Jadwal medical check up

Jadwal Medical Check Up Pria dan Wanita Sesuai Umur

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Salut buat Anda yang mencari jadwal medical check up hingga ke sini. Itu tandanya Anda termasuk 50% orang Indonesia yang sadar medical check up (menurut riset AIA).

Andai Anda termasuk yang masih mempertanyakan mengapa harus medical check up di luar negeri, mungkin Anda tertarik baca ulasan Smarter Health tersebut.

Tentu Anda tak perlu digurui lagi tentang betapa pentingnya medical check up

Namun, berapa banyak jenis tes medical check up yang Anda ketahui? Apakah Anda tahu kapan sebuah tes medical check up dibutuhkan? 

Dua pertanyaan itu krusial karena menentukan jumlah uang yang Anda keluarkan.

49% orang Indonesia beralasan medical check up itu mahal. Itu benar, jika yang dimaksud adalah full-body check up

Apakah setiap kali harus pilih paket full-body check up

Jawabannya tergantung kondisi medis dan umur Anda.

Inilah mengapa penting untuk mengetahui jadwal medical check up berdasarkan umur. Sama seperti jadwal imunisasi anak yang juga diatur berdasarkan umur.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Jenis-Jenis Tes Medical Check Up 

Untuk menjawab pertanyaan pertama, berikut jenis-jenis tes medical check up berdasarkan organ tubuh pria dan wanita:

Lebih detil tentang tujuan dari masing-masing check up tersebut silakan baca Panduan Memilih Tes Medical Check Up Untuk Pria dan Wanita.

Jadwal Medical Check Up Berdasarkan Umur dan Gender

Karena ada perbedaan antara organ tubuh pria dan wanita, maka ada juga perbedaan jenis tes dan frekuensi pelaksanaannya. 

Berikut jenis medical check up esensial dilakukan berdasarkan umur pria dan wanita:

Jadwal Medical Check Up Pria

Umur Pria Jenis Check Up Jadwal Check Up
Di atas 18 tahun
Body Mass Index (BMI) & lingkar pinggang Sekali setahun
Tekanan darah Sekali per 2 tahun
Di atas 40 tahun
Gula darah puasa
Sekali per 3 tahun
Profil lipid
Di atas 50 tahun
Uji feses (immunochemical) Sekali setahun
Kolonoskopi Sekali per 10 tahun

Jadwal Medical Check Up Wanita

Umur Wanita Jenis Check Up Jadwal Check Up
Di atas 18 tahun
Body Mass Index (BMI) & lingkar pinggang Sekali setahun
Tekanan darah Sekali per 2 tahun
Di atas 25 tahun & menikah atau berhubungan seksual Pap smear Sekali per 3 tahun
Di atas 40 tahun
Gula darah puasa
Sekali per 3 tahun
Profil lipid
Di atas 50 tahun
Uji feses (immunochemical) Sekali setahun
Kolonoskopi Sekali per 10 tahun
Mammogram Sekali per 2 tahun

Tujuan dari Tiap Jenis Medical Check Up

Setiap tes medical check up di tabel atas memiliki tujuan berbeda, dan juga prosedur yang berbeda. Berikut pengertian singkat dari tiap-tiap tes tersebut:

Tes Body Mass Index (BMI) dan lingkar pinggang

Body Mass Index atau Index masa tubuh dilakukan untuk mengukur apakah berat badan kita normal atau tidak. 

Tujuan melakukan BMI untuk mengantisipasi penyakit akibat kegemukan. Beberapa penyakit yang timbul akibat kegemukan:

Tes BMI bisa dilakukan sendiri dengan menimbang badan, lalu dihitung dengan rumus:

[ Berat badan (kg) / Tinggi badan (m2) ]

Contoh hitung: Berat badannya 75 kg dan tingginya 1,75 m, maka perhitungannya 75/(1,75×1,75) = 24,48 

Nilai BMI normal untuk orang Asia antara 18,5 sampai 22,9. Jika nilai Anda tidak normal, segera konsultasi ke dokter.

Tes tekanan darah

Tes tekanan darah dilakukan untuk mengetahui seberapa kuat jantung memompa darah. Tekanan darah normal berkisar antara 90/60 mmHg dan 120/80 mmHg. Di bawah itu, disebut tekanan darah rendah (hipotensi), sebaliknya disebut tekanan darah tinggi (hipertensi).

Tekanan darah rendah (hipotensi) atau kurang darah tidaklah berbahaya, tapi bisa jadi pertanda sebuah penyakit, misalnya:

  • Anafilaksis.
  • Syok kardiogenik.
  • Infeksi jaringan di aliran darah (sepsis).

Sebaliknya, tekanan darah tinggi (hipertensi) justru bisa berbahaya karena menimbulkan penyakit, seperti:

  • Stroke.
  • Gagal ginjal.
  • Gagal jantung.

Pap smear

Tes pap smear dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya kanker serviks (leher rahim). Tentu pap smear hanya dilakukan pada wanita, karena pria tidak memiliki rahim. Semakin dini sebuah kanker terdeteksi, semakin besar peluangnya untuk disembuhkan.

Tes gula darah puasa

Sesuai namanya, tes gula darah puasa artinya mengukur tingkat gula darah setelah seseorang berpuasa, umumnya selama 8 jam. Jika gula darah tinggi di atas normal, maka ada potensi ia menderita diabetes. Ada tiga klasifikasi hasil tes gula darah:

  • Normal, 70-100 mg/dL
  • Pra-diabetes, 100-125 mg/dL
  • Diabetes, di atas 126 mg/dL

Tes kolesterol (profil lipid)

Seperti tes gula darah, tes kolesterol atau disebut profil lipid berguna mengukur kadar kolesterol dalam darah. 

Lebih spesifiknya, tes ini mengukur 4 hal dari dalam darah:

  • HDL (kolesterol baik)
  • LDL (kolesterol jahat)
  • Trigliserida 
  • Total semua jenis kolesterol

Semakin tinggi angka kolesterol seseorang, semakin tinggi pula potensinya terkena penyakit stroke dan jantung.

Kolesterol seseorang tinggi jika LDL-nya lebih dari 190 mg/dL atau total semua kolesterolnya di atas 240 mg/dL.

Tes feses (immunochemical)

Tes feses atau tinja atau kotoran manusia, bertujuan menilai apakah ada masalah atau penyakit di saluran pencernaan seseorang. 

Penyakit yang bisa terdeteksi melalui tes fese adalah:

Tes kolonoskopi

Mirip tes feses, kolonoskopi juga bertujuan menganalisis saluran pencernaan tapi lebih spesifiknya usus besar dan pangkalnya (rektum).

Tujuan kolonoskopi untuk mendeteksi penyebab masalah sistem pencernaan, seperti:

  • Diare.
  • Jarang atau susah buang air besar.
  • Pendarahan ketika buang air besar.

Tes mammogram

Mammogram atau mamografi adalah tes untuk memeriksa payudara. Bukan hanya pada wanita, tetapi juga pria. Prosesnya mirip seperti rontgen x-ray, sehingga tergolong non-invasif, atau bisa dibilang tidak menyakitkan.

Tujuan mammogram untuk deteksi tumor atau kanker payudara. Tes ini penting untuk dilakukan rutin sesuai jadwal, karena tumor atau kanker payudara relatif bisa disembuhkan jika diketahui sejak dini.

Sesuai infografis jenis check up di atas, masih banyak tes yang bisa dilakukan. Jika Anda punya pertanyaan silakan tulis di kolom komentar.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?