gerd

Apa Penyebab Heartburn?

Choo Hean Poh - Dokter Saluran Pencernaan Singapura - Gastroenterology & Hepatology (Stomach
Penulis:
Dokter spesialis saluran pencernaan di Singapura

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Sebuah hal yang lumrah apabila dada Anda terasa panas setelah mengonsumsi makanan tertentu, minum jus asam atau minuman beralkohol.

Namun apabila Anda merasakan sensasi tersebut secara rutin, kemungkinan ada penyebabnya.

dr. Poh Choo Hean, seorang dokter spesialis saluran pencernaan (gastroenterologi) dari Mount Elizabeth Novena Hospital menjelaskan apa penyebab hal tersebut dan bagaimana cara menanganinya.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Apa saja gejala heartburn?

Anda mungkin sudah cukup mengenal gejala heartburn. Gejala tersebut biasanya menimbulkan rasa terbakar dan perih pada daerah dada atau perut. Meningkatnya asam lambung juga biasanya terjadi saat heartburn, yang kemudian dapat menimbulkan rasa tidak enak pada mulut.

Gejala lainnya meliputi:

  • Bau mulut tidak sedap.
  • Produksi air liur berlebih.
  • Batuk atau sakit tenggorokan.
  • Sensasi seakan terdapat gumpalan pada tenggorokan.

Apa penyebab heartburn?

Heartburn dan refluks asam lambung adalah gejala paling umum dari gastroesophageal reflux disease (GERD), sebuah gangguan pencernaan yang mempengaruhi otot yang memisahkan pipa makanan dan lambung Anda. Walaupun sudah tergolong gangguan pencernaan kronis yang umum terjadi, namun saat ini sedang terjadi peningkatan jumlah kasus di kawasan Asia.

GERD  dapat disebabkan oleh sebuah kondisi medis yang dinamakan hiatal hernia – sebuah kondisi dimana terdapat bagian dari lambung Anda yang menonjol ke dalam pipa makan Anda – dan dapat menimbulkan kerusakan atau inflamasi. Terdapat juga banyak faktor yang berkontribusi terhadap hal tersebut seperti mengonsumsi makanan tertentu, minum minuman beralkohol, merokok atau kehamilan.

Penanganan yang paling umum dilakukan saat ini adalah dengan terapi Proton Pump Inhibitor (PPI). PPI adalah salah satu jenis pengobatan guna mengurangi jumlah produksi asam lambung Anda. 

Apa yang akan terjadi apabila pengobatan Anda tidak membuat kondisi Anda lebih baik?

Terdapat sekitar 10% hingga 40% pasien yang kondisinya tidak membaik dengan terapi PPI. Tidak perlu panik apabila Anda salah satu diantaranya. Terdapat beberapa alasan PPI tidak berhasil untuk Anda:

  • Anda mungkin memiliki pipa makanan yang hipersensitif.
  • Tubuh Anda mungkin kebal terhadap obat yang diberikan.
  • Anda mungkin mengonsumsi obat-obatan tersebut pada waktu yang salah, atau gejala yang Anda alami lebih sering terjadi di malam hari.
  • Anda mungkin mengalami heartburn tanpa adanya hiatal hernia  atau luka pada pipa makanan, yang dapat disebabkan oleh non-erosive reflux disease  (NERD).
  • Anda mungkin memiliki metabolisme tubuh yang cepat, sehingga pengobatan yang dilakukan tidak benar-benar terserap pada sistem tubuh Anda.
  • Anda mungkin mengalami gangguan pencernaan yang lain yang membutuhkan penangan yang berbeda.

Daripada Anda meningkatkan dosis pengobatan Anda, lebih penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter Anda, untuk mencari cara pengobatan yang lain atau pengobatan tambahan yang cocok bagi Anda.

Bagaimana dokter dapat menentukan penyebab dari heartburn yang Anda alami?

Pertama, dokter Anda akan melakukan prosedur endoskopi sederhana untuk memeriksa sistem pencernaan atas Anda, menggunakan sebuah kamera kecil. Mereka juga mungkin akan mengambil sampel jaringan kecil untuk dilakukan pengetesan.

Apabila hasil dari endoskopi tersebut normal, maka dokter akan melakukan tes impedansi pH dalam periode waktu 24 jam. Dokter akan menggunakan tabung nasal tipis untuk memeriksa seberapa sering asam lambung Anda bocor ke dalam pipa makanan Anda.

Prosedur umum ini membantu dokter untuk menentukan penyebab sebenarnya dari heartburn yang Anda alami dan membantu mereka merekomendasikan opsi pengobatan yang cocok bagi Anda.

Bagaimana dokter mengobati heartburn yang Anda alami?

Jika hasil diagnosis menunjukan Anda mengalami NERD atau pipa makanan hipersensitif, dokter Anda mungkin akan meresepkan obat pereda nyeri untuk membantu meringankan gejala heartburn Anda.

Namun, jika hasil diagnosis Anda menunjukan bahwa Anda mengalami GERD, makan dokter akan menerapkan jadwal dosis PPI yang baru, meresepkan obat penghambat asam alternatif, atau dalam kasus yang cukup parah, dokter akan mempertimbangkan dilakukannya operasi untuk memperbaiki kerusakan pada pipa makanan Anda.

Apa yang harus Anda lakukan selanjutnya?

Anda dapat membantu menangani gejala heartburn secara mandiri, dengan cara:

  • Makan dengan porsi yang lebih sedikit.
  • Menghentikan kebiasan merokok Anda.
  • Makan dengan kecepatan yang lebih lambat.
  • Memberi jarak waktu 2-3 jam setelah makan terakhir Anda sebelum Anda tidur.
  • Menyimpan buku harian makanan, dan mencatat makanan apa aja yang Anda makan dan memicu heartburn.
  • Menghindari makanan atau minuman pemicu heartburn seperti buah jeruk atau jus jeruk, minuman yang mengandung kafein, makanan yang sarat akan lemak, makanan pedas, dan minuman beralkohol.

Jika gejala tersebut tetap terjadi, segera konsultasi dengan dokter Anda agar segera ditangani dengan cara yang tepat bagi Anda.

Penulis: dr. Poh Choo Hean, dokter spesialis saluran pencernaan di Singapura. Diterjemahkan dari artikel What is Causing Your Heartburn?

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?