infeksi saluran kencing

Infeksi Saluran Kencing: Pengobatan dan Pencegahannya

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Infeksi saluran kencing atau infeksi saluran kemih (ISK) adalah serangan infeksi bakteri pada saluran kencing bagian bawah yang meliputi kandung kemih dan uretra. 

Normalnya, bakteri keluar bersama urine saat buang air kecil, tetapi bakteri yang tersisa menimbulkan infeksi.

Penyakit ISK bisa menyerang pria dan wanita. Anak kecil maupun orang dewasa pun berisiko mengidap infeksi ini. 

Jika Anda merasa nyeri tiap kali kencing, segeralah konsultasi ke dokter spesialis saluran kemih (urologi), agar memastikan itu bukan infeksi.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Gejala Infeksi Saluran Kencing pada Orang Dewasa

Pertama-tama pahami gejala infeksi saluran kencing yang mungkin Anda rasakan. Meski penyakit ini lebih sering menyerang wanita, tetapi tetap waspada jika pria merasakan gejala berikut:

  • Warna urine gelap.
  • Aroma urine berbau tidak sedap.
  • Meningkatnya frekuensi buang air kecil.
  • Demam dan tubuh terasa tidak nyaman.
  • Hanya ada sedikit urine yang keluar saat buang kecil.
  • Nyeri dan rasa seperti terbakar setiap buang air kecil.
  • Panggul dan perut bagian bawah terasa tidak nyaman.
  • Hematuria, terdapat sel darah merah (eritrosit) di urine.

Gejala Infeksi Saluran Kencing pada Anak-anak

Pada beberapa kasus, gejala infeksi saluran kencing anak-anak dengan orang dewasa berbeda. Berikut gejala infeksi saluran kencing pada anak-anak:

  • Mual dan muntah.
  • Tidak nafsu makan.
  • Sering rewel sepanjang hari.
  • Demam dan tidak enak badan.
  • Sering mengompol, terutama di siang hari.
  • Daya tahan tubuh rendah dan mudah lelah.

Penyebab Infeksi Saluran Kencing Pada Pria

Bakteri Escherichia coli (E. coli), Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, dan Staphylococcus aureus adalah penyebab infeksi saluran kencing pada pria dan wanita. 

Kasus ISK pada pria memang jarang terjadi, tetapi ada beberapa faktor lain yang menjadi penyebab infeksi saluran kencing pada pria, seperti:

  • Pria berusia > 50 tahun. 
  • Menderita penyakit diabetes.
  • Menderita penyakit batu ginjal.
  • Pernah menjalani operasi saluran kemih.
  • Mengalami pembesaran prostat jinak, di mana terjadi pembengkakan kelenjar prostat. 
  • Menggunakan bantuan kateter untuk mengosongkan kandung kemih.
  • Sistem kekebalan tubuh rendah.
  • Pernah melakukan seks anal, karena bentuk hubungan seks ini tergolong berbahaya dan berisiko melukai jaringan di dalam anus.

Ada pun penyebab lain dari infeksi saluran kencing pria, yaitu:

  • Efek samping kemoterapi.
  • Rendahnya sistem kekebalan tubuh akibat penyakit HIV atau kemoterapi.
  • Penyakit lain, seperti diabetes, batu kandung kemih, dan pembengkakan kelenjar prostat.
  • Terjadi iritasi akibat zat kimia yang terkandung di dalam sabun atau spermisida (metode kontrasepsi).

Infeksi saluran kencing lebih rentan terjadi pada pria yang tidak menjaga kebersihan organ intim dan pria yang belum disunat. 

Namun untuk mengetahui penyebab pasti infeksi, hubungi dokter spesialis saluran kemih (urologi).

Pencegahan Infeksi Saluran Kencing Pria

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Infeksi saluran kencing pada pria bisa terjadi untuk kedua kalinya jika Anda tidak waspada dengan penyebab dan faktor risiko lainnya. 

Cegah infeksi saluran kencing dengan langkah-langkah berikut ini:

  • Jangan menahan kencing jika ingin buang air kecil.
  • Jaga kebersihan area penis agar tetap kering dan bersih.
  • Jaga cairan tubuh dengan minum air putih sesuai kebutuhan.
  • Pilih pakaian dalam berbahan katun yang lembut dan tidak ketat.
  • Sebaiknya tidak menggunakan sabun yang mengandung pewangi pada area penis. 
  • Buang air kecil dan bersihkan organ intim sebelum dan sesudah berhubungan seks dengan pasangan Anda. 

Pemeriksaan dokter sangat diperlukan jika muncul gejala meski Anda sudah melakukan pencegahan dan pengobatan sesuai resep dokter. 

Sebab, infeksi saluran kemih bisa menyerang pria lebih dari satu kali bila Anda tidak menerapkan cara pencegahan yang disebutkan di atas. 

Pengobatan Infeksi Saluran Kencing

Ada juga cara lain yang bisa Anda terapkan untuk mengobati infeksi saluran kemih, seperti:

  • Kompres perut bagian bawah dengan air hangat.
  • Jangan berhubungan intim sampai infeksi sembuh total.
  • Perbanyak minum air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
  • Mandi atau berendam air hangat selama 15 hingga 20 menit untuk meredakan rasa nyeri.
  • Tidak minum kopi, alkohol, dan makan makanan pedas sampai peradangan infeksi sembuh total.

Punya keluhan tiap kali kencing? Tulis di kolom komentar.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Info Kesehatan Terkait

Satu pemikiran pada “Infeksi Saluran Kencing: Pengobatan dan Pencegahannya”

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?