MRI Jantung

MRI Jantung

Daftar Isi

MRI jantung dapat memberikan informasi rinci tentang jenis dan tingkat keparahan penyakit jantung untuk membantu dokter memutuskan cara terbaik untuk mengobati masalah jantung seperti penyakit jantung koroner, masalah katup jantung, perikarditis, tumor jantung, atau kerusakan akibat serangan jantung. MRI jantung dapat membantu menjelaskan hasil dari tes pencitraan lain seperti sinar x dada dan CT scan dada.

MRI jantung dapat dilakukan di fasilitas pencitraan medis atau rumah sakit. Sebelum prosedur, pewarna kontras untuk menyorot jantung dan pembuluh darah Anda, mungkin disuntikkan ke pembuluh darah di lengan Anda. Anda mungkin merasa tidak nyaman akibat jarum atau perasaan dingin saat pewarna kontras disuntikkan. Mesin MRI adalah mesin besar, seperti terowongan yang memiliki meja. Anda berbaring diam di atas meja dan meja akan meluncur ke dalam mesin. Anda akan mendengar suara dengungan, ketukan, dan deruman keras ketika Anda berada di dalam mesin saat gambar jantung Anda diambil. Anda akan dapat mendengar dan berbicara dengan teknisi yang melakukan tes saat Anda berada di dalam mesin. Teknisi mungkin meminta Anda menahan napas selama beberapa detik selama tes.

MRI jantung memiliki beberapa risiko. Dalam kasus yang jarang terjadi, pewarna kontras dapat membahayakan orang yang mengidap penyakit ginjal atau liver, atau dapat menyebabkan reaksi alergi. Para peneliti sedang mempelajari apakah beberapa suntikan pewarna kontras, yang didefinisikan sebagai empat atau lebih, dapat menyebabkan efek merugikan lainnya. Katakanlah kepada dokter dan teknisi yang melakukan tes mengenai apakah Anda sedang atau mungkin hamil. Biarkan dokter Anda tahu apakah Anda sedang menyusui karena pewarna kontras dapat masuk ke dalam ASI. Jika Anda harus menggunakan pewarna kontras yang disuntikkan, Anda mungkin ingin memompa dan menyimpan cukup ASI selama satu hingga dua hari setelah tes atau Anda mungkin memberi susu botol pada bayi Anda untuk saat itu. Katakan kepada dokter Anda jika Anda memiliki:

  • Alat pacu jantung atau perangkat implan lain karena mesin MRI dapat merusak perangkat ini.
  • Logam di dalam tubuh Anda dari operasi sebelumnya karena dapat mengganggu mesin MRI.
  • Logam pada tubuh Anda dari tindikan, perhiasan, atau beberapa tambalan kulit transdermal karena dapat mengganggu mesin MRI atau menyebabkan luka bakar pada kulit. Tato dapat menyebabkan masalah karena tinta tato lama mungkin mengandung sejumlah kecil logam.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Apa Itu MRI Jantung?

Pencitraan resonansi magnetic atau magnetic resonance imaging (MRI) adalah tes yang aman dan tidak invasif yang menghasilkan gambar-gambar rinci dari organ dan jaringan. “Noninvasif” berarti tidak ada operasi yang dilakukan dan tidak ada instrumen yang dimasukkan ke dalam tubuh Anda.

MRI menggunakan gelombang radio, magnet, dan komputer untuk membuat gambar organ dan jaringan Anda. Berbeda dengan tes pencitraan lainnya, MRI tidak menggunakan radiasi pengion atau membawa risiko menyebabkan kanker.

MRI jantung menghasilkan gambar diam maupun bergerak dari jantung dan pembuluh darah utama Anda. Dokter menggunakan MRI jantung untuk mendapatkan gambar jantung yang berdetak dan melihat struktur dan fungsinya. Gambar-gambar ini dapat membantu mereka memutuskan cara terbaik untuk mengobati orang yang mengidap masalah jantung.

MRI jantung adalah tes yang lazim. MRI digunakan untuk mendiagnosis dan menilai banyak penyakit dan kondisi, termasuk:

  • Penyakit jantung koroner
  • Kerusakan akibat serangan jantung
  • Gagal jantung
  • Masalah katup jantung
  • Kelainan jantung bawaan (cacat jantung saat lahir)
  • Perikarditis (suatu kondisi di mana membran, atau kantung, di sekitar jantung Anda meradang)
  • Tumor jantung

MRI jantung dapat membantu menjelaskan hasil dari tes lain, seperti sinar x dan computed tomography scan (juga disebut CT scan).

Dokter kadang-kadang menggunakan MRI jantung daripada prosedur invasif atau tes yang melibatkan radiasi (seperti sinar x) atau pewarna yang mengandung yodium (pewarna ini dapat berbahaya bagi orang yang mengidap masalah ginjal).

Agen kontras, seperti gadolinium, dapat disuntikkan ke pembuluh darah selama MRI jantung. Substansi tersebut bergerak ke jantung dan menyoroti jantung dan pembuluh darah pada gambar MRI. Agen kontras ini sering digunakan untuk orang yang alergi terhadap pewarna yang digunakan dalam pemindaian CT.

Orang-orang yang memiliki masalah ginjal atau hati yang parah mungkin tidak dapat menggunakan agen kontras. Akibatnya, mereka mungkin menjalani MRI nonkontras (MRI yang tidak melibatkan agen kontras).

Apa yang Diharapkan Sebelum MRI Jantung

Anda akan diminta untuk mengisi formulir pemeriksaan sebelum menjalani MRI jantung. Formulir ini mungkin menanyakan apakah Anda pernah menjalani operasi sebelumnya. Mungkin juga ditanyakan apakah ada benda atau peralatan medis logam (seperti jantung) di tubuh Anda.

Beberapa peralatan medis yang ditanamkan, seperti katup jantung buatan manusia dan stent koroner, aman di dekat mesin MRI, tetapi yang lain tidak. Misalnya, mesin MRI dapat:

  • Menyebabkan alat pacu jantung dan defibrilator yang ditanam mengalami malafungsi.
  • Merusak implan koklea (telinga bagian dalam). Implan koklea adalahperangkat elektronik berukuran kecil yang membantu orang tuli atau yang tidak bisa mendengar dengan baik memahami ucapan dan suara di sekitar mereka.
  • Menyebabkan klip aneurisma otak bergerak akibat medan magnet yang kuat dari MRI. Ini dapat menyebabkan cedera parah.

Bicarakan dengan dokter atau teknisi MRI jika Anda memiliki kekhawatiran tentang peralatan yang ditanamkan yang dapat mengganggu MRI.

Dokter akan memberi tahu jika Anda tidak boleh menjalani MRI jantung karena adanya alat medis. Jika demikian, pertimbangkan untuk mengenakan gelang atau kalung ID medis atau membawa kartu peringatan medis yang menyatakan bahwa Anda tidak boleh menjalani MRI.

Jika Anda hamil, pastikan dokter mengetahuinya sebelum Anda menjalani MRI. Tidak ada efek berbahaya dari MRI selama kehamilan telah dilaporkan; tetapi, penelitian lebih lanjut tentang keamanan MRI selama kehamilan diperlukan.

Dokter atau teknisi akan memberi tahu apakah Anda perlu berganti ke gaun rumah sakit untuk tes. Jangan membawa alat bantu dengar, kartu kredit, perhiasan dan jam tangan, kacamata, pena, pekerjaan gigi yang dapat dilepas, atau apa pun yang bersifat magnetis di dekat mesin MRI.

Katakan kepada dokter jika berada di ruang yang cukup sempit atau terbatas menyebabkan Anda gelisah atau takut. Jika demikian, dokter mungkin memberi Anda obat untuk membantu Anda rileks. Dokter mungkin meminta Anda untuk berpuasa (tidak makan) selama 6 jam sebelum Anda meminum obat ini pada hari tes.

Beberapa mesin MRI jantung yang lebih baru terbuka di semua sisi. Jika Anda takut berada di ruang sempit atau terbatas, mintalah dokter untuk membantu Anda menemukan fasilitas yang memiliki mesin MRI terbuka.

Dokter akan memberi tahu apakah Anda perlu mengatur perjalanan pulang setelah tes.

Apa yang Diharapkan Selama MRI Jantung

Apa yang Diharapkan Selama MRI Jantung. Sumber: National Heart, Lung and Blood Institute / NIH

MRI jantung dilakukan di rumah sakit atau fasilitas pencitraan medis. Seorang ahli radiologi atau dokter lain yang memiliki pelatihan khusus dalam pencitraan medis mengawasi tes MRI. MRI jantung biasanya membutuhkan waktu 30 hingga 90 menit, tergantung pada berapa banyak gambar yang dibutuhkan. Tes mungkin membutuhkan waktu lebih sedikit dengan beberapa mesin MRI yang lebih baru.

Mesin MRI akan ditempatkan di ruang khusus yang mencegah gelombang radio mengganggu mesin. Ini juga mencegah medan magnet yang kuat dari mesin MRI mengganggu peralatan lain.

Mesin MRI tradisional terlihat seperti terowongan panjang dan sempit. Mesin MRI yang lebih baru (disebut sistem short-bore) lebih pendek, lebih lebar, dan tidak sepenuhnya mengurung Anda. Beberapa mesin yang lebih baru terbuka di semua sisi. Dokter akan membantu memutuskan jenis mesin yang terbaik untuk Anda. MRI jantung tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak berbahaya. Anda berbaring telentang di atas meja geser yang masuk ke dalam mesin seperti terowongan.

Teknisi MRI akan mengendalikan mesin dari kamar sebelah. Ia akan dapat melihat Anda melalui jendela kaca dan berbicara dengan Anda melalui pengeras suara. Katakan kepada teknisi jika Anda memiliki masalah pendengaran.

Mesin MRI mengeluarkan suara dengung yang keras, mengetuk, dan menderum. Beberapa fasilitas memungkinkan Anda mengenakan penutup telinga atau mendengarkan musik selama tes. Anda harus tetap diam selama MRI. Setiap gerakan dapat mengaburkan gambar. Jika Anda tidak bisa berbaring diam, Anda mungkin diberikan obat untuk membantu Anda rileks.

Teknisi mungkin meminta Anda menahan napas selama 10 hingga 15 detik setiap kali saat mengambil gambar jantung Anda. Para peneliti sedang mempelajari cara-cara yang akan memungkinkan seseorang menjalani MRI jantung tetap bernapas bebas selama tes, sementara tetap memperoleh kualitas gambar yang sama.

Agen kontras, seperti gadolinium, mungkin digunakan untuk menyoroti pembuluh darah atau jantung Anda dalam gambar. Substansi biasanya disuntikkan ke pembuluh darah di lengan Anda menggunakan jarum. Anda mungkin merasakan sensasi dingin selama injeksi dan ketidaknyamanan saat jarum dimasukkan. Gadolinium tidak mengandung yodium, sehingga tidak akan menimbulkan masalah bagi orang yang alergi terhadap yodium.

MRI jantung Anda mungkin termasuk tes stres untuk mendeteksi penyumbatan di arteri koroner Anda. Jika demikian, Anda akan mendapatkan obat-obatan lain untuk meningkatkan aliran darah di jantung Anda atau untuk meningkatkan detak jantung Anda.

Apa yang Diharapkan Setelah MRI Jantung

Anda akan dapat kembali ke rutinitas normal Anda setelah MRI jantung selesai.

Jika Anda minum obat untuk membantu Anda rileks selama tes, dokter akan memberi tahu kapan Anda dapat kembali ke rutinitas normal Anda. Obatnya akan membuat Anda mengantuk, jadi Anda membutuhkan seseorang untuk mengantar pulang.

Apa yang Diperlihatkan oleh MRI Jantung?

Magnetic Resonance Angiography. Sumber: National Heart Lung and Blood Institute (NIH)

Dokter yang mengawasi pemindaian Anda akan memberi dokter Anda hasil dari MRI jantung Anda. Dokter Anda akan mendiskusikan temuan dengan Anda.

MRI jantung dapat mengungkapkan berbagai penyakit dan kondisi jantung, seperti:

  • Penyakit jantung koroner
  • Kerusakan yang disebabkan oleh serangan jantung
  • Gagal jantung
  • Heart valve problems
  • Kelainan jantung bawaan (cacat jantung saat lahir)
  • Perikarditis (suatu kondisi di mana membran, atau kantung, di sekitar jantung Anda meradang)
  • Tumor jantung

MRI jantung adalah alat yang cepat dan akurat yang dapat membantu mendiagnosis serangan jantung. Tes ini dilakukan dengan mendeteksi area jantung yang tidak bergerak normal, mengalami suplai darah yang buruk, atau berparut.

MRI jantung juga dapat menunjukkan apakah ada arteri koroner yang tersumbat. Penyumbatan mencegah otot jantung Anda mendapatkan cukup banyak darah yang kaya oksigen, yang dapat menyebabkan serangan jantung.

Saat ini, angiografi koroner adalah prosedur yang paling lazim untuk melihat penyumbatan di arteri koroner. Angiografi koroner adalah prosedur invasif yang menggunakan sinar x dan pewarna berbasis yodium.

Para peneliti telah menemukan bahwa MRI jantung kadang-kadang dapat menggantikan angiografi koroner, menghindari kebutuhan untuk menggunakan radiasi sinar-x dan pewarna berbasis yodium. Penggunaan MRI ini disebut MR angiography (MRA).

Echocardiography (echo) adalah tes utama untuk mendiagnosis penyakit katup jantung. Namun, dokter mungkin juga merekomendasikan MRI jantung untuk menilai tingkat keparahan penyakit katup.

MRI jantung dapat menegaskan informasi tentang cacat katup atau memberikan informasi lebih rinci tentang penyakit katup jantung.

Informasi ini dapat membantu dokter merencanakan perawatan Anda. MRI juga mungkin dilakukan sebelum operasi katup jantung untuk membantu ahli bedah merencanakan operasi.

Peneliti menemukan cara-cara baru untuk menggunakan MRI jantung. Di masa depan, MRI jantung dapat menggantikan sinar x sebagai cara utama untuk memandu prosedur invasif seperti kateterisasi jantung.

Juga, perbaikan pada MRI jantung kemungkinan akan mengarah pada metode yang lebih baik untuk mendeteksi penyakit jantung di masa depan.

Apa Saja Risiko MRI Jantung?

Medan magnet dan gelombang radio yang digunakan dalam MRI jantung tidak memiliki efek samping. Metode pengambilan gambar organ dan jaringan ini tidak berisiko menyebabkan kanker atau cacat lahir.

Reaksi serius terhadap agen kontras yang digunakan selama beberapa tes MRI sangat jarang. Namun, efek samping mungkin terjadi termasuk yang berikut:

  • Sakit kepala
  • Nausea (merasa mual)
  • Pusing
  • Perubahan rasa
  • Reaksi alergi

Jarang terjadi, agen kontras dapat membahayakan orang yang mengidap penyakit ginjal atau hati yang parah. Substansi tersebut dapat menyebabkan penyakit yang disebut fibrosis sistemik nefrogenik.

Jika MRI jantung Anda termasuk tes stres, lebih banyak obat akan digunakan selama tes. Obat-obatan ini mungkin memiliki efek samping lain yang tidak diharapkan selama pemindaian MRI rutin, seperti:

  • Aritmia, atau detak jantung tidak teratur
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Palpitasi (perasaan jantung Anda berdetak kencang, berdebar, atau berdetak terlalu keras atau cepat)

Sumber: StoryMD

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?