Toleransi Glukosa Oral (TTGO)

Daftar Isi

Oral glucose tolerance test (OGTT) atau toleransi glukosa oral (TTGO) adalah tes yang dilakukan sebagai standar untuk mendiagnosis diabetes sekaligus mengukur kemampuan glukosa yang merupakan sumber energi utama pada tubuh manusia. Tes ini masih umum dilakukan, terutama saat masa kehamilan guna mendiagnosis adanya diabetes gestasional. 

Secara definisi, diabetes gestasional adalah diabetes yang sangat mungkin muncul pada masa kehamilan. Biasanya kondisi ini hanya berlangsung sampai proses melahirkan usai. Umumnya tes ini dilakukan pada minggu ke-24 sampai ke-28 kehamilan. 

Tes toleransi glukosa oral tidak sekadar mendeteksi diabetes gestasional, tetapi juga dapat mendeteksi prediabetes dan diabetes. Tes ini sangat direkomendasikan bagi orang dewasa yang memiliki risiko diabetes atau yang sudah diduga menderita diabetes. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Cara Kerja TTGO (Toleransi Glukosa Oral)

Apakah Anda hendak melakukan tes toleransi glukosa oral? Jika iya, ada beberapa hal penting yang menjadi bagian dari cara kerja TTGO, di antaranya:

  • Puasa

Dengan melakukan tes toleransi glukosa oral, Anda harus berpuasa setidaknya 8 jam atau lebih, asalahkan tidak lewat dari 16 jam. Jadi, Anda perlu mempersiapkan diri agar tubuh tidak mengalami syok, terutama jika sedang dalam masa kehamilan. 

  • Uji Laboratorium

Selama dua jam proses tes toleransi glukosa oral akan digunakan untuk menguji kadar diabetes. Penyedia layanan kesehatan akan mengambil darah laboratorium untuk menguji seberapa banyak kadar glukosa darah puasa. Kemudian penyedia layanan akan meminta Anda meminum 8 ons larutan glukosa yang mengandung 75 gram gula. 

  • Pengambilan Sampel Darah

Kemudian Anda diminta untuk menunggu di kantor selama kurang lebih 2 jam sambil menunggu penyedia layanan kesehatan akan datang mengambil sampel darah hingga 4 kali pada kurun waktu yang berbeda-beda setelah mengonsumsi gula. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengukur glukosa darah.

Estimasi Biaya Toleransi Glukosa Oral (TTGO)

Total biaya yang perlu dikeluarkan untuk melakukan tes tergantung tipe diabetes, seperti tes glukosa puasa, glukosa kurva harian, HbA1c, insulin, dan TTGO

Namun, di Indonesia estimasi biaya tes toleransi glukosa oral sendiri dibanderol mulai dari Rp40.000 untuk satu kali tes. Tidak ada persiapan khusus untuk puasa selain puasa yang dilakukan secara optimal sekitar 8-12 jam lamanya. Saat puasa tidak diperkenankan untuk makan atau minum, kecuali minum air putih.

Berbeda halnya dengan tes HbA1c (hemoglobin A1c) yang merupakan pemeriksaan guna mengukur kadar HbA1c atau hemoglobin terglikosilasi. Estimasi biaya yang diberikan untuk satu kali tes di Indonesia mulai dari Rp200.000.

Untuk perhitungan biaya toleransi glukosa oral (TTGO) lebih akurat di dalam atau luar negeri, hubungi Smarter Health.

Sebelum Melakukan Toleransi Glukosa Oral (TTGO)

Langkah pertama sebelum mulai melakukan tes toleransi glukosa oral adalah dengan memastikan pola makan yang teratur selama beberapa hari sebelum melakukan tes. Saat konsultasi dengan dokter, jelaskan dengan detail apakah Anda sedang mengonsumsi obat tertentu atau tidak. Hal ini bertujuan agar hasil tes benar-benar murni tanpa intervensi dari obat-obatan tersebut.

Sebelum melakukan tes, Anda diminta untuk melakukan aktivitas seperti biasa, termasuk dalam hal makan dan minum. Lalu seperti yang disebutkan sebelumnya, Anda diminta untuk menjalankan puasa selama 8 hingga 12 jam lamanya dengan tidak diperbolehkan makan dan minum lagi.

Pada keesokan harinya Anda akan melakukan tes di pagi hari yang memang umum dilakukan oleh pasien TTGO. Dengan catatan, Anda tidak boleh merokok dan mengonsumsi kafein. Jika sudah mengikuti anjuran sebelum melakukan tes toleransi glukosa oral , berarti Anda sudah siap lanjut ke tahap berikutnya.

Saat Melakukan Toleransi Glukosa Oral (TTGO)

Berikut serangkaian tes yang dilakukan saat tes toleransi glukosa oral atau TTGO: 

  • Pertama-tama dokter akan mengambil darah Anda sebagai sampel. Perlu diketahui bahwa darah ini adalah darah saat Anda menjalankan puasa yang nantinya akan dibandingkan dengan tahap selanjutnya.
  • Setelah itu Anda akan diberikan minuman manis, seperti larutan glukosa sekitar 75 gram. Sebaiknya larutan ini segeran Anda minum supaya bisa segera lanjut ke tahap berikutnya.
  • Setelah 1 hingga 2 jam, penyedia layanan akan mengambil darah Anda untuk dijadikan sampel kedua. Darah ini merupakan darah sesudah Anda meminum larutan glukosa. Terkadang penyedia layanan sampai mengambil hingga 4 kali dalam kurun waktu tertentu.

Sesudah Melakukan Toleransi Glukosa Oral (TTGO)

Menjalankan puasa selama beberapa belas jam, kemudian melakukan serangkaian tes tentu membuat tubuh Anda terasa lemas yang biasanya diikuti dengan pusing. Setelah selesai melakukan tes toleransi glukosa oral, disarankan untuk makan dan minum seperti biasa. Tujuannya untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang sehingga kembali berenergi. 

Memahami Hasil Toleransi Glukosa Oral (TTGO)

Bagaimana memahami hasil TTGO? Tes toleransi glukosa oral yang sudah kamu lakukan dapat menyebabkan salah satu dari diagnosis berikut ini:

  • Respons Normal

Seseorang dapat dikatakan memiliki respons normal ketika kadar glukosa setelah dua jam kurang dari 140 mg/dL dan semua angka yang tertera selama 0-2 jam kurang dari 200 mg/dL.

  • Gangguan Toleransi Glukosa

Seseorang dapat dikatakan memiliki gangguan toleransi glukosa jika kadar glukosa selama puasa kurang dari 126 mg/dL dan kadar glukosa selama dua jam yakni 140-199 mg/dL. Kondisi ini disebut dengan istilah prediabetes, karena orang dengan gangguan toleransi glukosa memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes.

  • Diabetes

Seseorang dapat dikatakan diabetes ketika hasil dari dua tes diagnostik yang dilakukan pada hari yang berbeda menunjukkan bahwa kadar glukosa darah di dalam tubuh tinggi. Ini berarti kadar setelah dua jam lebih besar dari 200 mg/dL atau kadar glukosa selama puasa tercatat lebih dari 126 mg/dL. Lalu tingkat HbA1c yakni 65% atau lebih. Hal ini semakin menguatkan diagnosis diabetes melitus.

  • Diabetes Selama Kehamilan

Seorang wanita hamil dikatakan menderita diabetes jika memiliki kadar glukosa selama puasa lebih dari 92 mg/dL atau kadar glukosa setelah dua jam lebih besar dari 153 mg/dL.

Efek Samping Toleransi Glukosa Oral (TTGO)

TTGO adalah tes yang aman untuk Anda dan bayi Anda (bagi wanita hamil). Meski TTGO tidak memiliki risiko efek samping yang berarti, tetapi tetap saja ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan. 

Dalam satu hari, penyedia layanan telah mengambil sampel darah Anda beberapa kali. Perhatikan tanda-tanda infeksi, seperti adanya kemerahan dan pembengkakan di sekitar lokasi tubuh Anda yang disuntik. Infeksi ini biasanya diikuti dengan gejala demam atau bahkan pingsan karena tidak makan seharian. Makanya sangat disarankan untuk makan dan minum kembali seperti biasa setelah rangkaian TTGO berakhir. 

Sebagian orang akan mengalami efek samping TTGO karena larutan glukosa yang sulit ditoleransi, terutama orang yang memiliki kadar gula lebih tinggi. Berikut beberapa efek samping yang mungkin akan dirasakan, di antaranya:

  • Mual.
  • Diare.
  • Sembelit.
  • Sakit perut.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?