Alzheimer

Daftar Isi

Alzheimer adalah sebuah jenis penyakit yang menyebabkan turunnya daya ingat, cara berpikir, dan cara berbicara seseorang. Penurunan ini terjadi secara bertahap, karena perkembangan yang terjadi secara perlahan dan semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Apabila penderita yang mengalami penyakit ini sudah cukup parah pastinya akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kalau Anda berpikir penyakit alzheimer adalah salah satu dampak yang terjadi akibat penuaan, Anda salah. 

Mengapa demikian? 

Karena alzheimer bukan bagian normal dari penuaan. Faktor terbesar yang menyebabkan munculnya penyakit ini yakni bertambahnya usia. Mayoritas penderita alzheimer berusia 65 tahun ke atas. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya pasien pengidap alzheimer yang berusia di bawah 65 tahun. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Penyebab Alzheimer

Penyebab penyakit alzheimer yang sesungguhnya belum diketahui secara pasti. Para ahli tidak yakin bagaimana awal mula munculnya penyakit alzheimer pada seseorang, tetapi penyakit alzheimer diduga dapat terjadi karena adanya pengendapan protein di otak. Hal ini menyebabkan asupan nutrisi yang ingin disampaikan ke sel otak jadi terhalang. Ketika satu sistem sudah mengalami kerusakan, kemudian menyebar sampai terjadi perubahan pada sistem kerja otak, seperti matinya kemampuan untuk melakukan aktivitas tertentu.

Selain faktor tersebut, masih ada beberapa faktor lainnya yang dapat memicu risiko terjadinya penyakit alzheimer, yaitu:

  • Merokok.
  • Obesitas.
  • Sindrom Down.
  • Bawaan genetik.
  • Usia 65 tahun ke atas.
  • Jenis kelamin perempuan.
  • Riwayat penyakit keluarga.
  • Gaya hidup yang kurang baik.
  • Gangguan kesehatan jantung. 
  • Riwayat trauma di bagian kepala.

Konsultasi Dokter tentang Alzheimer

Apabila ada indikasi alzheimer, sebaiknya Anda langsung periksa dan konsultasikan ke dokter umum. Setelah itu tunggu hasilnya, apakah akan dirujuk ke dokter spesialis saraf (neurolog) yang memang sudah biasa menangani kasus alzheimer. Untuk memastikan adanya gejala alzheimer, dokter akan melakukan serangkain tes berupa:

Cek Riwayat Kesehatan

Melakukan pemeriksaan fisik dan wawancara seputar kesehatan di masa lalu dan saat ini yang di dalamnya termasuk:

  • Melihat daftar obat yang dikonsumsi.
  • Mencari tahu riwayat penyakit keluarga.
  • Cek kondisi medis sekarang dan sebelumnya.
  • Menanyakan gejala yang dialami dalam beraktivitas sehari-hari.
  • Cek kondisi mental dengan mengajukan serangkaian pertanyaan untuk mencari tahu bagaimana kesehatan mental Anda.
  • Menanyakan riwayat pribadi, seperti status perkawinan, pekerjaan, riwayat seksual, dan lain-lain yang masih berhubungan.

Ujian Sederhana

Ini merupakan tes singkat yang dilakukan untuk memeriksa:

  • Keterampilan dalam menghitung.
  • Keterampilan dalam memecahkan masalah.
  • Attention span atau rentang perhatian seseorang.

CT Scan

CT scan dilakukan sebagai untuk dapat menunjukkan perubahan otak yang umum terjadi pada tahap selanjutnya dari penderita alzheimer.

Magnetic Resonance Imaging (MRI)

Ini dapat membantu dokter untuk melihat apakah tumor atau stroke telah menyebabkan gejala yang mirip alzheimer dan juga membantu untuk menunjukkan perubahan otak yang terkait dengan penyakit alzheimer. 

Neuropsychological Testing

Tes ini dilakukan untuk mempelajari kesinambungan antara otak dan perilaku. Sangat membantu dalam mendiagnosis dan melakukan perawatan kondisi yang memengaruhi pikiran, emosi, dan perilaku penderita alzheimer.

Gejala Alzheimer

Gejala alzheimer yang paling utama adalah hilangnya ingatan. Lebih spesifiknya, gejala awal alzheimer yang terlihat dari penderita yakni mengalami kesulitan untuk mengingat peristiwa atau percakapan meski peristiwa tersebut baru saja terjadi. Ketika penyakit ini mulai bekembang, gangguan ingatan akan memburuk seiring berjalannya waktu dan gejala-gejala lain mulai berkembang pula. 

Seseorang dengan penyakit alzheimer mungkin menyadari bahwa dirinya kesulitan untuk mengingat sesuatu dan kesulitan untuk memetakan memori. Namun, anggota keluarga dan orang-orang terdekat yang mungkin paling menyadari adanya gejala alzheimer pada seseorang, terutama jika keadaannya semakin memburuk.

Berikut poin-poin penting sebagai pertanda adanya gejala alzheimer, yaitu:

  • Sulit fokus.
  • Mudah lupa.
  • Mudah tersesat.
  • Sulit berkomunikasi.
  • Merasa kesulitan meski hanya melakukan kegiatan biasa.
  • Kerap merasa bingung atau frustasi tanpa alasan, terutama di malam hari.
  • Perubahan suasana hati yang drastis, seperti marah, cemas, dan depresi.
  • Adanya gangguan fisik, seperti cara berjalan yang aneh dan/atau koordinasi anggota tubuh yang buruk.

Cara Mengobati Alzheimer

Sampai saat ini belum ada cara yang terbukti ampuh untuk mengobati alzheimer, tapi tenang saja, karena ada beberapa strategi pencegahan risiko alzheimer yang dapat Anda lakukan sejak dini. Berikut poin-poinya:

  • Hindari kebiasaan merokok.
  • Meningkatkan aktivitas sosial.
  • Menjaga kesehatan mental Anda.
  • Meningkatkan keterampilan berpikir (kognitif) untuk menalar logika, seperti keterampilan memori.
  • Melakukan diet secara seimbang, seperti mengonsumsi sayuran, buah, dan protein tanpa lemak, terutama sumber protein omega-3 yang mengandung asam lemak tak jenuh.
  • Meningkatkan aktivitas fisik, seperti olahraga aerobik yang mampu merangsang denyut jantung dan juga laju pernapasan.

Selain itu, cara mengobati alzheimer yang berikutnya yakni dengan mengonsumsi obat-obatan, contohnya rivastigmine yang biasa digunakan untuk mengobati pikun dan kebingungan yang memang berhubungan dengan gejala alzheimer. 

Lalu, lakukan psikoterapi sebagai rangkaian metode yang biasa digunakan untuk mengatasi adanya gangguan kejiwaan atau mental pada seseorang. Tujuannya tidak lain untuk menstimulasi otak pasien.

Estimasi Biaya Berobat Alzheimer

Untuk total biaya yang perlu dikeluarkan penderita alzheimer tergantung perawatan yang ditawarkan untuk meningkatkan kondisi kesehatan, tapi ini tergolong pengobatan paliatif karena penyakitnya sudah tidak bisa disembuhkan dengan bantuan medis. 

Sebelum itu, Anda harus melakukan pemeriksaan melalui konsultasi dokter, sehingga biaya berobat tergantung jenis obat yang diresepkan sebagai penawar sementara, seperti sakit fisik, stres, dan gejala alzheimer lainnya.

Sebagai alternatif, Anda dapat menghitung estimasi biaya berobat alzheimer di dalam atau luar negeri dengan memanfaatkan layanan gratis Smarter Health. Di sana Anda akan dibantu dalam menghitung estimasi biaya pengobatan alzheimer secara terperinci.

Mencegah Alzheimer

Seperti yang sudah dibahas di atas, bahwa penyakit alzheimer tidak dapat diobati, tetapi dapat dicegah dengan beberapa cara. Berikut beberapa cara pencegahan risiko alzheimer sejak dini, di antaranya:

  • Olahraga secara teratur.
  • Menjaga pola makan.
  • Jam tidur yang cukup.
  • Hindari pemicu stres.
  • Aktif mengasah otak.
  • Menerapkan pola hidup sehat.
  • Sering melakukan aktivitas sosial.

Perawatan Pasien Alzheimer di Rumah

Merawat pasien alzheimer di rumah bukan perkara mudah dan tidak boleh disepelekan. Dibutuhkan kesabaran ekstra dan selalu melakukan antisipasi jika pasien pengidap alzheimer hilang dari rumah. Hal ini bisa saja terjadi akibat daya ingat yang mulai menurun dan sulitnya berkomunikasi.

Ajak penderita alzheimer untuk bernostalgia dengan melihat foto-foto lama dan putarkan lagu-lagu favoritnya. Dengan begitu, pasien akan merasa lebih tenang dan nyaman. Ini bisa menjadi salah satu terapi yang bisa Anda lakukan saat merawat pasien alzheimer di rumah.

Pasien alzheimer kerap kebingungan dan frustasi di malam hari yang menyebabkannya susah tidur. Demi meminimalisasi gangguan tidur tersebut, Anda dapat mengalihkan perhatian pasien dengan mengajaknya duduk di bawah paparan sinar matahari kurang lebih 30 menit saat pagi dan sore hari. 

Namun, merawat pasien alzheimer tidaklah mudah. Disarankan untuk menyewa jasa perawat lansia, karena mereka bisa menjaga pasien 24 jam penuh. Perawat lansia akan memberikan catatan kesehatan pasien kepada keluarga setiap hari atau dalam jangka waktu yang ditentukan apabila membutuhkan bahan acuan untuk konsultasi ke dokter.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?