Manfaat Sarapan

8 Manfaat Sarapan yang Dapat Dirasakan Tubuh

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Sarapan, seringkali dilupakan karena alasan waktu atau kepraktisan. Padahal, menurut para ahli nutrisi, sarapan dengan asupan yang sehat adalah kunci untuk memulai hari. Tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi manfaat sarapan juga dapat menyokong kesejahteraan tubuh dalam aspek yang berbeda-beda.

Seberapa pentingnya sarapan dan apa saja manfaat yang dapat dirasakan tubuh? Terus membaca untuk mengetahui jawabannya. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Manfaat Sarapan

Berikut adalah beberapa manfaat dari sarapan di pagi hari:

Sebagai bahan bakar

Formula dasar dari sarapan yang disarankan para ahli adalah dengan mengonsumsi karbohidrat ditambah dengan protein. Karbohidrat akan memberikan energi bagi tubuh untuk menjalani hari dan bagi otak untuk bahan bakar. Sedangkan protein, memberikan rasa kenyang bagi tubuh sampai waktu makan berikutnya.

Beberapa kombinasi karbohidrat dan protein yang dapat dikonsumsi saat sarapan adalah:

  • Sereal gandum utuh atau roti sebagai karbohidrat
  • Susu rendah lemak, yogurt atau cottage cheese sebagai protein
  • Buah segar atau sayur-sayuran sebagai karbohidrat
  • Kacang-kacangan sebagai tambahan protein

Mengingat fungsi sarapan sebagai bahan bakar, kemungkinan besar akan timbul pertanyaan mengenai perlukah mengonsumsi sarapan sebelum berolahraga di pagi hari. Seorang juru bicara American Council on Exercise, Sabrena Jo, mengatakan bahwa jika Anda terbangun di pagi hari dengan kondisi lapar, konsumsilah snack sebelum olahraga. Asupan snack tersebut dapat meningkatkan kinerja tubuh dan mencegah kelelahan.

Meski disarankan untuk mengonsumsi sesuatu sebelum berolahraga, jumlah makanan yang masuk perlu dibatasi. Hal ini disebabkan karena tubuh akan berhenti mencerna makanan ketika sedang berolahraga dan jika Anda mengonsumsi banyak makanan, makanan tersebut tidak dapat dicerna baik oleh tubuh. Akibatnya, akan ada kemungkinan perut terasa kembung atau mual, terutama jika Anda melakukan olahraga dengan intensitas tinggi.

Mengontrol berat badan agar tetap sehat

Sering merasa kalap di siang hari dan berakhir pada kecenderungan untuk mengonsumsi makanan berlebihan? Salah satu faktor pemicunya adalah tidak sarapan di pagi hari. Dengan sarapan, tubuh akan menjadi tidak terlalu lapar pada siang hari dan menurunkan keinginan untuk mengonsumsi makanan berlebihan pada siang hari.

Belum lama ini beredar tren pola makan intermittent fasting atau diet puasa. Dengan prinsip dasar mengatur waktu tertentu untuk makan dan berpuasa total di luar waktu tersebut, banyak orang yang meninggalkan sarapan untuk mengurangi kalori yang masuk.

Intermittent fasting memang terkenal akan hasil penurunan berat badan yang cukup signifikan. Meski demikian, jika dilihat secara lebih luas, sarapan tetap memberikan tubuh nutrisi yang memang dibutuhkan. Sebut saja vitamin, mineral dan massa otot. 

Jika ditilik secara lebih luas, makanan secara umum memberikan efek yang baik bagi tubuh dalam jangka yang lebih panjang.

Mengontrol gula darah

Sarapan dapat membantu menjaga kadar gula darah agar lebih stabil sepanjang hari, baik bagi pasien diabetes maupun non-diabetes. Untuk orang-orang dengan kadar glukosa yang normal, gula darah yang terkontrol dapat membantu menghindari resisten insulin yang dapat berujung pada diabetes.

Turunan dan lonjakan pada gula darah juga dapat mempengaruhi suasana hati Anda; membuat Anda lebih rentan merasa grogi, tidak sabar dan memicu amarah. Pada dampak yang lebih serius, turun naiknya gula darah dapat berimbas pada detak jantung yang tidak teratur hingga kejang.

Pasien diabetes sebaiknya tidak melewati sarapan yang akan berakibat pada kadar gula rendah atau hipoglikemia. Pilihlah sarapan dengan kadar protein dan lemak yang seimbang dan serat dalam jumlah yang banyak.

Sebaiknya pasien diabetes memperhatikan jenis sarapan yang dikonsumsi serta mengukur kadar gula darah setelahnya. Kemudian perhatikan apabila ada jenis makanan tertentu yang dapat memicu lonjakan kadar gula darah.

Baik untuk jantung

Dampak dari tinggi rendahnya kadar gula darah dapat berimbas pada risiko terkena gangguan jantung. Dalam sebuah jurnal yang dikeluarkan oleh The Journal of the American College of Cardiology melaporkan bahwa mereka yang tidak sarapan lebih rentan terkena aterosklerosis.

Aterosklerosis merupakan kondisi dimana arteri menyempit dan mengeras akibat plak yang dapat berujung pada stroke dan serangan jantung. Dampak lainnya adalah, ukuran pinggang yang cenderung lebih besar, tingginya berat badan, tekanan darah dan kolesterol.

Meningkatkan kemampuan kognitif otak

Manfaat sarapan yang lain adalah meningkatkan daya kerja otak. Selama tidur pada malam hari, tubuh tidak menerima asupan dalam bentuk apapun dan sarapan merupakan asupan pertama setelahnya.

Saat sarapan, otak kembali mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan yang juga akan mendapat sinyal bahwa tubuh telah siap untuk melakukan aktivitas pada hari tersebut. Seringkali, jika Anda kesulitan berkonsentrrasi dan merasa cepat lelah, disebabkan oleh kebutuhan glukosa yang tidak terpenuhi. Glukosa dapat didapat dari sarapan.

Membuat tubuh lebih aktif bergerak

Sebuah penelitian American Journal of Clinical Nutrition (AJCN), mereka yang sarapan cenderung lebih aktif bergerak jika dibandingkan dengan yang tidak sarapan. Hal ini disebabkan karena sarapan menyebabkan peningkatan gula darah yang dapat memberi tubuh lebih banyak energi.

Meningkatkan kesehatan sistem pencernaan

Pilihlah menu sarapan yang kaya serat. Kandungan serat pada makanan dapat melancarkan buang air besar sehingga bisa mencegah dan mengatasi sembelit. Serat pada makanan juga dapat mengatasi masalah pencernaan lainnya, seperti radang lambung.

Memperbaiki suasana hati

Jika pada hari-hari tertentu Anda merasa lebih mudah kesal atau marah dibanding biasanya, perhatikan apakah Anda sarapan pada pagi harinya? Jika tidak, suasana hati yang demikian dapat disebabkan oleh tubuh yang lapar.

Melihat banyaknya manfaat yang didapatkan tubuh dari sarapan, yakin Anda masih tidak mau menyempatkan waktu untuk sarapan setiap pagi? Sesuaikan waktu yang Anda miliki di pagi hari dengan tingkat kesulitan makanan yang dikonsumsi saat sarapan. 

Contoh Menu Sarapan Sehat

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memberikan beberapa contoh menu sarapan sehat khususnya untuk anak pada rentang usia 6-12 tahun, yaitu:

  • Nasi goreng + telur dadar + sayuran
  • Mi goreng + telur + buah
  • Nasi uduk + ayam goreng + buah
  • Bubur ayam + pisang
  • Lontong sayur + telur + buah
  • Setangkup roti + telur mata sapi + sayuran + susu

Selain menu-menu di atas, ada beberapa contoh menu sarapan pagi yang sehat dan bergizi yang dapat Anda jadikan referensi, yaitu:

  • Oatmeal
  • Kentang panggang
  • Salad kentang 
  • Omelet keju
  • Perkedel panggang
  • Nasi telur asam manis
  • Sup krim ayam
  • dan lain-lain

Jika membutuhkan rekomendasi menu lainnya yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda, konsultasikan ke ahli nutrisi. Untuk rekomendasi rumah sakit dan membuat janji dengan dokter di dalam dan luar negeri, hubungi Smarter Health.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?