Diet Sehat

Benarkah Diet Sehat Memengaruhi Kesuburan Pria?

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Sulit memiliki momongan menjadi salah satu masalah yang kerap melanda beberapa pasangan. Dilansir dalam Cleveland Clinic, masalah infertilitas memengaruhi sekitar 15% pasangan di seluruh dunia. Ketika berbicara tentang infertilitas, ini bukan hanya tentang pembuahan telur oleh sperma, tetapi juga berkaitan dengan gaya hidup dan diet sehat. Ini menjadi faktor yang berkontribusi terhadap kesuburan pria. 

Dokter akan mengevaluasi gejala infertilitas yang Anda alami. Ini dilakukan untuk mencari akar penyebab infertilitas. Setelah itu dokter akan merekomendasikan metode pengobatan sesuai hasil diagnosis Anda, termasuk menjaga gaya hidup dengan diet. Benarkah diet sehat berpengaruh terhadap kesuburan pria? Semuanya akan dijawab di sini. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi melalui Smarter Health untuk meningkatkan peluang Anda menjadi seorang ayah.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Kesuburan Pria

Masalah kesuburan pria disebabkan oleh banyak faktor, termasuk gaya hidup dan pola makan, di antaranya:

  • Minum alkohol dapat menurunkan kadar testosteron, menurunkan produksi sperma, dan disfungsi ereksi. 
  • Pria perokok mungkin memiliki jumlah sperma yang lebih rendah daripada pria yang tidak merokok. Perokok pasif kemungkinan besar juga ikut terkena dampaknya. 
  • Obesitas dapat mengganggu kesuburan pria yang berdampak langsung pada sperma. Selain itu, obesitas menyebabkan perubahan hormon yang berisiko menurunkan kesuburan pria.
  • Peluang kehamilan bisa lebih rendah jika pasangan pria sedang mengalami depresi berat. Depresi juga dapat menyebabkan disfungsi seksual karena libido berkurang, disfungsi ereksi, dan masalah ejakulasi. 
  • Stres dapat mengganggu keseimbangan hormon yang dibutuhkan untuk memproduksi sperma. Mengalami stres secara berkepanjangan dapat menyebabkan masalah kesuburan pria, termasuk jumlah sperma.
  • Mengonsumsi obat-obatan untuk merangsang kekuatan dan pertumbuhan otot dapat menyebabkan penyusutan testis dan penurunan produksi sperma. Kokain atau mariyuana dapat mengurangi jumlah dan kualitas sperma Anda. 

Peran Diet Sehat dalam Meningkatkan Kesuburan Pria

Pria harus fokus untuk membuat perubahan yang ada di dalam kendali mereka, seperti mengubah gaya hidup dan pola makan demi kesehatan yang lebih baik. Kesehatan tubuh yang baik sering kali meningkatkan kesuburan meski membutuhkan waktu yang relatif lama. 

Obesitas sering terjadi akibat pola makan yang tidak sehat. Sarah Vij, MD, seorang spesialis infertilitas pria menyampaikan dalam Cleveland Clinic bahwa obesitas berpengaruh pada kualitas sperma. Kondisi ini menyebabkan kadar testosteron rendah dan estrogen tinggi yang akan berdampak negatif pada kesuburan pria. 

Kualitas sperma dan testosteron normal saling berkaitan. Testosteron dapat memengaruhi jantung, tulang, dan kadar gula darah. Pria harus fokus mengembalikan kadar testosteron mereka ke jumlah normal untuk membantu meningkatkan kesuburan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

Gaya hidup dan pola makan dapat memengaruhi ereksi dan kualitas sperma. Diet tinggi gula dapat menyebabkan diabetes, yakni kondisi buruk bagi ereksi dan kualitas sperma. Bagi beberapa pria, terkena diabetes pada usia dini dari kebiasaan makan yang buruk dapat menyebabkan konsekuensi kesehatan jangka panjang.

Panduan Nutrisi Diet Sehat untuk Meningkatkan Kesuburan Pria

Pria harus mulai menerapkan perubahan gaya hidup sehat, setidaknya 3 bulan sebelum pembuahan berdasarkan kisaran siklus hidup sperma. Mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan merupakan pilihan terbaik. 

1. Antioksidan

Dalam CNN Health, Dr. Natan Ber-Chama, direktur Center of Male Reproductive Health di RMA New York, ahli urologi, dan spesialis infertilitas pria, antioksidan bekerja sangat baik dalam mengatasi stres oksidatif akibat pola makan yang buruk, obesitas, radiasi, dan racun lainnya yang berkaitan dengan kerusakan sperma. 

Usahakan untuk mengonsumsi 5 porsi buah dan sayuran setiap hari dengan warna yang bervariasi untuk memaksimalkan antioksidan. Tomat kalengan merupakan sumber likopen terbaik. Antioksidan selenium (ditemukan di kacang Brazil, tuna, dan sarden) dan zinc (ditemukan di tiram, kepiting, dan sereal yang difortifikasi) juga bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan pria. 

Diperlukan lebih banyak penelitian yang menunjukkan bahwa suplemen antioksidan dapat meningkatkan produksi sperma. 

2. Asam Lemak Omega-3

Ikan berlemak seperti salmon, herring, dan sarden sangat kaya akan asam lemak omega-3 dan telah dikaitkan dengan keberhasilan kehamilan. Dalam sebuah penelitian, pasangan yang mengonsumsi 8 porsi seafood atau lebih per siklus menstruasi membutuhkan waktu lebih singkat untuk mencapai kehamilan dibandingkan pasangan yang hanya makan 1 porsi atau lebih per siklus menstruasi. 

Kandungan asam lemak omega-3 sangat penting untuk pembuahan sperma dan sel telur. 

3. Kacang-kacangan

Setidaknya Anda mengonsumsi 1 sampai 2 genggam kacang per hari. Sebuah studi menunjukkan bahwa kacang dapat meningkatkan kesuburan pria dengan meningkatkan produksi sperma. 

Kacang-kacangan seperti kenari, almond, dan hazelnut sangat kaya akan nutrisi yang bagus untuk meningkatkan kesuburan. Ini termasuk antioksidan, asam lemak omega-3, dan protein nabati. 

Hindari mengonsumsi daging olahan, karena berpotensi mengganggu kesuburan pria. Mengganti daging olahan dengan unggas atau ikan dapat meningkatkan kesuburan pria. Daging olahan yang harus dihindari termasuk sosis, ham, daging kornet, bacon, dan dendeng.

4. Batasi Kafein dan Alkohol

Jika Anda membutuhkan kafein, batasi diri Anda dengan meminum 1 sampai 2 cangkir kopi per hari. Minum kafein lebih dari jumlah tersebut tidak baik untuk kesuburan pria. Terutama minuman berkafein yang mengandung gula. 

Banyak penelitian menunjukkan bahwa asupan kafein yang berlebihan bisa berdampak negatif pada kesuburan pria sehingga pasangan sulit hamil. 

Untuk alkohol, batasi hingga 1 gelas per hari atau 12 ons bir, 5 ons anggur, atau 1,5 ons alkohol. Terlalu banyak minum alkohol kerap dikaitkan dengan kualitas sperma yang lebih rendah dan masalah kesuburan pria. 

Lebih Bagus Diet atau Minum Suplemen?

Ada banyak informasi tentang vitamin dan suplemen yang dianggap membantu melawan kemandulan. Suplemen tertentu seperti L-carnitine, koenzim Q10, dan vitamin C dapat dapat meningkatkan kualitas sperma. 

Bagi pria yang obesitas dengan pola makan yang buruk, sebaiknya lebih fokus untuk menurunkan berat badan hingga mencapai angka ideal dan meningkatkan olahraga. 

Jika dibandingkan antara suplementasi vitamin dan diet, hasil dari diet sehat lebih berpengaruh terhadap kesuburan pria dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

Apakah Diet Sehat Berpengaruh Terhadap Kesuburan Pria?

Sebaiknya tetap berpegang pada diet seimbang dan bergizi sehat dalam jangka panjang daripada hanya diet iseng yang menjanjikan hasil cepat dan tidak realistis. Menjaga berat badan ideal tidak hanya baik untuk kualitas sperma, tetapi juga baik untuk mencegah diabetes dan penyakit jantung. 

Diet sehat berpengaruh terhadap kesuburan pria. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan dengan olahraga ringan dan menjaga pola makan sehat. Keduanya mampu membantu meningkatkan dan memastikan Anda memiliki umur panjang dan tubuh yang sehat.

Punya pertanyaan seputar diet dan masalah kesuburan pria? Tulis di kolom komentar. Anda juga bisa melakukan tele-konsultasi bersama dokter spesialis andrologi di dalam dan luar negeri melalui Smarter Health. 

Tele-konsultasi adalah solusi terbaik untuk mengakses layanan kesehatan di tengah pandemi COVID-19. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?