21 Mar 2019 / Malaysia - Pengobatan

5 Alasan untuk Berobat ke Malaysia

Menurut Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), pada tahun 2011, 641 ribu orang pasien mancanegara berobat ke Malaysia dan angka ini meningkat menjadi 882 ribu orang pada 2014. International Medical Travel Journal pun menganugerahi Malaysia sebagai destinasi utama wisata medis yang berkembang paling pesat di benua Asia.

Sebagian besar pasien luar negeri yang berobat ke Malaysia berasal dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara seperti Singapura, Vietnam, dan Indonesia. Ya, 80 persen lebih pasien luar negeri yang berobat ke Malaysia berasal dari Indonesia.

Apa saja alasan masyarakat Indonesia berobat ke Malaysia? Yuk, simak selengkapnya!

1. Berobat ke Malaysia hasil pengobatan optimal

Dokter spesialis di Malaysia

Ini adalah alasan paling penting para pasien luar negeri memilih berobat atau melakukan perawatan medis ke Malaysia. Pelayanan kesehatan yang berkualitas yang memenuhi standar menjamin hasil pengobatan di rumah sakit Malaysia yang optimal.

Tidak ada perbedaan kualitas tenaga medis di antara rumah sakit umum dan swasta di Malaysia. Para dokter di Malaysia sebagian besar memiliki keahlian dalam bidang pengobatan kanker, gangguan reproduksi, kardiovaskular, dan prosedur transplantasi organ. Mereka dilatih dan dididik dalam sejumlah pelatihan di institusi kedokteran terbaik sehingga tidak kalah dengan rumah sakit di negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Australia.

2. Berobat ke Malaysia, kualitas pelayanan rumah sakitnya dijamin

Rumah sakit Gleneagles, Malaysia

Keramahan petugas dan tenaga medis dalam proses administrasi, konsultasi dengan dokter, hingga kemudahan dalam antrian menerima obat dan mendapatkan pengobatan atau tindakan medis adalah bagian dari pelayanan yang diidamkan pasien asal Indonesia. Para tenaga kesehatan juga fasih dalam berbahasa Inggris sehingga memudahkan komunikasi antara pasien dan dokter serta tenaga medis lainnya.

Selain itu, sistem pendaftaran pasien juga sangat efisien dan terorganisir, durasi antrean menjadi singkat. Pada beberapa kasus rawat inap, pasien bisa langsung diterima di ruang rawat inap untuk menerima prosedur tes dan pemeriksaan medis. Pada kasus rawat jalan, resep dan obat-obatan diberikan sesegera mungkin sehingga pasien dapat memutuskan untuk kembali sesegera mungkin. Beberapa bahkan menawarkan layanan antar jemput pasien dan keluarga di bandara.

3. Berobat ke Malaysia, fasilitasnya lengkap dengan teknologi mutakhir

Ruangan ICU di rumah sakit malaysia

Untuk memastikan Malaysia menjadi pusat pelayanan kedokteran di Asia Tenggara, pemerintah Malaysia selalu memberikan insentif kepada rumah sakit swasta agar berinvestasi pada pemutakhiran alat-alat kedokteran dan fasilitas lainnya.

Alat-alat medis yang digunakan merupakan teknologi kedokteran unggulan dan infrastruktur rumah sakit yang canggih. Beberapa rumah sakit di Malaysia mengutamakan desain yang estetik dan ruangan yang nyaman sehingga pasien menjadi lebih relaks. Hal ini bahkan jarang ditemukan di rumah sakit di Eropa.

4. Biaya berobat ke Malaysia cukup terjangkau

Biaya berobat di Malaysia

Berobat ke Malaysia dianggap terjangkau terutama jika dibandingkan kualitas pelayanan yang diberikan. Dibandingkan ke Singapura, berobat ke Malaysia dapat menghemat 30-50 persen biaya.

Yang menarik, pemerintah Malaysia menetapkan biaya standar baik di rumah sakit milik pemerintah dan swasta untuk setiap jenis penyakit. Misalnya, biaya pengobatan untuk cedera Anterior Cruciatum Ligamen (ACL), termasuk konsultasi awal, MRI, tindakan operasi, anestesi, dan ruang rawat inap, hanya memakan biaya sekitar USD 2 ribu atau senilai Rp 27,5 jutaan. Sementara, untuk prosedur yang sama di Amerika Serikat mungkin akan menelan biaya sekitar USD 18 ribu atau setara dengan Rp 247 jutaan.

Contoh lain, biaya prosedur penurunan berat badan di Amerika Serikat bisa menghabiskan biaya hingga USD 30, ribu atau Rp 432 jutaan, di Malaysia sendiri hanya memakan biaya sekitar USD 9 ribu atau Rp 129 jutaan. Biaya prosedur tersebut 60 persen lebih murah dibandingkan di Australia. Sementara, biaya program bayi tabung di Malaysia sekitar 65-80 persen lebih murah dibandingkan di Amerika Serikat, Thailand, Singapura, dan Korea Selatan.

Biaya ini berlaku bagi pasien lokal dan pasien mancanegara. Selain biaya pengobatan, biaya hidup selama di Malaysia pun tidak jauh berbeda dengan biaya akomodasi, makanan, hingga transportasi di Indonesia.

5. Komunikasi antara dokter dan pasien mudah saat berobat ke Malaysia

Dokter sedang memeriksa pasien

Baik dokter maupun perawat di rumah sakit Malaysia sangat terlatih dan fasih berbahasa Inggris. Tingkat kepuasan pasien pada pelayanan perawat sangat tinggi. Bahkan banyak perawat yang mampu berbahasa Indonesia. Para dokter spesialis tidak segan-segan memberikan waktu dan perhatian yang banyak untuk setiap pasien dan mampu berkomunikasi secara artikulatif.

Nah, kini Anda sudah mengetahu alasan berobat ke Malaysia. Adakah yang sesuai dengan situasi Anda? Jika Anda ingin mempercayakan perawatan medis Anda kepada rumah sakit di Malaysia, dapatkan rekomendasi dokter spesialisnya di sini. Jika Anda hanya ingin melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, dapatkan pilihan yang sesuai dengan kondisi Anda di sini.

Butuh pengobatan dari rumah sakit Malaysia?

Daftar akun gratis untuk mendapatkan rencana dan estimasi biaya tindakan medis yang sesuai dengan kondisi Anda.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan