Amankah Traveling di Masa Pandemi COVID-19

Amankah Traveling di Masa Pandemi COVID-19?

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Ditinjau oleh: dr. Qanissa Afianti Razzqy
Publish tanggal: Jan 28, 2021
Update terakhir: Jan 28, 2021

Merasa bosan dan frustasi di rumah saja selama berbulan-bulan adalah hal yang wajar. Hal ini mungkin membuat Anda berencana pergi traveling bersama keluarga atau teman untuk menyegarkan pikiran. Akan tetapi, amankah traveling di masa pandemi COVID-19?

Ada banyak hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk berangkat. Simak jawabannya di bawah ini. 

Hubungi penyedia layanan kesehatan melalui Smarter Health jika Anda atau keluarga memiliki gejala COVID-19. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Pertimbangan Sebelum Traveling di Masa Pandemi COVID-19

Berwisata dapat meningkatkan peluang Anda terpapar virus penyebab COVID-19. Menunda perjalanan dan tinggal di rumah adalah cara terbaik untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari penyebaran COVID-19.

  • Jika Anda berencana untuk bepergian, berikut beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum traveling di masa pandemi COVID-19:
  • Ketahui apakah Anda atau seseorang yang akan Anda kunjungi berisiko lebih tinggi terpapar COVID-19.
  • Jika Anda terinfeksi, Anda dapat menyebarkan virus ke orang yang Anda cintai selama perjalanan dan saat Anda kembali, bahkan jika Anda tidak memiliki gejala. 
  • Jika Anda tinggal bersama satu atau lebih individu yang berisiko tinggi terkena penyakit parah, semua anggota keluarga harus bertindak seolah-olah mereka sendiri berada dalam risiko tinggi. 
  • Cari tahu tingginya kasus COVID-19 di tempat Anda dan tempat tujuan Anda. Semakin banyak kasus, semakin besar pula kemungkinan Anda tertular dan menyebarkan COVID-19. 
  • Cari tahu apakah rumah sakit di tempat tujuan Anda sedang kewalahan dengan pasien yang mengidap COVID-19 atau tidak. 
  • Pelajari persyaratan yang berlaku di tempat Anda atau tempat tujuan Anda bagi pelancong. Periksa persyaratan tempat yang akan Anda kunjungi sebelum berangkat.
  • Selama 14 hari sebelum perjalanan, cari tahu apakah Anda atau orang yang akan Anda kunjungi memiliki kontak dekat dengan orang yang tidak tinggal bersamanya.
  • Bepergian dengan bus, kereta api, kapal, atau pesawat udara.
  • Bepergian bersama orang yang tidak tinggal bersama Anda. 

Sebaiknya pertimbangkan untuk membuat rencana lain atau menunda rencana traveling di masa pandemi COVID-19.

Aktivitas yang Berisiko Tinggi Terpapar COVID-19

Jika Anda melakukan satu atau lebih dari daftar aktivitas di bawah ini, sebaiknya pertimbangkan kembali rencana traveling Anda. Daftar aktivitas yang berisiko tinggi terpapar COVID-19 di antaranya:

  • Bepergian dengan kapal pesiar atau perahu sungai.
  • Menghadiri arisan, acara olahraga, konser, atau parade.
  • Berada di kereta, bus, bandara, atau menggunakan transportasi umum.
  • Berada di keramaian seperti di restoran, bar, pusat kebugaran, atau bioskop.
  • Pergi ke pertemuan sosial besar seperti pernikahan, pemakaman, atau pesta.

Jika Anda Memutuskan untuk Pergi Traveling

Bantu meningkatkan peluang Anda untuk meningkatkan dan tertular COVID-19. Perjalanan dan tinggal di rumah adalah cara terbaik untuk melindungi diri Anda dan orang lain dari COVID-19. Jika Anda memutuskan untuk mengambil tindakan, mengambil langkah-langkah selama perjalanan Anda untuk melindungi diri Anda dan orang lain dari COVID-19:

  • Periksa aturan kunjungan pelancong sebelum pergi.
  • Bawa masker dan pembersih tangan ekstra.
  • Dapatkan vaksinasi flu sebelum melakukan perjalanan.
  • Hindari kontak fisik dengan siapa pun yang sedang sakit.
  • Menjaga area mata, hidung, dan mulut Anda selama perjalanan.
  • Hindari kontak dekat dengan memberi jarak 6 kaki dari siapa pun yang bukan dari grup perjalanan Anda.
  • Ketahui kapan harus melakukan perjalanan. Jangan bepergian jika Anda atau teman perjalanan Anda sakit.
  • Sering cuci tangan pakai air dan sabun. Jika tidak memungkinkan, gunakan hand sanitizer yang setidaknya mengandung 60% alkohol.
  • Kenakan masker untuk menutupi hidung dan mulut Anda saat berada di tempat umum, termasuk transportasi umum dan pusat transportasi seperti bandara dan stasiun.

Hal yang Harus Dilakukan Setelah Traveling di Masa Pandemi COVID-19

Ada kemungkinan Anda terpapar COVID-19 selama perjalanan. Anda mungkin merasa sehat dan tidak menunjukkan gejala apa pun, tetapi Anda berpotensi menyebarkan virus ke orang lain. Anda dan rekan perjalanan Anda dapat menimbulkan risiko bagi keluarga atau teman setelah perjalanan Anda.

Pertimbangkan untuk menjalani tes COVID-19 pada 3 sampai 5 hari setelah perjalanan dan kurangi aktivitas yang tidak penting selama 7 hari penuh setelah perjalanan, bahkan jika hasil tes terkonfirmasi negatif. Jika Anda belum dites, pertimbangkan untuk mengurangi aktivitas yang tidak penting selama 10 hari.

Jika hasil tes Anda terkonfirmasi positif, lakukan isolasi mandiri selama 14 hari setelah Anda kembali dari perjalanan untuk melindungi orang lain agar tidak terinfeksi COVID-19.

Lakukan langkah-langkah berikut ini setelah Anda kembali dari perjalanan:

  • Beri jarak setidaknya 6 kaki dari siapa pun yang tidak bepergian dengan Anda, terutama di daerah yang ramai. Lakukan ini di dalam maupun di luar ruangan.
  • Hindari berada di dekat orang-orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah.
  • Kenakan masker agar hidung dan mulut Anda tetap tertutup saat berada di luar rumah.
  • Jika ada orang dalam rumah yang tidak bepergian dengan Anda, kenakan masker dan mintalah semua anggota rumah untuk mengenakan masker jika berada di satu ruangan dengan Anda. 
  • Sering mencuci tangan pakai air dan sabun. Jika tidak memungkinkan, gunakan hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60% alkohol.
  • Tetap jaga kesehatan Anda dan cari adanya gejala COVID-19 dengan mengukur suhu tubuh jika Anda merasa sakit.

Amankah Traveling di Masa Pandemi COVID-19?

Saat ini penerbangan domestik, kereta api, dan transportasi lainnya di Indonesia masih beroperasi, tetapi setiap orang yang hendak bepergian wajib memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti surat pernyataan bebas COVID-19. Akan tetapi, amankah traveling di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini?

Jumlah orang yang terkonfirmasi virus corona di Indonesia masih tinggi. Terkait traveling, para ahli berpendapat bahwa Anda harus berhati-hati demi mencegah penyebaran COVID-19. 

Menurut Dr. Michael Ben-Aderet, spesialis penyakit menular di Cedars-Sinai, setiap kali Anda bepergian, bahkan sebelum virus corona, Anda berisiko terkena infeksi baru. Sekarang risikonya semakin meningkat, karena penularan COVID-19 masih aktif di sebagian besar negara di dunia. 

Pentingnya Menjaga Diri saat Traveling di Masa Pandemi 

Pergi berlibur dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan Anda. Namun, pergi berlibur saat pandemi akan jauh lebih menantang, karena Anda berisiko terinfeksi virus selama perjalanan. 

Jika Anda memutuskan untuk pergi, pastikan Anda sudah mempersiapkan semuanya dengan matang, mempelajari aturan yang berlaku di tempat Anda atau destinasi, mengenakan masker, membawa hand sanitizer, dan melakukan isolasi mandiri setelah kembali ke tempat Anda. 

Punya pertanyaan seputar COVID-19? Tulis di kolom komentar atau hubungi penyedia layanan kesehatan di dalam dan luar negeri melalui Smarter Health.

Smarter Health memungkinkan Anda untuk mengakses layanan kesehatan kapan pun Anda membutuhkannya, karena menyediakan layanan telekonsultasi, konsultasi offline, membantu mencari rekomendasi rumah sakit, mencari dokter spesialis, dan menghitung estimasi biaya pengobatan di dalam dan luar negeri. 

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention (2020). Domestic Travel During the COVID-19 Pandemic.
Cedars Sinai (2020). Is It Safe to Travel During the COVID-19 Pandemic?

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?