Persiapan Melahirkan

Persiapan Melahirkan yang Perlu Kamu Ketahui

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Terkadang, calon orang tua baru merasa kebingungan dalam mempersiapkan diri maupun barang-barang yang harus dibawa menjelang persiapan melahirkan. Walaupun rumah sakit biasanya telah menyediakan fasilitas yang lengkap, ada baiknya kita tetap berjaga-jaga dan mengantisipasi segala kondisi. Tidak perlu khawatir, sebab artikel ini telah merangkum hal-hal apa saja yang dapat Anda persiapkan!

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Latihan-latihan Kecil yang Dapat Anda Lakukan

Menjelang persiapan melahirkan, tentu ada sedikit rasa takut yang muncul ketika memikirkan hari persalinan. Namun, latihan-latihan kecil ini dapat membantu mengatasi rasa takut Anda:

Latihan pernapasan

Bagi Anda yang akan melahirkan normal, sangat penting untuk dapat mengatur napas dengan baik. Ada beberapa orang yang mengambil kelas persalinan untuk mempelajari hal ini, namun Anda juga dapat mengakses video-video atau artikel terkait hal ini di internet.

Cara mudahnya, Anda dapat berada dalam posisi duduk. Pastikan punggung, leher, dan kepala tetap tegak dan rileks. Tarik napas perlahan melalui hidung sambil menghitung sampai 10 (Anda dapat menambahnya secara bertahap), rasakan paru-paru Anda mengembang. Lalu, keluarkan napas perlahan melalui hidung dengan jumlah hitungan yang sama. Setelah itu, istirahatlah selama satu atau dua detik, lalu ulangi prosesnya selama yang Anda inginkan.

Latihan kegel

Latihan ini bertujuan untuk memperkuat otot-otot di area vagina. Hal ini dapat membantu mencegah wasir, pembekuan darah, atau terjadinya perobekan saat masa persalinan. Latihan ini pun sangat mudah dan dapat dilakukan di mana saja. Senam kegel juga dapat mempercepat pemulihan vagina setelah persalinan.

Caranya, pastikan Anda berada dalam posisi duduk yang nyaman. Lalu, kencangkan otot panggul bawah selama tiga detik. Otot panggul bawah adalah otot yang kita gunakan untuk menahan air urine saat ingin buang air kecil. 

Selama mengencangkan otot ini, usahakan untuk tidak menahan napas atau mengencangkan otot di area perut, paha, dan pantat. Setelah tiga detik, lemaskan kembali otot panggul selama tiga detik. Anda dapat mengulangi latihan ini hinggal sepuluh kali dalam sehari. Durasi pengencangan otot panggul dapat ditambah secara bertahap.

Latihan memperkuat otot kaki

Latihan ini berguna untuk mencegah kram saat masa melahirkan, juga untuk membantu posisi bayi agar berada tepat di jalur lahir. Caranya, duduklah secara bersila, lalu gerakkan lutut naik dan turun. Anda dapat menyesuaikan durasi latihan dan istirahat sesuai keinginan. Jika dilakukan setiap hari, hal ini dapat membantu proses persiapan melahirkan.

Latihan memperkuat punggung

Menjelang persalinan, otot punggung akan terasa lelah karena terus-menerus menahan beban. Untuk mengurangi rasa nyeri pada punggung, Anda dapat melakukan latihan punggung. Caranya, posisikan tubuh dalam posisi merangkak dengan bertumpu pada siku dan lutut. Lalu, tarik otot bokong dan lepaskan. Ulangi sebanyak 10 kali per hari.

Pola Hidup Selama Masa Kehamilan dan Menjelang Persiapan Melahirkan

Berikut ini adalah beberapa pola hidup yang bisa Anda terapkan selama masa kehamilan, namun utamanya menjelang persiapan melahirkan:

  • Mengonsumsi gizi yang cukup dan seimbang seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Hal ini penting agar janin berkembang dengan baik dan sehat.
  • Usahakan pelan-pelan ketika akan berdiri, duduk atau berjalan. Jangan terlalu cepat.
  • Tidak mengonsumsi pepaya, nanas, gorengan, dan makanan yang mengandung terlalu banyak rempah-rempah.
  • Tidak mengonsumsi obat apapun yang tidak dianjurkan oleh dokter.
  • Mengurangi konsumsi makanan cepat saji, namun akan lebih baik jika tidak sama sekali.
  • Minumlah air mineral secukupnya agar tubuh terhindar dari dehidrasi. Jika ingin, Anda juga bisa meminum air kelapa di pagi hari setelah sarapan.
  • Mengonsumsi kurma dan apel juga dapat bermanfaat bagi kesehatan selama kehamilan.
  • Hindari stres dan pikiran-pikiran negatif. Memiliki pola pikir positif akan mendorong tumbuh kembang janin.
  • Anda boleh mengonsumsi susu dan telur setiap hari, namun pastikan masih dalam jumlah yang aman.
  • Jangan tidur di ranjang sepanjang hari. Sangat baik bagi Anda untuk memiliki kegiatan rutin sehari-hari, seperti berjalan santai setiap pagi atau sore.
  • Tidak mengangkat atau membawa beban yang terlalu berat.
  • Usahakan untuk selalu mengonsumsi sesuatu setiap dua jam sekali dalam porsi kecil, misalnya camilan.
  • Tidak menggunakan sepatu hak tinggi setelah memasuki trimester ketiga.
  • Istirahat yang cukup setiap hari.

Barang-barang yang Harus Dibawa Ketika Menuju Rumah Sakit

Umumnya, orang tua baru akan menginap di rumah sakit selama satu sampai dua hari di hari persalinan. Anda dapat menyiapkan barang-barang ini untuk mempermudah proses administrasi, persalinan, maupun setelah persalinan:

  • Pakaian untuk bayi yang dilengkapi dengan sarung tangan dan kaus kaki.
  • Popok dan tisu bayi.
  • Selimut, baik untuk bayi maupun ibu.
  • Botol susu berukuran kecil.
  • Pakaian untuk ibu pasca-melahirkan, seperti daster atau baju yang longgar. Jangan lupa membawa bra menyusui.
  • Peralatan mandi.
  • Pembalut berukuran besar.
  • Makanan ringan.
  • Seluruh dokumen yang berkaitan dengan proses persalinan, seperti buku KIA, KTP, Kartu Keluarga, kartu BPJS, kartu asuransi, surat nikah, juga alat pembayaran yang diinginkan.

Jika diinginkan, Anda juga dapat membawa kamera khusus untuk mengabadikan momen penting. Selain kamera, Anda tentunya juga dapat menggunakan handphone masing-masing. Jangan lupa untuk membawa charger jika diperlukan.

Beberapa Hal yang Mungkin Terjadi Saat Persalinan Normal

Terkadang, ada beberapa hal mengejutkan yang terjadi saat masa persalinan. Beberapa hal ini adalah hal yang biasa dan mungkin saja terjadi saat masa persalinan Anda:

  • Rencana persalinan berubah, seperti harus melahirkan secara caesar darurat atau proses persalinan lainnya. Usahakan untuk tetap tenang dan tidak panik agar tim medis dapat bekerja sebaik mungkin.
  • Mual dan muntah juga dapat terjadi karena Anda merasa panik. Hindari mengonsumsi makanan yang sulit dicerna sebelum persalinan.
  • Buang air besar saat persalinan merupakan hal yang cukup lumrah terjadi, sebab otot yang berkontraksi untuk mendorong janin adalah otot yang sama untuk buang air besar. Buang air besar biasanya terjadi sebelum kepala janin muncul.
  • Biasanya, plasenta akan keluar dengan sendirinya sekitar 5-10 menit setelah janin lahir. Namun, terkadang plasenta masih tersisa di dalam rahim dan membutuhkan bantuan tim medis.
  • Luka, lecet, atau robek pada vagina juga seringkali terjadi, terutama pada mereka yang baru pertama kali menjalani persalinan normal atau yang prosesnya terjadi dengan cepat. Beberapa luka membutuhkan jahitan, sedangkan beberapa lainnya tidak. 

Demikian beberapa tips yang dapat kami berikan, juga hal-hal apa saja yang mungkin terjadi selama masa persalinan. Apapun yang terjadi, usahakan untuk tetap tenang. Percayalah pada tim medis yang menemani Anda, sebab mereka akan mengusahakan yang terbaik bagi keselamatan Anda maupun bayi. Jangan lupa juga untuk menyiapkan barang dan dokumen yang harus dibawa dalam satu tas yang sama agar Anda tidak terburu-buru dan tidak sengaja melupakan barang-barang tersebut.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?