Berlari dengan Osteoathritis

Berlari dengan Osteoarthritis

Eu Jin Lee - Dokter Tulang Singapura - Orthopaedic Surgery (Bone) - Not Otherwise Specified (NOS)
Penulis:
Dokter spesialis bedah tulang di Singapura

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

“Dokter, apakah saya masih dapat berlari sekarang karena saya menderita Osteoarthritis di lutut?” Ini pertanyaan yang biasa saya dapatkan ketika saya memberi tahu pasien saya “berita buruk” bahwa mereka menderita arthritis di lutut mereka. Lari telah menjadi olahraga yang sangat populer di Singapura dalam beberapa tahun terakhir. Semakin banyak orang melakukan olahraga lari, termasuk lari jarak jauh seperti maraton. Pelari tidak suka untuk berhenti berlari. Mari kita lihat bagaimana kita bisa mengatur keinginan untuk berlari saat kita mengalami arthritis di lutut.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Apakah berlari menyebabkan Osteoarthritis di lutut?

Berlari sama seperti jenis olahraga lainnya, pada umumnya baik untuk kesehatan kita. Olahraga lari membantu meningkatkan tekanan darah kita dan mengurangi risiko penyakit jantung. Berlari juga membantu mengendalikan obesitas dan menurunkan berat badan di antara olahraga lainnya. Tidak ada bukti bahwa jumlah lari yang sedang berkontribusi pada perkembangan arthritis di lutut. Penyebab yang lebih umum dari artritis pada lutut adalah karena kecenderungan genetik, cedera lutut sebelumnya dan kelebihan berat badan. Jika Anda memiliki keluarga dekat seperti orang tua atau saudara Anda menderita arthritis, ada kemungkinan besar Anda juga akan menderita athritis. Jika Anda mengalami cedera pada lutut Anda seperti robekan ACL (anterior cruciate ligament) atau robekan Meniskus, risiko terkena artritis di lutut bisa mencapai 50%. Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko terkena osteoartritis di lutut 3 kali lipat. Pada seseorang yang dinyatakan sehat tidak ada alasan untuk berhenti berlari dan pergi ke kolam renang!

Apa itu Osteoarthritis?

Arthritis adalah peradangan pada persendian. Lutut adalah sendi yang paling sering terkena arthritis dan Osteoarthritis adalah salah satu jenis radang sendi yang paling umum. Osteoarthritis adalah penyakit degeneratif kondisi yang paling sering terjadi pada orang berusia 50 tahun atau lebih. Ini umumnya dikenal sebagai “Keausan” arthritis dan oleh karena itu ada salah pengertian bahwa berlari menjadi faktor oenyababnya. Pada Osteoarthritis, tulang rawan di sendi lutut rusak, menyebabkan gejala:

  • Nyeri dan bengkak
  • Kekakuan
  • Deformitas
  • Fungsi menurun

Bagaimana Osteoarthritis di lutut mempengaruhi pelari?

Untuk seseorang yang menderita radang sendi atau arthritis di lutut, dia bisa menderita sakit akibat peradangan, kekakuan dan lemah atau ketidakstabilan. Secara umum dapat diterima bahwa aktivitas yang berdampak rendah seperti berenang atau berjalan kaki adalah bentuk olahrags yang lebih cocok. Berlari dianggap sebagai “berdampak tinggi” dan biasanya tidak dianjurkan. Namun, jangan dihilangkan! Jika Anda menderita artritis yang lebih ringan, Anda boleh “mendengarkan lutut Anda ”dan biarkan rasa sakit di lutut Anda menentukan seberapa banyak dan seberapa jauh Anda dapat berlari.

Berlari di kecepatan dan jarak yang nyaman untuk lutut Anda itu penting. Karena athritis sering bertambah dan berkurang, banyak pelari mundur ketika rasa sakit di lutut memburuk dan melanjutkan berlari ketika rasa sakit membaik. Sangatlah penting untuk memiliki sepatu lari yang bagus dan berlari di atas treadmill sebagai ganti dari berlari di atas beton. Jalur lari di treadmill dirancang untuk menahan sebagian dampak dari berlari dan karena itu lebih baik untuk lutut. Untuk pelari biasa, penting untuk mengganti sepatu lari secara teratur. Aturan praktis yang baik adalah mengganti sepatu lari setelah 500 km atau sekitar 6 bulan penggunaan.

Apakah lari baik untuk seseorang yang menderita Osteoarthritis di lutut? Dan bisakah saya terus berlari ketika saya menderita radang sendi atau arthritis?

Bukti dalam literatur medis menunjukkan bahwa dengan program rehabilitasi yang baik menggabungkan peregangan, latihan penguatan kedua tungkai bawah dan otot inti bisa memungkinkan seseorang dengan osteoartritis lutut ringan untuk dapat melanjutkan olahraga tanpa efek berbahaya yang signifikan. Pengawasan yang cermat oleh dokter dan fisioterapis Anda sangat penting. Melakukan latihan jenis cross training seperti bersepeda dan berenang di sela-sela lari juga sangat membantu. Beban berat, aktivitas berdampak tinggi masih jelas dilarang. Jadi, lari maraton pasti tidak diizinkan!

Perlu diingat bahwa kondisi setiap individu berbeda. Jika Anda punya beberapa kekhawatiran tentang arthritis atau kesehatan sendi Anda, silakan temui ahli kesehatan untuk mendapatkan petunjuk dan perawatan khusus sesuai kebutuhan Anda.

Penulis: dr. Lee Eu Jin, dokter spesialis tulang (ortopedi) di Singapura. Diterjemahkan dari artikel Running with Osteoarthritis

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?