In Vitro Fertilization

DO’s & DON’Ts Selama Program Bayi Tabung

Sebarkan info ini:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

Meski tingkat keberhasilan program bayi tabung relatif tinggi dibandingkan dengan perawatan infertilitas lainnya, kesuksesannya tetap tidak bersifat mutlak dan bergantung pada kondisi kesehatan masing-masing pasangan.

Apa itu program bayi tabung (in-vitro fertilization)?

Bagi yang belum tahu, program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) adalah metode medis alternatif bagi pasangan yang mengalami masalah infertilitas karena berbagai macam faktor. Tidak seperti proses pembuahan yang terjadi secara natural, proses pembuahan yang terjadi bersifat rekayasa dan dilakukan di luar tubuh wanita. 

Tertarik ikut bayi tabung? Mesti tahu dulu prosedur sebelum hingga setelah program bayi tabung.

Butuh rekomendasi rumah sakit, dokter atau estimasi bayi tabung di dalam dan luar negeri? Hubungi Smarter Health.

Siap jalani program? Pahami lebih dalam do’s & dont’s selama program bayi tabung:

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Yang Perlu Dilakukan Selama Program Bayi Tabung

1. Lakukan: Sebelum Program Bayi Tabung

Perhatikan pola makan 

Sebelum menjalani program bayi tabung (IVF), disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Metode diet yang umum digunakan sebelum menjalani program bayi tabung adalah diet Mediterania

Menurut hasil riset, diet ini dapat meningkatkan tingkat keberhasilan program bayi tabung, terkhusus bagi para perempuan dengan berat badan normal yang berusia di bawah 35 tahun. Studi juga menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang sehat dapat mengurangi rasa sakit selama menjalani program bayi tabung.

Diet Mediterania sendiri merupakan pola makan dengan aturan dasar sebagai berikut.

  • Banyak mengonsumsi buah dan sayuran segar.
  • Mengganti produk susu menjadi produk rendah lemak.
  • Mengonsumsi protein rendah lemak seperti ikan atau ayam.
  • Ganti garam dengan rempah-rempah alami ketika memasak.
  • Mengonsumsi makanan gandum seperti quinoa, farro, dan pasta gandum.
  • Hindari mengonsumsi daging merah, gula, biji-bijian olahan, dan makanan cepat saji.
  • Mengonsumsi lemak sehat seperti alpukat, minyak zaitun extra virgin, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Namun, perlu diingat bahwa sebaiknya pergantian pola makan dilakukan secara bertahap agar memberikan waktu untuk tubuh beradaptasi. Mengingat bahwa pola makan yang sehat juga berpengaruh terhadap kualitas dan kesehatan sperma, diet ini juga dianjurkan tidak hanya bagi perempuan namun juga bagi pria.

Konsumsi suplemen

Untuk mendukung kehamilan yang relatif masih muda, ada baiknya mengonsumsi vitamin pra-kehamilan mulai dari 30 hari atau beberapa bulan sebelum siklus bayi tabung mulai. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan asam folat.

Asam folat adalah vitamin penting yang melindungi otak dan menghindari pembentukan tulang belakang tidak sempurna pada fetus. Vitamin-vitamin pra-kelahiran juga dapat meningkatkan kesehatan sperma pria.

Konsumsi minyak ikan juga direkomendasikan, karena dapat mendukung perkembangan embrio. Jika kadar vitamin D dalam tubuh Anda cukup rendah, dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D sebelum siklus bayi tabung dimulai. Kadar vitamin D yang terlalu rendah dalam tubuh ibu mempunyai hubungan dengan autisme.

Cukup Tidur

Tidur memiliki hubungan yang erat dengan tingkat kesuburan. Sebuah studi menunjukkan bahwa perempuan yang tidur selama 7 hingga 8 jam setiap malam memiliki kemungkinan kehamilan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan yang tidur selama kurang atau lebih dari 7 hingga 8 jam setiap malam.

Hormon melatonin yang mengatur tidur, juga ada hubungannya dengan reproduksi. Kadar hormon ini memuncak pada pukul 9 malam serta pada pukul 12 tengah malam. Dengan demikian, waktu yang ideal untuk tertidur adalah antara pukul 10 hingga 11 malam.

Jika Anda mengalami kesulitan tidur, dapat melakukan hal-hal berikut ini.

  • Mandi dengan air hangat.
  • Menurunkan suhu ruangan.
  • Melakukan peregangan tubuh sebelum tidur.
  • Menghindari makan pada 2 hingga 3 jam sebelum waktu tidur.
  • Mendengarkan musik bertempo lambat agar lebih rileks.
  • Menghindari konsumsi kafein sejak 4 hingga 6 jam sebelum waktu tidur.
  • Membatasi waktu di depan layar perangkat digital setidaknya 30 menit sebelum tidur.

2. Lakukan: Selama Program Bayi Tabung

  • Memastikan tidur cukup.
  • Melakukan olahraga low-impact. 
  • Menghindari alkohol dan rokok tembakau serta vape.
  • Memastikan tubuh tidak kekurangan cairan dengan minum yang cukup.
  • Ketahui bahwa banyak kehamilan dari program bayi tabung yang baru terjadi setelah melakukan beberapa siklus. Jangan menyerah jika siklus pertama belum membuahkan hasil.

3. Lakukan: Setelah Program Bayi Tabung

  • Hindari segala macam bentuk stres karena stres dapat mempengaruhi kehamilan dan janin.
  • Sebagai tambahan dari tidur yang cukup selama kurang lebih 7 hingga 8 jam, tambah dengan tidur siang singkat selama 30 hingga 45 menit. Agar Anda lebih segar, sehingga terjaga dan fokus sepanjang hari.

Yang Mesti Dihindari Saat Program Bayi Tabung

1. Hindari: Sebelum Program Bayi Tabung

Menggunakan produk-produk berbahan kimia berbahaya

Kontak dengan beberapa bahan kimia dalam frekuensi yang tinggi dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi dan perkembangan sebelum melahirkan.

Jika bahan kimia ini terdapat dalam produk yang sering atau butuh Anda gunakan, pertimbangkan untuk menggantinya dengan produk alternatif yang menggunakan bahan-bahan natural:

  • Formaldehyde, biasanya terdapat di cat kuku.
  • BPA, biasanya ada di kemasan makanan.
  • Dioxins, biasanya ada di daging, produk olahan susu, serta tanah liat.
  • Phthalates, umumnya ada di plastik dan kosmetik yang mengandung wewangian.
  • Parabens, triclosan, dan benzophenone bisa ditemukan pada pelembab, kosmetik, serta sabun.

Mengonsumsi makanan mentah

Sebelum ikut program bayi tabung sebaiknya mengurangi konsumsi makanan mentah seperti telur setengah matang serta makanan lain yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

Melakukan hubungan seksual 

Pada 3 hingga 4 hari sebelum masa pengambilan sperma, pria sebaiknya menghindari ejakulasi. Hal ini agar sperma yang berkualitas baik tersimpan dalam tubuh dan dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan program bayi tabung.

2. Hindari: Selama Program Bayi Tabung

Berolahraga kardio

Kardio merupakan jenis olahraga dengan intensitas tinggi, mengingat tujuannya untuk meningkatkan detak jantung hingga membakar lemak. Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk berolahraga kardio pada perempuan yang sedang menjalani program bayi tabung.

Mengonsumsi obat-obatan

Bagi yang sedang dalam siklus bayi tabung, hindari mengonsumsi obat-obatan dalam bentuk apapun termasuk obat yang dengan mudah didapat tanpa resep dokter tanpa konsultasi terlebih dahulu.

Hindari berada di bawah sinar matahari terik

Baik perempuan maupun pria sebaiknya menghindari paparan sinar matahari terik. Tidak hanya itu, aktivitas apapun yang memaparkan panas hingga kadar ekstrem serta radiasi dapat mengurangi tingkat kesuburan.

3. Hindari: Setelah Program Bayi Tabung

Menggunakan tampon

Akan ada kemungkinan risiko pendarahan ringan setelah menjalani program bayi tabung terutama setelah proses pengambilan sel telur. Hindari penggunaan tampon saat pendarahan dan gunakanlah pembalut dan jaga kebersihannya.

Berendam dengan air panas

Untuk mengurangi risiko keguguran dan risiko lain yang berhubungan dengan kesuburan, hindari berendam dengan air panas atau melakukan sauna setelah embrio terbentuk dari hasil pertemuan sel telur dan sperma dan kembali dimasukkan ke dalam rahim. Dua kegiatan ini memiliki kecenderungan untuk meningkatkan temperatur tubuh dan dapat mengakibatkan komplikasi yang dapat dihindari.

Mengonsumsi alkohol

Studi menunjukkan bahwa pada perempuan yang mengonsumsi alkohol lebih dari 4 kali per minggu memiliki kemungkinan kesehatan kehamilan 21% lebih rendah. Terutama setelah proses transfer embrio ke dalam rahim, alkohol tidak boleh diminum sama sekali demi kesehatan janin.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

  • Rekomendasi dokter/rumah sakit
  • Buat janji dokter spesialis
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Cari paket medical check up

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Kirim Pesan WhatsApp
1
Kirim Pesan WhatsApp
Cari rekomendasi dokter, cek jadwal atau estimasi biaya? Hubungi kami via WhatsApp berikut!
Powered by