Endoskopi

Daftar Isi

Endoskopi adalah prosedur melihat, mendeteksi, dan mendiagnosis jaringan dan organ dalam secara detail menggunakan alat bernama endoskop. Endoskop adalah alat berbentuk pipa kecil dan bersifat lentur. Pada bagian ujung endoskop, terdapat lampu dan kamera kecil yang membantu pekerja medis melihat bagian dalam tubuh melalui monitor yang tersedia dalam ruangan pemeriksaan. Endoskopi juga digunakan untuk mendapat gambar dari bagian organ dalam serta tindakan operasi kecil.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Endoskopi Kapsul

Prosedur endoskopi, selain dilakukan dengan endoskop yang berbentuk pipa kecil tidak jarang juga dilakukan menggunakan alat berbentuk pil atau kapsul yang dilengkapi dengan kamera. Endoskopi kapsul digunakan oleh tenaga medis untuk memeriksa bagian tengah dari organ dalam, yaitu usus halus. Kamera yang berbentuk pil ini akan secara otomatis mengambil gambar saat melewati usus halus. 

Pengambilan gambar kemudian akan dikirimkan ke alat yang terpasang di pinggang pasien selama kurang lebih delapan jam. Setelahnya, pasien akan kembali untuk mengembalikan alat dan menunggu hasil analisa berdasarkan gambar yang diambil dari pil endoskopi tersebut.

Siapa yang Perlu Melakukan Endoskopi?

Endoskopi dibutuhkan ketika seseorang mengalami beberapa keluhan kesehatan. Contohnya seperti keluhan saluran pencernaan yang menyebabkan muntah-muntah yang disertai dengan darah, diare, nyeri perut berlebihan, rasa panas di ulu hati, dan berat badan yang menurun secara drastis. Keluhan pada sistem reproduksi juga menjadi indikasi perlunya melakukan endoskopi, seperti pernah berkali-kali keguguran kandungan atau pendarahan yang terjadi di luar siklus menstruasi.  

Selain untuk membuat diagnosis berdasarkan keluhan, endoskopi juga dilakukan untuk tindakan operasi. Mulai dari mengambil sampel jaringan, mengangkat batu empedu, usus besar, miom yang terdapat pada saluran reproduksi, sampai mengobati kerusakan sendi.

Cara Kerja Endoskopi

Prosedur endoskopi dapat dilakukan di beberapa bagian tubuh, bergantung pada keluhan yang dialami oleh pasien. Endoskopi dapat dilakukan untuk melihat keluhan pada sistem pencernaan, sistem pernafasan, saluran kemih, saluran reproduksi wanita serta melihat melalui luka sayatan kecil. 

Dalam kasus keluhan sistem pencernaan, dokter akan melakukan Gastrointestinal Endosocopy (GI Endoscopy). 

Sebelum prosedur dilakukan, pasien akan dipersiapkan untuk berbaring pada sisi kiri, kemudian perawat akan menyemprotkan cairan obat bius ke tenggorokan. Setelahnya, pasien akan diberikan penahan gigi agar mulut tetap terbuka selama prosedur berlangsung, dan mengisi bagian perut dengan sedikit angin untuk membantu pekerja medis mendapatkan penglihatan yang lebih jelas. Lalu dokter akan mulai memasukan endoskop untuk melihat bagian tenggorokan, kerongkongan, perut dan usus bagian atas. 

Jenis-jenis Endoskopi

Terdapat beberapa penamaan endoskopi berdasarkan organ tubuh yang diperiksa;

  • ERCP (Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography), untuk memeriksa sistem duktal pankreas.
  • Kolonoskopi, mengecek organ usus besar dan dubur.
  • Artroskopi, pemeriksaan keluhan nyeri sendi.
  • Bronkoskopi, mengecek pada sistem pernafasan.
  • Kolposkopi, guna memeriksa bagian serviks, vagina dan vulva.
  • Sistoskopi, untuk mengamati saluran kemih.
  • Proktoskopi, untuk melihat bagian dalam rongga dubur, rektum atau kolon sigmoid.
  • Laparoskopi, memeriksa bagian perut atau panggul.
  • Mediastinoskopi, untuk melihat ruang di antara rongga dada dan biasanya dilakukan untuk mengambil sampel kelenjar getah bening.
  • Gastroskopi, pemeriksaan sistem pencernaan bagian atas tubuh seperti tenggorokan, kerongkongan, perut dan usus bagian atas.
  • Torakoskopi, untuk melihat ruang di dalam dada (di luar paru-paru) untuk melihat adanya keluhan atau masalah pada paru-paru.
  • Laringoskopi, untuk melihat dengan jelas bagian pita suara yang terdapat dalam larynx ataupun melihat bagian belakang dari tenggorokan.

Estimasi Biaya Endoskopi

Estimasi biaya prosedur endoskopi berbeda-beda, tergantung dari jenis prosedur endoskopi yang dijalani dan rumah sakit yang dipilih.

Untuk menghitung estimasi biaya prosedur endoskopi di dalam atau di luar negeri, tanyakan pada Smarter Health.

Sebelum Endoskopi

Sebelum prosedur endoskopi dilakukan, pasien sebaiknya mendapatkan penjelasan secara mendalam dari dokter mengenai alasan dan tujuan dari prosedur endoskopi, risiko serta efek samping yang kemungkinan akan dihadapi oleh pasien setelah prosedur berlangsung.

Prosedur endoskopi berlangsung dalam waktu yang cukup singkat. Dalam waktu satu jam, pasien sudah menyelesaikan prosedur dan bisa kembali ke rumah setelahnya. 

Namun, sebelum prosedur berlangsung, dokter akan kembali menginstruksikan hal-hal yang perlu dipersiapkan. Biasanya, pasien akan diminta untuk berpuasa selama 12 jam sebelum prosedur berlangsung. Persiapan yang dilakukan akan bervariasi tergantung tindakan endoskopi yang akan dilakukan. Hal yang juga penting untuk dilakukan adalah untuk memberikan informasi secara lengkap terkait riwayat kesehatan pasien kepada tenaga medis.

Selama Endoskopi

Selama endoskopi berlangsung, pasien akan menjalaninya dalam kondisi sadar namun akan diberikan obat bius khusus pada bagian yang hendak diperiksa. 

Dalam kondisi tertentu, dokter juga akan melakukan endoskopi kepada pasien dengan keadaan tidak sadar atau sering disebut dengan bius total. Prosedur endoskopi juga mungkin dilakukan bersamaan dengan prosedur lain, seperti ultrasound scan. 

Ultrasound scan adalah cara melihat organ dalam tubuh menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi. Biasanya, prosedur ini dilakukan bersamaan untuk melihat pankreas yang seringkali sulit diperiksa jika hanya menggunakan endoskop.

Setelah Endoskopi

Endoskopi termasuk prosedur yang ringan. Oleh sebab itu, satu jam setelah tindakan atau setelah efek obat bius hilang, dokter akan memeriksa pasien kembali. Meskipun tidak termasuk dalam prosedur yang berat, pasien tetap disarankan untuk tidak mengendarai kendaraan pribadi. Hal ini untuk menghindari kecelakaan yang disebabkan oleh obat bius yang diberikan sebelumnya. 

Selain itu, dalam prosedur endoskopi tertentu pasien akan mengalami sedikit lebam di beberapa bagian namun akan hilang dalam waktu yang singkat. Pemulihan dari tindakan endoskopi akan bergantung pada kondisi tubuh dari masing-masing pasien.

Efek Samping Endoskopi

Meski endoskopi termasuk prosedur yang ringan dan cukup aman, endoskopi memiliki beberapa kemungkinan efek samping setelah prosedur dilakukan seperti:

  • Kram ringan.
  • Merasa kembung.
  • Infeksi minor pada bagian tubuh yang diperiksa.
  • Mati rasa pada bagian tenggorokan untuk beberapa saat karena efek dari obat bius.
  • Pendarahan dalam yang bersifat ringan dan dapat diobati dengan cauterization (menutup luka dengan suhu panas).
  • Komplikasi lainnya.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?