Nyeri Perut

Nyeri Perut, Waspadai Gejala dan Penyebabnya

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Setiap orang pasti pernah mengalami nyeri perut dari waktu ke waktu, tapi dengan kondisi yang berbeda-beda. Ada nyeri perut ringan sampai akut.  Rasa sakit ini akan terus datang dan pergi dalam waktu singkat atau selama beberapa minggu, bulan, bahkan tahun (kronis).

Waspadai gejala dan penyebab nyeri perut agar Anda terhindar dari penyakit ini. Smarter Health sudah merangkum informasi penting seputar nyeri perut. Mari simak selengkapnya. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Nyeri Perut Ringan dan Akut

Nyeri perut adalah sakit yang terjadi di antara dada dan daerah panggul. Rasa nyeri bisa berupa kram, pegal, atau seperti ditusuk-tusuk jarum. Biasanya orang menyebutnya dengan istilah sakit perut. 

Ada banyak kemungkinan penyebab sakit perut, seperti peradangan atau penyakit yang menyerang organ di perut. Beberapa organ utama yang terletak di perut yaitu ginjal, limpa, hati, usus kecil, usus besar, usus buntu, pankreas, dan kantung empedu. Terjadinya infeksi virus, bakteri, atau parasit yang menyerang lambung dan usus juga dapat menyebabkan sakit kronis. 

Gejala Nyeri Perut Akut

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami sakit perut akut yang membuat Anda tidak bisa bergerak tanpa rasa sakit atau Anda tidak bisa duduk diam dengan posisi yang nyaman. 

Cari bantuan medis jika sakit perut disertai dengan tanda dan gejala mengkhawatirkan berikut ini:

  • Demam.
  • BAB berdarah.
  • Pembengkakan di perut.
  • Penurunan berat badan.
  • Nyeri perut sangat parah.
  • Kulit berwarna kekuningan.
  • Mual dan muntah terus-menerus.
  • Rasa sakit yang parah saat Anda menyentuh perut.

Jenis-jenis Nyeri Perut 

Seberapa parah rasa sakit tidak selalu mencerminkan keseriusan kondisi penyebab nyeri perut. Anda mungkin mengalami sakit perut akut jika Anda mengalami kembung atau kram perut akibat virus gastroenteritis.

Infeksi virus gastroenteritis ditandai dengan diare berair, kram perut, mual atau muntah, dan terkadang demam. Umumnya, penyebaran virus terjadi melalui kontak dengan orang yang terinfeksi atau Anda menelan makanan atau air yang terkontaminasi virus. 

Kondisi sakit perut yang fatal seperti kanker usus besar atau usus buntu mungkin hanya menimbulkan gejala nyeri ringan atau tidak nyeri sama sekali. Cara lain untuk menggambarkan kondisi sakit perut Anda meliputi:

  • Nyeri umum. Ini berarti Anda merasakan sakit di lebih dari setengah perut Anda yang menandakan adanya infeksi virus, gangguan pencernaan, atau penumpukan gas. Jika rasa sakit semakin parah, itu mungkin disebabkan oleh penyumbatan usus. 
  • Nyeri lokal. Rasa sakit hanya ditemukan di satu area perut Anda. Biasanya menandakan adanya gangguan organ perut, seperti usus buntu atau kantung empedu. 
  • Nyeri seperti kram. Biasanya bukan kondisi serius yang kemungkinan disebabkan oleh penumpukan gas, kembung, dan diare. Namun, kondisi ini mengkhawatirkan jika intensitas meningkat, tidak kunjung sembuh setelah 24 jam, dan disertai demam. 
  • Nyeri kolik. Rasa nyeri yang cukup parah ini datang dalam beberapa gelombang yang dimulai dan diakhiri secara tiba-tiba. Penyebab umum nyeri kolik yaitu batu ginjal dan batu empedu. 

Penyebab Nyeri Perut

Ada banyak kondisi yang bisa menyebabkan sakit perut. Namun, penyebab utamanya adalah infeksi, perkembangan abnormal, inflamasi, obstruksi (penyumbatan), dan gangguan usus. 

Infeksi di tenggorokan, usus, dan darah berisiko menyebabkan bakteri masuk ke dalam saluran pencernaan Anda. Inilah yang mengakibatkan sakit perut. Indeksi ini juga berisiko menyebabkan gangguan pencernaan, seperti diare atau sembelit.

Pada wanita, kram akibat menstruasi juga berpotensi menjadi penyebab utama sakit perut bagian bawah. 

Penyebab umum sakit perut di antaranya:

  • Stres.
  • Diare.
  • Muntah.
  • Sembelit.
  • Gastroenteritis atau flu perut.
  • Refluks asam atau asam lambung.

Gangguan sistem pencernaan juga berpotensi menyebabkan sakit perut kronis. Penyakit yang paling umum terjadi yaitu:

  • Crohn’s disease atau radang usus. 
  • Gastroesophageal reflux disease (GERD).
  • Intoleransi laktosa. Kondisi di mana tubuh tidak mampu mencerna laktosa, yaitu gula yang banyak terkandung dalam produk susu. 
  • Irritable bowel syndrome atau sindrom iritasi usus besar. Merupakan kelainan yang menyebabkan sakit perut, kram, dan perubahan gerakan usus. 

Selain itu, penyebab sakit perut akut meliputi:

  • Batu ginjal.
  • Infeksi ginjal. 
  • Batu kantung empedu.
  • Organ perut pecah atau hampir pecah, misalnya usus buntu.

Perbedaan Nyeri Perut Atas dan Bawah

Setiap lokasi sakit perut yang Anda alami menunjukkan adanya masalah yang berbeda-beda. Itulah mengapa sakit perut bagian atas dan bawah mengindikasikan masalah tertentu. 

Sakit perut bagian atas sering dikaitkan dengan gangguan pencernaan atau penumpukan gas. Sedangkan sakit perut bagian atas yang parah mengindikasikan adanya penyakit jantung, ginjal, atau radang paru-paru. Rasa nyeri yang lebih umum dapat berasal dari usus akibat peradangan atau infeksi. 

Sakit perut bagian bawah atau nyeri panggul mengacu pada rasa tidak nyaman yang terjadi di bawah pusar Anda. Organ di panggul seperti kandung kemih dan organ reproduksi sering menjadi titik utama terjadinya nyeri panggul.

Lokasi Nyeri Perut dan Penyebabnya

Lokasi sakit di dalam perut Anda mungkin bisa menjadi petunjuk penyebabnya. Sakit yang paling umum terjadi di seluruh bagian perut dapat mengindikasikan adanya gangguan:

  • Cedera traumatis.
  • Infeksi saluran kemih (ISK).
  • Gastroenteritis atau flu perut.
  • Crohn’s disease atau radang usus.
  • Apendisitis atau radang usus buntu.
  • Irritable bowel syndrome atau sindrom iritasi usus besar.

Nyeri perut bagian bawah mungkin menunjukkan adanya gangguan:

  • Radang usus buntu.
  • Obstruksi usus atau penyumbatan usus.
  • Kehamilan ektopik atau kehamilan yang terjadi di luar rahim.

Pada wanita, sakit pada organ reproduksi bagian bawah perut bisa disebabkan oleh:

  • Keguguran.
  • Kista ovarium.
  • Penyakit radang panggul.
  • Dismenorea atau nyeri haid yang parah.
  • Endometriosis atau endometrium tumbuh di luar rahim.
  • Fibroid atau pertumbuhan jaringan tidak normal di rahim.
  • Kehamilan ektopik atau kehamilan yang terjadi di luar rahim.

Nyeri perut bagian atas bisa disebabkan oleh:

  • Batu empedu.
  • Penyakit jantung.
  • Radang paru-paru.
  • Hepatitis atau radang hati.

Sakit di bagian tengah perut berasal dari:

  • Cedera.
  • Radang usus buntu.
  • Gastroenteritis atau flu perut.
  • Uremia atau penumpukan kadar urea di dalam darah.

Nyeri perut bagian kiri bawah mungkin disebabkan oleh:

  • Kanker.
  • Infeksi ginjal.
  • Kista ovarium.
  • Radang usus buntu.
  • Crohn’s disease atau radang usus.

Nyeri perut bagian kiri atas terkadang disebabkan oleh:

  • Kanker.
  • Cedera.
  • Infeksi ginjal.
  • Penyakit jantung.
  • Limpa membesar.
  • Konstipasi atau tinja mengeras yang sulit dikeluarkan.

Penyebab nyeri perut bagian kanan bawah meliputi:

  • Kanker.
  • Infeksi ginjal.
  • Radang usus buntu.
  • Hernia atau turun berok.
  • Gastroenteritis atau flu perut.

Nyeri perut bagian kanan atas mungkin disebabkan oleh:

  • Cedera.
  • Radang paru-paru.
  • Radang usus buntu.
  • Hepatitis atau radang hati.

Cara Mengobati Nyeri Perut 

Lakukan perawatan di rumah untuk meredakan sakit perut ringan. Berikut langkah-langkahnya:

  • Perbanyak minum air putih.
  • Minum obat yang diresepkan dokter.
  • Hindari makan berat selama beberapa jam pertama.
  • Bagi penderita diabetes, Anda harus sering memeriksakan kadar gula darah. 
  • Jika Anda muntah, tunggu selama 6 jam, lalu makan sedikit makanan ringan seperti nasi atau biskuit. Hindari produk susu. 
  • Jika rasa sakit perut semakin tinggi dan terjadi setelah makan, obat antasida dapat membantu meredakan penyakit, terutama jika perut terasa mulas akibat gangguan pencernaan. Hindari makan jeruk, tomat, makanan berlemak tinggi, makanan yang digoreng, minuman berkarbonasi, kafein, dan alkohol.

Punya masalah sakit perut? Hubungi Smarter Health untuk mencari dokter spesialis dari rumah sakit terbaik.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?