7 Area Paling Berkuman di Rumah

7 Area Paling Berkuman di Rumah

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Ditinjau oleh: dr. Qanissa Afianti Razzqy
Publish tanggal: Feb 2, 2021
Update terakhir: Feb 2, 2021

Bakteri dan virus dapat menyebar dari orang ke orang dan dari orang ke permukaan. Studi tahun 2016 menyebutkan bahwa objek terkontaminasi menunjukkan adanya beberapa faktor yang memengaruhi kehidupan bakteri dan virus, termasuk jenis permukaan, kebiasaan, gaya hidup sehat, dan cara membersihkan sesuatu. Area yang berbeda di rumah Anda memiliki tingkat risiko yang berbeda jika Anda terpapar bakteri dan virus. Berikut ini area berkuman di rumah yang paling berbahaya dan cara mengatasinya. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

1. Dapur

National Sanitation Foundation (NSF) menemukan bahwa tempat penyimpanan makanan atau tempat makanan disiapkan memiliki lebih banyak bakteri dan kontaminasi tinja daripada tempat lain di rumah.

Lebih dari 75% spons dan lap piring mengandung Salmonella, E. coli, dan kotoran dibandingkan dengan 9% bakteri pada gagang keran kamar mandi. 

Item dapur lainnya yang perlu sering dibersihkan yaitu talenan, pembuat kopi, lemari es (terutama yang bersentuhan dengan makanan mentah dan tidak dicuci), wastafel dapur, dan meja dapur.

Berikut beberapa tip untuk menjaga kebersihan area tersebut:

  • Ganti handuk piring beberapa kali seminggu.
  • Panaskan sebentar spons basah di microwave untuk membunuh bakteri.
  • Gunakan tisu desinfektan pada keran, permukaan lemari es, dan meja dapur.
  • Rendam spons di dalam satu liter air hangat dengan setengah sendok teh pemutih pekat.
  • Cuci tangan Anda sebelum dan sesudah menyentuh atau menyiapkan makanan, setidaknya 20 detik sebelum dan sesudah Anda menyentuh daging mentah atau makanan yang tidak diolah. 
  • Gunakan pemutih dan alkohol gosok atau tisu desinfektan yang mengandung 60% etanol atau 70% isopropanol juga sangat efektif melawan virus corona pada permukaan dapur.

2. Kenop, Gagang, dan Sakelar Lampu

Meja dapur, gagang, dan sakelar lampu adalah area rumah yang berkuman. Sementara itu, banyak orang berasumsi bahwa gagang pintu kamar mandi adalah yang paling kotor. Ada pun tempat lain yang ditemukan memiliki banyak bakteri, termasuk sakelar lampu kamar mandi, pegangan lemari es, kenop kompor, dan pegangan microwave.

Anda dapat membersihkan bintik-bintik di area tersebut seminggu sekali dengan tisu desinfektan. Pembersihan juga akan menghilangkan virus corona yang mungkin tertinggal di permukaan tersebut.

Sebaiknya gunakan lap baru untuk setiap tempat daripada menggunakan kembali di tempat yang sama.

3. Tas Rias

Aplikator riasan adalah tempat utama bagi kuman, terutama jika Anda sering membawa tas rias ke luar rumah. Kuman yang hidup di aplikator riasan dapat menyebabkan infeksi ke kulit dan mata Anda.

Virus corona baru juga bisa masuk ke aplikator riasan dari tangan Anda dan masuk ke hidung, mulut, dan mata Anda. Ini dapat memungkinkan virus masuk ke saluran pernapasan dan menyebabkan gejala pernapasan COVID-19.

Anda mungkin perlu mengubah cara menyimpan riasan. Sebuah produk idealnya harus disimpan di tempat yang bersih dan kering pada suhu kamar. 

Untuk menjaga kebersihan kuas makeup, cuci seminggu sekali dengan sabun dan air biasa atau menggunakan semprotan alkohol pada kuas. Dianjurkan mencuci aplikator riasan setidaknya sekali sehari atau sebelum dan sesudah digunakan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Banyak dokter menyarankan untuk mengganti kosmetik setiap 6 bulan dan membuang riasan mata jika Anda pernah mengalami infeksi mata atau infeksi COVID-19.

4. Kamar Mandi

Kamar mandi adalah tempat Anda membersihkan kotoran dari tubuh. Makanya tidak mengherankan jika kamar mandi menjadi salah satu area rumah yang berkuman.

Karena kelembapan dari pancuran air panas, kamar mandi juga merupakan tempat yang tepat untuk pertumbuhan bakteri. Tempat-tempat yang harus Anda perhatikan secara khusus yaitu saluran air, keran, area lantai di sekitar toilet, handuk mandi, dan sikat gigi.

Anda dapat menyeka permukaan dan gagang dengan desinfektan setiap hari, serta melakukan pembersihan menyeluruh seminggu sekali. Sikat gigi bekas mungkin berguna untuk membersihkan area kecil yang sulit dijangkau, seperti di sekitar saluran air dan keran. Anda juga harus mengganti handuk kamar mandi seminggu sekali dan sikat gigi setiap 3 sampai 4 bulan sekali.

Virus corona baru cenderung tidak hidup di kamar mandi, wastafel, atau saluran pembuangan karena sabun dan air dapat membersihkannya. Tetapi Anda tetap harus membersihkan semua permukaan di kamar mandi, terutama jika seseorang di rumah Anda terinfeksi virus corona atau sudah sembuh.

5. Cucian

Cucian basah yang tertinggal di mesin, meski dalam waktu singkat, dapat menyebabkan pertumbuhan kuman.

Segera pindahkan pakaian bersih ke pengering setelah setiap pencucian. Jika pakaian berada di dalam mesin cuci selama lebih dari 30 menit, Anda mungkin ingin menjalankan putaran kedua.

Jika menggunakan alas atau fasilitas cucian bersama, bersihkan drum mesin cuci dengan lap desinfektan. Pastikan untuk menyeka permukaan apa pun sebelum melipat pakaian bersih.

Air hangat atau panas lebih efektif dalam membunuh bakteri dan virus seperti virus corona baru daripada air dingin. Gunakan air panas jika memungkinkan untuk mencuci pakaian yang Anda kenakan di tempat umum.

6. Ruang Kerja dan Ruang Tamu

Remote control, keyboard komputer, telepon, dan tablet sering digunakan bersama oleh beberapa anggota keluarga dan tamu yang berkunjung ke rumah.

Sebuah penelitian menemukan ragi dan jamur pada keyboard komputer, remote control, dan video game controller, serta bakteri Staphylococcus aureus pada dua item terakhir. Virus corona baru dapat hidup di remote plastik dan keyboard selama 3 hari.

Permukaan tersebut juga berkontribusi pada pertumbuhan dan keanekaragaman bakteri. Misalnya, karpet dapat menahan kotoran dan debu hingga delapan kali beratnya dan mungkin lebih kotor daripada jalanan kota.

Gunakan tisu desinfektan atau air biasa dan sabun untuk membersihkan barang-barang Anda, terutama jika terkena permukaan kotor seperti meja. Cuci tangan Anda sebelum menyentuh alat rumah tangga apa pun jika Anda berada di tempat umum atau bersentuhan dengan seseorang.

7. Hewan Peliharaan

Hewan peliharaan juga dapat membawa kuman dan bakteri ke dalam rumah Anda, terutama jika mereka pergi keluar. Mainan hewan peliharaan juga mengandung staph, ragi, dan jamur.

Hewan peliharaan beserta mangkuk, mainan, dan tempat tidurnya dapat membawa virus corona baru juga. Hewan peliharaan biasanya tidak terpengaruh oleh COVID-19, tetapi mereka dapat membawa dan mentransfer virus kepada Anda melalui tangan atau wajah Anda.

Cegah hewan peliharaan membawa kotoran dengan rajin mencuci atau menyeka cakarnya sebelum mereka masuk ke dalam rumah. Cuci mangkuk hewan peliharaan setiap hari dengan air sabun hangat. Kemudian rendam mainan dan mangkuk dalam pemutih seminggu sekali. Bersihkan pula mainan secara teratur dengan air sabun panas dan cuci setiap bulan.

Terapkan kebiasaan sehat dengan rajin menjaga kebersihan area rumah yang berkuman. Jika Anda atau keluarga memiliki gejala COVID-19, segera hubungi penyedia layanan kesehatan melalui Smarter Health.

Smarter Health memungkinkan Anda untuk mengakses layanan kesehatan kapan pun Anda membutuhkannya, karena menyediakan layanan telekonsultasi, konsultasi offline, membantu mencari rekomendasi rumah sakit, mencari dokter spesialis, dan menghitung estimasi biaya pengobatan di dalam dan luar negeri. 

Referensi:
Health Line Reviewed by Debra Rose Wilson (2020). The 9 Dirtiest Spots in Your Home.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?