prosedur vbac

Mau Melahirkan Normal Lagi? Pakai VBAC, Begini Prosedurnya

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Ada kalanya wanita dan pasangan ingin melahirkan normal setelah melahirkan caesar

Alasannya beragam, karena alasan ekonomi (lebih murah), ingin proses penyembuhan lebih cepat atau sekadar merasakan sensasi melahirkan secara alami.

Betul, proses perawatan setelah melahirkan alami (normal) relatif lebih cepat ketimbang caesar; pernah Smarter Health bahas sebelumnya.

Ada beberapa anggapan wanita yang pernah melahirkan caesar, tidak bisa lagi melahirkan normal. Itu tidak sepenuhnya benar. Ada yang namanya vaginal birth after cesarean (VBAC), yakni prosedur persalinan normal setelah caesar.

Namun, tidak semua wanita bisa melakukan VBAC. Mengapa? Silakan baca lebih lanjut untuk tahu alasannya.

Simpelnya, untuk mengetahui pasti apakah ibu bisa melakukan VBAC, perlu konsultasi dokter spesialis kandungan. Dokter akan menganalisis kondisi medis ibu dan kondisi janinnya.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Apa Itu VBAC

Vaginal after birth cesarean (VBAC) adalah istilah yang digunakan untuk prosedur kelahiran normal setelah seseorang pernah menjalani operasi caesar atau c-section di kehamilan sebelumnya. 

Menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), metode VBAC bisa menjadi pilihan yang aman dan tepat, karena tingkat keberhasilan VBAC sudah banyak dibuktikan oleh banyak ibu hamil yang pernah melahirkan caesar sebelumnya. 

Dilansir dari WebMD, media kesehatan terkemuka di dunia, sebuah penelitian menunjukkan sekitar 75% wanita berhasil menjalani prosedur VBAC. Studi ini juga menunjukkan bahwa tingkat komplikasi setelah melahirkan lebih rendah daripada ibu hamil yang merencanakan operasi caesar untuk yang kedua kalinya. 

Penting diketahui bahwa VBAC dapat bekerja dengan baik pada wanita yang baru satu kali menjalani caesar. 

Makanya diperlukan serangkaian tes terlebih dahulu untuk menentukan apakah Anda kandidat VBAC yang ideal. Namun, Anda tetap harus waspada dengan risiko VBAC yang mungkin dialami.

prosedur vbac

Tidak Semua Wanita Bisa Melahirkan VBAC

Ada beberapa persyaratan medis yang perlu Anda penuhi jika berencana menjalani prosedur VBAC. Peluang keberhasilan dipengaruhi oleh beberapa faktor: 

Wanita yang Boleh Melahirkan secara VBAC

  • Kepala bayi Anda berada di bawah.
  • Berat badan bayi normal atau tidak terlalu besar.
  • Anda pernah sukses menjalani persalinan normal sebelumnya.
  • Anda memiliki tulang panggul yang cukup besar, sehingga jalan lahir lebih besar. 
  • Belum pernah mengalami rahim robek (ruptur uteri) di kehamilan sebelumnya.
  • Memiliki bekas sayatan berbentuk garis horizontal di bagian bawah perut pada operasi caesar sebelumnya.
  • Persalinan terjadi secara spontan setelah induksi, sehingga kontraksi menjadi lebih kuat dan berlangsung lebih cepat.
  • Tidak memiliki kondisi medis kronis yang memengaruhi tingkat keberhasilan VBAC, seperti fibroid dan plasenta previa. 
  • Belum pernah operasi berat pada rahim, seperti miomektomi untuk mengangkat tumor jinak (fibroid) dari rahim Anda.
  • Saat ini sedang hamil satu bayi dan punya riwayat satu kali operasi caesar, tetapi bukan dengan sayatan vertikal atau bentuk T di perut.  
  • Saat ini sedang hamil bayi kembar, memiliki riwayat satu kali operasi caesar, tetapi bukan dengan sayatan vertikal atau bentuk T di perut. 

Wanita yang Tidak Boleh Melahirkan secara VBAC

  • Pernah melahirkan caesar lebih dari satu kali.
  • Rendahnya indeks massa tubuh (BMI) selama kehamilan.
  • Usia kehamilan sangat singkat, yaitu kurang dari 18 minggu. 
  • Sedang hamil bayi kembar tiga atau kelipatan lebih tinggi. 
  • Bayi makrosomia, yaitu berat badan lahir bayi lebih dari 4.000 gram.
  • Pernah melahirkan caesar dengan jenis sayatan vertikal atau bentuk T.
  • Pernah mengalami rahim robek (ruptur uteri) di kehamilan sebelumnya. 
  • Hamil di usia yang terlalu tua, sehingga tidak memungkinkan untuk prosedur VBAC.
  • Pernah menjalani operasi rahim sebelumnya, seperti pengangkatan tumor rahim jinak (fibroid).
  • Usia kehamilan Anda sudah lebih dari 40 minggu, sehingga membutuhkan tindakan operasi caesar.

Manfaat VBAC

Wanita hamil sebaiknya mempertimbangkan apa saja manfaat VBAC, di antaranya:

  • Durasi pemulihan yang lebih singkat. Waktu rawat inap yang dibutuhkan setelah VBAC lebih pendek daripada setelah operasi caesar berulang. Melakukan prosedur VBAC membantu Anda lebih cepat melanjutkan aktivitas normal dan mengurangi biaya melahirkan. 
  • Memberikan peluang wanita melahirkan normal. Bagi sebagian wanita merasa penting untuk menjalani persalinan normal meski hanya satu kali seumur hidup. 
  • Mengurangi risiko pada kehamilan berikutnya. Jika Anda berencana memiliki keluarga besar, VBAC dapat membantu Anda untuk mengurangi risiko kelahiran caesar, seperti kerusakan jaringan parut yang menyulitkan pembedahan dan menyebabkan plasenta previa pada kehamilan.
  • Risiko komplikasi persalinan lebih rendah. Persalinan normal mengurangi risiko perdarahan, pembekuan darah, infeksi, dan cedera pada organ perut seperti kandung kemih atau usus. 

Risiko VBAC

Prosedur VBAC kerap dikaitkan dengan komplikasi yang lebih rendah daripada operasi caesar, tetapi ada kemungkinan terburuk dari VBAC, yaitu kegagalan ibu menjalani persalinan normal dengan sempurna. 

Kegagalan tersebut bisa menyebabkan rahim robek (ruptur uteri) karena bekas sayatan operasi caesar sebelumnya kembali terbuka. Jika kondisinya seperti ini, terpaksa dokter akan mengambil tindakan operasi caesar guna mencegah komplikasi lebih lanjut yang meliputi infeksi, perdarahan hebat, hingga bayi cacat.

Dalam beberapa kasus yang cukup parah, tindakan operasi pengangkatan rahim (histerektomi) mungkin harus dilakukan oleh dokter, sehingga kemungkinan besar Anda tidak bisa hamil lagi. 

Persiapan Sebelum Melahirkan VBAC

Langkah pertama sebelum melahirkan VBAC yaitu mendiskusikan rencana Anda dengan dokter spesialis kandungan. Mereka mungkin akan memeriksa riwayat medis Anda untuk menghitung peluang berhasil jika melahirkan VBAC. Sangat penting untuk terus mendiskusikan manfaat dan risiko VBAC sebelum membuat keputusan.

Apabila Anda sudah memutuskan untuk melahirkan secara VBAC, persiapkan diri Anda dengan:

  • Mempelajari apa itu VBAC, manfaat, risiko, dan prosedur persalinan.
  • Merencanakan kelahiran bayi Anda di rumah sakit dengan fasilitas yang lengkap.
  • Memastikan tidak ada masalah dengan plasenta atau tali pusar dan posisi bayi dalam keadaan normal.
  • Membiarkan persalinan dimulai secara alami tanpa persalinan induksi untuk mengurangi kemungkinan operasi caesar.

Tips Melahirkan VBAC

Anda harus melewati serangkaian pemeriksaan dan pengawasan ketat dari dokter jika ingin menjalani prosedur VBAC. Jika Anda memenuhi kriteria sebagai kandidat, ada masih perlu menjaga pola hidup sehat agar persalinan berhasil. Ini dia beberapa tips melahirkan VBAC yang bisa dicoba, seperti:

  • Pilih rumah sakit dan dokter yang terpercaya. Usahakan memilih rumah sakit dan dokter yang punya riwayat berhasil melakukan prosedur VBAC. Dengan begitu, Anda termotivasi secara fisik dan mental untuk berhasil menjalani persalinan tersebut. 
  • Hindari induksi persalinan. Usahakan untuk menghindari induksi persalinan yang merangsang kontraksi rahim sebelum terjadi kontraksi alami. Sebab induksi persalinan dapat menyebabkan pecahnya sayatan operasi caesar sebelumnya. Sebaiknya Anda menjalani proses persalinan sealami mungkin agar lebih aman dan lancar.
  • Berolahraga secara teratur. Ibu hamil hanya perlu melakukan olahraga ringan untuk menjaga kesehatan serta berat badan selama kehamilan. Kondisi yang sehat akan mengoptimalkan tubuh ibu dan bayi sebelum menghadapi prosedur VBAC. Misalnya olahraga dengan gym ball yang berfungsi melenturkan area pinggang, pinggul, serta miss V, sehingga proses melahirkan lebih cepat tanpa perlu berlama-lama merasakan kontraksi. 
  • Tingkatkan kepercayaan diri. Keberhasilan VBAC tergantung kesiapan fisik dan mental ibu hamil. Saat persiapan, buang rasa takut dan khawatir dari benak Anda. Percayakan semuanya kepada dokter pilihan Anda untuk membantu Anda di sepanjang proses persalinan. 

Seandainya VBAC berhasil dilakukan, peluang untuk melahirkan normal di kehamilan berikutnya amatlah besar. Berencana menjalani VBAC? Atau punya keluhan setelah VBAC? Tulis di kolom komentar.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Satu pemikiran pada “Mau Melahirkan Normal Lagi? Pakai VBAC, Begini Prosedurnya”

  1. Saya mau vbac, tapi rentang waktu saya dr kelahiran anak pertama kurang dr 18 bulan jd gimana ya?

    Dan saya belum bener2 menemukan dokter obgyn yg mau menangani kasus saya, syaa butuh informasi terkait dokter spesialis yg mau menangani kasus saya

    Balas

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?