Panduan Anak Belajar Berjalan Duduk hingga Berjalan

Panduan Anak Belajar Berjalan: Duduk hingga Berjalan

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Anak belajar berjalan untuk pertama kalinya adalah salah satu pencapaian paling berkesan dalam perkembangan anak Anda. Sebenarnya bayi Anda telah bersiap untuk berjalan sejak usia dini, seperti duduk, menyeret pantat, merangkak, dan menjelajahi furnitur.

Bayi biasanya mulai berjalan antara usia 8 hingga 18 bulan. Sebelum berjalan, bayi biasanya sudah merangkak di usia 6 hingga 13 bulan dan belajar berdiri di usia 9 hingga 12 bulan.

Apabila Anak belum bisa belajar berjalan hingga usia 18 bulan, sebaiknya hubungi dokter spesialis anak melalui Smarter Health untuk mendiagnosis penyebab utamanya secara akurat.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Kapan Bayi Mulai Belajar Berjalan?

Dilansir dalam Parenting Science, saat ini di Amerika Serikat usia bayi mulai belajar berjalan yaitu sekitar 12 bulan. Tetapi ada budaya di mana sebagian besar bayi mulai belajar berjalan beberapa bulan lebih awal atau beberapa bulan kemudian. Ada pula dalam satu masyarakat, kisaran bayi mulai belajar berjalan bisa sangat bervariasi.

Sebuah studi yang meneliti perkembangan 220 bayi di Swiss menunjukkan bahwa beberapa bayi mulai berjalan sendiri pada usia 8,5 bulan, sedangkan beberapa bayi tidak berjalan sampai mereka berusia hampir 20 bulan. Namun, semua anak ini sehat dan normal.

Waktu latihan berjalan sendiri tidak berhubungan dengan perkembangan motorik dan kemampuan kognitif anak-anak nanti, tapi bisa juga disebabkan oleh kondisi medis atau gangguan perkembangan. 

Tanda-tanda Bayi Mulai Latihan Berjalan

Sebelum latihan berjalan, bayi perlu mengembangkan kekuatan dan koordinasi untuk mempertahankan postur tubuh yang tegak. Mereka juga harus mampu menanggung sebagian besar berat badan mereka dengan satu kaki. Berikut ini keterampilan motorik yang menjadi tanda-tanda bayi bisa mulai latihan berjalan:

1. Menarik Diri ke Posisi Berdiri 

Anak belajar berjalan bisa menarik diri ke posisi berdiri dengan memegang furnitur, atau berpegangan pada seseorang. Biasanya, bayi mengembangkan kemampuan ini sekitar 4 bulan sebelum mereka mengambil langkah pertama sendiri.

Selama upaya awal, bayi hanya dapat berdiri selama beberapa detik dan Anda akan melihat bahwa kaki bayi kaku dan lurus. Tetapi saat bayi semakin kuat, dia akan bisa berdiri dengan nyaman sambil berpegangan dengan lutut sedikit ditekuk. 

2. Berjalan dengan Bantuan

Pada tahap ini, bayi memiliki kekuatan untuk memindahkan berat badannya dari satu kaki ke kaki lainnya. Jika Anda menggendong bayi di tangan, dia bisa berjalan ke depan. Jika bayi memegang furnitur, dia bisa bergerak ke samping.

3. Berdiri Sendiri

Sebagai orangtua, mungkin Anda bertanya-tanya kapan anak bisa belajar berjalan setelah belajar berdiri sendiri. Penelitian internasional menunjukkan bahwa kebanyakan bayi mulai berjalan dalam waktu 2 sampai 3 bulan setelah belajar berdiri, tapi itu bukan waktu yang mutlak. 

Semuanya berdasarkan jumlah latihan dan kerja keras bayi. Beberapa bayi mulai berjalan dengan lebih awal, bahkan sebelum mereka belajar merangkak.

Saat bayi belajar berjalan sendiri, mereka akan jatuh. Beberapa bayi tampaknya tidak terlalu peduli dan mereka dengan antusias belajar berjalan agak cepat, terkadang dalam beberapa hari setelah belajar berdiri.

Kapan Masa Transisi Bayi Belajar Berjalan Sendiri?

Beberapa bayi mulai belajar berjalan sendiri sebelum mereka berusia 9 bulan, sedangkan yang lain membutuhkan waktu hingga 18 bulan atau lebih. Variasi ini disebabkan oleh banyak hal, termasuk kendala bayi dalam mengontrol tubuhnya sendiri. 

Misalnya, bayi dengan kaki kurus akan lebih mudah melawan gravitasi dan mungkin mulai berjalan lebih cepat daripada bayi yang gemuk dan tidak terlalu berotot. Waktu berjalan juga tergantung pada kesempatan untuk bergerak dan berlatih.

Secara umum, bayi yang berolahraga lebih banyak cenderung memiliki keterampilan motorik lebih awal. Bayi belajar berjalan lebih awal jika mereka banyak berlatih berjalan dengan bantuan Anda atau furnitur di sekitarnya. 

Penelitian menegaskan bahwa lebih sulit bagi bayi untuk berjalan saat mereka mengenakan popok, karena memaksa mereka untuk bergoyang dengan kaki terpisah lebih jauh. Jika menggunakan popok saat belajar berjalan, bayi lebih mungkin kehilangan keseimbangan dan jatuh.

Kapan Anak Dianggap Mengalami Keterlambatan Perkembangan?

American Academy of Pediatrics (AAP) menganjurkan agar Anda berbicara dengan dokter jika bayi Anda masih belum bisa berjalan pada usia 18 bulan. Terkadang, lambat berjalan menandakan adanya masalah fisik. Sebaiknya Anda menyelidiki lebih awal dan mengambil tindakan dengan bantuan profesional. 

Namun perlu diingat bahwa kebanyakan bayi yang belum mulai berjalan pada usia 18 bulan belum berarti mengalami masalah perkembangan. Dibutuhkan diagnosis akurat oleh dokter untuk mengetahui adanya masalah keterlambatan perkembangan. 

Latihan untuk Anak Belajar Berjalan

Ada banyak latihan yang bisa Anda gunakan untuk membantu anak dalam meningkatkan keseimbangan, membangun kekuatan, dan mempersiapkan diri untuk berjalan. Berikut ini beberapa latihan untuk membantu anak belajar berjalan. 

1. Duduk di Bangku

Ketika anak Anda sudah bisa duduk tanpa bantuan, minta dia duduk di bangku berukuran bayi sehingga punggungnya tidak memiliki penyangga. Pastikan ada orang dewasa di dekat Anda untuk membantu dan menjaga keamanannya.

Kaki anak harus menyentuh lantai sehingga dia bisa mendorongnya, dengan posisi lutut dan pinggul membentuk sudut 90 derajat. Saat anak berada dalam posisi ini, minta dia untuk meraih dan mengambil mainan di lantai dan kemudian duduk kembali di bangku. Gerakkan mainan untuk meningkatkan jangkauan dan memperkuat otot. 

Latihan ini memperkuat otot kaki, punggung, dan bahu bayi Anda. Ini juga membantu mempersiapkan bayi Anda untuk memosisikan kakinya tepat di bawah tubuhnya untuk menopang berat badannya.

2. Metode Cruising

Bayi bisa berlatih berjalan dengan metode cruising atau menjelajah ruangan dengan bolak-balik di samping sofa atau bangku pendek. 

Posisikan anak Anda di samping sofa dan biarkan dia memegang dengan satu tangan dan Anda memegang tangannya yang lain untuk menjaga keseimbangan. Perlahan anak akan bergerak maju-mundur di sepanjang furnitur dan berlatih berjalan. Anak akan melepaskan tangan Anda untuk mempraktikkan aktivitasnya sendiri. 

3. Pelayaran dan Tendangan

Ketika anak Anda memegang furnitur saat mereka berjalan, letakkan bola busa di lantai di samping kakinya. Dia mungkin tidak sengaja menendang bola pada awalnya, tetapi saat Anda terus meletakkannya di dekat kakinya, dia akan mulai mengangkat satu kaki untuk menendang bola dengan sengaja. Letakkan bola di kedua sisi tubuhnya agar dia bisa berlatih menendang dengan kedua kakinya.

4. Assisted Walking

Latihan anak belajar berjalan yang berikutnya adalah dengan metode assisted walking. Caranya berdiri di belakang anak Anda, letakkan tangan Anda di sekitar lengan atasnya, dan tarik dia ke posisi berdiri. Tarik satu tangan ke depan dan tangan lainnya dengan lembut. Kakinya secara alami akan ikut melangkah. Teruslah berlatih berjalan sampai anak Anda siap untuk berhenti.

Anak belajar berjalan melalui pengulangan. Lakukan latihan ini beberapa kali setiap hari. Anak juga belajar berjalan lebih mudah jika mereka tidak memakai sepatu. Pastikan si kecil memiliki banyak waktu latihan tanpa alas kaki di dalam rumah.

Itu dia tahapan anak belajar berjalan. Jika punya pertanyaan lebih lanjut, hubungi dokter spesialis anak melalui Smarter Health.

Smarter Health siap membantu Anda dalam mencari rekomendasi rumah sakit dan dokter, membuat janji konsultasi dengan dokter, melakukan telekonsultasi, dan menghitung estimasi biaya berobat di dalam dan luar negeri.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?