Daya Tahan Tubuh Anak

Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak Agar Tetap Sehat

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Menjaga daya tahan tubuh tentunya merupakan hal yang penting, apalagi jika Anda adalah orang yang memiliki aktivitas yang padat sehari-hari. Namun, tidak hanya orang dewasa yang butuh menjaga daya tahan tubuh, anak-anak juga perlu. Terutama di masa-masa seperti ini, di mana anak jarang bisa bermain ke luar rumah.

Jika Anda masih ragu dengan cara-cara menjaga daya tahan tubuh anak, simak terus artikel ini untuk mengetahui selengkapnya.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Cara-cara Efektif Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak

Beberapa ini adalah cara menjaga daya tahan tubuh anak yang disarankan oleh beberapa dokter anak:

Memberikan permainan yang dapat merangsang imajinasi anak

Anak-anak yang jarang beraktivitas dan bermain biasanya mudah terserang penyakit dan obesitas. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah memberikan anak waktu bermain hanya setelah mereka menyelesaikan tugas-tugas mereka. Jika Anda memiliki halaman di rumah, Anda dapat memberikan mereka waktu bermain di luar. Anak-anak yang sering diajak bermain ke luar rumah dapat mengeksplor sendiri hal-hal yang ada di sekitar mereka, tentunya dengan pengawasan.

Mencuci tangan dengan rutin untuk menjaga daya tahan tubuh anak

Sangat penting bagi anak mengerti pentingnya mencuci tangan. Beberapa momen paling penting untuk mencuci tangan adalah sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh hewan peliharaan atau binatang lainnya, juga setelah bersin atau batuk yang ditutup menggunakan tangan. Anak-anak butuh diingatkan terus menerus agar dapat membangun kebiasaan tersebut. Sebab, mencuci tangan adalah cara paling efektif untuk menghindari bakteri masuk ke dalam tubuh.

Jangan terlalu banyak menggunakan sabun antibakteri atau pembersih dengan kandungan zat kimia yang banyak

Ketika Anda menggunakan terlalu banyak barang-barang pembersih yang memiliki kandungan zat kimia tinggi, Anda memang membunuh bakteri buruk. Namun, Anda juga berpotensi membunuh bakteri baik. Jika Anda ingin mengajarkan anak untuk mencuci tangan, ada baiknya untuk Anda menggunakan sabun biasa dengan air mengalir saja. Untuk membersihkan rumah, Anda dapat menggunakan pembersih yang lebih lembut, seperti cuka yang dicampur dengan air.

Jangan keluar rumah ketika sedang sakit

Anak yang sedang sakit lebih rentan terinfeksi bakteri. Jika anak sedang sakit, cobalah untuk tidak keluar rumah selama beberapa hari sampai anak sembuh. Anak yang mendapatkan istirahat cukup akan lebih cepat sembuh dibanding anak-anak yang terus pergi ke sekolah atau ke tempat penitipan anak. Selain rentan terinfeksi, anak juga berpotensi menularkan bakterinya ke anak-anak lain.

Berilah anak makanan dan camilan yang sehat

Makanan-makanan sehat tentunya menjadi salah satu kunci utama agar tubuh terbebas dari penyakit. Anak sebaiknya tidak mengonsumsi terlalu banyak gula. Anda bisa mengganti camilan mereka dengan sayur dan buah-buahan segar serta minum susu agar anak selalu sehat.

Jangan melarang anak memakan makanan cepat saji

Ketika anak dilarang untuk memakan sesuatu, biasanya mereka akan semakin ingin mencoba makanan tersebut. Ada baiknya untuk tidak membiasakan mereka melabeli makanan sebagai makanan yang “baik” atau “buruk” bagi tubuh. Namun, ajari mereka untuk makan secukupnya. Memberikan anak makanan cepat saji sekali-kali tidak apa-apa, asalkan Anda tetap memberikan mereka makanan lain yang penuh gizi. Kebiasaan ini akan membantu anak melihat bahwa makanan cepat saji sebenarnya sama saja seperti makanan-makanan lainnya.

Ingatlah untuk memvaksin anak tepat waktu

Anak perlu mengetahui pentingnya vaksin. Sebab, vaksin akan membantu anak terhindar dari berbagai penyakit. Jangan menakut-takuti anak bahwa disuntik atau pergi ke dokter adalah sesuatu yang menyeramkan. Namun, ajari mereka bahwa ketika mereka sakit, mereka memang membutuhkan hal-hal ini agar dapat kembali sehat.

Biarkan anak mengeksplor perasaan yang mereka miliki

Anak-anak yang memiliki emosi tertahan biasanya lebih rentan terhadap penyakit. Emosi-emosi ini seperti marah, sedih, atau takut. Ketika anak merasakan hal-hal tersebut, hindari mengatakan “Jangan khawatir” atau “Coba kita pikirkan hal yang lain saja”. Biarkan mereka mengerti bagaimana rasanya sedih, rasanya marah, dan rasanya takut. Hormatilah perasaan mereka sebagai anak. Cobalah untuk mengatakan hal-hal lain seperti “Sepertinya kamu merasa kesulitan sekali” atau “Kita akan melewati ini bersama-sama”.

Ajari anak bahwa mereka harus mendapatkan tidur yang cukup

Jika anak kekurangan tidur sejak kecil, otomatis daya tahan tubuh mereka menurun dan mereka lebih mudah terinfeksi virus atau bakteri. Berilah contoh jadwal tidur yang baik, dimulai dari Anda sendiri. Sebab, tidur merupakan waktu di mana tubuh memperbaiki dirinya sendiri

Camilan yang Dapat Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak

Berikut ini adalah beberapa camilan yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak:

Yogurt

Yogurt mengandung banyak bakteri baik yang disebut probiotik. Bakteri-bakteri ini tinggal di dalam perut dan dapat meningkatkan proses pencernaan nutrisi dari makanan yang kita konsumsi. Selain itu, yogurt juga dapat membantu tubuh menghindari penyakit

Kefir

Kefir adalah jenis minuman yang juga mengandung banyak probiotik. Walau rasanya mungkin sedikit tidak biasa, namun kefir dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh pada anak

Kacang walnut

Kacang ini memiliki kandungan lemak omega-3 yang sehat bagi tubuh. Selain membantu menghindari penyakit pada tubuh, kacang walnut juga dapat membantu mengurangi infeksi saluran pernapasan pada anak

Sayur dan buah-buahan

Jika ingin meningkatkan daya tahan tubuh, konsumsilah sayur dan buah yang mengandung vitamin C, seperti buah-buah citrus, stroberi, brokoli, ubi, dan paprika

Daging tanpa lemak

Daging tanpa lemak sendiri memiliki protein yang dapat membantu kita memiliki energi dalam menjalankan aktivitas. Selain itu, daging tanpa lemak juga memiliki zinc yang dapat membantu sel darah putih melawan infeksi. Contoh daging tanpa lemak adalah daging yang sudah dikuliti dan daging merah yang sudah terpisah dengan lapisan lemaknya

Ingatlah untuk tidak memberikan satu macam makanan secara berlebihan. Anda dapat mengganti menu anak-anak setiap hari, memberikannya kesempatan untuk mencoba berbagai macam makanan yang berguna bagi kesehatannya. Ingat juga untuk membatasi porsi anak-anak. Ketika mereka sudah mengonsumsi jumlah nutrisi yang dibutuhkan, nutrisi lain yang masih dikonsumsi menjadi terbuang percuma.

 Hal Tambahan Lainnya

Ada banyak penyakit yang bisa diderita anak-anak. Sebagai orangtua, Anda harus mengetahui setidaknya sedikit mengenai penyakit-penyakit ini. Misalnya flu, radang tenggorokan, demam, cacar air, kutu rambut, sampai konjungtivitis (pink eye).

Anda harus mengetahui penyakit apa yang memang wajar terjadi pada anak-anak dan mana yang memerlukan pertolongan medis secepatnya. Maka itu, penting bagi Anda mengetahui kebersihan di sekolah, kebersihan di tempat penitipan anak, kebersihan di tempat-tempat anak Anda bermain, bahkan kebersihan di rumah Anda sendiri.

Ketika Anda memiliki pengetahuan yang cukup mengenai penyakit-penyakit tersebut, Anda dapat dengan mudah membedakan perkataan atau penyakit mana yang fakta dan mana yang mitos.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?