Mammografi

Daftar Isi

Mammografi adalah prosedur pemeriksaan pada bagian spesifik yaitu payudara dengan menggunakan sinar-x berdaya rendah. Mammografi tergolong tes medis non-invasif yang merupakan bagian dari perkembangan ilmu kedokteran di bidang radiografi.

Alat untuk melakukan prosedur mammografi berbentuk kotak persegi panjang yang menampung tabung tempat rontgen diproduksi. Alat ini digunakan secara khusus untuk pemeriksaan sinar-x pada payudara. Dari alat tersebut, tersambung perangkat yang menahan payudara dan memposisikannya sehingga gambar dapat diperoleh pada sudut yang berbeda.

Mammografi dengan teknik tomosintesis dilakukan menggunakan peralatan mammografi digital. Teknik ini berguna untuk mendapatkan gambar payudara tiga dimensi. Namun, tidak semua mesin mammografi digital dilengkapi dengan kemampuan pencitraan tomosintesis.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Tujuan Mammografi

Tujuan utama pemeriksaan mammografi untuk mendeteksi adanya gejala kanker dan tumor. Gambar yang dihasilkan dengan mammografi memaparkan bagian dalam payudara. 

Gambar yang dihasilkan dari prosedur mammografi disebut dengan mammogram. 

Individu yang bertanggung jawab saat berlangsungnya prosedur mammografi biasanya disebut dengan radiologis.

Manfaat dari melakukan prosedur mammografi antara lain:

  • Prosedur mammografi mengurangi risiko kematian akibat kanker payudara. Berguna untuk mendeteksi semua jenis kanker payudara, termasuk kanker duktal invasif dan kanker lobular invasif.
  • Prosedur mammografi meningkatkan kemampuan dokter untuk mendeteksi tumor kecil. Ketika ukurannya masih berdimensi kecil, pasien memiliki lebih banyak pilihan perawatan.
  • Prosedur mammografi mampu mendeteksi pertumbuhan jaringan abnormal yang berada pada saluran susu di payudara, yang disebut ductal carcinoma in situ (DCIS).
  • Tidak ada radiasi yang tersisa di tubuh pasien setelah pemeriksaan x-ray.
  • Sinar-x biasanya tidak memiliki efek samping dalam kisaran diagnostik.
  • Biaya mammografi bervariasi tergantung layanan yang ditawarkan rumah sakit tersebut. Mammografi biasanya memiliki tarif terjangkau. 

Siapa Saja yang Membutuhkan Mammografi?

Prosedur mammografi dibutuhkan bagi pasien yang ingin memeriksakan payudaranya dari kemunculan gejala tumor dan kanker secara dini. Umur menjadi parameter penting untuk menentukan seberapa sering mammografi perlu dilakukan. 

Ada beberapa pendapat tentang seberapa sering perempuan perlu memeriksakan payudaranya:

  • The National Cancer Institute menyarankan semua perempuan berusia 40 tahun ke atas untuk melakukan mammografi rutin setiap satu hingga dua tahun. 
  • The American Cancer Society merekomendasikan mammografi tiap tahun dimulai pada usia 40 dan berlanjut selama pasien tersebut berada dalam kondisi kesehatan yang baik.
  • The U.S. Preventive Services Task Force merekomendasikan mammografi setiap tahun untuk wanita usia 50 hingga 74 tahun, namun bagi wanita berusia 75 tahun ke atas, mammografi rutin tidak direkomendasikan.

Estimasi Biaya Mammografi

Biaya mammografi cukup bervariasi, tergantung rumah sakit. Di Indonesia, umumnya biaya mammografi mulai dari Rp350.000. Pasien dianjurkan untuk menyiapkan dana lebih 30% untuk keadaan tidak terduga. 

Untuk perhitungan biaya mammografi lebih akurat di dalam atau luar negeri, hubungi Smarter Health.

Sebelum Melakukan Mammografi

Sebelum melakukan prosedur mammografi, ada beberapa tahap yang perlu diketahui oleh pasien yang akan menjalani prosedur tersebut, tahap-tahap itu ialah: 

  • Sebelum menjadwalkan prosedur mammografi, pasien sebaiknya berkonsultasi tentang keluhan atau masalah pada payudara dengan dokter. Pasien perlu memberi tahu dokter tentang riwayat operasi sebelumnya, riwayat penggunaan hormon, dan riwayat kanker payudara yang ada di keluarga atau pribadi. 
  • Pasien sebaiknya tidak menjadwalkan prosedur mammografi seminggu sebelum periode menstruasi pasien karena payudara biasanya bersifat lunak pada periode ini. Waktu terbaik untuk mammografi adalah satu minggu setelah menstruasi pasien.
  • Pasien juga perlu memberi tahu dokter atau teknisi sinar-x jika ada kemungkinan hamil. 
  • Jangan memakai deodoran, bedak atau lotion di bawah lengan atau di payudara pada hari pemeriksaan. Pemakaian deodoran dapat memunculkan bintik-bintik kalsium di mammogram.
  • Jelaskan gejala atau masalah payudara pada radiologis yang melakukan pemeriksaan.
  • Bila sudah pernah melakukan prosedur mammografi di lokasi yang berbeda, pasien sebaiknya menginformasikan hal tersebut pada dokter dan radiologis dan memberikan hasil gambarnya pada mereka. Ini diperlukan untuk perbandingan hasil pemeriksaan yang lalu dengan yang terbaru. Biasanya pasien mendapatkan hasil mammogram dalam bentuk CD.
  • Tanyakan kapan hasil pemeriksaan akan bisa dilihat.

Selama Melakukan Mammografi

Pasien akan diperintahkan untuk berdiri di depan mesin mammogram. Seorang radiologis akan menempatkan payudara pasien di sebuah permukaan khusus. 

Di sisi lain, ada juga penampang yang dengan kuat menekan payudara pasien dari atas. Permukaan itu akan meratakan payudara, menahannya saat sinar-x dipaparkan. Pasien lalu akan merasakan tekanan pada payudara. 

Langkah-langkah tersebut diulang untuk membuat tampilan samping payudara. Payudara yang lain akan diperiksa dengan cara yang sama. Pasien kemudian akan menunggu sementara radiologis memeriksa sinar-x untuk memastikan bila gambar yang diambil sudah cukup. 

Ingatlah bahwa radiologis tidak dapat memberitahu hasil mammogram pasien. Mammogram setiap perempuan mungkin terlihat sedikit berbeda satu sama lain karena semua payudara sedikit berbeda.

Selama prosedur berlangsung, pasien akan merasakan tekanan pada payudara yang dikompres pada kekuatan kompresi tertentu. Beberapa wanita yang memiliki payudara sensitif mungkin merasakan ketidaknyamanan. 

Jika itu menjadi masalah, jadwalkan prosedur ini saat payudara dalam kondisi paling lunak. Pastikan untuk memberi tahu radiologis jika rasa sakit muncul saat kompresi ditingkatkan. Jika ketidaknyamanan menjadi semakin bertambah, kompresi akan dikurangkan. Yang harus diingat adalah kompresi memungkinkan mammogram berkualitas lebih baik.

Sesudah Melakukan Mammografi

Pasien biasanya akan mendapatkan hasil mammogram dalam beberapa minggu. Namun, hal tersebut tergantung pada fasilitas yang dimiliki oleh rumah sakit. Seorang ahli radiologi akan membaca mammogram pasien dan kemudian melaporkan hasilnya kepada pasien dan dokter. 

Pasien juga dianjurkan untuk tidak berkendara, mengoperasikan alat berat, dan mengonsumsi alkohol selama 24 setelah pemeriksaan. Setelah itu, pasien dapat beraktivitas seperti biasanya. 

Bila dokter merasa perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dokter akan menghubungi pasien dan menjelaskan alasannya. Kadangkala pemeriksaan tindak lanjut perlu dilakukan karena adanya potensi kelainan yang harus dievaluasi lebih dalam dengan metode tambahan atau teknik pencitraan khusus lainnya. Pemeriksaan tindak lanjut juga dapat dilakukan untuk melihat apakah ada perubahan yang tidak normal dari waktu ke waktu. 

Memahami Hasil Mammografi

Sangat penting untuk menyadari bahwa tidak semua kanker payudara dapat dilihat pada mammogram. Pembacaan mammogram bisa sulit karena payudara normal terlihat berbeda pada setiap wanita. Penampilan gambar mungkin terganggu jika ada bedak atau salep pada payudara atau jika pasien telah menjalani operasi payudara atau penggunaan implan. 

Karena beberapa kanker payudara sulit digambarkan, dokter mungkin perlu membandingkan gambar dari pemeriksaan yang sudah dilakukan sebelumnya. Untuk memahami hasil mammografi, pasien perlu kembali ke dokter yang menangani agar dapat didiagnosis atau dilakukan pemeriksaan lanjutan. 

Efek Samping Mammografi

Seperti metode pemeriksaan dengan sinar-x lainnya, mammografi memiliki efek samping yang perlu dipertimbangkan oleh pasien:

  • Selalu ada sedikit peluang kanker dari paparan radiasi yang berlebihan. Namun, manfaat dari diagnosis yang akurat jauh lebih besar daripada risikonya.
  • Kesalahan citraan pada mammogram yang dapat mempengaruhi diagnosis. 5-15% prosedur mammografi membutuhkan lebih banyak pemeriksaan seperti prosedur mammografi tambahan atau pemeriksaan dengan ultrasound. Jika ada temuan abnormal, tindak lanjut atau biopsi mungkin harus dilakukan. Namun, sebagian besar biopsi mengonfirmasi bahwa tidak ada kanker di payudara. Diperkirakan bahwa seorang wanita yang melakukan mammografi tahunan antara usia 40 hingga 49 tahun memiliki sekitar 30 persen kemungkinan kesalahan citraan di hasil mammogram.
  • Pasien harus selalu memberi tahu dokter mereka atau radiologis jika ada kemungkinan hamil. Paparan sinar-x memiliki resiko pada kehamilan tersebut.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?