Gagal Jantung

Gagal Jantung, Tangani Sebelum Terlambat

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Istilah gagal jantung terdengar seakan-akan organ jantung tidak bekerja sama sekali. Sebenarnya, gagal jantung adalah kondisi organ jantung yang tidak mampu memompa darah sebagaimana mestinya. 

Gagal jantung kongestif adalah jenis serangan jantung yang membutuhkan pertolongan medis tepat waktu, meski terkadang kedua istilah tersebut digunakan secara bergantian.

Ini merupakan kondisi kesehatan yang serius dan biasanya tidak bisa diobati. Namun, kondisi ini bisa dicegah dengan mengonsumsi obat-obatan, menerapkan gaya hidup sehat, dan mengetahui tanda-tandanya sejak dini. 

Apa saja gejala gagal jantung? Simak selengkapnya di bawah ini.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Apa Itu Gagal Jantung?

Sebelum mengetahui apa saja gejala gagal jantung, Anda harus paham dulu apa itu gagal jantung.

Gagal jantung adalah kondisi kronis dan progresif dimana otot jantung tidak mampu memompa cukup darah untuk menghasilkan oksigen yang dibutuhkan tubuh. Dengan kata lain, kondisi serangan jantung menandakan bahwa organ jantung tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik. 

Tubuh Anda bergantung pada kualitas pemompaan jantung untuk mengalirkan darah yang kaya oksigen dan nutrisi ke seluruh sel-sel tubuh. Saat kebutuhan nutrisi sel tubuh terpenuhi, tubuh Anda akan berfungsi normal. 

Sedangkan orang yang mengalami gagal jantung tidak dapat mengalirkan pasokan darah ke sel-sel tubuh. Ini berpotensi menyebabkan tubuh lelah, sesak napas, dan beberapa penderita terbatuk. Penyakit gagal jantung membuat Anda sulit melakukan kegiatan sehari-hari, seperti berjalan kaki dan menaiki anak tangga.

Reaksi Tubuh saat Gagal Jantung

Pada awalnya, jantung bekerja dengan:

  • Memperbesar. Peregangan jantung memicu kontraksi lebih kuat dan memenuhi permintaan untuk memompa lebih banyak darah. Seiring waktu, kondisi ini menyebabkan jantung membesar.
  • Memompa lebih cepat. Kemampuan memompa ini bermanfaat untuk meningkatkan heart’s output, merupakan volume darah yang dipompa oleh jantung melalui sistem peredaran darah setiap satu menit. 
  • Mengembangkan lebih banyak massa otot. Peningkatan massa otot bisa terjadi karena kontraksi sel-sel jantung. Kondisi ini memungkinkan jantung untuk memompa lebih cepat dan kuat.

Tubuh Anda akan mencoba mengimbanginya dengan cara:

  • Pembuluh darah menyempit untuk menjaga tekanan darah tetap tinggi.
  • Tubuh mengalihkaan dari jaringan dan organ yang kurang berkaitan dengan jantung dan otak, seperti ginjal.

Ini hanya tindakan sementara untuk menutupi masalah serangan jantung, bukan menyelesaikan masalah. Gagal jantung akan terus berlanjut dan semakin memburuk sampai tubuh tidak mampu mengimbanginya lagi. Ini berisiko menyebabkan masalah pernapasan atau kondisi fatal lainnya. 

Gejala Gagal Jantung

Menurut dr. Lee Li Ching, dokter spesialis jantung di HSC Medical Centre, ada beberapa penyebab gagal jantung kongestif, di antaranya:

  • Masalah tiroid.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Masalah katup jantung.
  • Penyumbatan pembuluh darah.

Penting untuk mengetahui penyebab gagal jantung sebelum memutuskan jenis pengobatan yang harus dilakukan. 

Tapi untuk saat ini, Anda bersama dokter bisa mengatasi gejalanya sedini mungkin. Berikut gejala gagal jantung yang perlu Anda waspadai.

1. Jantung Tidak Mampu Bekerja dengan Normal

Jantung dapat dikatakan sehat dan bekerja normal ketika mereka mampu memompa dengan kuat dan berukuran lebih besar dari kepalan tangan. Organ jantung yang sehat akan memompa darah terus-menerus dan mengalirkannya melalui sistem peredaran darah. 

Jantung memiliki empat ruang yang terbagi menjadi dua di kanan dan dua di kiri. Dua ruang atas disebut atrium (serambi jantung) dan dua ruang bawah disebut ventrikel (bilik jantung).

Serambi kanan mengambil darah yang kekurangan oksigen dari seluruh tubuh dan mengirimkannya melalui bilik kanan sehingga darah mengandung oksigen di paru-paru. 

Kemudian darah yang mengandung oksigen akan mengalir dari paru-paru ke serambi kiri, lalu masuk ke bilik kiri jantung untuk dipompa ke seluruh tubuh. Keempat ruang tersebut harus berdenyut secara teratur agar organ jantung berfungsi dengan baik.

2. Mengalami Dispnea

Dispnea merupakan istilah medis dari sesak napas. Orang yang mengalami gagal jantung umumnya menderita sesak napas selama beraktivitas, saat beristirahat, atau bahkan saat tidur. 

Sesak napas terjadi secara tiba-tiba dan membangunkan Anda saat tengah tertidur pulas. Gejala ini diikuti dengan tanda-tanda:

  • Sering kesulitan bernapas saat baring telentang.
  • Perlu menopang tubuh bagian atas dan kepala menggunakan dua bantal. 
  • Sering merasa lelah saat bangun tidur, merasa cemas, dan gelisah tanpa sebab yang jelas.

3. Sering Batuk Berlendir

Orang yang menderita gagal jantung mungkin akan batuk terus-menerus. Mereka akan batuk yang menghasilkan lendir berwarna putih atau merah jambu. Penyakit ini sering disebut cardiac cough dan sering terjadi pada penderita gagal jantung kongestif. 

Cardiac cough dapat terjadi karena penumpukan cairan di paru-paru. Saat paru-paru tersumbat, cairan yang berlebih akan bocor di alveoli dan batuk adalah respon alami tubuh terhadap penyumbatan saluran pernapasan ini. 

Kondisi ini sebagai isyarat bahwa Anda harus membersihkan saluran bronkial dalam upaya meredakan penyumbatan, terutama batuk berlendir dan sering terjadi.

4. Penumpukan Cairan Berlebih di Jaringan Tubuh

Gejala gagal jantung yang berikutnya yakni penumpukan cairan berlebih. Edema adalah istilah pembengkakan yang disebabkan akibat kelebihan cairan yang terperangkap di jaringan tubuh, seperti pada tangan, lengan, kaki, dan pergelangan kaki.

Pembengkakan ini sangat mungkin dialami oleh penderita serangan jantung yang biasanya diikuti dengan penambahan berat badan. 

Kondisi ini terjadi karena perlambatan aliran darah yang keluar dari jantung yang mengakibatkan darah masuk kembali ke jantung lewat vena. Inilah alasan mengapa bisa terjadi penumpukan cairan di jaringan tubuh. 

Organ ginjal yang tidak mampu membuang natrium dan air juga bisa menjadi salah satu penyebabnya.

5. Merasa Lelah Sepanjang Hari

Perasaan lelah berkepanjangan dan mengalami kesulitan saat menjalani aktivitas sehari-hari, seperti berbelanja, berjalan kaki, atau menaiki anak tangga merupakan salah satu gejala serangan jantung.

Penyakit ini menyebabkan jantung tidak mampu memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen di setiap jaringan tubuh. Alhasil, tubuh mengalihkan darah dari organ-organ seperti otot di tungkai dan mengirimkannya ke jantung dan otak. Inilah yang menyebabkan tubuh terasa lelah sepanjang hari.

6. Mual dan Nafsu Makan Menurun

Perasaan kenyang dan mual kerap dialami oleh penderita gagal jantung. Sistem pencernaan hanya menerima sedikit pasokan darah yang menyebabkan masalah pada pencernaan. 

Jangan biarkan kondisi ini semakin parah. Makan beberapa kali sehari dalam porsi kecil bisa membantu. Pilih menu makanan favorit Anda dan makanan yang mudah dicerna. Namun, jangan terlalu memaksakan diri untuk makan, karena hanya akan menimbulkan perasaan tidak nyaman.

7. Jantuk Berdetak Kencang

Masalah pada penderita gagal jantung yaitu ketidakmampuan jantung untuk memompa cukup darah setiap berdetak. Mereka akan berdetak lebih cepat untuk memompa lebih banyak darah setiap kali berdenyut. 

Otak akan memberi sinyal pada jantung untuk berdetak lebih cepat dengan mengirim pesan melalui sistem listrik jantung, yaitu sistem yang mengontrol irama dan kecepatan detak jantung. 

Pemeriksaan jantung secara rutin ke dokter sangat penting. Mekanisme tubuh mengimbangi serangan jantung tidak akan disadari sampai bertahun-tahun sampai kondisinya semakin parah. 

Smarter Health menyediakan layanan gratis untuk membuat janji temu dengan dokter spesialis jantung, salah satunya adalah dr. Lee Li Ching dari HSC Medical Centre Malaysia. Anda juga bisa melakukan tele-konsultasi dengan dr. Lee Li Ching di Smarter Health kapan pun  saat Anda membutuhkannya.Punya pertanyaan lain seputar penyakit gagal jantung? Tanyakan langsung dengan dr. Lee Li Ching disini.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?