Brain Natriuretic Peptide (BNP)

Daftar Isi

Brain Natriuretic Peptide (BNP) adalah tes yang dilakukan untuk mengukur jumlah hormon B-type natriuretic peptide (BNP) di dalam darah. Hormon BNP dihasilkan oleh jantuk dan jumlahnya menunjukkan seberapa sehat jantung Anda bekerja. 

Semakin rendah kadar BNP di dalam darah, berarti semakin baik pula keadaan jantung Anda. Sedangkan semakin tinggi kadar BNP di dalam darah biasanya mengindikasikan adanya risiko penyakit gagal jantung. 

Ketika Anda mengalami gagal jantung, maka jantung Anda akan menghasilkan dua jenis protein, yaitu: 

  • B-type natriuretic peptide (BNP). 
  • N-terminal-pro-BNP (NT-pro-BNP). 

Hanya sedikit kadar BNP yang dapat ditemukan di dalam darah. Namun, jantung yang bekerja dua kali lipat dari biasanya dalam jangka waktu lama akan memproduksi lebih banyak BNP. Kadar BNP bisa saja berkurang ketika pengobatan penyakit jantung bekerja dengan baik.

Dibutuhkan tes Brain Natriuretic Peptide (BNP) untuk bisa mengukur kadar BNP di dalam darah Anda. Kadar BNP akan naik ketika gagal jantung dan akan turun ketika kondisi jantung Anda sudah membaik. 

Dilansir oleh WebMD, dokter yang melakukan tes BNP kepada pasien akan lebih mudah mengindikasi adanya gagal jantung sebesar 80%.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Kapan Harus Melakukan BNP (Brain Natriuretic Peptide)?

Seseorang dapat melakukan BNP pada beberapa situasi tertentu, seperti:

  • Ketika seseorang memiliki gejala gagal jantung.
  • Ketika dokter memeriksa pengaruh dari pengobatan gagal jantung, karena kadar BNP akan turun jika pengobatan gagal jantung berhasil. 
  • Ketika kondisi seseorang sedang kritis atau memiliki gejala gagal jantung, dokter akan memberi diagnosis apakah orang tersebut benar menderita gagal jantung atau penyakit lainnya lewat BNP.

Tujuan Melakukan BNP (Brain Natriuretic Peptide)

Jumlah BNP di dalam darah membantu dokter untuk mengetahui apakah Anda memiliki risiko gagal jantung atau sesuatu yang mirip dengan salah satu gejala gagal jantung, seperti sesak napas. 

Dari hasil tes BNP akan menunjukkan apakah kondisi gagal jantung Anda semakin memburuk atau malah membaik. Ini akan sangat membantu dokter saat memutuskan jenis perawatan yang tepat dan saat memutuskan Anda perlu menjalani pengobatan rawat inap di rumah sakit atau tidak.

Lewat tes BNP, dokter dapat mengevaluasi bagaimana kondisi gagal jantung Anda sambil memantau apakah obat gagal jantung yang diberikan kepada Anda dapat bekerja dengan baik atau tidak. Sehingga dokter mendapat gambaran apa yang mungkin terjadi di masa depan dan menentukan jenis perawatan selanjutnya yang dibutuhkan sesuai kondisi Anda nantinya. 

Estimasi Biaya BNP (Brain Natriuretic Peptide)

Biaya untuk satu kali pengambilan tes BNP atau NT-pro-BNP di Indonesia yakni sekitar mulai dari Rp750.000. Namun, harga di setiap rumah sakit, laboratorium, atau penyedia layanan lainnya bisa berbeda-beda. 

Untuk mengetahui estimasi biaya Brain Natriuretic Peptide (BNP) di dalam dan di luar negeri, hubungi Smarter Health.

Sebelum Melakukan BNP (Brain Natriuretic Peptide)

Pertama-tama konsultasikan kepada dokter tentang gangguan yang sedang Anda alami. Dari sana dokter bisa mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan penyakit tertentu, termasuk gagal jantung. Jika dokter mencurigai adanya kemungkinan penyakit gagal jantung, dokter akan menyarankan Anda untuk mengambil tes BNP guna mengetahui kadar BNP di dalam darah.

Sebelum melakukan tes, pastikan Anda sudah memberitahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu agar tidak memengaruhi hasil tes BNP nantinya. 

Dokter atau petugas medis mungkin akan meminta Anda untuk tidak makan dan minum apa pun kecuali air mineral selama 8 hingga 12 jam sebelum tes BNP dilakukan. Tujuannya agar tidak ada makanan atau minuman yang dapat memengaruhi hasil tes. Tetap ikuti instruksi dokter sampai tes benar-benar dilakukan. Tak lupa tanyakan juga apa saja efek samping yang Anda akan alami setelah melakukan tes BNP. 

Selama Melakukan BNP (Brain Natriuretic Peptide)

Selama melakukan tes BNP, dokter atau petugas medis membutuhkan sampel darah Anda yang akan diambil dari pembuluh darah vena. Kemudian darah yang diambil akan dipindahkan ke dalam mesin yang bisa mendeteksi kadar BNP atau NT-pro-BNP di dalam darah Anda. 

Ketika jarum disuntikkan ke dalam pembuluh darah, Anda mungkin merasa sedikit sakit atau sensasi menyengat. Selain itu, area bekas suntikan mungkin terasa nyeri, berdenyut, bahkan muncul memar ringan yang bisa hilang dari waktu ke waktu. 

Biasanya tes BNP dilakukan di ruang gawat darurat atau rumah sakit. Anda tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui hasil tes, karena hasil tes bisa keluar setelah 15 menit. Namun pada beberapa penyedia layanan, sampel darah akan dikirim ke laboratorium terlebih dahulu untuk diperiksa lebih lanjut.

Setelah Melakukan BNP (Brain Natriuretic Peptide)

Layaknya metode tes darah lainnya, Anda bisa langsung beraktivitas secara normal kembali setelah melakukan tes BNP. 

Umumnya, hasil tes BNP bisa Anda ketahui segera. Dokter akan memeriksa hasil tes Anda dan melihat apakah kondisi kesehatan Anda saat ini memiliki gejala gagal jantung atau tidak. 

Diagnosis gagal jantung dari dokter bisa dibuat berdasarkan kadar BNP di dalam darah dan gejala lainnya. Jangan takut untuk menanyakan sejumlah pertanyaan yang masih berkaitan dengan hasil tes BNP. Jika perlu, tanyakan kepada dokter apa hasil BNP Anda untuk mendapatkan pemahaman yang tepat. 

Memahami Hasil BNP (Brain Natriuretic Peptide)

Kadar BNP di dalam darah cenderung meningkat karena kondisi gagal jantung yang semakin parah, tetapi bisa juga meningkat seiring bertambahnya usia. Menguji kadar BNP adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mengetahui seberapa baik perawatan gagal jantung berjalan. 

Nilai normal yang di sini hanyalah sebagai panduan, karena setiap laboratorium memiliki matriks yang berbeda-beda dan tingkat normal yang berbeda pula. Berikut beberapa hal penting yang harus Anda ketahui untuk dapat memahami hasil tes BNP, yaitu:

  • Kadar BNP < 100 pg/mL menandakan tidak ada indikasi gagal jantung.
  • Kadar BNP 100-300 pg/ML menandakan adanya indikasi gagal jantung.
  • Kadar BNP 300 pg/mL menandakan adanya indikasi gagal jantung ringan.
  • Kadar BNP > 600 pg/ML menandakan adanya indikasi gagal jantung sedang.
  • Kadar BNP > 900 pg/ML menandakan adanya indikasi gagal jantung parah.

Anda mungkin bertanya-tanya apa arti nilai BNP yang tinggi. Nilai tinggi BNP di dalam darah menunjukkan:

  • Adanya peningkatan jumlah cairan atau tekanan yang tinggi di dalam jantung Anda.
  • Kadar BNP yang tinggi menunjukkan seberapa parah penyakit gagal jantung yang Anda alami saat ini. 
  • Menandakan adanya risiko gagal jantung dini pada seseorang yang melakukan cuci darah (gangguan fungsi ginjal).
  • Menandakan adanya risiko kematian bagi pasien gagal jantung jika kadar BNP di dalam darah sudah lebih dari 900 pg/ML.

Risiko BNP (Brain Natriuretic Peptide)

BNP juga memiliki risiko efek samping yang harus diwaspadai meski sangat jarang terjadi. Efek samping dari BNP juga tergolong ringan seperti tes darah pada umumnya, termasuk:

  • Sakit kepala atau pusing.
  • Pingsan setelah melakukan tes.
  • Hematoma atau penumpukan darah di bawah kulit.
  • Infeksi, bisa terjadi jika ada kesalahan saat pengambilan sampel darah.

Kondisi pusing dan pingsan sangat wajar terjadi, karena sebelum melakukan tes Anda diminta untuk tidak mengonsumsi makanan atau minuman selama 8 hingga 12 jam agar hasil tes lebih akurat.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?