Azoospermia

Penyebab Umum Infertilitas Pria

Siew Hong Ho - Dokter Saluran Kemih Singapura - Urology (Urinary & Reproductive System) - Not Otherwise Specified (NOS)
Penulis:
Dokter spesialis saluran kemih di Singapura

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Banyak orang berpikir kesuburan adalah masalah wanita. Faktanya, infertilitas pria lebih umum daripada yang Anda kira.

Fakta tentang infertilitas pria

Infertilitas pada umumnya ditentukan sebagai ketidakmampuan seseorang untuk hamil secara alami. Jika anda sudah mencoba untuk memiliki anak selama lebih dari setahun tanpa hasil, dokter anda mungkin akan mulai berbicara dengan anda tentang infertilitas atau ketidaksuburan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) percaya bahwa infertilitas pria sangat diremehkan, dan bahwa infertilitas pada umumnya mempengaruhi sebagian besar populasi dunia.

Terdapat kekurangan data yang akurat dan konsisten di seluruh dunia, tetapi para ilmuwan memperkirakan bahwa pria saja bertanggung jawab atas sekitar 20% hingga 30% dari kasus infertilitas, dan berkontribusi pada sekitar 50% dari keseluruhan kasus yang terjadi. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Berikut adalah beberapa kondisi paling umum yang mempengaruhi kesuburan pria.

Jumlah sperma yang rendah

Dokter menganggap hitungan di bawah 15 juta sperma per mililiter air mani adalah jumlah sperma yang rendah dan abnormal. Jumlah sperma yang rendah juga disebut sebagai oligospermia.

Jumlah sperma yang rendah didiagnosis melalui analisis sperma. Kalau anda dan pasangan anda mengalami kesulitan untuk hamil, kemungkinan dokter anda akan melakukan analisis air mani untuk memeriksa beberapa kemungkinan masalah pada sperma anda.

Sejumlah sperma yang sehat sangat dibutuhkan untuk memberikan anda kesempatan terbaik setiap bulannya untuk hamil. Semakin sedikit jumlah sperma yang anda miliki, semakin rendah peluang pasangan anda untuk hamil.

Jumlah sperma yang rendah dapat disebabkan oleh:

  • Genetika.
  • Penyakit Menular Seksual (PMS).
  • Penyalahgunaan narkoba atau alkohol.
  • Pembedahan atau trauma pada alat kelamin.
  • Gaya hidup dan kesehatan secara keseluruhan.

Mengobati jumlah sperma yang rendah

  • Obat-obatan.
  • Terapi hormon.
  • Antibiotik untuk mengobati infeksi apapun.
  • Pembedahan, jika ada kemungkinan obstruksi atau kerusakan internal karena varikokel.

Perubahan pola makan dan gaya hidup seringkali merupakan cara paling efektif untuk meningkatkan jumlah sperma anda. Obesitas dapat menyebabkan jumlah sperma rendah, jadi jika anda kelebihan berat badan, fokuslah pada diet dan olahraga yang sehat. Hentikan alkohol, merokok, dan narkoba. Mengenakan celana dalam yang ketat juga dapat mempengaruhi jumlah sperma anda, jadi kenakanlah celana pendek yang longgar jika anda bisa.

Azoospermia

Pria dengan azoospermia tidak memiliki sperma sama sekali dalam air mani mereka. Kondisi ini berkontribusi sekitar 15% dari semua kasus infertilitas pria, dan terjadi tanpa gejala yang nyata. Azoospermia akan mencegah anda dan pasangan untuk hamil secara alami karena tidak ada sperma yang membuahi sel telur pasangan anda.

Ada beberapa jenis azoospermia:

  • Azoospermia testis, ini mencegah testis anda untuk memproduksi sperma. Ini bisa karena cedera atau trauma, infeksi, penyakit pada masa kecil, kanker dan perawatan kanker, atau kondisi bawaan seperti sindrom Klinefelter.
  • Post-Testicular Azoospermia atau Azoospermia obstruktif, yang terjadi saat testis anda menghasilkan sperma tetapi tidak bisa dilepaskan karena adanya penyumbatan atau hasil operasi seperti vasektomi. Ejakulasi Retrograde atau Ejakulasi mundur, kondisi di mana semen masuk ke kandung kemih anda selama ejakulasi, juga dapat menyebabkan ini.
  • Pre-Testicular Azoospermia adalah kondisi ketika testis anda sehat tetapi tubuh anda tidak memberikan tanda yang benar untuk menghasilkan sperma. Ini dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon atau beberapa perawatan kanker, tetapi kondisi ini jarang terjadi.

Mengobati Azoospermia

Pilihan pengobatan azoospermia tergantung pada jenis azoospermia yang anda alami. Penting bagi dokter anda untuk menganalisa penyebabnya. Mungkin anda dapat menjalani operasi untuk menghilangkan penyumbatan, atau pengambilan sperma juga memungkinkan jika tubuh anda memproduksi sperma tetapi tidak dapat melepaskannya. Metode bedah untuk mengambil sperma hanya dapat digunakan dalam proses IVF (In Vitro Fertilisation).

Disfungsi Ereksi

Anda mungkin memiliki sperma yang sehat dan kemampuan untuk mengandung, tetapi anda tidak berhasil dalam hubungan seksual, anda tidak dapat membuat pasangan anda hamil. Disfungsi ereksi, ketidakmampuan seseorang untuk mencapai atau mempertahankan ereksi, adalah permasalahan yang umum terjadi dan seringkali dapat dikembalikan pada kondisi semula.

Penyebab-penyebab disfungsi ereksi:

  • Obat.
  • Diabetes.
  • Cidera atau trauma.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Ketidakseimbangan hormon.
  • Stres atau isu kesehatan mental.
  • Penyakit yang mempengaruhi sistem saraf.
  • Penyempitan arteri yang menghambat aliran darah.
  • Faktor gaya hidup seperti minum, merokok, dan narkoba.

Mengobati disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi seringkali dapat diobati dengan perubahan gaya hidup sederhana seperti menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah anda. Ada juga obat-obatan seperti Viagra, suntikan dan supositoria yang dapat membantu anda ereksi. Namun, jika anda memiliki penyakit yang mendasarinya, seperti penyakit jantung atau diabetes, atau bahkan stres atau kecemasan, dokter anda akan fokus pada perawatan itu dan kondisi disfungsi ereksi sekunder ini akan membaik.

Penyebab lain dari Infertilitas Pria

Ada banyak masalah lain yang dapat mempengaruhi peluang anda untuk hamil, termasuk:

  • Usia lanjut
  • Kualitas atau mobilitas sperma yang buruk
  • Infeksi seksual menular
  • Cacat lahir
  • Gangguan autoimun, di mana tubuh anda menyerang sperma anda sendiri
  • Varikokel, yang merupakan varises yang membesar dan dapat menyebabkan azoospermia
  • Penyalahgunaan steroid
  • Paparan zat beracun atau berbahaya
  • Kontak yang terlalu lama atau berulang pada suhu tinggi

Apa yang harus dilakukan selanjutnya?

Kalau anda dan pasangan sedang mengalami kesulitan untuk hamil, kunjungi dokter spesialis saluran kemih anda atau spesialis kesuburan. Pemeriksaan awal dan analisis air mani dapat memberikan indikasi tentang penyebab kondisi tersebut. Setelah ini, pengujian lebih lanjut dapat dilakukan jika masalahnya masih belum jelas.

Kesuburan adalah masalah yang rumit dan seringkali peluang pasangan anda untuk hamil dapat berkurang karena kombinasi faktor-faktor dari kedua pihak. Terkadang, infertilitas adalah sesuatu yang tidak dapat dijelaskan, itu mengapa pengambilan sperma dan IVF (bayi tabung) sangat umum dilakukan. Menjaga kesehatan dapat membantu anda untuk tetap subur, tetapi kalau anda sedang kesulitan, cari bantuan. Ada banyak pilihan yang tersedia untuk pasangan yang membutuhkannya.

Penulis: dr. Siew Hong Ho, dokter spesialis saluran kemih di Singapura. Diterjemahkan dari artikel Common Cause of Male Infertility.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?