membersihkan telinga bayi

Membersihkan Telinga Bayi dengan Aman, Ikuti Cara Berikut Ini

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Keadaan tubuh yang bersih akan membuat bayi nyaman, tidak terkecuali untuk area telinga. Membersihkan telinga bayi secara rutin dapat mencegah kotoran yang menumpuk, mencegah penyumbatan pendengaran, dan mencegah pemicu infeksi.

Munculnya kotoran pada telinga jika sebenarnya merupakan kondisi yang wajar. Bahkan, kotoran pada telinga dapat membawa sejumlah manfaat bagi kesehatan. Dengan adanya kotoran, telinga terlindungi dapat paparan debu dan dapat terjaga agar tetap kering dan tidak memicu infeksi. 

Kotoran pada telinga bayi berwarna coklat atau kekuningan. Jika dibandingkan dengan orang dewasa, kotoran pada telinga bayi memiliki tekstur yang lebih lembut dan ringan sehingga pada kebanyakan kasus, kotoran dapat keluar dengan sendirinya. Meski demikian, ada baiknya dilakukan perawatan telinga pada bayi secara berkala.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Mengapa perlu membersihkan kotoran pada telinga bayi?

Meski demikian, seperti yang telah disebutkan di atas, kotoran telinga tidak boleh didiamkan secara terus menerus karena selain alasan ketidaknyamanan, dapat juga memicu masalah pada kesehatan lainnya.

Adapun beberapa masalah yang dapat timbul jika kotoran telinga pada bayi dibiarkan menumpuk adalah telinga berbau, terganggunya pendengaran, muncul sensasi berdengung di telinga, serta rasa sakit atau gatal pada telinga.

Kapan harus membersihkan telinga bayi?

Mengingat bayi belum dapat mengkomunikasikan apa yang ia pikirkan atau rasakan, Anda perlu memperhatikan bahasa tubuh bayi untuk mengetahui waktu yang tepat untuk membersihkan telinganya. 

Jika bayi terlihat menarik-narik telinganya dalam frekuensi yang cukup sering, menggeleng-gelengkan kepala serta menjadi lebih rewel dari biasanya, dapat menjadi indikasi bahwa sudah waktunya Anda untuk membersihkan telinganya. 

Bahkan, bahasa tubuh tersebut juga dapat mengindikasikan bahwa bayi mengalami penumpukan kotoran. Pertimbangkan untuk membawanya ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatan telinga bayi.

Waktu yang tepat untuk membersihkan telinga bayi adalah ketika sudah terlihat ada kotoran menumpuk pada liang telinga bagian luar. Anda juga dapat melihat ke dalam telinga untuk mengetahui apakah ada kotoran di dalam telinga. Idealnya, telinga bayi dibersihkan setidaknya sekali setiap 2 minggu.

Bagaimana cara membersihkan telinga bayi?

Berbeda dari cara membersihkan telinga orang dewasa yang memanfaatkan cotton bud, dibutuhkan cara lain dalam membersihkan telinga bayi mengingat tubuh bayi yang masih terbilang sensitif. Berikut ada dua cara yang dapat dilakukan untuk membersihkan telinga bayi dengan aman:

Menggunakan waslap

Alat yang terbilang aman dan direkomendasikan dokter dalam membersihkan telinga bayi adalah dengan menggunakan waslap. Pertama-tama, pastikan waslap yang digunakan adalah waslap yang bersih. 

Kemudian basahi dengan air hangat dan peras hingga waslap tidak lagi meneteskan air. Waslap yang terlalu basah dapat menyebabkan air menetes ke dalam telinga bayi.

Kemudian, seka bagian luar telinga bayi secara perlahan dengan waslap. Pastikan tidak menggosok terlalu keras atau terlalu cepat untuk menghindari gesekan pada telinga bayi. 

Meski mudah dilakukan, penggunaan waslap dan air hangat dalam membersihkan telinga bayi hanya efektif pada telinga bagian luar.

Menggunakan obat tetes

Untuk membersihkan telinga bagian dalam, Anda dapat menggunakan obat tetes telinga. Namun, dalam memilih produk obat tetes telinga yang akan digunakan, Anda perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Setelah dokter menyarankan atau membuat resep mengenai produk obat tetes telinga yang tepat untuk bayi beserta dengan dosisnya, ikuti cara penggunaannya berikut ini:

  • Pastikan tangan Anda bersih sebelum membersihkan telinga bayi, cucilah tangan dengan menggunakan sabun terlebih dahulu.
  • Usahakan bayi berada dalam kondisi tenang saat proses pembersihan telinga.
  • Baringkan bayi hingga posisi menyamping dengan posisi telinga yang ingin dibersihkan menghadap ke atas.
  • Tarik lembut liang telinga bayi agar obat benar-benar masuk ke bagian dalam telinga bayi.
  • Teteskan obat ke dalam telinga bayi dalam jumlah sesuai dengan rekomendasi dokter.
  • Setelah meneteskan obat, tahan posisi bayi untuk memastikan obat benar-benar masuk ke dalam telinga. Estimasi waktu pada tiap telinga untuk masuk ke dalam telinga adalah 5-10 menit sehingga usahakan tidak merubah posisi di bawah jangka waktu tersebut.
  • Jika sudah memastikan obat benar-benar masuk ke dalam telinga bayi, balikkan posisi badan bayi untuk membersihkan telinga sebelahnya. Ulangi dari langkah awal.

Jika cara-cara di atas sudah dilakukan namun telinga bayi belum bersih secara menyeluruh, lakukan konsultasi lebih lanjut ke dokter telinga, hidung, tenggorokan (THT) untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. 

Ada kemungkinan dokter akan merekomendasikan produk obat tetes telinga lainnya atau melakukan prosedur pembersihan telinga seperti menggunakan alat penyedot kotoran telinga. Meski tanpa ada keluhan pada telinga bayi, usahakan untuk melakukan pemeriksaan telinga ke dokter THT secara berkala, setidaknya sekali setiap 6 bulan.

Untuk rekomendasi serta membuat janji dengan dokter THT di dalam dan luar negeri, hubungi Smarter Health.

Apa hal yang perlu dihindari saat membersihkan telinga bayi?

Berikut adalah hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan ketika membersihkan telinga bayi:

Menggunakan cotton bud 

Cotton bud tidak direkomendasikan digunakan pada bayi mengingat teksturnya yang cukup keras dan berisiko melukai telinga bayi. Selain itu, penggunaan cotton bud juga dapat berisiko membuat kotoran semakin terdorong ke dalam telinga bayi.

Menggunakan jari

Hindari membersihkan telinga bayi dengan jari sebisa mungkin. Meskipun dilakukan dengan sangat hati-hati, jari tangan berisiko membuat telinga bayi terluka atau bahkan infeksi.

Belum lagi kebersihan tangan yang perlu diperhatikan baik-baik. Terkadang, meski sudah mencuci tangan, kotoran bisa terselip di antara kuku dan malah menambahkan kotoran yang ada di telinga bayi.

Cara menjaga kesehatan telinga bayi

Terlepas dari kebersihannya, penting untuk menjaga kesehatan bayi agar sistem pendengaran telinga tidak terganggu fungsinya. Berikut adalah cara-cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan telinga bayi:

  • Hindari memasangkan earphone ke bayi.
  • Hindari bayi dari paparan suara yang terlalu bising. Jika diperlukan, gunakan alat peredam suara seperti headphone. 
  • Pastikan kondisi telinga benar-benar kering setelah mandi atau berenang.
  • Melakukan pengecekan telinga secara berkala ke dokter THT.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?