Cedera ACL

Cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament)

Eu Jin Lee - Dokter Tulang Singapura - Orthopaedic Surgery (Bone) - Not Otherwise Specified (NOS)
Penulis:
Dokter spesialis bedah tulang di Singapura

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Salah satu cedera lutut yang paling umum adalah keseleo atau robeknya ligamentum cruciatum anterior atau biasa dikenal dengan cedera ACL. Cedera ini sering terjadi pada aktivitas olahraga yang sangat diminati seperti sepak bola, bola basket, dan ski. Setiap kali kita mendengar seorang pemain sepak bola profesional yang membutuhkan operasi ligamen pada lutut, kemungkinan besar dia akan menjalani operasi rekonstruksi ligamen anterior.

Ligamen adalah pita jaringan yang kuat yang menghubungkan satu tulang ke tulang lainnya dalam satu sendi. Anterior Cruciate Ligament (ACL) adalah salah satu dari empat ligamen di lutut yang memberikan stabilisasi untuk sendi lutut. Ligamen anterior ini terletak di tengah lutut. Ligamen ini berinteraksi dengan posterior cruciate ligament, atau PCL, untuk membentuk “X” bila dilihat dari samping, maka dari itu diberi nama “cruciate”. ACL berfungsi untuk memberikan stabilitas dengan mencegah tibia (tulang kering) keluar di depan femur (tulang paha). Ligamen ini juga memberikan stabilitas rotasi pada lutut.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Penyebab Cedera Ligamen Anterior

Sebagian besar cedera ligamen anterior terjadi karena aktivitas olahraga atau fitness. Ligamen meregang dan robek saat kaki terhentak dengan kuat dan lutut terkunci atau berputar pada saat yang bersamaan. Ini biasanya terjadi dalam olahraga bola atau senam, di mana perubahan arah yang tiba-tiba dapat menekan dan merusak ligamen. Cedera ligamen anterior akibat trauma langsung lebih jarang terjadi.

Studi literatur dan penelitian saat ini telah menunjukkan bahwa atlet wanita memiliki insiden cedera ligamen anterior yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan atlet pria. Telah dikemukakan bahwa hal ini disebabkan oleh perbedaan kondisi fisik, kekuatan otot dan kontrol neuromuskular.

Sekitar setengah dari seluruh cedera ligamen anterior memiliki kerusakan yang berkaitan dengan struktur lain di lutut. Yang lebih umum terjadi adalah cedera pada meniskus, tulang rawan dan ligamen lainnya.

Gejala Robek Ligamen Anterior

Pasien sering mengeluhkan bahwa mereka mendengar dan/atau merasakan “letupan” yang keras dan Anda mungkin merasakan lutut bobol. Gejala umum lainnya termasuk:

  • Rasa sakit
  • Pembengkakan. Pembengkakan di lutut biasanya berkembang pesat dalam 24 jam pertama.
  • Nyeri di sepanjang garis sendi dan ketidakmampuan untuk melanjutkan aktivitas.
  • Pengurangan rentang gerak.
  • Kesulitan berjalan atau bangun setelah jatuh.
  • Sensasi ketidakstabilan atau lutut “bobol” dapat dialami jika cedera tidak ditangani. Kemampuan untuk melakukan olahraga berkurang secara signifikan karena ketidakstabilan.

Diagnosa Cedera Ligamen Anterior

Pemeriksaan Fisik

Selama kunjungan pertama Anda dengan dokter, riwayat menyeluruh penyakit akan diperlukan dan pemeriksaan lutut akan dilakukan. Dokter akan mencari area yang nyeri dan bengkak pada lutut. Dokter juga mungkin memeriksa lutut Anda untuk mengetahui rentang gerakan dan melakukan tes stabilitas. Merupakan hal yang umum untuk membandingkan kesimpulan dari tes dengan lutut yang tidak cedera. Sebagian besar cedera ligamen pada lutut dapat dideteksi dengan pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

Tes Pencitraan (Scan)

Pemeriksaan sinar-X pada lutut dapat dilakukan untuk memeriksa tulang yang patah karena gejala patah tulang mungkin menyerupai ligamen anterior yang robek. Pada pasien dengan ligamen anterior robek, pemeriksaan sinar-X adalah hal yang normal.

MRI

Scan MRI adalah salah satu pilihan pemeriksaan untuk scan lutut dan mencari cedera pada ligamen. MRI juga akan memeriksa cedera terkait seperti cedera pada meniscus. Selain menentukan cedera, MRI dapat membantu ahli bedah ortopedi untuk menentukan pilihan pengobatan terbaik. Namun, MRI tidak menggantikan pemeriksaan fisik dan banyak cedera lutut tidak memerlukan MRI untuk memastikan diagnosisnya.

Perawatan Cedera Ligamen Anterior

Perencanaan perawatan untuk ligamen anterior robek tergantung pada adanya cedera terkait lainnya serta kebutuhan pasien itu sendiri. Seorang yang sporty dan atletis lebih mungkin membutuhkan pembedahan untuk dapat kembali berolahraga dengan aman seperti sebelum cedera. Pasien yang kurang aktif atau lebih tua mungkin dapat menjalani perawatan tanpa operasi.

Perawatan Non-Bedah

Ligamen anterior yang robek tidak dapat sembuh tanpa pembedahan. Perawatan non-bedah mungkin cocok untuk pasien yang kurang aktif atau pada pasien yang lebih tua. Perawatan seringkali melibatkan periode fisioterapi setelah rasa sakit dan bengkak pada cedera fase akut membaik. Latihan khusus yang bertujuan untuk memperkuat lutut dan memulihkan fungsi lutut dibutuhkan untuk memaksimalkan pemulihan lutut yang cedera. Dokter juga mungkin merekomendasikan penjepit untuk melindungi lutut dari ketidakstabilan. Hal ini akan memungkinkan pasien yang cedera untuk melakukan olahraga ringan dan kegiatan rekreasi.

Perawatan dengan Pembedahan

Pembedahan dianjurkan bagi mereka yang ingin kembali aktif berolahraga. Umumnya bukan keadaan darurat dan dilakukan setelah memahami semua pilihan pengobatan. Perawatan bedah seringkali diperlukan dalam situasi berikut:

  • Pada orang yang aktif berolahraga atau sporty, yang ingin kembali ke kondisi yang sama sebelum mengalami cedera
  • Memiliki cedera terkait pada lutut. Termasuk cedera pada ligamen lain dan robekan meniskus.
  • Cedera menyebabkan lutut merasa tidak stabil dan/atau terus “lepas” meskipun telah dilakukan perawatan konservatif.

Cedera ligamen anterior tidak dapat sembuh dan oleh karena itu tidak dapat dijahit embali menjadi satu. Untuk memperbaiki ligamen yang robek dan mengembalikan stabilitas lutut, prosedur rekonstruksi dilakukan. Yaitu perawatan “Standar Emas” saat ini untuk ligamen anterior yang robek. Ligamen yang cedera dan robek diangkat melalui pembedahan dan diganti dengan cangkok jaringan. Cangkok jaringan ini bertindak sebagai perancah ligamen baru untuk tumbuh. Pembedahan dilakukan melalui teknik invasif minimal. Manfaat dari teknik operasi invasif minimal adalah berkurangnya rasa sakit setelah operasi, lebih sedikit kehilangan darah dan waktu pemulihan yang lebih cepat.

Cangkok biasanya diambil dari tendon hamstring di bagian belakang paha atau tendon patela, yang membentang di antara penutup lutut dan tulang kering. Alternatifnya adalah menggunakan cangkok kadaver, yang merupakan cangkok jaringan dari donor. Penggunaan cangkok seperti itu semakin umum. Masing-masing pilihan cangkok ini memiliki pro dan kontra masing-masing. Penting untuk berdiskusi dengan dokter untuk menentukan pilihan mana yang terbaik untuk Anda.

Rehabilitasi Pasca Pembedahan

Rehabilitasi setelah pembedahan merupakan proses penting. Pemulihan dan pertumbuhan kembali ligamen membutuhkan waktu. Merupakan hal yang umum untuk membutuhkan setidaknya 6-12 bulan rehabilitasi sebelum Anda dapat kembali melakukan aktivitas olahraga. Terapi fisik berfokus pada mengembalikan rentang gerak pada lutut. Diikuti dengan memperkuat kelompok otot, pelatihan koordinasi di berbagai kelompok otot dan pelatihan fungsional dinamis untuk membuat atlet kembali pada olahraganya.

Dr Lee adalah ahli bedah ortopedi berpengalaman spesialis pada cedera meniskus. Ia akan memeriksa kondisi Anda dan menyarankan pilihan perawatan terbaik untuk kondisi Anda. Dengan pengobatan yang tepat, pasien seringkali dapat kembali ke kondisi sebelum cedera.

Penulis: dr. Lee Eu Jin, dokter spesialis tulang (ortopedi) di Singapura. Diterjemahkan dari artikel Anterior Cruciate Ligament (ACL) Injury

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?