Kenali Rapid Test

Kenali Rapid Test dan Kapan Perlu Melakukannya?

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Apa itu Rapid Test dan Kapan Perlu Melakukannya?

Rapid test adalah skrining cepat terhadap infeksi di dalam tubuh. Untuk COVID-19, test yang digunakan di beberapa negara termasuk Indonesia adalah tes darah untuk mendeteksi antibodi Immunoglobulin IgG dan IgM. Keduanya aktif saat virus menyerang tubuh, termasuk virus SARS-CoV-2 atau yang dikenal sebagai virus corona yang menyebabkan penyakit COVID-19.

Jika hasil test menunjukkan ada antibodi IgG dan IgM yang aktif dalam sampel darah pasien, maka ada kemungkinan pasien tersebut terpapar virus.

Namun, perlu diingat bahwa tubuh membutuhkan waktu satu minggu atau bahkan lebih sejak paparan virus untuk mengaktifkan kedua antibodi tersebut. Oleh karena itu, pasien disarankan melakukan tes ulang 7-10 hari setelah melakukan tes pertama. Selama itu juga, pasien harus menerapkan isolasi mandiri walaupun merasa sehat.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Siapa yang Perlu Lakukan Rapid Test?

Beberapa kondisi yang membuat Anda perlu melakukan test, di antaranya:

  • Pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.
  • Telah melakukan kontak dengan pasien dalam pengawasan (PDP).
  • Sudah bepergian ke daerah yang memiliki tingkat kasus penyebaran COVID-19 yang tinggi.
  • Mengalami gejala atau tanda terpapar virus corona, seperti demam ≥ 38oC, pilek, batuk, dan sesak napas.
  • Bekerja di tempat dengan risiko paparan virus corona yang tinggi, misalnya rumah sakit, pasar, bandara, dan lain-lain.
  • Memerlukan hasil test sebagai syarat administrasi perjalanan atau keperluan pendidikan, pekerjaan, dan lain-lain.

Bagaimana Prosedur Rapid Test?

Prosedur rapid test dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien melalui ujung jari. Sampel darah ini kemudian diteteskan ke atas alat tes dan diberikan cairan penguji antibodi. 10-15 menit setelahnya, hasil berupa garis akan muncul di atas alat tersebut.

Ada beberapa interpretasi hasil tes yang perlu diperhatikan.

  1. Jika hasil negatif, kemungkinannya:
  • Pasien negatif COVID-19.
  • Pasien sudah terpapar virus SARS-CoV-2 namun antibodi belum terbentuk, sehingga perlu dilakukan tes ulang 7-10 hari sejak tes pertama.
  1. Jika hasil positif, kemungkinannya:
  • Pasien positif COVID-19.
  • Pasien terpapar virus lain yang bukan SARS-CoV-2.

Apa yang Diharapkan Sesudah Rapid Test?

Jika hasil test positif, umumnya pasien akan diarahkan untuk melakukan tes polymerase chain reaction (PCR). 

Tes PCR diawali dengan mengambil cairan dari nasofaring (terletak di antara hidung dan tenggorokan) serta orofaring (di antara mulut dan tenggorokan). Pengambilan ini dilakukan dengan menggunakan kapas yang dimasukkan ke dalam kedua rongga tersebut.

Tes ini diyakini lebih akurat dan biasa digunakan untuk mengkonfirmasi hasil test.

Apabila PCR menunjukkan hasil positif seperti halnya rapid test, maka pasien akan segera diberikan penanganan khusus sesuai prosedur penanganan COVID-19 yang telah diterapkan di rumah sakit.

Seandainya test menunjukkan hasil negatif, maka pasien disarankan untuk menjalani tes ulang dalam waktu 7-10 hari sejak tes pertama. 

Perlu diingat, antibodi membutuhkan waktu aktivasi setelah tubuh terpapar virus. Artinya, ada kemungkinan antibodi belum aktif saat test pertama. Kondisi ini akan menyebabkan hasil tes terbaca negatif meskipun virus sudah bersarang di tubuh pasien.

Berapa Biaya Rapid Test?

Biaya rapid test berbeda-beda di setiap rumah sakit. Anda bisa mengecek satu per satu ke rumah sakit tujuan guna mengetahui harga yang dikenakan untuk satu kali tes. Atau, cara yang lebih mudah adalah dengan menggunakan layanan Smarter Health Indonesia.

Smarter Health Indonesia sudah mengumpulkan informasi biaya rapid test dari beberapa grup rumah sakit besar Indonesia. Selain itu, Smarter Health Indonesia juga dapat membantu Anda untuk membuat janji rapid test di rumah sakit yang Anda inginkan. Layanan Smarter Health sepenuhnya gratis. Biaya yang harus Anda keluarkan hanya biaya prosedur tes di rumah sakit tujuan Anda.

Untuk membaca daftar biaya rapid test dan buat janji dengan rumah sakit pilihan, silakan isi form di halaman berikut.

Butuh rekomendasi layanan rapid test di rumah sakit dan kisaran biayanya?

Gunakan layanan gratis Smarter Health.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?