Penyebab Mood Swing saat Hamil

Penyebab Mood Swing pada Mood Ibu Hamil

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Perubahan mood ibu hamil disebabkan oleh berbagai faktor. Ini termasuk perubahan hormon yang sangat cepat, ketidaknyamanan fisik saat hamil, dan kekhawatiran yang sangat normal tentang perubahan hidup setelah melahirkan. 

Jika suatu saat Anda merasa bersemangat dan tiba-tiba merasa sangat sedih, ingatlah bahwa bukan hanya Anda yang mengalami perubahan mood. Meski tidak semua wanita hamil akan mengalaminya, tetapi calon ibu yang berfluktuasi dari amarah ke ketakutan menjadi kebahagiaan harus belajar untuk terbiasa dengan perubahan tersebut.

Mood ibu hamil bersifat sementara, karena Anda kembali seperti diri Anda yang tenang setelahnya. Jika ingin memahami mengapa Anda bisa menjadi sangat senang dan sedih di saat-saat tertentu, simak informasi selengkapnya di bawah ini. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Mood Ibu Hamil dan Perkembangan Anak

Saat Anda hamil, bayi akan dihadapkan pada semua yang Anda alami. Ini termasuk suara di sekitar lingkungan, udara yang dihirup, makanan yang dimakan, dan emosi yang dirasakan oleh ibu. 

Saat Anda merasa bahagia dan tenang, hal itu memungkinkan bayi berkembang dalam lingkungan yang bahagia dan tenang. Namun, emosi seperti stres dan kecemasan dapat meningkatkan hormon tertentu di dalam tubuh Anda yang dapat memengaruhi perkembangan tubuh dan otak bayi.

Penyebab Perubahan Mood Ibu Hamil

Ada beberapa faktor penyebab perubahan mood ibu hamil.

1. Hormon Kehamilan dan Perubahan Suasana Hati

Salah satu alasan utama terjadinya perubahan mood ibu hamil adalah hormon yang berubah dengan cepat, khususnya estrogen dan progesteron. 

Hormon Estrogen

Kadar hormon estrogen akan melonjak pada 12 minggu pertama kehamilan dan meningkat lebih dari 100 kali lipat.

Estrogen dikaitkan dengan serotonin kimiawi otak yang merupakan hormon “bahagia”. Namun, serotonin tidak berhubungan langsung ke kebahagiaan. Ketidakseimbangan dan fluktuasi neurotransmitter ini justru dapat menyebabkan kesalahan pengaturan emosi.

Hubungan estrogen dan serotonin belum dapat dipahami sepenuhnya. Hal yang dapat diketahui secara pasti yaitu perubahan tingkat estrogen menyebabkan ketidakseimbangan suasana hati. Kecemasan dan mudah marah, juga berhubungan dengan perubahan estrogen.

Hormon Progesteron

Selain itu, hormon progesteron juga meningkat pesat selama kehamilan, terutama selama 3 bulan pertama. Estrogen biasanya dikaitkan dengan energi, sedangkan progesteron dikaitkan dengan relaksasi.

Hormon progesteron membantu otot ibu hamil lebih rileks untuk mencegah kontraksi prematur pada rahim. Relaksasi otot juga menjadi faktor penyebab wanita mengalami sembelit saat hamil. Progesteron tidak hanya bekerja pada otot rahim, tetapi juga memengaruhi saluran pencernaan. Konstipasi bisa terjadi saat otot perut melambat. 

Hormon progesteron terdengar memiliki banyak manfaat, tapi bagi sebagian wanita, progesteron membuat mereka terlalu rileks. Ini bisa menyebabkan kelelahan dan kesedihan. 

2. Kelelahan dan Kurang Tidur

Kelelahan di trimester pertama kehamilan atau kurang tidur saat hamil tua dapat berpengaruh pada perubahan mood saat hamil. Anda akan merasa sulit bersemangat dan optimis jika Anda kelelahan.

Dalam 12 minggu pertama kehamilan, tidak peduli berapa lama Anda tidur, Anda akan merasa lelah seperti kehilangan tenaga. Kondisi ini bisa melelahkan tubuh dan pikiran Anda, terutama jika Anda harus mengasuh anak, menyelesaikan pekerjaan, dan mengerjakan semua kewajiban lainnya.

Anda cenderung terjaga di malam hari selama akhir kehamilan. Anda juga kesulitan untuk menemukan posisi yang nyaman di tempat tidur karena perut yang membesar dan kemungkinan Anda mengalami sakit atau kontraksi Braxton-Hicks. Inilah yang memengaruhi mood ibu hamil. 

3. Perubahan Fisik

Tubuh akan berubah selama kehamilan yang dapat membuat Anda menangis gembira atau putus asa. Beberapa ibu hamil suka melihat perut mereka membesar dan bentuknya berkembang dari waktu ke waktu, sedangkan yang lain merasa cemas melihat tubuh mereka menjadi tidak dapat dikenali dalam hitungan minggu.

4. Morning Sickness

Morning sickness atau mual saat hamil menyebabkan gejala fisik yang intens. Gejalanya bisa berdampak pada mental dan psikologis ibu hamil. 

Anda akan terus ke toilet atau mencari plastik muntah. Dengan begitu, banyak momen yang tidak menyenangkan selama morning sickness. Anda mungkin merasa ingin muntah saat berpergian. Hal ini dapat memengaruhi suasana hati Anda dari waktu ke waktu.

5. Stres dan Cemas

Anda mungkin mengalami gangguan kecemasan jika memikirkan bagaimana cara menjadi orangtua yang baik di masa depan. Stres karena harus menyesuaikan hidup dan keuangan setelah melahirkan mungkin membuat Anda merasa khawatir atau gelisah. Kecemasan yang meningkat tentang persalinan juga bisa membuat calon ibu menjadi tegang. 

Wajar jika Anda sedikit rewel dan mengkhawatirkan nyeri kontraksi, karena ada potensi komplikasi yang perlu dikhawatirkan dan ini bisa menakutkan bagi ibu dengan kehamilan pertama atau ibu yang pernah melahirkan sebelumnya. 

Jika Anda pernah mengalami komplikasi atau keguguran di masa lalu, kecemasan Anda bisa membebani secara emosional. Bicarakan dengan dokter spesialis kandungan saat kekhawatiran itu muncul.

Pemicu Mood Swing Pada Mood Ibu Hamil di Trimester Pertama Kehamilan

Hormon akan perubahan mood selama kehamilan. Ketidaknyamanan selama kehamilan juga dapat menyebabkan tekanan emosional. Misalnya morning sickness yang memengaruhi hingga 70% wanita hamil. Rasa mual dapat menyerang Anda kapan saja sepanjang hari.

Rasa mual dan terkadang ingin muntah bisa dipicu oleh rasa lapar atau bau masakan. Bagi Anda yang mengalami morning sickness yang lebih parah, gangguan kecemasan mungkin muncul tiba-tiba dan dorongan untuk muntah semakin tinggi. 

Stres karena tidak tahu kapan Anda merasa sakit dan stres karena muntah tanpa persiapan di depan umum bisa memicu perubahan mood. Kelelahan merupakan gejala awal kehamilan yang umum dan dapat menyebabkan perubahan mood ibu hamil. Anda mungkin merasa sangat lelah selama bulan-bulan pertama kehamilan.

Pemicu Mood Swing di Trimester Kedua Kehamilan

Trimester kedua kehamilan sering disebut sebagai fase honeymoon. Perubahan hormon masih terjadi, tetapi jauh lebih sedikit daripada trimester pertama kehamilan. Kebanyakan wanita merasa lebih berenergi dan tidak mengalami morning sickness lagi.

Meskipun begitu ada pemicu emosional yang potensial. Selama trimester kedua, Anda akan melihat perubahan bentuk tubuh yang signifikan dan sebaiknya mengenakan pakaian khusus ibu hamil karena perut yang semakin membesar. Beberapa wanita hamil merasa cemas akibat perubahan bentuk tubuh tersebut.

Serangkaian tes prenatal selama trimester kedua juga dapat menyebabkan tekanan emosional. Namun, tidak semua perubahan mood selama kehamilan itu negatif. Beberapa wanita mengalami peningkatan hasrat seksual selama trimester kedua. Mungkin karena mereka mulai merasa lebih baik secara fisik dan adanya peningkatan aliran darah ke daerah panggul.

Pemicu Mood Swing di Trimester Ketiga Kehamilan

Selama trimester ketiga Anda akan merasa lelah dan susah tidur yang dapat menyebabkan perubahan mood. Ketakutan dan kekhawatiran tentang kelahiran yang akan datang semakin intens selama trimester terakhir, bersamaan dengan kekhawatiran menjadi seorang ibu atau cara mengasuh anak.

Jika Anda mengalami perubahan mood selama masa kehamilan yang sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan di dalam dan luar negeri melalui Smarter Health. 

Smarter Health siap membantu Anda dalam mencari rekomendasi rumah sakit dan dokter, membuat janji konsultasi dengan dokter, melakukan telekonsultasi, dan menghitung estimasi biaya berobat di dalam dan luar negeri. 

Referensi:
Lauren Barth, Reviewed by Debra Rose Wilson (2020). Health Line, Pregnancy Mood Swings: Why You’re Feeling Them and What to Do.
Government of Western Australia, Department of Health. Healthy Information for Western Australian. Emotional health for parents during pregnancy and after the birth.
Rachel Gurevich, Reviewed by Anita Sadaty (2020). Very Well Family: Why You Have Mood Swings During Pregnancy and How to Cope.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?