Albumin

Daftar Isi

Albumin adalah protein di dalam darah yang diproduksi oleh organ hati yang berfungsi untuk menjaga tekanan yang terjadi di dalam pembuluh darah sekaligus menjaga cairan di dalam pembuluh darah tidak bocor dan menyebar ke jaringan di sekitarnya.

Ada bisa melakukan serangkaian tes untuk memeriksa kadar albumin di dalam tubuh Anda, karena kadar albumin yang rendah dapat menyebabkan hipoalbuminemia, yaitu kondisi ketika kadar albumin di bawah normal. Biasanya kondisi ini terjadi pada seseorang yang tengah mengalami penyakit berat atau kronis. Selain itu, bisa juga disebabkan karena adanya gangguan organ hati dan ginjal, peradangan, dan kurang gizi. 

Untuk mencegah terjadinya hipoalbuminemia, Anda mesti melakukan serangkaian tes darah terlebih dahulu, guna memeriksa seberapa banyak kadar albumin di dalam darah Anda dan memeriksa kesehatan tubuh. Tes ini dikenal dengan sebutan tes serum albumin.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Tujuan Tes Albumin

Albumin menjadi protein yang jumlahnya paling melimpah di dalam plasma. Berfungsi untuk mengatur volume darah di dalam tubuh dengan menggunakan tekanan onkotik dalam pembuluh darah. 

Tekanan onkotik atau osmotik koloid adalah tekanan yang digunakan protein untuk menarik dan menyimpan sejumlah cairan di dalam darah Anda supaya tidak memasuki jaringan lain. Albumin juga berfungsi untuk membantu memindahkan molekul dan zat lain, seperti kalsium dan obat-obatan ke seluruh tubuh.

Guna mendiagnosis kadar albumin di dalam tubuh, Anda harus melakukan serangkaian tes albumin sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin Anda. Dari tes ini, dokter dapat mengidentifikasi kemungkinan adanya gangguan organ hati atau ginjal yang berpengaruh pada menurunnya kadar albumin di dalam darah. 

Beberapa gejala yang mungkin akan Anda alami jika memiliki penyakit hati atau ginjal lewat tes albumin, yaitu:

  • Kulit terasa gatal.
  • Warna urin gelap.
  • Tubuh terasa sangat lesu.
  • Mata dan kulit kekuningan.
  • Pembengkakan di area kaki.
  • Pembengkakan dan rasa sakit di perut, terutama di bagian kanan atas dekat hati.

Walaupun gangguan ginjal sulit terdeteksi sampai akhirnya gagal ginjal, ada beberapa gejala yang patut Anda waspadai, karena beberapa gejala berikut merupakan pertanda tubuh Anda memiliki gangguan ginjal lewat tes albumin, yaitu:

  • Urin berbusa.
  • Kulit terasa gatal.
  • Mual-mual dan muntah.
  • Hilangnya nafsu makan.
  • Pembengkakan di area kaki.
  • Peningkatan atau penurunan volume urin secara drastis.

Jika dicurigai adanya gangguan ginjal, biasanya dokter akan melakukan tes albumin urin untuk mengukur kadar albumin sekaligus mengidentifikasi adanya gangguan ginjal. 

Lalu, jika dicurigai adanya gangguan hati, biasanya dokter akan memeriksa dengan serangkaian tes darah lain untuk memeriksa apakah organ hati Anda berfungsi dengan baik. Beberapa tes lainnya seperti tes bilirubin dan protrombin

Estimasi Biaya Tes Albumin dan Infus Albumin

Untuk mengetahui kadar albumin di dalam darah, pertama-tama lakukan pemeriksaan di rumah sakit atau klinik yang menyediakan layanan tes albumin. Di Indonesia, estimasi biaya tes albumin mulai dari Rp150.000 tergantung lokasi pemeriksaan.

Apabila benar kadar albumin Anda di bawah normal (hipoalbuminemia), Anda bisa melakukan perawatan dengan infus albumin. Tujuannya untuk mengganti kadar albumin di dalam darah yang berada di bawah normal, sehingga cairan albumin yang ada di luar pembuluh darah akan masuk ke dalam pembuluh darah. 

Estimasi harga infus albumin di Indonesia sekitar mulai dari Rp1.500.000.

Untuk estimasi biaya tes albumin atau perawatan dengan infus albumin di dalam dan luar negeri, hubungi Smarter Health.

Sebelum Tes Albumin

Ada beberapa tahap awal sebelum Anda melakukan tes albumin. Dokter akan menanyakan tentang riwayat medis pribadi Anda dan keluarga Anda. Beri tahu dokter secara detail jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu agar tidak mengganggu jumlah albumin di dalam darah Anda sebelum melakukan tes. Selain itu, beritahu juga apakah Anda sedang hamil atau tidak. 

Jika Anda memiliki riwayat penyakit diabetes atau hipertensi, hal ini akan memberi risiko lebih tinggi terkena gangguan hati atau ginjal. Pastikan Anda sudah konsultasikan dengan dokter Anda.

Kasus lain, yakni jika Anda peminum berat alkohol, memiliki banyak tato (terutama adanya infeksi terkait tato), atau sebelumnya sempat terpapar darah orang lain, segera beritahu dokter. Hal ini menjadi sangat penting, karena bisa meningkatkan risiko gangguan organ hati. 

Sebenarnya tidak ada persiapan khusus sebelum melakukan tes albumin. Mungkin Anda hanya akan diminta untuk tidak makan dan minum apa pun selama beberapa jam sebelum tes. 

Selama Tes Albumin

Petugas medis atau dokter yang melakukan tes albumin akan menyuntikkan jarum di bagian lengan Anda. Darah Anda akan akan diambil sedikit sebagai sampel pengujian. Mungkin rasanya akan sedikit menyengat, terutama jika Anda tidak terbiasa disuntik. Untungnya, proses ini tidak memakan waktu yang lama, karena akan berakhir dalam waktu satu menit atau kurang. 

Seandainya vena Anda sulit ditemukan, petugas medis atau dokter biasanya menggunakan tourniquet yang diikatkan di atas area lengan yang akan disuntik.

Setelah Tes Albumin

Tidak perlu menunggu lama, Anda dapat segera pulang setelah melakukan tes albumin. Petugas medis atau dokter akan memberitahu Anda kapan harus kembali untuk menerima hasil tesnya. 

Jika Anda memiliki riwayat pusing setelah tes darah, Anda mungkin harus menunggu beberapa saat sebelum pulang sampai rasa pusing mereda. 

Memahami Hasil Tes Albumin

Normal atau tidaknya kadar albumin di dalam tubuh tergantung pada usia seseorang. Kadar albumin normal yaitu sekitar 3,5-5,9 g/dL. 

Seseorang akan dikatakan terkena hipoalbuminemia jika kadar albumin di bawah 3,5 g/dL. 

Sebaiknya diskusikan lagi dengan petugas medis atau dokter untuk mencari tahu informasi lebih dalam seputar hasil tes albumin, karena beberapa laboratorium dan rumah sakit menggunakan metrik dan pengukuran yang berbeda-beda. 

Seandainya hasil tes menunjukkan kadar albumin Anda lebih rendah dari kondisi normal, kemungkinan Anda memiliki salah satu dari beberapa jenis penyakit berikut:

  • Penyakit tiroid.
  • Penyakit organ hati.
  • Penyakit organ ginjal.
  • Penyakit radang usus.
  • Malnutrisi atau kurang gizi.
  • Penyakit celiac atau penyakit autoimun.

Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan infus albumin jika kadar albumin Anda di bawah normal. Infus albumin akan diberikan oleh petugas medis sesuai instruksi dokter. Sebelum menggunakan infus, perhatikan isi kemasan sebelum digunakan. Pastikan cairan albumin di dalamnya masih jernih, tidak ada partikel apa pun, dan tidak bocor. 

Ada pun kondisi lain yang dapat memengaruhi kadar albumin di dalam darah Anda, yaitu:

  • Hamil.
  • Luka bakar serius.
  • Terlalu banyak minum air.
  • Mengonsumsi makanan rendah protein saat diet.
  • Obat-obatan yang memengaruhi hormon insulin, hormon pertumbuhan, dan hormon steroid saat kehamilan.

Risiko Tes Albumin dan Infus Albumin

Efek samping dari  tes albumin sebenarnya tidak beda jauh dengan tes darah pada umumnya yang ringan dan berangsur pulih setelah beberapa menit atau jam, seperti:

  • Tubuh terasa lemas.
  • Kepala terasa pusing.
  • Memar atau bengkak di area bekas suntikan.

Walaupun jarang terjadi, adanya efek samping serius harus segera dilaporkan ke dokter, seperti:

  • Terjadi infeksi.
  • Pendarahan berlebihan.
  • Mengalami hematoma, yaitu kumpulan darah tidak normal di luar pembuluh darah sehingga terlihat bengkak.

Lain halnya jika Anda menggunakan infus albumin. Efek samping yang akan Anda rasakan, yaitu:

  • Biduran.
  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Mual dan muntah.
  • Haus dan berkeringat.
  • Tekanan darah meningkat.
  • Detak jantung meningkat atau menurun.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Satu pemikiran pada “Albumin”

  1. Anak sy umurny 19 th kmrn sdh tes lengkap dan kadar albumin ny rendah awalny mnm vxip albumin kempes bengkakny tapi ko skrg g pengaruh itu gmn solusiny

    Balas

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?