makanan pasien kanker

Makanan Untuk Pasien Kanker yang Boleh Dikonsumsi dan Dihindari

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, Indonesia peringkat 23 dari 48 negara di Asia, dengan jumlah penderita kanker terbanyak. Secara angka, rasio penderita kanker di Indonesia mencapai 136 orang per 100.000 penduduk.

Menteri Kesehatan periode 2012-2014, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH yang juga seorang dokter spesialis anak, berpendapat makanan menjadi pemicu kanker di usia muda, apalagi di zaman saat ini yang semakin modern.

Bagaimana dengan penderita kanker?

Adakah jenis makanan tertentu yang memicu penyembuhan kanker?

Smarter Health mencari jawabannya dari berbagai referensi kredibel, seperti National Cancer Centre Singapore di HealthXchange Singapore dan Siloam Hospital. Hasilnya, kami rangkum dengan topik rekomendasi dan pantangan makanan bagi penderita kanker.

Namun, kami tetap menganjurkan Anda untuk konsultasi dengan dokter spesialis kanker (onkologi) untuk mengetahui rekomendasi makanan sesuai kondisi medis Anda.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Rekomendasi Makanan untuk Penderita Kanker

Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber nutrisi yang berperan sebagai bahan bakar pembentuk energi selama menjalani pengobatan kanker. Tidak semua jenis karbohidrat direkomendasikan untuk penderita kanker.

Setidaknya ada tiga jenis makanan yang mengandung karbohidrat: 

  1. Roti putih dan beras putih, mengandung karbohidrat sederhana.
  2. Kacang-kacangan, gandum, serta sayur-sayuran, mengandung karbohidrat kompleks
  3. Madu, minuman manis, dan permen, mengandung gula (juga termasuk karbohidrat).

Setelah dicerna dalam usus, apapun jenis karbohidrat akan terpecah menjadi gula. 

Masuknya gula dalam darah akan mempengaruhi peningkatan gula darah, yang memicu reaksi tubuh dengan produksi insulin. Insulin berperan sebagai kadar pengatur gula darah. Namun jika kadar insulin terlalu tinggi, justru dapat memicu kanker.

Oleh karena itu, penderita kanker disarankan mengonsumsi karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna tubuh, sehingga kadar gula darah masih dapat terkontrol dengan baik dan kadar insulin tidak terlalu tinggi. 

Berikut adalah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks:

  • Oat.
  • Barley.
  • Sereal.
  • Quinoa.
  • Jagung.
  • Gandum.
  • Beras merah.
  • Kacang-kacangan.

Selain makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, penderita kanker juga dianjurkan mengonsumsi madu dalam jumlah sedang. Madu memiliki sifat anti bakteri dan anti jamur yang berguna untuk mencegah infeksi.

Protein

Penderita kanker butuh protein berkadar lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena protein memiliki asam amino yang mempunyai kemampuan untuk memperbaiki jaringan tubuh serta memelihara sistem kekebalan tubuh. Mengonsumsi protein dalam kadar secukupnya dapat membantu mempercepat proses pemulihan dari penyakit serta mencegah terserang infeksi.

Meski perannya baik bagi tubuh, konsumsi protein tetap tidak boleh berlebihan. Harvard Medical School merekomendasikan batas maksimum konsumsi protein harian:

  • 56 gram untuk pria.
  • 46 gram untuk wanita. 

Namun, angka tersebut perlu disesuaikan usia, berat badan, serta kebutuhan kalori setiap orang. Untuk angka yang lebih pasti yang sudah disesuaikan dengan kondisi Anda, dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi. Buat janji konsultasi dengan dokter gizi di dalam dan luar negeri dengan menghubungi Smarter Health. 

Konsumsi protein yang terlalu tinggi, dapat meningkatkan risiko tinggi kolesterol, risiko terkena penyakit kardiovaskular, risiko penyakit ginjal dan batu ginjal, berat badan bertambah, serta konstipasi dan diare.

Vitamin dan mineral

Vitamin dan mineral sudah tidak diragukan lagi khasiatnya untuk menjaga sistem imun tubuh, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, serta membantu tubuh menciptakan energi dari karbohidrat, lemak, dan protein. Vitamin dan mineral banyak ditemukan pada buah dan sayuran. 

Berikut buah dan sayuran yang dianjurkan bagi penderita kanker:

Sayuran

  • Asparagus, kaya akan antioksidan.
  • Sayuran hijau, kaya zat besi dan kalsium.
  • Labu pahit, dapat menurunkan kadar gula darah.
  • Tomat, wortel, labu, lobak, kacang polong, kaya vitamin dan serat.
  • Sayuran sejenis brokoli, kubis, kembang kol, dapat mengubah estrogen buruk menjadi baik yang mengurangi risiko kanker.

Buah-buahan

  • Jeruk, kaya akan vitamin C.
  • Jambu biji, alpukat, kismis, plum, dapat menjadi sumber energi.
  • Mangga, stroberi, pisang, kiwi, pir, persik, kaya akan vitamin dan serat.

Air mineral

Air merupakan komponen yang penting bagi tubuh. Tanpa cairan yang cukup, nutrisi tidak tersalurkan ke bagian tubuh yang membutuhkan dengan baik, suhu tubuh tidak terkontrol, serta kotoran tidak dapat keluar dengan lancar. Pasien kanker lebih rentan terkena dehidrasi terutama jika disertai dengan muntah dan diare.

Sebaiknya, air yang dikonsumsi merupakan air putih dengan suhu ruangan, bukan air teh, kopi, dan air berwarna lainnya.

Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Kanker

Berikut adalah makanan yang perlu dihindari bagi penderita kanker:

  • Minuman beralkohol.
  • Makanan yang diberi pengawet, seperti acar, selai, dan lain-lain.
  • Makanan dengan kadar gula tinggi karena gula mendukung pertumbuhan sel kanker.
  • Makanan dengan kadar garam tinggi karena tidak hanya dapat memicu kanker, namun juga darah tinggi dan gangguan jantung.
  • Daging hasil olahan seperti sosis, ham, dan bacon karena mengandung senyawa karsinogen yang memicu pertumbuhan sel kanker
  • Suplemen vitamin dengan dosis tinggi. Semakin tinggi dosis, dapat berperan sebagai antioksidan yang berpotensi mengganggu kemoterapi.
  • Makanan dengan kadar minyak tinggi karena tidak hanya dapat memicu kanker, namun juga ketidakseimbangan bakteri dalam tubuh, diabetes, obesitas, dan gangguan penyakit lain.
  • Daging dengan teknik pengolahan digoreng, dibakar, atau dipanggang. Protein hewani jika terkena panas tinggi dapat bersifat karsinogenik, atau zat pemicu pertumbuhan sel kanker. Sebaiknya mengonsumsi makanan yang diolah dengan dikukus, direbus, atau ditumis.

Penderita kanker membutuhkan nutrisi yang lebih banyak dan seimbang. Di saat yang bersamaan, sel kanker juga dapat menyebabkan adanya hormon yang mengurangi nafsu makan dan memberi sugesti ke otak sehingga penderita kanker cepat merasa kenyang.

Panduan ini merupakan panduan umum yang dapat disesuaikan dengan jenis kanker dan kondisi tubuh masing-masing. 

Oleh karena itu, sangat direkomendasikan tetap melakukan konsultasi dengan dokter spesialis terkait pola makan dan jenis makan yang sesuai dengan kondisi kesehatan tiap individu. Untuk rekomendasi rumah sakit dan membuat janji di rumah sakit baik di dalam dan luar negeri, hubungi Smarter Health.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Info Kesehatan Terkait

9 pemikiran pada “Makanan Untuk Pasien Kanker yang Boleh Dikonsumsi dan Dihindari”

  1. Saya pasien terkena tumor mammae detox
    Bingung mau makan apa
    Karena akan cek up ulang ke dharmais masih lama tanggal 13 agustus 2020

    Balas
  2. Saya penderita kanker payudara sudah jebol bahkan sekarang tangan saya bengkak yg searah dg kanker payudara
    Saya tidak ingin dioperasi …..
    Makanan yg saya hindari hanya sea food
    Tolong saya diberi solusi agar kanker saya kering makanan apa ygvharus saya konsumsi

    Balas
  3. Saya kanker payudara yang menyebar ke getah bening, bingung mau konsumsi apa, karena gula sudah tidak masuk, rasanya lemes. Kira kira makan biskuit bisa memberi asupan agar tidak lemah? Ketakutan juga jika kadar gula biskuitnya tinggi

    Balas
  4. Tgl pengobatan 4-desember-2020 masih beberapa hari lagi kami bingung karna kaka saya tida bisa makan apapun selain minum itu pun air panas,takut makanan yg di konsumsi nya berakibat apa solusi makanan nya,,? Apakah air panas juga boleh di konsumsi kamipun merasa takut,,

    Balas
  5. hello suami saya ada kanker hati Vitamin yg saya suka kasih tabl et vitamn D3 500 vitamin e 180 dan capsule minyak ikan . Masak dg goreng minyak sesedikit mungkin . Pertanyaan apakah memberi capsule minyak ikan salah

    Balas
  6. Halo,saya penderita tumor ganas udah bisa dibilang kanker,umur saya masih 16 thn, saya sudah menjalani operasi 3 kali dan sudah dikemo 6 kali, tapi kenapa kanker ini masih ada sampai sekarang dalam perut saya!!

    Balas
  7. Halo, saya seorang ibu dengan 2 org anak dan berusia 39tahun. pada Agustus 2017 di makassar saya pernah dioperasi payudara kiri dan kanan karena ada benjolan (dikanan ada 4 benjolan dan kiri ada 1) dan puji Tuhan hasil lab-nya “tumor jinak”. tp oleh dokter SpB.Onk saya di harusx checkup tiap 6 bln sekali. Setelah selesai dioperasi saya hanya bbrapa kali checkup saja dan terhenti karena pandemi covid 19 (saya takut keluar daerah) karena saya berdomisili di Ambon.
    belakangan ini saya merasa payudara kanan saya sering sakit dan kadang saya sering merasa nyeri di dada kanan bahkan sering merasa sesak nafas. Berat badan saya sempat turun 10 kg dalam jangka waktu 1 bln. dan puji Tuhan sekarang sdh naik 5 kg lagi.oleh teman saya yg juga penderita kanker, dia arahkan saya untuk ke lab Prodia untuk melakukan pemeriksaan C & Ca15. tp saya sampai sekarang belum berani karena saya takut akan hasilnya nanti. saya sangat butuh saran dari dokter, apa yang harus saya lakukan ??? Terimakasih

    Balas

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?