organ jantung

Merawat Jantung Anda

Daniel Yeo - Dokter Jantung Singapura - Cardiology - Cardiology
Penulis:
Dokter spesialis jantung di Singapura

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Kini wanita bisa hidup lebih lama dari sebelumnya, sehingga sangat penting bagi mereka untuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap bisa menikmati hidupnya, bersama dengan keluarga dan teman-teman. 

Penyakit jantung sangat mudah dikenali pada pria, namun lebih banyak diabaikan di kalangan wanita. Hal ini bisa membahayakan karena wanita kehilangan efek protektif mereka pada hormon kewanitaannya ketika mereka mengalami menopause. 

Rata-rata, resiko penyakit jantung tertunda 10 tahun pada wanita dibandingkan dengan pria. Sebagai tambahan, pengalaman wanita terhadap gejala jantung biasanya berbeda dengan apa yang dialami kaum pria. 

Berbagai buku dan teori cenderung bias pada pengalaman gejala jantung kaum pria, seperti nyeri di dada. Pada penyakit jantung, nyeri dada disebabkan oleh penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah pada jantung yang menyebabkan kekurangan suplai darah dan oksigen yang bisa mencapai otot jantung. 

Hasilnya adalah rasa sakit pada jantung, dan jika parah, bisa menimbulkan serangan jantung, sebuah kondisi yang mengancam nyawa seseorang. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Pria dengan sakit jantung (juga disebut dengan “angina”) biasanya merasakan ketidaknyamanan pada pusat dada mereka yang terasa sangat mengganggu, rasanya seperti ada gajah yang duduk di atas dada. Namun, wanita mungkin saja tidak merasakan sensasi yang sama. 

Kaum wanita mungkin hanya merasakan nyeri tajam yang mirip dengan keseleo, atau sakit perut yang terasa seperti sembelit. Ini biasanya hanya dianggap sebagai gangguan ringan karena tidak sampai mengganggu kegiatan sehari-hari. Pada kenyataannya, semua wanita tidak boleh menyepelekan gejala apapun sebelum semuanya terlambat. 

Baru-baru ini, ditemukan beberapa cara yang akurat untuk mendiagnosa penyakit jantung, termasuk metode non-invasif dengan menggunakan ultrasound (yang tidak memiliki radiasi). 

Penyakit jantung yang tidak terdiagnosis atau diobati sama dengan bom waktu yang berjalan. Bahkan jika seseorang bisa selamat dari serangan jantung, mereka mungkin akan mengalami gagal jantung.

Gagal Jantung adalah sebuah permasalah yang menjadi epidemi di seluruh dunia, termasuk di Singapura. 

Jumlah penerimaan pasien rumah sakit untuk segala kondisi ini Singapura meningkat sebanyak 5% tiap tahun. Namun, penerimaan akibat Gagal Jantung telah meningkat sebanyak 10% dalam beberapa tahun terakhir. 

Gagal Jantung adalah sebuah kondisi melemahnya otot-otot jantung, dan tidak bisa memompa cukup darah ke organ-organ vital seperti otak, ginjal, liver, dan otot tubuh. 

Gejala umumnya meliputi kesulitan bernapas, stamina menurun saat olahraga, pembengkakan pada kaki atau perut, tetapi ada juga penyebab lain seperti infeksi virus, diabetes, dan hipertensi. 

Seiring dengan semakin menuanya populasi masyarakat, dan khususnya, karena kaum wanita hidup lebih lama, kejadian gagal jantung meningkat secara eksponensial. 

Pada wanita paruh baya dengan gagal jantung, tes konvensional yang dilakukan untuk mendiagnosis penyakit tersebut tidak menampilkan hasil yang nyata. Ini karena jenis gagal jantung yang mereka alami berbeda – disebabkan oleh kekakuan otot jantung. Jantung masih bisa memompa darah ke luar, tetapi terlalu kaku untuk bisa sepenuhnya rileks. 

Relaksasi jantung sangat penting untuk mengisi kembali organ tersebut dengan cukup darah sebelum kontraksi lanjut memompa darah lagi untuk didistribusikan ke seluruh tubuh. Asesmen ultrasound khusus jantung dan juga tes darah dan terkadang Studi Jantung Kanan diperlukan untuk mendiagnosa kondisi ini secara akurat.

Palpitasi adalah gejala umum yang dialami oleh kaum wanita di Singapura. Alasannya mungkin karena kecemasan atau stres dari gaya hidup yang serba cepat. Bisa juga disebabkan oleh terlalu banyak konsumsi kopi, teh, minuman bersoda, dan minuman berenergi. Semuanya mengandung substansi yang bisa membuat seseorang terjaga selama beberapa waktu dan dipenuhi dengan energi. Namun menyebabkan jantung berdetak lebih cepat. 

Ketidakseimbangan hormon juga bisa menghasilkan palpitasi jika tubuh memproduksi terlalu banyak hormon tiroid. Mohon cari pertolongan medis jika Anda mengalami palpitasi, penurunan berat badan, iritasi mata, atau mata bengkak. Seiring dengan semakin menuanya wanita, resiko tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, dan gagal jantung juga ikut meningkat. Sebagai tambahan, resiko Fibrilasi Atrial juga turut meningkat.

Fibrilasi atrial adalah sebuah kondisi dimana bilik atas jantung tidak lagi berkontraksi secara beriringan dengan bilik bagian bawah. Yang terjadi justru sinyal elektrik normal yang mengontrol detak jantung menjadi kacau, dan berujung pada menggigilnya bilik atas jantung. 

Ini menyebabkan detak jantung yang semakin meningkat dan tidak beraturan, hingga muncul palpitasi. Di luar kendali, kondisi ini akan menyebabkan pusing, pingsan, serangan jantung, gagal jantung, hingga kematian. 

Tetapi salah satu komplikasi terburuk adalah stroke. Karena jantung tidak lagi berkontraksi secara normal, darah yang ada di dalam bilik jantung akan mengalami stagnasi dan memadat, membentuk sumbatan. 

Jika sumbatan ini dipompa hingga ke otak, bisa menyebabkan stroke seketika. 

Otak adalah organ yang paling sensitif dalam tubuh. Jika aliran darah berhenti, sel-sel otak akan mulai mati satu per satu dalam hitungan menit. Akan terjadi kerusakan otak yang bersifat permanen. Kerusakan otak yang disebabkan oleh gangguan aliran darah disebut juga dengan stroke. 

Gejala minor meliputi mati rasa dan lemas pada satu sisi tubuh, kesulitan berbicara atau mengunyah makanan, dan terkadang adalah masalah visual. Untungnya, diagnosis fibrilasi atrial cukup mudah, dan saat ini ada banyak pengobatan efektif untuk mencegah stroke.

Wanita yang berusia lebih muda secara umum mengalami defisiensi zat besi karena kehilangan darah selama menstruasi. 

Wanita paruh baya juga bisa mengalami kondisi yang sama, tetapi disebabkan oleh hal lain seperti diet yang tidak memadai, penyakit kronis, dan penyakit spesifik seperti tukak lambung atau divertikuler yang mengarah ke pendarahan lambung. 

Berbagai studi terbaru menunjukkan bahwa memiliki tekanan darah normal bisa menutupi kekurangan zat besi. Zat besi dibutuhkan untuk produksi darah, tetapi juga penting untuk kebutuhan metabolisme tubuh. 

Pada orang dengan gagal jantung (jantung lemah), tekanan darah normal, tetapi level zat besi rendah, mengembalikan level zat besi ke normal secara dramatis dapat meningkatkan kapasitas latihan fisik dan kualitas hidup mereka. 

Zat besi intravena yang baru kini tersedia, lebih bisa ditoleransi dan memungkinkan wanita untuk mengembalikan level zat besi mereka secara penuh hanya dalam 1 atau 2 kali perawatan, membuatnya bisa kembali ke hidup yang lebih aktif dan menyenangkan.

Jika masih ragu atau jika Anda masih menduga apakan Anda mengalami beberapa gejala yang disebutkan di sini, konsultasi pada dokter spesialis jantung Anda dan biarkan ia merawat jantung Anda.

Penulis: dr. Daniel Yeo, dokter spesialis jantung di Singapura. Diterjemahkan dari artikel Caring For Your Heart.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

  • Rekomendasi dokter/rumah sakit
  • Buat janji dokter spesialis
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Cari paket medical check up

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda