rambut rontok

Kerontokan Rambut Pada Wanita

Rachael Teo - Dokter Kulit Singapura - Dermatology -
Penulis:
Dokter spesialis kulit di Singapura

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Kerontokan rambut yang dialami wanita bisa disebabkan oleh banyak alasan. MH mencari tahu apa saja alasan tersebut.

Pola kebotakan pada wanita sama umumnya dengan pola kebotakan pria. Selain keturunan, terdapat penyebab lain yang memicu rambut rontok pada wanita.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Rambut Rontok – Mengapa Bisa Terjadi?

Terdapat beberapa penyebab rambut rontok pada wanita, jelas Dr Teo, spesialis kulit dan konsultan di Raffles Skin & Aesthetics. Salah satu penyebab yang paling umum adalah pola kebotakan wanita karena androgenetic alopecia (AGA). Jenis kerontokan rambut ini bisa terjadi kapanpun setelah masa pubertas dan memiliki predisposisi genetik yang kuat. Penyebab rambut rontok pada wanita lainnya meliputi telogen effluvium (misalnya setelah kehamilan atau sakit), penipisan rambut karena kekurangan zat besi atau ketidakseimbangan hormon tiroid, dan rambut rontok di beberapa titik karena alopecia areata (penyakit autoimun).

Meski pria dan wanita sama-sama mengalami AGA, kata Dr Teo, pola kerontokan rambutnya sedikit berbeda. Pria cenderung dimulai dengan garis rambut yang semakin mundur diikuti dengan kerontokan rambut pada puncak kepala; wanita cenderung kehilangan rambut pada belahannya, dan akan menyadari bahwa belahan mereka semakin lebar pada tahap awal AGA.

Pengobatan dan Rambut Rontok

Pengobatan menyebabkan rambut rontok pada wanita? Ya, jelas Dr Tan Siew Kiang, spesialis kulit dan konsultan di Raffles Skin & Aesthetics. Sebagian besar obat yang diresepkan dokter bisa menyebabkan rambut rontok sementara, memicu terjadinya pola kebotakan wanita dan bahkan menyebabkan rambut rontok permanen. Obat-obatan yang dimaksud adalah pil kontraseptif oral, isotretinoin (obat turunan vitamin A untuk mengobati jerawat), antikonvulsan, antidepresan, pil penurun berat badan yang mengandung amfetamin, obat-obatan anti inflamasi non steroid (NSAID), steroid, dan masih banyak lagi. Daftar ini masih akan sangat panjang dengan obat-obatan yang digunakan selama kemoterapi dan radiasi untuk pengobatan kanker.

Transplantasi Rambut

Wanita dapat menerima transplantasi rambut namun hanya 2 sampai 5 persen saja yang memenuhi syarat sebagai pasien operasi transplantasi rambut. Menurut Dr Tan, ini karena sebagian besar wanita memiliki apa yang disebut kerontokan rambut difus (menyeluruh), yang berarti penipisan rambut di seluruh area kepala, termasuk kedua sisi dan bagian belakang yang biasanya diambil sebagai donor. Pada wanita, area donor ini juga tidak stabil. Area tersebut juga menipis seperti area lain pada kepala. Jika helai-helai rambut dan folikel yang ada diangkat dari kepala seorang wanita dan ditransplantasi ke area yang lain, maka hanya akan kembali rontok. Oleh karena itu, hasilnya tidak bisa bertahan lama seperti pada pria.

rambut rontok

Wanita dan Pola Kebotakan

Keturunan adalah faktor besar dalam tipe kebotakan ini, kata Dr Tan. pasien-pasien dengan pola kebotakan mewarisi folikel rambut dengan sensitivitas genetik terhadap hormon pria yang disebut dengan dihidrotestosteron (DHT). DHT menyusutkan dan mengecilkan folikel rambut, menyebabkan masa hidup yang semakin pendek. Kadar kecil testosteron ada dalam tubuh setiap wanita. Ketika hormon wanita (estrogen) menurun seiring dengan konsumsi pil kontraseptif atau menopause, DHT menjadi relatif lebih tinggi dan mulai menyebabkan kerontokan rambut, jelas Dr Tan.

Hentikan Kerontokan Rambut

Penyebab paling umum kerontokan rambut pada wanita adalah penggunaan bahan kimia berlebihan mulai dari pewarnaan, pelurusan atau mengeritingkan rambut, yang bisa merusak rambut. Seseorang tidak seharusnya mewarnai atau mengeriting rambut mereka terlalu sering, saran Dr Tan. mengikat rambut terlalu kencang berulang kali atau kepang yang terlalu berat atau penggunaan ekstensi rambut juga bisa menyebabkan rambut rontok berlebihan, terutama di sepanjang garis depan rambut. Menggeser belahan rambut sebesar 1 cm setiap bulan bisa menurunkan peluang penipisan di sepanjang garis belahan. Telogen effluvium adalah penipisan rambut yang terjadi enam minggu hingga tiga bulan setelah kejadian yang penuh stres seperti melahirkan, infeksi parah, operasi besar, diet ekstrem atau stres yang ekstrem. Kekurangan zat besi pada kaum vegetarian adalah penyebab lain yang umum pada kerontokan rambut wanita. Jika Anda menduga bahwa kerontokan rambut dikarenakan masalah yang berkaitan dengan nutrisi atau kesehatan, penting untuk bertemu dengan dokter untuk menjalani tes darah agar mendapatkan diagnosa dan perawatan yang tepat, kata Dr Tan.

Penulis: dr. Rachael Teo, dokter spesialis kulit di Singapura. Diterjemahkan dari artikel “Hair Loss in Woman”.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

  • Rekomendasi dokter/rumah sakit
  • Buat janji dokter spesialis
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Cari paket medical check up

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda