Mengenal Diet Nabati, Yang Disebut Diet Terbaik di Dunia

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Sebut semua jenis diet yang Anda ketahui…

Sebut saja diet keto, diet mayo, hingga sirtfood diet yang berhasil menurunkan berat tubuh penyanyi asal Inggris, Adele, hingga 22 kilogram. 

Semua jenis diet kebanyakan berfungsi menurunkan berat badan, atau membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar. 

Namun, ada satu jenis diet yang ditetapkan para ahli nutrisi sebagai diet sehat yang aman dijalankan segala usia. Diet tersebut adalah diet nabati atau diet mediterania. Selain mudah diikuti, diet nabati menawarkan manfaat kesehatan bagi yang mengikuti anjuran dan aturannya dengan baik dan benar.

Sebelum melakukannya, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi, untuk menentukan diet yang tepat sesuai kesehatan Anda.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Apa itu Diet Nabati (Mediterania)?

apa itu diet nabati

Diet nabati atau yang terkenal dengan nama diet Mediterania berasal dari kawasan Mediterania di Yunani dan Italia. Jenis diet ini ditemukan pada tahun 1960.

Pola dietnya berfokus pada kombinasi antara berolahraga dan mengonsumsi makanan nabati seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Inti diet nabati adalah sebisa mungkin menghindari konsumsi protein hewani atau daging yang penyebab kolesterol dan menggantungkan pola makan pada protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Dari 41 jenis diet yang ada di dunia, laporan ahli nutrisi di US News and World Report menyebut diet nabati atau diet Mediterania berhasil menduduki peringkat tinggi dalam beberapa kategori:

  • Diet terbaik untuk makanan sehat, 
  • Diet terbaik untuk diabetes, dan 
  • Diet yang paling mudah dijalani.

Diet nabati bahkan masuk ke daftar World Health Organisation (WHO) sebagai diet sehat dan relatif mudah untuk dilaksanakan dalam jangka panjang. Diet Mediterania juga masuk sebagai aset budaya dalam daftar UNESCO.

Manfaat Diet Nabati (Mediterania)

Manfaat diet nabati dipercaya mengurangi risiko penyakit kronis seperti kolesterol, diabetes, demensia, depresi, kesehatan otak hingga kanker payudara.

Selain itu, diet nabati disebut dapat memberikan umur panjang, tulang lebih kuat, jantung lebih sehat, dan tentunya penurunan berat badan. Persentase penganut diet nabati terserang penyakit jantung koroner relatif rendah.

Jenis Diet Nabati (Mediterania)

Terdapat 4 jenis diet nabati yang diikuti banyak orang. Bahkan selebriti seperti keluarga Kardashian-Jenners pun menjalankan diet nabati:

Diet Pescatarian

Diet pescatarian diperuntukkan untuk orang yang masih belum dapat menjadi vegetarian. Pendekatan yang digunakan dengan mengonsumsi hewan laut sebagai pengganti daging merah. Tidak lupa, diet pescatarian juga menyertakan biji-bijian dan kacang-kacangan dalam menu makan mereka.

Diet Flexitarian

Diet flexitarian adalah cara alternatif untuk menjadi vegetarian tanpa harus 100% menghindari daging. Bagi penemu diet ini, Dawn Jackson Blatner yang merupakan pakar diet di Amerika Serikat, diet flexitarian cocok dilakukan oleh orang yang sedang berusaha menjadi vegetarian namun masih memiliki keinginan untuk sesekali mengonsumsi daging.

Diet Vegetarian

Diet vegetarian merupakan diet yang sangat populer di kalangan masyarakat modern. Tingkat kesulitannya lebih rendah dibanding diet vegan karena pengikutnya masih diperbolehkan mengonsumsi produk turunan yang dihasilkan oleh hewan, seperti susu, madu, dan telur. 

Diet Vegan

Diet Vegan adalah diet yang memiliki tingkat kesulitan tertinggi dalam program diet nabati. Tidak hanya daging hewan, produk turunan dari hewan pun dilarang untuk dikonsumsi bagi penganut diet vegan. Singkirkan susu, telur, madu, hingga keju dari dalam lemari penyimpanan jika ingin melakukan diet ini.

Tips Memulai Diet Nabati (Mediterania)

Jika menjalani diet nabati terasa sulit untuk dilakukan, terutama bagi yang terbiasa mengonsumsi daging, ikuti kiat-kiat berikut:

cara mulai diet nabati

Memulai secara bertahap

Merasa cocok dengan diet nabati? Cobalah tantang diri sendiri. Tidak perlu langsung mengubah pola makan keseluruhan, diet nabati bisa dilakukan secara bertahap, baik secara durasi dan atau menu makan.

Mulai dari menu makanan sederhana 

Mulailah dengan menu makanan sederhana, misal menyiapkan buah-buahan segar di rumah, memilih makanan yang mudah didapat seperti gado-gado, atau jika ingin memasak dari rumah, masak saja sayur tumis.

Belajar disiplin

Belajar disiplin dalam diet, caranya dengan membuat rencana makan atau meal plan yang wajib ditaati. Manfaat lain, meal plan penting untuk menghindari kesalahan mengonsumsi makanan. 

Nutrisi Yang Perlu Dijaga Ketika Diet Nabati (Mediterania)

Tantangan utama menjalani diet nabati adalah memastikan tubuh tetap mendapat asupan nutrisi esensial. 

Berikut adalah nutrisi esensial yang dibutuhkan oleh tubuh namun seringkali tidak didapatkan ketika menjalankan diet nabati:

nutrisi wajib di diet nabati

Protein

Protein merupakan kandungan yang terbuat dari rantai asam amino yang dibutuhkan tubuh dalam proporsi tertentu untuk memanfaatkan protein menjadi zat yang berguna bagi tubuh.

Adapun asam amino tersebut biasanya ditemukan pada daging, susu, ikan, telur, kacang-kacangan. Produk hewani merupakan sumber protein lengkap yang mengandung kadar asam amino yang dibutuhkan. Sedangkan protein yang didapatkan dari makanan berbahan dasar tumbuhan cenderung tidak komplit.

Meski demikian, kondisi ini dapat diakali dengan mengonsumsi protein dari berbagai macam makanan berbahan dasar nabati dalam sehari. Sebagai tambahan, konsumsi produk berbahan dasar kedelai secara rutin juga direkomendasikan oleh The Academy of Nutrition and Dietetics pada tahun 2016.

Zat besi

Meski kandungan zat besi dalam pola makan nabati atau hewani tidak memiliki perbedaan yang signifikan, kadar zat  besi dalam tubuh para vegetarian cenderung lebih rendah. 

Untuk menyiasatinya, rekomendasi dari The Institute of Medicine adalah untuk mengonsumsi zat besi tambahan dengan catatan dimonitor oleh dokter. Adapun mengonsumsi suplemen kaya zat besi tidak terlalu dianjurkan, kecuali atas rekomendasi dokter.

Kalsium

Beberapa jenis sayur-mayur kaya akna kalsium, namun komponen lainnya yang terdapat dalam tanaman seperti oksalat, asam fitat, dan serat memblokir ketersediaannya.

Oleh karena itu, sayur-sayuran yang direkomendasikan oleh para nutrisionis adalah yang rendah akan oksalat, seperti kale, sawi putih, pakcoy, serta susu dari almond atau kedelai.

Vitamin B12

Tumbuh-tumbuhan secara umum tidak mengandung B12 yang dibutuhkan untuk sel darah yang sehat serta untuk ketersediaan energi. Bagi yang menjalani diet nabati akan cenderung kekurangan akan vitamin B12 tanpa mengonsumsi sereal dan ragi bernutrisi, serta suplemen B12. Adapun dosis yang direkomendasikan sebesar 2.4 mikrogram per hari.

Daftar Makanan yang Mengandung Vitamin dan Mineral

Pernah melakukan diet nabati? Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?