Mengapa Sebaiknya Imunisasi di Singapura

Vaksinasi, atau sering juga kita sebut imunisasi, adalah proses pemberian vaksin ke dalam tubuh dengan tujuan untuk memberikan kekebalan pada tubuh, dan melindungi tubuh dari sejumlah penyakit. Vaksin untuk beberapa jenis penyakit tertentu perlu diperkuat, sehingga ada beberapa jenis vaksin yang harus diberikan lebih dari satu kali. Dan sebagai negara maju, kualitas imunisasi di Singapura sudah diakui dunia.

Lantas, benarkah imunisasi perlu diberikan kepada anak? Apa saja jenis imunisasi yang harus diberikan kepada anak Anda? Berikut ini kami tulis ulasannya…

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?

Hubungi tim dokter kami

Layanan kami 100% gratis!

 

jarum suntik vaksin

Pentingnya memberikan vaksinasi kepada anak

Melindungi kesehatan anak menjadi hal yang perlu diperhatikan, bahkan menjadi kewajiban orangtua. Vaksinasi pada anak diperlukan sebagai tindakan pencegahan, agar anak terhindar dari penyakit infeksi menular. Vaksinasi juga tidak memerlukan waktu yang lama dan dapat diperoleh dengan mudah dan aman.

Tubuh anak yang telah memperoleh vaksinasi dapat lebih kebal dalam melawan penyakit. Sebaliknya, tubuh anak yang tidak memperoleh vaksinasi mempunyai resiko yang lebih tinggi untuk terserang berbagai penyakit. Mari kita lihat, apa saja jenis vaksinasi yang harus diberikan kepada anak-anak.

 

Jenis vaksinasi untuk anak

Jenis vaksin yang diberikan untuk anak, akan bervariasi sesuai dengan umurnya. Berikut ini adalah vaksinasi yang harus diberikan pada anak dari umur 0-18 tahun:

Anak yang baru Lahir

  • Jenis Vaksin: BCG (Bacillus Calmette-Guérin vaccine HepB), Hepatitis B-Dosis Pertama
  • Penyakit yang dicegah: Tuberkulosis, Hepatitis B

Anak berumur 1 Bulan

  • Jenis Vaksin: Hepatitis B-Dosis Kedua
  • Penyakit yang dicegah: Hepatitis B

Anak berumur 3 Bulan

  • Jenis Vaksin: DTaP (Paediatric diphtheria and tetanus toxoid and acellular pertussis vaccine)-Dosis Pertama, IPV (Inactivated polio vaccine)-Dosis Pertama, Hib (Haemophilus influenza vaksin tipe B)-Dosis Pertama, Pneumococcal Conjugate-Dosis Pertama
  • Penyakit yang dicegah: Difteri, Pertusis & Tetanus, Polio, Vaksin Haemophilus influenza tipe B, Pneumokokus

Anak berumur4 Bulan

  • Jenis Vaksin: DTaP (Paediatric diphtheria and tetanus toxoid and acellular pertussis vaccine)-Dosis Kedua, IPV (Inactivated polio vaccine)-Dosis Kedua, Hib (Haemophilus influenza vaksin tipe B)-Dosis Kedua
  • Penyakit yang dicegah: Difteri, Pertusis&Tetanus, Polio, Vaksin Haemophilus influenza tipe B

Anak berumur 5 Bulan

  • Jenis Vaksin: Hepatitis B-Dosis Ketiga*, DTaP (Paediatric diphtheria and tetanus toxoid and acellular pertussis vaccine)-Dosis Ketiga, IPV (Inactivated polio vaccine)-Dosis Ketiga, Hib (Haemophilus influenza vaksin tipe B)-Dosis Ketiga, Pneumococcal Conjugate-Dosis Kedua
  • Penyakit yang dicegah: Hepatitis B, Difteri, Pertusis&Tetanus, Polio, Vaksin Haemophilus influenza tipe B, Pneumokokus

Anak berumur 5-6 Bulan

  • Jenis Vaksin: Hepatitis B-Dosis Ketiga*
  • Penyakit yang dicegah: Hepatitis B, Difteri, Pertusis&Tetanus, Polio, Vaksin Haemophilus influenza tipe B, Pneumokokus

Anak berumur 12 Bulan

  • Jenis Vaksin: MMR (Measles, mumps, and rubella vaccine)-Dosis Pertama, Pneumococcal Conjugate-Penguat Pertama
  • Penyakit yang dicegah: Campak, Mumps & Rubella, Pneumokokus

Anak berumur 15-18 Bulan

  • Jenis Vaksin: MMR (Measles, mumps, and rubella vaccine)-Dosis Kedua**
  • Penyakit yang dicegah: Campak, Mumps & Rubella

Anak berumur 18 Bulan

  • Jenis Vaksin: DTaP (Paediatric diphtheria and tetanus toxoid and acellular pertussis vaccine)-Penguat Pertama, IPV (Inactivated polio vaccine)- Penguat Pertama, Hib (Haemophilus influenza vaksin tipe B)- Penguat Pertama, MMR (Measles, mumps, and rubella vaccine)-Dosis Kedua**
  • Penyakit yang dicegah: Difteri, Pertusis&Tetanus, Polio, Vaksin Haemophilus influenza tipe B, Campak, Mumps & Rubella

Anak berumur 10-11 tahun ke atas

  • Jenis Vaksin: Tdap (Tetanus toxoid, reduced diphtheria toxoid and acellular pertussis vaccine)-Penguat Kedua, Oral Polio-Penguat Kedua
  • Penyakit yang dicegah: Toksoid Tetanus, Mengurangi Toksoid Difteri, Polio

Catatan:

* Dosis Ketiga dari Vaksin Hepatitis B dapat diberikan bersamaan dengan DTaP, IPV and Hib

** Dosis Kedua dari MMR dapat diberikan diantara 15-18 bulan

Remaja di bawah 11 tahun juga masih harus diimuniasi

Mengapa masyarakat Indonesia harus mencari negara alternatif?

Tingkat imunisasi/vaksinasi untuk anak-anak di Indonesia masih tergolong lemah, yang juga berarti bahwa kekebalan kelompok di Indonesia juga turut rendah. Imunisasi merupakan hal yang penting untuk anak-anak, dan orangtua sebaiknya tidak menunda pemberian vaksin pada anak. Orangtua harus memastikan bahwa imunisasi yang diberikan kepada anak secara tepat waktu dan dijamin keasliannya.

Selain itu, maraknya kasus-kasus di Indonesia mengenai vaksin palsu juga menimbulkan rasa takut bagi para orangtua untuk memberikan vaksin untuk buah hatinya. Keterbatasan persediaan vaksinasi di Indonesia dan maraknya kasus-kasus vaksin palsu membuat masyarakat Indonesia harus mencari alternatif negara lain untuk memperoleh vaksin tersebut.

Dan, ada beberapa jenis vaksinasi yang tergolong langka, bahkan tidak tersedia di Indonesia. Itulah mengapa penting untuk melakukan vaksinasi di Singapura untuk anak Anda.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?

Hubungi tim dokter kami

Layanan kami 100% gratis!

 

Ketersediaan Vaksin MMR

Tidak semua jenis vaksin di atas tersedia di Indonesia, misalnya vaksin MMR. Berhubung adanya keterbatasan untuk memperoleh vaksin MMR di Indonesia, Anda dapat memperoleh vaksin MMR di negara yang merupakan salah satu destinasi wisata medis terpopuler, Singapura sebagai alternatif. Kualitas dan orisinalitas imunisasi di Singapura juga tidak perlu dipertanyakan lagi.

 

Cara Melakukan Imunisasi di Singapura

Vaksin merupakan suatu hal yang sangat penting, terutama bagi anak-anak untuk tercegah dari berbagai jenis penyakit. Namun, keterbatasan kesediaan vaksin di Indonesia membuat sejumlah masyarakat Indonesia harus mencari negara lain sebagai alternatif untuk mendapatkan vaksin tersebut. Selain itu, maraknya kasus vaksin palsu juga membuat para orangtua menjadi ragu dan memiliki rasa takut untuk memberikan vaksin untuk anak-anak mereka. Maka, untuk para orangtua, jangan lagi merasa takut, karena Singapura dapat menjadi negara alternatif yang tentu terjamin keaslian vaksinnya.

Bagaimana cara melakukan vaksinasi di Singapura? Hubungi Smarter Health, kami bantu Anda carikan rekomendasi dokter dan rumah sakit sesuai bujet. Tanpa repot. Tanpa antri. Layanan kami 100% gratis, karena kami perwakilan resmi dokter & rumah sakit di Singapura.

Mau imunisasi di Singapura?

Kami bantu urus semuanya. Bikin janji dokter, kisaran biaya, rekomendasi rumah sakit. Layanan kami 100% gratis!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan