Benarkah Bersepeda Memengaruhi Kesuburan Pria

Benarkah Bersepeda Memengaruhi Kesuburan Pria?

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bersepeda dapat memengaruhi kesuburan pria. Namun, hasil penelitian tersebut masih menjadi pro dan kontra. Penelitian lebih lanjut masih dilakukan untuk mengetahui hasil yang lebih akurat. 

Ada banyak manfaat bersepeda. Jika Anda khawatir akan efeknya terhadap kesehatan dan kesuburan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis andrologi melalui Smarter Health.

Lalu, benarkah bersepeda dapat memengaruhi kesuburan pria? Simak informasi selengkapnya di bawah ini. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Apakah Olahraga Dapat Meningkatkan Kesuburan Pria?

Larry Lipshultz, M.D., dari Scott Department of Urology di Baylor College of Medicine di Houston, Texas, mendorong pria yang ingin meningkatkan kesuburan untuk keluar dan berolahraga. 

Olahraga tidak hanya membuat tubuh pria terasa lebih baik, tetapi olahraga juga dapat menghilangkan lemak dan menurunkan jumlah testosteron yang menjadi estrogen. Dengan mengatur hormon dan mengurangi penyimpanan lemak, pria tidak hanya meningkatkan kesuburan, tetapi juga kesehatan jantung.

Menjaga berat badan atau latihan kardiovaskular direkomendasikan untuk mempertahankan gaya hidup sehat dan meningkatkan kesuburan. Latihan seperti bersepeda akan lebih baik dalam jumlah sedang untuk menghindari iritasi prostat, produksi testosteron yang rendah, dan tekanan fisik pada tubuh.

Rekomendasi Diet

Diet sehat, mengurangi konsumsi alkohol, dan berhenti merokok juga sangat baik untuk kesehatan. Hindari makanan tinggi lemak yang tidak sehat, natrium, dan gula. Gaya hidup sehat, membentuk berat badan ideal, latihan kardiovaskular, dan dukungan nutrisi dari asupan makanan sehat adalah metode penting untuk mengoptimalkan kesuburan pria.

Anda harus konsisten dalam menerapkan gaya hidup sehat, karena gaya hidup sehat adalah perubahan kecil yang perlu berjalan secara perlahan. Aktivitas seperti berjalan-jalan setelah makan dan tidak makan di antara waktu makan akan mempermudah jalan Anda menuju kebugaran tubuh secara keseluruhan dan meningkatkan kesuburan.

Benarkah Bersepeda Dapat Memengaruhi Kesuburan Pria?

National Health Service (NHS) pernah membahas tentang pengaruh bersepeda terhadap kesuburan pria. Sebuah studi bersepeda di Inggris yang tidak akurat pernah meneliti pengaruh bersepeda terhadap kesehatan. Hasil yang tidak akurat ini menjelaskan bahwa pria yang bersepeda lebih dari 9 jam per minggu lebih berpotensi mengidap kanker prostat. 

Terjadi peningkatan kekhawatiran akan efek bersepeda terhadap kesehatan dan kesuburan pria. Kekhawatiran ini terkait dengan berbagai faktor, seperti trauma berulang. Hal ini membuat para peneliti tertarik apakah sering bersepeda berkaitan dengan peningkatan risiko kanker prostat, masalah kesuburan (infertilitas), dan disfungsi ereksi (impotensi).

Hasil studi tidak menemukan hubungan antara jumlah waktu yang habis untuk bersepeda dan dampaknya terhadap peningkatan risiko disfungsi ereksi atau masalah kesuburan pria. 

Namun, studi tersebut menemukan hubungan antara waktu bersepeda dan risiko kanker prostat pada pria berusia di atas 50 tahun yang risikonya semakin meningkat seiring peningkatan jam bersepeda dalam seminggu.

Di luar hasil yang mengkhawatirkan ini, diharapkan para pengendara sepeda tidak perlu panik, karena jenis penelitian ini tidak dapat membuktikan bahwa peningkatan waktu bersepeda menyebabkan kanker prostat.

Selain itu, penelitian antara bersepeda dengan kanker prostat hanya teruji pada kurang dari 42 pria. Ini merupakan sampel yang relatif kecil. Sampel yang kecil dapat meningkatkan kemungkinan bahwa hasil penelitiannya hanya kebetulan. 

Kenapa Anda Harus Bersepeda?

Para ahli umumnya setuju bahwa bersepeda memiliki lebih banyak manfaat kesehatan daripada risikonya. Anda hanya membutuhkan waktu 2 hingga 4 jam dalam seminggu untuk mencapai peningkatan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Manfaat bersepeda termasuk:

  • Baik untuk meningkatkan kekuatan otot, stamina, dan kebugaran aerobik.
  • Alat transportasi yang ramah lingkungan sekaligus menjaga kebugaran tubuh jika berkendara dengan sepeda.
  • Bagus untuk melatih otot. Saat bersepeda, Anda menggunakan semua kelompok otot utama untuk mengayuh sepeda. 
  • Olahraga yang berisiko rendah, karena menyebabkan lebih sedikit ketegangan dan cedera daripada jenis latihan fisik lainnya. 
  • Mudah dan tidak membutuhkan keterampilan fisik tingkat tinggi. Kebanyakan orang tahu cara mengendarai sepeda dan bisa belajar meski belum bisa mengendarainya.
  • Dapat dilakukan dengan intensitas yang sangat rendah sebagai permulaan. Jika sedang dalam masa pemulihan dari cedera atau penyakit, bersepeda intensitas bersepeda dapat ditingkatkan. 
  • Olahraga di luar ruangan yang menyenangkan, sehingga Anda cenderung terus bersepeda secara teratur dibandingkan aktivitas fisik lain di dalam ruangan yang memerlukan waktu atau tempat khusus.

Manfaat Bersepeda dan Penyakit Tertentu

Alih-alih menyebabkan masalah kesuburan pria, bersepeda justru dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental, serta mengurangi risiko banyak masalah kesehatan.

Obesitas 

Bersepeda dapat mengontrol atau mengurangi berat badan, karena meningkatkan laju metabolisme, membangun otot, dan membakar lemak tubuh. Jika Anda sedang mencoba menurunkan berat badan, kombinasikan bersepeda dengan pola makan yang sehat. Bersepeda adalah bentuk olahraga yang nyaman dan mudah sesuai kebutuhan Anda, karena waktu dan intensitasnya bisa kita atur sendiri.

Jika Anda bersepeda dua kali sehari, energi yang terbakar akan bertambah. Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa bersepeda setengah jam setiap hari akan membakar hampir 5 kg lemak dalam setahun.

Penyakit Kardiovaskular

Penyakit kardiovaskular termasuk stroke, tekanan darah tinggi (hipertensi), dan serangan jantung. Bersepeda secara teratur dapat merangsang dan meningkatkan kerja jantung, paru-paru, dan sirkulasi darah, sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Bersepeda memperkuat otot jantung, menurunkan denyut nadi saat istirahat, dan mengurangi kadar lemak darah. Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang bersepeda ke tempat kerja terpapar polusi 2 hingga 3 kali lebih sedikit daripada pengguna mobil, sehingga fungsi paru-paru meningkat. 

Kanker

Banyak penelitian yang mempelajari hubungan antara olahraga dan kanker, terutama kanker usus besar dan kanker payudara. Kemungkinan kanker usus berkurang jika Anda bersepeda. Beberapa bukti menunjukkan bahwa bersepeda secara teratur dapat mengurangi risiko kanker payudara.

Diabetes

Diabetes tipe 2 merupakan masalah kesehatan yang serius. Kurangnya aktivitas fisik dianggap menjadi alasan utama mengapa orang mengidap diabetes tipe 2. Penelitian skala besar di Finlandia menemukan bahwa orang yang bersepeda selama lebih dari 30 menit per hari memiliki risiko 40% lebih rendah terkena diabetes.

Cedera tulang dan Radang Sendi (Arthritis)

Bersepeda meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi, serta membantu mencegah jatuh dan patah tulang. Mengendarai sepeda adalah bentuk olahraga yang ideal jika Anda mengidap osteoartritis, karena berdampak rendah yang tidak terlalu membebani persendian.

Gangguan Kesehatan Mental

Kondisi kesehatan mental seperti depresi, stres, dan kecemasan dapat dikurangi dengan bersepeda secara teratur. Ini karena efek kesehatan dari bersepeda itu sendiri dan kenikmatan yang didapat saat mengendarai sepeda.

Penjelasan tentang pengaruh bersepeda dengan kesuburan pria. Jika Anda memiliki gejala disfungsi ereksi (impotensi) dan masalah kesuburan lainnya, hubungi dokter spesialis andrologi di dalam atau luar negeri melalui Smarter Health. 

Smarter Health siap membantu Anda dalam mencari rekomendasi rumah sakit dan dokter, membuat janji konsultasi dengan dokter, melakukan telekonsultasi, dan menghitung estimasi biaya berobat di dalam dan luar negeri.

Referensi:
Better Health Channel, Victoria State Government (2013). Cycling - health benefits.
National Health Service UK (2014). Cycling linked to prostate cancer, but not infertility.
Dr. Natan Bar-Chama. Progyny, Smarter Fertility Benefits. How You Can Improve Male Fertility with Exercise and Diet.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?