Manfaat Sunat untuk Kesehatan Pria

Manfaat Sunat untuk Kesehatan Pria

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Selain bertujuan untuk memenuhi ritual keagaman, sunat atau khitan memiliki banyak manfaat dari segi medis. Laki-laki yang sunat lebih mudah menjaga kebersihan penis daripada laki-laki yang tidak sunat. Selain itu, masih banyak manfaat sunat lainnya yang berkaitan dengan kesehatan penis itu sendiri. 

Namun, ada beberapa kondisi yang tidak memungkinkan laki-laki untuk disunat. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikannya menggunakan layanan Smarter Health. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Kenapa Sunat Dilakukan? 

Sunat adalah ritual keagamaan, tradisi keluarga, metode menjaga kebersihan pribadi atau perawatan kesehatan preventif. Terkadang ada kebutuhan medis yang mengharuskan seorang pria untuk sunat. Contohnya ketika kulup terlalu ketat untuk ditarik ke belakang melewati kelenjar. 

Dalam kasus lain, terutama di beberapa bagian Afrika, anjuran sunat untuk anak laki-laki atau laki-laki yang lebih tua bermanfaat untuk mengurangi risiko infeksi menular seksual tertentu.

Dalam pengertian secara medis, sunat adalah operasi pengangkatan kulit yang menutupi ujung penis. Prosedur ini cukup umum untuk bayi laki-laki yang baru lahir. Memungkinkan untuk melakukan sunat setelah bayi baru lahir, tapi prosedur ini lebih kompleks. 

Manfaat Sunat

American Academy of Pediatrics (AAP) mengatakan bahwa manfaat sunat lebih besar daripada risikonya. Namun, mereka tidak merekomendasikan penyunatan rutin untuk semua bayi laki-laki yang baru lahir. AAP menyerahkan keputusan sunat kepada orang tua dan mendukung penggunaan anestesi untuk bayi yang sunat.

Manfaat sunat bagi kesehatan termasuk: 

  • Kebersihan penis lebih terjaga. Sunat memudahkan laki-laki untuk mencuci penis. Namun, anak laki-laki dengan penis yang tidak sunat dapat belajar untuk mencuci bawah kalup secara teratur.
  • Menurunkan risiko infeksi saluran kemih. Risiko infeksi saluran kemih pada laki-laki yang sunat lebih rendah, tetapi infeksi ini lebih sering terjadi pada pria yang tidak sunat. Infeksi parah dapat menyebabkan masalah ginjal di kemudian hari.
  • Menurunkan risiko infeksi menular seksual. Laki-laki yang sunat kemungkinan memiliki risiko lebih rendah mengidap infeksi menular seksual tertentu, termasuk HIV. Namun, praktik seksual yang aman tetap menjadi saran.
  • Mencegah masalah penis. Terkadang, kulup pada penis yang tidak sunat sulit atau tidak mungkin ditarik kembali (phimosis). Ini dapat menyebabkan radang kulup.
  • Menurunkan risiko kanker penis. Meskipun kanker penis jarang terjadi, tapi kanker ini jarang terjadi pada pria yang sunat. Selain itu, kanker serviks lebih jarang terjadi pada pasangan seksual wanita dengan pria yang sunat.

Risiko Sunat

Komplikasi paling umum yang terkait dengan sunat adalah perdarahan dan infeksi. Efek samping akibat anestesi juga mungkin terjadi. Terkadang, prosedur sunat dapat menyebabkan masalah pada kulup, seperti:

  • Kulup gagal sembuh dengan benar.
  • Bagian kulup dipotong terlalu pendek atau terlalu panjang.
  • Kulup yang tersisa menempel kembali ke ujung penis, sehingga membutuhkan tindakan bedah kecil.

Laki-laki yang tidak sunat bisa menghindari munculnya penyakit dengan perawatan penis yang tepat. Sunat mungkin tidak dianjurkan bagi laki-laki yang memiliki kelainan pembekuan darah tertentu. 

Selain itu, sunat mungkin tidak cocok untuk bayi prematur yang masih memerlukan perawatan medis di rumah sakit atau bayi yang lahir dengan kelainan penis.

Sunat tidak memengaruhi kesuburan dan sunat juga tidak meningkatkan atau mengurangi gairah seksual bagi pria atau pasangannya.

Komplikasi Setelah Sunat

Komplikasi setelah sunat jarang terjadi, tetapi dapat meliputi:

  • Infeksi.
  • Rasa sakit.
  • Iritasi pada kepala penis.
  • Perdarahan yang berlebihan.
  • Memotong kulup terlalu pendek atau terlalu panjang.
  • Penyempitan meatus, yaitu saluran untuk urine keluar dari tubuh.
  • Berkurangnya sensitivitas yang menyebabkan penurunan gairah seksual di kemudian hari.

Segera temui dokter jika anak Anda mengalami:

  • Demam.
  • Cairan kekuningan dari penis.
  • Rasa sakit yang berkelanjutan.
  • Perubahan warna biru atau hitam pada penis.
  • Perdarahan terus menerus dari luka bekas sunat.
  • Plastik sunat tidak akan lepas setelah 10 hingga 12 hari.
  • Popok tidak basah dalam waktu 6 sampai 8 jam setelah sunat.
  • Kemerahan atau pembengkakan pada penis yang tidak hilang setelah 3 sampai 5 hari.

Benarkah Sunat Menjaga Kebersihan Penis?

Laki-laki yang belum sunat membutuhkan perhatian ekstra demi menjaga kebersihan penis. Jika Anda tidak membersihkan bagian bawah kulup secara teratur, maka bakteri, sel kulit mati, dan minyak dapat menyebabkan penumpukan smegma.

Smegma menyebabkan bau pada penis dan menyebabkan kelenjar dan radang kulup (balanitis). Kondisi ini berisiko membuat Anda kesulitan menarik kulup atau tidak bisa sama sekali (phimosis). Baik phimosis maupun balanitis membutuhkan perhatian medis jika tidak segera ditangani dengan tepat.

Kulup mungkin sulit ditarik sepenuhnya sebelum laki-laki pubertas. Anda tidak boleh menarik kulup secara paksa meski ingin membersihkannya.

Laki-laki yang sudah sunat tidak membutuhkan kebersihan tambahan. Anda hanya perlu memastikan penis bersih secara teratur saat mandi. Namun, kulit penis Anda mungkin lebih kering, mudah lecet, atau teriritasi tanpa kulup. Cegah dengan mengenakan pakaian dalam yang longgar dan menghindari celana ketat

Apakah Sunat Memengaruhi Ukuran Penis?

Dalam sebuah penelitian di Journal of Urology, hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata ukuran penis adalah 8,8 cm saat flaccid dan 12,9 cm saat ereksi. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa ukuran penis pria yang sedang ereksi tidak ada hubungannya dengan ukuran penis saat flaccid.

Kulup pada pria yang belum disunat dapat membuat penis Anda terlihat lebih besar saat flaccid. Ketika ereksi, kulup tertarik dan hampir menghilang, sehingga tidak akan memengaruhi seberapa besar penis Anda selama ereksi.

Ukuran penis laki-laki yang disunat didasarkan pada gen Anda. Ini menentukan fenotipe penis Anda. Ukuran penis juga didasarkan pada aliran darah ke jaringan penis. Menghilangkan kulup tidak berdampak pada jaringan penis lain atau seberapa besar penis Anda saat ereksi. 

Apakah Sunat Memengaruhi Kesuburan Pria? 

Prosedur sunat tidak memiliki efek langsung pada kesuburan. Produksi sperma didasarkan pada testis, bukan penis. Pola makan, gaya hidup, dan kesehatan Anda secara keseluruhan memiliki dampak yang lebih besar pada kesuburan.

Sunat menghilangkan hampir semua risiko phimosis dan balanitis yang keduanya dapat menyebabkan peradangan dan infeksi. Namun, tidak ada bukti jelas bahwa sunat memengaruhi kesuburan pria.

Sedangkan dalam hal pelumas alami pada penis, tidak ada bukti konklusif bahwa sunat akan membutuhkan pelumas ekstra untuk kepuasan seksual yang sama dengan yang dialami oleh pria yang tidak disunat. 

Terkadang, pria yang disunat membutuhkan pelumas ekstra, seperti selama seks anal. Tidak ada bukti yang menunjukkan adanya perbedaan kesehatan penis atau kepuasan seksual tanpa pelumas alami yang disediakan oleh kulup.

Punya pertanyaan seputar sunat? Hubungi dokter spesialis kulit dan kelamin di dalam dan luar negeri melalui Smarter Health. 

Smarter Health siap membantu Anda dalam mencari rekomendasi rumah sakit dan dokter, membuat janji konsultasi dengan dokter, melakukan telekonsultasi, dan menghitung estimasi biaya berobat di dalam dan luar negeri. 

Referensi:
Better Health Channel, Victoria State Government. Approved by Urological Society of Australia and New Zealand (2019). Male Circumcision.
Karen Gill (2019). Health Line: Circumcised vs. Uncircumcised: Pros and Cons to Consider.
Mayo Clinic (2020). Circumcision (Male).
Holly Ernst (2018). Medical News Today: What size is the average penis?

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?