Operasi Implan Koklea: Cara Memulihkan Pendengaran Anak Anda

Sebarkan info ini:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

Terlepas Anda mengetahui anak Anda punya gangguan pendengaran sejak lahir atau setelah besar, penanganan yang tepat adalah kunci untuk membuat mereka menjalani hidup sehat dan normal.

Gangguan pendengaran adalah salah satu kondisi medis yang paling umum di Singapura dengan jumlah penderita mencapai 360,000 orang. Dari jumlah tersebut, banyak dari mereka yang mengalami gangguan pendengaran berat, yang menurut WHO diartikan sebagai ketidakmampuan untuk mendengar suara lebih dari 40 dB di satu telinga pada orang dewasa.

Pada anak-anak, gangguan ini diartikan sebagai ketidakmampuan untuk mendengar lebih dari 30 dB pada telinga yang memiliki pendengaran lebih baik.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Apa yang menyebabkan gangguan pendengaran?

Secara umum, ada 3 penyebab gangguan pendengaran pada anak, yaitu:

Bawaan lahir

Pada sebagian anak, gangguan pendengaran adalah warisan atau turun temurun. 

Pada yang lain, kondisi ini muncul selama masa kehamilan atau selama perawatan prenatal. Gangguan pendengaran juga bisa terjadi ketika ibu hamil memiliki kondisi medis seperti diabetes atau preeklampsia. Bayi-bayi prematur juga memiliki resiko gangguan pendengaran yang tinggi.

Otitis media

Otitis media

Otisis media adalah infeksi telinga tengah yang bisa terjadi pada anak-anak ketika saluran Eustachius yang menghubungkan telinga tengah dengan hidung tidak terbentuk sempurna. Cairan akan menumpuk di belakang gendang telinga anak Anda dan menimbulkan infeksi. Pada kasus yang parah dan berkepanjangan, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan pendengaran permanen.

Penyakit atau cedera di masa kecil

Anak-anak dapat mengalami gangguan pendengaran setelah menderita penyakit tertentu seperti meningitis, ensefalitis, campak, cacar air, atau flu. Anak Anda juga bisa kehilangan pendengaran mereka karena cedera kepala atau terpapar suara yang sangat keras. Gangguan pendengaran juga bisa terjadi akibat efek samping yang sangat serius dari suatu pengobatan.

Tanda-tanda gangguan pendengaran

Jika anak Anda tidak terdiagnosis gangguan pendengaran saat lahir, ini bukan berarti gangguan tersebut tidak pernah ada. Jika Anda menemukan gejala-gejala berikut pada anak Anda, segera temui dokter:

  • Demam.
  • Nyeri pada telinga.
  • Lemas dan tidak berenergi.
  • Tidak merespons suara Anda.
  • Tidak memperhatikan apapun.
  • Tidak bereaksi pada suara keras.
  • Sering rewel tanpa alasan yang jelas.
  • Sering meminta suara TV dikeraskan.
  • Menarik dan menggosok satu telinga.
  • Membuat suara-suara yang semakin tajam.

Apa itu implan koklea?

Implan koklea

Implan koklea adalah alat bantu dengar spesial yang ditanamkan melalui operasi yang secara langsung akan menstimulasi ujung-ujung saraf pendengaran pada koklea.

Alat tersebut terdiri atas 2 komponen. Yaitu prosesor bicara eksternal yang dipakai di telinga yang terhubung melalui sepasang magnet yang juga diletakkan pada komponen internal. Komponen internal ditanamkan melalui operasi di bawah kulit pada tulang tengkorak.

Prosesor bicara menangkap suara dari lingkungan sekitar dan mengirimkan informasi tersebut dalam bentuk arus listrik. Kemudian, arus listrik dialirkan ke sejumlah pelat elektroda yang terletak pada elektroda tubular yang sangat kecil di dalam koklea. Arus listrik inilah yang menstimulasi ujung-ujung saraf pada koklea, kemudian ditransmisikan di sepanjang saraf pendengaran menuju otak.

Apa saja macam-macam jenis implan koklea?

Jenis implan koklea yang paling umum adalah pemberian stimulasi elektrik pada saraf pendengaran.

Jenis implan kedua yang tidak terlalu umum disebut dengan Implan Hybrid atau Implan Stimulasi Akustik Elektrik (bahasa Inggris: Electro-Acoustic Stimulation, EAS). Implan hybrid ini dilengkapi dengan komponen bantu dengar tambahan yang memberikan amplifikasi suara akustik untuk suara-suara dengan frekuensi rendah. Implan hybrid ini bertujuan untuk membantu mereka yang mengalami tuli sebagian, terutama ketulian yang banyak mempengaruhi suara-suara berfrekuensi tinggi.

Terdapat variasi ukuran dan desain baik untuk komponen internal maupun eksternal. Bagian yang paling terlihat dari sistem implan koklea adalah prosesor bicara eksternal dengan 2 desain utama. Desain yang paling umum adalah:

  • Behind-the-ear (BTE, di belakang telinga) atau
  • On-the-Ear yang dipakai di telinga.

Alat ini memiliki kabel yang terhubung pada magnet yang menempel di kulit kepala. Model yang lain adalah Off-the Ear; sebuah prosesor tersebut terhubung secara menyeluruh pada magnet.

Siapa yang paling tepat menerima implan koklea?

Implan koklea pada telinga anak-anak

Mereka yang paling mendapatkan manfaat dari implan koklea adalah pasien dengan gangguan pendengaran bilateral parah hingga pasien dengan gangguan pendengaran sensorineural dalam. Namun harus ada saraf koklea yang utuh. Pemindaian MRI biasanya dilakukan sebelum tindakan operasi untuk menentukan ada atau tidaknya saraf koklea yang masih utuh. Orang dengan anatomi koklea (organ pendengaran) normal cenderung memiliki hasil lebih baik daripada orang yang memiliki abnormalitas pada struktur kokleanya.

Implan koklea sangat berguna bagi segala usia, dari anak kecil hingga pasien lanjut usia yang mengalami gangguan pendengaran. Pasien bisa pre-lingual (belum mengenal bahasa) atau post-lingual (sudah mengenal bahasa).

Operasi implan koklea

Operasi dilakukan di bawah anestesi umum yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam.

Operasi dimulai dengan insisi post-aural di belakang telinga. Ukuran panjang sobekan sekitar 4 hingga 6 cm. Tulang tengkorak yang tersembunyi akan terlihat dan operasi berlanjut dengan mengebor sebuah lubang melalui celah udara pada tengkorak menuju telinga tengah.

Begitu sampai di telinga tengah, ujung koklea yang disebut jendela bundar mulai terlihat dan ini akan digunakan  sebagai jalan untuk memasukkan elektroda implan. Alat implan akan disembunyikan ke dalam lubang yang dibor sebelumnya pada tulang tengkorak di belakang telinga. 

Di akhir operasi, seluruh sirkuit listrik implan koklea diuji coba secara jarak jauh menggunakkan Neural Response Telemetry (NRT) yang memungkinkan prosesor bicara eksternal untuk dipasangkan dengan implan internal, serta elektroda yang ditanam juga diuji coba untuk aktivitas elektrik di dalam koklea.

Luka kemudian ditutup dan kepala diperban. Pasien biasanya diharuskan menginap di rumah sakit untuk pemulihan.

Apakah pasien langsung bisa mendengar setelah operasi?

Setelah 2 hingga 3 minggu setelah operasi, pasien akan mengalami momen aktivasi implan koklea dan mulai bisa mendengar.

Pemrograman digital khusus dari alat implan memungkinkan pasien untuk mendeteksi suara dan mendengar dengan stimulasi yang tidak berlebihan dan menyakitkan. Serangkaian sesi “pemetaan” reguler juga diresepkan untuk membantu pasien mendengarkan suara seakurat mungkin. Umpan balik mengenai performa implan koklea akan diminta dari pasien dan keluarganya dan “peta” baru atau program digital dari implan tersebut akan diperhalus dan diberikan terakhir.

Pengaturan suara pada implan koklea

Pada saat yang bersamaan, pasien akan menjalani serangkaian sesi bicara pasca-operasi serta rehabilitasi bahasa. Hal ini sangat vital untuk anak-anak yang mendapatkan implan koklea, yang mungkin saja sama sekali tidak mengenal bahasa sebelumnya.

Inilah saatnya dukungan keluarga dan para pengasuh sangat penting untuk membantu anak belajar mendengar dan berbicara senormal mungkin, bukannya bergantung pada membaca gerak bibir, bahasa isyarat, dan bahasa tubuh untuk berkomunikasi.

Batasan implan koklea

 Terdapat beberapa batasan implan koklea dalam kondisi berikut:

  • Ketiadaan saraf koklea

Ini adalah kondisi ketika tidak ada saraf koklea yang mengirimkan stimulus suara ke otak. Namun, laporan medis baru-baru ini menunjukkan kemungkinan bahwa stimulus suara dapat dikirimkan dari koklea ke otak melalui saraf lain seperti saraf vestibular.

  • Ketiadaan telinga dalam

Beberapa anak terlahir dengan malformasi telinga dalam yang parah, kondisi yang tidak ada sedikitpun bagian telinga dalam terbentuk, baik itu koklea atau organ vestibular (organ penyeimbang). Dalam kondisi ini, tidak ada organ yang bisa dimasuki oleh implan koklea.

  • Koklea mengeras

Ini merupakan kondisi ketika ruang internal koklea lenyap akibat pembentukan tulang baru. Saat ini terjadi, tidak mungkin untuk memasukkan elektroda implan koklea yang kecil dan fleksibel ke dalam koklea. Penyebab yang paling umum dari kondisi ini adalah serangan meningitis; ketika peradangan biasanya menuju pada fibrosis ruang internal koklea yang diikuti dengan pembentukan tulang baru. Penyebab paling umum kedua adalah trauma dan retak pada koklea.

Berapa lama implan bisa bertahan?

Komponen internal yang ditanamkan diperkirakan bisa bertahan seumur hidup pada pasien dan tidak perlu diganti. Komponen eksternal juga bisa bertahan lama, sekitar 10 tahun. Namun, dengan teknologi yang terus dikembangkan dan pemrograman digital, prosesor eksternal menjadi lebih canggih dan lebih kecil, membuat pengguna bisa memilih untuk mengganti prosesor lama dengan prosesor baru yang lebih canggih setiap beberapa tahun sekali.

Penulis: Dr Barrie Tan, dokter spesialis bedah THT di Singapura. Diterjemahkan dari artikel Cochlear Implant Surgery: Restoring Your Child’s Hearing.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

  • Rekomendasi dokter/rumah sakit
  • Buat janji dokter spesialis
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Cari paket medical check up

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Kirim Pesan WhatsApp
1
Kirim Pesan WhatsApp
Cari rekomendasi dokter, cek jadwal atau estimasi biaya? Hubungi kami via WhatsApp berikut!
Powered by