi Nyeri Haid

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Banyak wanita mengalami nyeri haid (dismenore) selama 1 hingga 2 hari setiap bulan. Gejalanya bisa beragam, tapi yang paling umum yakni sakit kepala dan tubuh terasa tidak nyaman. Gejala tersebut biasanya disebabkan oleh kram menstruasi yang kerap membuat wanita menjadi lebih emosional sebelum dan selama menstruasi. Kondisi ini disebut premenstrual syndrome (PMS).

Kram menstruasi terjadi saat rahim berkontraksi untuk melepaskan lapisan rahim. Hal ini dapat menyebabkan nyeri di perut, punggung bawah, selangkangan, atau paha atas. Ini merupakan kondisi normal dan dapat diobati. 

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan jika nyeri saat haid lebih dari biasanya hingga membuat aktivitas Anda tertunda. Selain pengobatan dengan profesional, Smarter Health akan membagikan cara mengurangi nyeri saat haid yang bisa Anda coba sendiri di rumah. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Cara Mengurangi Nyeri saat Haid

Mengatasi kram haid yang menyakitkan setiap bulan tak jarang membuat Anda frustasi. Untungnya, saat ini ada banyak pilihan pengobatan yang dapat membantu Anda mengurangi nyeri saat haid. Hanya saja cara ini tidak selalu berhasil, terutama untuk kondisi kronis, tapi cara ini dapat meredakan nyeri haid yang ringan hingga sedang.

Berikut ini cara mengurangi nyeri saat haid yang sudah dirangkum dari banyak sumber.

1. Banyak Minum Air

Sensasi perut kembung dapat menyebabkan tubuh terasa tidak nyaman dan justru memperparah kram haid. Minum air putih dipercaya dapat mengurangi kembung dan mengurangi rasa sakit selama menstruasi. Selain itu, minum air hangat dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, mengendurkan otot yang tegang, dan mengurangi kram akibat kontraksi rahim. 

Jika Anda kurang menyukai rasa air putih yang tawar, ada cara lain yang bisa Anda lakukan untuk memenuhi asupan cairan tubuh. Minum segelas infused water setelah Anda bangun di pagi hari. Buat satu teko air putih berisi mentimun, mint, atau lemon untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Tubuh yang terhidrasi memiliki banyak manfaat, seperti mengurangi kram haid dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

2. Minum Teh Herbal

Teh herbal memiliki khasiat anti inflamasi dan senyawa antispasmodik yang dapat mengurangi kejang otot di rahim yang menyebabkan kram. Prostaglandin merupakan pemicu mual, muntah, diare, dan sakit kepala selama periode menstruasi. Minum teh chamomile dapat menghambat prostaglandin yang menyebabkan rasa sakit dan meningkatkan aliran menstruasi untuk meredakan gejala.

Minum teh chamomile, adas, atau jahe merupakan cara yang mudah dan alami untuk meredakan kram menstruasi. Manfaat teh herbal lainnya yang tidak kalah penting yaitu bagus untuk menghilangkan stres dan membantu mengatasi insomnia. 

3. Mengonsumsi Makanan Anti Inflamasi

Beberapa jenis makanan dapat meredakan kram secara alami. Makanan anti inflamasi ini dapat membantu melancarkan aliran darah dan mengendurkan otot rahim Anda. Jenis makanan ini termasuk buah beri, tomat, nanas, dan rempah-rempahan seperti kunyit, jahe, dan bawang putih. Selain itu, sayuran berdaun hijau, kenari, almond, dan salmon dapat membantu meredakan peradangan selama periode menstruasi. 

Beberapa wanita mengatakan bahwa diet dengan mengonsumsi makanan anti inflamasi berhasil mengurangi nyeri haid dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sebab itu, tetap jaga pola makan Anda dengan makanan sehat dan seimbang sepanjang tahun.

4. Hindari Makan Camilan

Selama periode menstruasi, Anda mungkin ingin makan berbagai camilan. Meskipun kue coklat atau kentang goreng terdengar lezat, tapi makanan yang banyak mengandung gula, lemak trans, dan garam dapat menyebabkan kembung dan memicu peradangan yang memperparah kondisi kram dan nyeri otot. Sebaiknya Anda mengonsumsi pisang atau buah-buahan lainnya untuk melawan keinginan makan gula atau pilih kacang tawar jika Anda ingin sesuatu yang gurih. 

5. Mengurangi Dosis Kafein

Terlalu banyak mengonsumsi kafein berisiko menyempitkan pembuluh darah yang menyebabkan kram semakin menyakitkan. Jika Anda ingin minum kopi, beralihlah ke kopi tanpa kafein selama periode menstruasi. Jika Anda butuh kafein agar tidak mudah lelah di sore hari, makan camilan tinggi protein atau jalan kaki 10 menit untuk meningkatkan energi Anda.

kafein hadir dalam berbagai jenis makanan dan minuman, termasuk kopi, teh, soda, coklat, dan minuman berenergi. Jika Anda terbiasa mengonsumsi kafein setiap hari, Anda mungkin perlu mengurangi dosisnya secara perlahan untuk menghindari gejala nyeri saat haid. Sebagai gantinya, cobalah minum smoothie dari sayuran hijau yang kaya antioksidan, beri, dan bubuk protein.

6. Minum Suplemen Makanan

Vitamin D berfungsi untuk menyerap kalsium dan mengurangi peradangan. Suplemen lainnya termasuk omega-3, vitamin E, dan magnesium. Mengonsumsi suplemen dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri selama menstruasi. Agar lebih maksimal, sebaiknya Anda mengonsumsi suplemen setiap hari tidak hanya selama menstruasi. 

Namun, beberapa suplemen sebaiknya tidak dikonsumsi bersama obat-obatan lainnya. Pastikan untuk bertanya dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat-obatan yang baru.

7. Relaksasi Tubuh dengan Air Panas

Suhu panas dipercaya dapat membuat tubuh lebih rileks, meningkatkan aliran darah, dan meredakan ketegangan otot selama menstruasi. Tempelkan bantal pemanas di area perut atau punggung bawah Anda. Selain itu, coba mandi air panas dan bersantai di bak mandi air panas selama beberapa saat. Ini merupakan perawatan yang sangat mudah dan dapat dilakukan di rumah.

8. Olahraga Ringan

Cara mengurangi nyeri saat haid yang berikutnya adalah dengan berolahraga. Jika tubuh Anda terasa sakit dan tidak nyaman, cobalah untuk berolahraga. Bahkan jenis olahraga ringan dapat melepaskan endorfin yang membuat Anda merasa lebih bahagia, mengurangi rasa sakit, dan mengendurkan otot Anda. 

Lakukan setidaknya 15 menit yoga, peregangan tangan, dan peregangan kaki agar tubuh Anda terasa lebih baik dan aktivitas harian tidak akan terganggu. 

9. Memijat Perut dengan Minyak Esensial

Memijat perut selama 5 menit sehari mungkin dapat membantu meredakan kram menstruasi. Pijatan di tubuh akan mendorong aliran darah. Krim pijat yang mengandung minyak esensial seperti clary sage, lavender, dan marjoram memiliki manfaat tambahan untuk tubuh Anda. Jenis minyak tersebut mengandung senyawa yang membantu meredakan nyeri saat haid. 

10. Minum Obat yang Dijual Bebas

Hormon prostaglandin memicu kontraksi otot dan nyeri selama menstruasi. Obat anti inflamasi di over-the-counter (OTC) medicine atau obat-obatan yang dijual bebas dapat bekerja dengan cepat untuk mengurangi jumlah hormon prostaglandin di dalam tubuh Anda. 

Obat-obatan ini termasuk ibuprofen (Advil), naproxen (Aleve), atau acetaminophen (Tylenol). Untuk mendapatkan hasil terbaik, cukup minum obat OTC saat Anda mulai merasa kram. Selalu ikuti instruksi penggunaan yang tertera di kemasan atau konsultasikan dengan dokter sebelum minum obat pereda nyeri, terutama jika Anda memiliki alergi terhadap aspirin atau asma yang sangat parah.

Punya pertanyaan seputar cara mengurangi nyeri saat haid? Lakukan tele-konsultasi bersama dokter spesialis kandungan melalui layanan gratis Smarter Health.

Selain itu, Smarter Health juga akan membantu Anda untuk membuat janji temu dengan dokter dan memberikan rekomendasi rumah sakit terbaik di dalam dan luar negeri.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?