Tes Fungsi Paru

Daftar Isi

Paru-paru adalah organ vital dalam sistem pernapasan manusia. Peran utama paru-paru adalah membawa udara dan mengalirkan oksigen ke aliran darah. Setelah dialirkan, oksigen bersirkulasi ke seluruh tubuh. Ada berbagai perangkat, juga mekanisme tubuh yang diperlukan dari struktur di luar organ paru-paru agar dapat bernapas dengan benar. Untuk bernafas, kita menggunakan otot diafragma, otot interkostal (yang berada di antara tulang rusuk), otot perut, dan otot di leher.

Paru-paru dalam tubuh tidak memiliki ukuran yang sama. Paru-paru sebelah kanan sedikit lebih lebar namun juga lebih pendek dari paru-paru di kiri. Paru-paru kanan lebih pendek karena harus memberi ruang bagi organ hati yang tepat di bawahnya. Paru-paru kiri lebih kecil karena harus memberi ruang bagi organ jantung. 

Biasanya, paru-paru pria bisa menampung lebih banyak udara daripada paru-paru wanita. Saat istirahat, paru-paru pria dapat menampung sekitar 750 cc udara, sementara paru-paru wanita dapat menampung sekitar 285 hingga 393 cc udara.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Tujuan Tes Fungsi Paru-Paru  

Tes fungsi paru-paru mencakup berbagai tes yang memeriksa seberapa baik paru-paru bekerja. Tes paling dasar adalah spirometri. Tes ini mengukur jumlah udara yang bisa disimpan paru-paru. Tes ini juga mengukur seberapa kuat seseorang dapat mengosongkan udara dari paru-paru. Spirometri digunakan untuk mendeteksi penyakit yang mempengaruhi jumlah volume paru-paru. Spirometri juga digunakan untuk mendeteksi penyakit yang mempengaruhi saluran udara, seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dan asma.

Tes volume paru-paru adalah tes fungsi paru-paru yang umum dilakukan. Test ini lebih tepat daripada spirometri dan digunakan untuk mengukur volume udara di paru-paru, termasuk udara yang tetap berada di ujung nafas normal. Selain itu, tes kapasitas mengukur seberapa mudah oksigen memasuki aliran darah. Tes latihan membantu mengevaluasi penyebab sesak napas. 

Siapa yang Membutuhkan Tes Fungsi Paru-Paru  

Organ paru-paru dapat memiliki berbagai masalah yang dapat berasal dari berbagai sumber seperti genetika, kebiasaan buruk, pola makan yang tidak sehat dan virus. Kondisi paru-paru yang paling umum adalah saluran udara reaktif atau asma, serta emfisema yang berhubungan dengan merokok. 

Berikut adalah beberapa penyakit yang ditimbulkan akibat gangguan dari fungsi organ paru-paru:

  • Asma 
    Asma adalah penyakit paru-paru di mana saluran udara di paru-paru meradang dan menyempit sehingga sulit bernafas. 
  • Kanker paru-paru 
    Kanker paru-paru kanker yang menghinggapi organ paru-paru. Penyakit ini adalah salah satu jenis kanker paling umum dan paling sering ditemui. Gejala kanker termasuk batuk darah, batuk yang tidak hilang, sesak napas, sakit dada, sakit kepala, suara serak, penurunan berat badan dan nyeri tulang.
  • Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
    Penyakit ini adalah penyakit paru jangka panjang yang mencegah seseorang untuk bernapas dengan normal karena lendir yang berlebih atau degenerasi paru-paru. Bronkitis kronis dan emfisema dianggap sebagai penyakit PPOK. Merokok adalah salah satu penyebab utama penyakit ini. Penderita PPOK perlu mendapatkan transplantasi paru-paru untuk menyelamatkan hidup. Penelitian juga sedang dilakukan pada menumbuhkan paru-paru baru dari sel induk. Saat ini, sel-sel induk yang diekstraksi dari darah atau sumsum tulang pasien digunakan sebagai pengobatan untuk menyembuhkan jaringan paru-paru yang rusak.
  • Infeksi Paru-Paru
    Penyakit infeksi paru-paru seperti bronkitis atau pneumonia biasanya disebabkan oleh virus, tetapi juga dapat disebabkan oleh organisme seperti bakteri dan jamur. Beberapa infeksi paru-paru yang parah atau kronis dapat menyebabkan cairan di paru-paru dan gejala lainnya seperti pembengkakan kelenjar getah bening, batuk darah dan demam yang berkepanjangan.
  • Kelebihan Berat Badan
    Berat badan juga dapat mempengaruhi kinerja paru-paru. Berat badan yang berlebih dapat mengurangi efisiensi kerja organ paru-paru juga organ pendukung lainnya dalam proses pernapasan.

Estimasi Biaya Tes Fungsi Paru-Paru  

Biaya tindakan tes fungsi paru-paru bermacam-macam tergantung dari pada rumah sakit dan klinik yang menyediakan prosedur tersebut. Tiap-tiap rumah sakit dan klinik biasanya memiliki berbagai paket pelayanan yang bisa dipilih oleh pasien tergantung pada kebutuhan diagnosis juga kemampuan finansial pasien. 

Di Indonesia, prosedur tes fungsi paru-paru berkisar mulai dari Rp150.000. Beberapa rumah sakit ada yang menawarkan harga di atas rentang tersebut, dengan pertimbangan opsi yang lebih beragam tentunya. 

Untuk mendapatkan detail biaya pemeriksaan fungsi paru-paru di dalam dan luar negeri, silakan hubungi Smarter Health.

Sebelum Tes Fungsi Paru-Paru  

Secara umum, tidak ada persiapan khusus sebelum melakukan prosedur tes fungsi paru-paru. Namun pasien tetap perlu melakukan berbagai tahap, baik itu administratif maupun medis.  

  • Pasien perlu membuat janji dengan dokter untuk melakukan tes fungsi paru-paru. Pasien dan dokter juga bisa berkonsultasi mengenai prosedur ini. 
  • Informasikan kepada dokter jika memiliki peka atau alergi terhadap obat apa pun.
  • Informasikan kepada dokter obat-obatan yang sedang digunakan baik umum atau pun resep dokter, baik medis atau pun herbal.
  • Informasikan rekam medis pada dokter, terutama pada penyakit yang berkaitan dengan sistem pernafasan
  • Bila sudah pernah melakukan tes fungsi paru-paru sebelumnya dengan dokter di rumah sakit yang berbeda, maka pasien perlu memberikan informasi hasil tes dan waktu tes nya untuk mendapatkan gambaran akurat mengenai perubahan kondisi pasien.
  • Bagi pasien perokok aktif, maka ada baiknya menghentikan dulu kebiasaan merokok sebelum melakukan tes.

Selama Tes Fungsi Paru-Paru  

Untuk mendeteksi apakah paru-paru masih bekerja dengan baik, maka diperlukan berbagai jenis tes. Tes ini bisa dilakukan bertahap, namun, bisa juga dilakukan selektif, tergantung kebutuhan diagnosis dokter. 

  • Tes Kapasitas Difusi
    Pada tes ini, pasien akan berada dalam kondisi duduk dan dokter akan menginstruksikan pasien untuk menghirup gas-gas tertentu seperti helium, karbon dioksida dan oksigen. Hal ini untuk mengetahui seberapa baik kerja alveoli pada paru-paru.
  • Spirometri
    Tes ini menggunakan alat yang nantinya dapat membaca kondisi paru-paru pasien berdasarkan nafas dan tekanan yang dihembuskan dari mulut pasien. Cara pengoprasiannya sangat mudah, pasien hanya perlu melakukan beberapa kali pernafasan seperti yang diperintahkan dokter ke mesin spirometri. 
  • Tes Plethysmography
    Tes ini digunakan untuk mengukur seberapa baik paru-paru dapat berfungsi menyimpan udara. Pasien berada di sebuah bilik khusus yang biasanya berdinding kaca, lalu dokter berada di seberang untuk mengoperasikan alat dan memberikan instruksi pada pasien. 
  • Tes Latihan

Tes ini digunakan untuk mengukur seberapa kuat paru-paru dan jantung dalam kondisi fisik tertentu. Biasanya pasien akan berlari dengan treadmill dan dokter akan mengevaluasi kondisi pasien per periodik.

Sesudah Tes Fungsi Paru-Paru  

Durasi waktu tes sangat bergantung pada metode apa yang digunakan. Umumnya, dokter akan melakukan berbagai evaluasi dan melakukan berbagai percobaan berulang kali untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Memahami Hasil Tes Paru-Paru  

Hasil tes umumnya akan segera keluar sesaat pasien selesai melakukan tes. Namun, bila hasil tes ditemukan adanya indikasi keluhan berlanjut, maka dokter akan meminta pasien untuk melakukan serangkaian tes lain yang bisa saja menjadi gejala adanya penyakit pada organ lain.

Resiko Menjalankan Tes Fungsi Paru-Paru  

Keuntungan utama tes paru-paru adalah dokter dapat menjadikan data hasil dari tes tersebut untuk kebutuhan diagnosis. Hal tersebut penting sekali agar pasien mendapatkan pengobatan yang tepat. Sementara, resiko dari tes paru-paru tergolong kecil. Dari seluruh metode yang disebutkan, hampir semua menggunakan mesin untuk mendeteksi kualitas paru-paru pasien.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?