penuaan dan artritis

Penuaan dan Artritis

Lai Choon Hin - Dokter Bedah Tulang Singapura - Orthopaedic Surgery - Orthopaedic Surgery
Penulis:
Dokter spesialis tulang di Singapura

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Artritis adalah penyakit menyakitkan yang dapat diderita oleh segala usia, walaupun lebih sering terjadi pada usia lanjut. Pahami gejala-gejala serta pilihan pengobatan yang efektif untuk memperoleh hasil dan kualitas hidup yang lebih baik.

Apa itu Artritis?

Artritis disebabkan oleh ausnya tulang rawan pada sendi. Kondisi tersebut umumnya disebabkan oleh keausan normal akibat penuaan. Namun, proses terjadinya Artritis juga dapat dipercepat oleh situasi berikut:

  • Infeksi sendi.
  • Cedera intra-artikular yang dapat terjadi dalam kecelakaan lalu lintas, cedera pada saat olahraga, serta cedera umum lainnya.
  • Penyakit Peradangan misalnya; Rheumatoid Arthritis, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) dan penyakit Autoimun.
  • Tumpuan beban sendi yang berlebihan akibat olahraga yang berlebihan, kerja kasar yang cukup berat, dan obesitas. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Gejala Artritis

Rasa sakit

Pada mulanya, rasa sakit terjadi sebelum anda mengakhiri hari setelah berjalan cukup lama dan menahan beban berat sepanjang hari. Rasa sakit tersebut akan terasa lebih intens saat terjadi keausan kartilago artikular. Dalam kondisi tersebut, anda akan merasakan sakit walaupun sendi anda menahan beban dalam periode yang lebih singkat.

Sendi terasa kaku

Hal umum yang dirasakan oleh penderita adalah rasa kaku yang terasa di pagi hari yang mengakibatkan kesulitan turun dari tempat tidur, berdiri setelah duduk, jongkok dan naik tangga setelah duduk dalam waktu yang cukup lama. Hal tersebut dapat diakibatkan oleh habisnya tulang rawan dan pelumas pada sendi.

Deformitas

Deformitas yang paling umum terjadi dalam kasus artritis lutut adalah kelainan bentuk kaki O (genu varum). Pada rheumatoid arthritis, kelainan bentuk kaki yang terjadi biasanya adalah kelainan bentuk kaki X (genu valgum), atau windswept deformity yaitu kondisi dimana salah satu lutut mengalami kondisi varus sementara lutut lainnya pada kondisi kelainan valgus.

Diagnosis 

Pemeriksaan lebih lanjut terhadap catatan kesehatan pasien penting untuk mendapatkan penjelasan jenis radang sendi yang dialami pasien, sebelum menentukan perawatan medis yang akan diberikan. Inflamasi artritis dapat dilihat dari osteoarthritis primer dengan riwayat demam, ruam, keterlibatan beberapa sendi simetris, serta gejala sistemik lainnya. Riwayat kecelakaan dan cedera olahraga juga dapat menjadi variabel tambahan, terutama pada pasien yang lebih muda. Keausan yang berlebihan dapat terlihat pada pasien dengan kelebihan berat badan atau pasien yang melakukan olahraga ekstrim.

Pemeriksaan fisik dapat menunjukkan tingkat deformitas, keterbatasan gerak serta perbedaan panjang kaki. Pemeriksaan status neurovaskuler tungkai sangatlah penting dalam perencanaan pra-operasi. Rontgen lengkap dengan menggunakan long-leg films dari sendi yang bersangkutan juga dibutuhkan.

Dalam fase-fase awal kasus artritis di mana bukti radiografi yang masih sedikit namun rasa sakit yang cukup parah, pencitraan MRI akan sangat membantu mendiagnosis fase awal osteonekrosis serta meneliti robekan degeneratif pada meniskus yang dapat disebabkan oleh trauma ringan pada lansia. 

Sendi tumpu yang paling sering terkena artritis adalah lutut dan diikuti oleh pinggul. Sementara itu, bahu dan siku terdampak akibat trauma dan olahraga melempar serta penyakit-penyakit peradangan.

Pilihan pengobatan

Operasi Penggantian Sendi

Operasi penggantian sendi telah berhasil mengobati radang sendi pinggul, lutut, bahu, siku serta pergelangan kaki yang cukup parah. Penyintas penggantian pinggul dan lutut modern mencapai 90% selama 15 hingga 20 tahun.

Yang termasuk sebagai metode baru untuk meningkatkan ketahanan operasi penggantian lutut adalah menggunakan bantuan navigasi komputer, serta penggunaan jig khusus bagi pasien selama operasi untuk meningkatkan kesejajaran kaki. Operasi robotik juga telah diperkenalkan untuk meningkatkan ketepatan dan akurasi pemotongan tulang pada operasi tersebut.

Material yang lebih baru telah dikembangkan, seperti logam trabecular untuk meningkatkan pertumbuhan tulang dari komponen prostetik. Material tersebut digunakan bersamaan dengan cross-linked polyethylene dan bantalan keramik untuk memperpanjang umur sendi implan.

Operasi Artroskopi

Operasi artroskopi sering digunakan untuk pengobatan artritis pada fase awal dan  menengah untuk mengobati robekan degeneratif pada meniskus dan loose bodies. Pada pasien yang lebih muda yang memiliki lesi chondral yang kecil dengan ukuran 3cm2, chondroplasty dengan microfracture dan implan tulang rawan yang telah menghasilkan hasil klinis yang baik dengan berkurangnya rasa sakit, serta pemulihan tulang rawan. Rekonstruksi ligamen artroskopi dan perbaikan meniskus akan mengembalikan biokinetik normal lutut yang sebelumnya telah cedera juga untuk mencegah perkembangan artritis.

Pada pinggul, operasi artroskopi akan memperbaiki robekan labral dan menghilangkan kelainan tulang femur leher yang menyebabkan impingement pada pinggul yang mengarah pada artritis.

Osteotomi

Osteotomi memiliki peran penting pada fase awal artritis pinggul dan lutut di mana terjadi displasia pada pinggul atau kelainan bentuk lutut. Untuk pasien dengan kelainan bentuk lutut varus, dapat dilakukan osteotomi pada tibia untuk memperbaiki kesejajaran kaki. Seperti pada operasi penggantian sendi, akurasi osteotomi dapat ditingkatkan menggunakan bantuan komputer.

Displasia acetabular dapat diperbaiki dengan osteotomi periacetabular guna memperbaiki pembukaan kepala femoralis dengan atau tanpa osteotomi femoralis. Perbaikan labral acetabular terbuka dari pengobatan cam atau pincer menyebabkan impingement pinggul dan dapat berhasil mencegah perkembangan artritis pada pasien yang menderita impingement pinggul.

Obat-obatan

Parasetamol adalah obat analgesik paling aman dengan efek samping yang paling sedikit untuk menangani artritis. Inhibitor NSAIDs dan Cox2 memiliki efek analgesik dan anti-inflamasi yang lebih kuat namun memberikan efek samping pada jantung, ginjal dan lambung. Glukosamin dengan atau tanpa Kondroitin juga telah diresepkan pada penderita artritis dengan hasil yang bervariasi.

Intra-articular Viscosupplementation

Suntikan asam hialuronat berguna untuk menangani artritis pada fase awal hingga menengah dan dapat meredakan nyeri hingga satu tahun pada 70% pasien. Suntikan tersebut berfungsi sebagai pelumas dan nutrisi untuk tulang rawan.

Penurunan berat badan dan perubahan gaya hidup

Peran penurunan berat badan dan perubahan gaya hidup masih jarang ditekankan dalam konsultasi pengobatan artritis. Seseorang yang menderita artritis seharusnya disarankan untuk menurunkan berat badan, menghindari berlari di jalanan atau berpartisipasi pada lari lintas alam. Para penderita artritis justru disarankan untuk beralih pada olahraga low-impact seperti bersepeda, berenang dan berjalan. Elliptical cross trainer juga dapat digunakan di gym sebagai pengganti berlari di treadmill. Hindari menggunakan tangga dan berjongkok. Apabila memungkinkan, harap menggunakan lift dan eskalator.

Sebagai kesimpulan, kemajuan dan peningkatan pada bidang pengobatan osteoarthritis telah memungkinkan pasien untuk menjalani gaya hidup yang aktif dan sehat.

Penulis: dr. Lai Choon Hin, dokter spesialis tulang di Singapura. Diterjemahkan dari artikel Aging and Arthritis.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

  • Rekomendasi dokter/rumah sakit
  • Buat janji dokter spesialis
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Cari paket medical check up

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda