Pillow Talk, Bermanfaat Bagi Hubungan Asmara

Pillow Talk, Bermanfaat Bagi Hubungan Asmara

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Pillow talk, atau percakapan yang umumnya terjadi setelah berhubungan seksual ternyata bermanfaat bagi hubungan pernikahan. Jika dilihat dari definisinya, aktivitas ini merupakan pembicaraan secara intim yang berlangsung di tempat tidur.

Meski umumnya terjadi setelah berhubungan seksual, pillow talk dapat dilakukan baik dengan atau tanpa hubungan seksual. Seorang pakar dalam hubungan asmara asal Los Angeles, Allen Wagner, menyampaikan bahwa aktivitas ini seringkali terjadi tanpa adanya kontak mata. 

Pembicaraan tanpa kontak mata ini membuat kedua belah pihak secara tidak sadar menyampaikan apa yang dipikirkan dan dirasakan tanpa terdistraksi dengan bahasa nonverbal yang menjadi reaksi pasangan. Tidak ada sensor mandiri (self-censorship) sehingga arah pembicaraan cenderung menjadi lebih terbuka, mendalam dan apa adanya.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Manfaat Pillow Talk

Berikut adalah beberapa manfaat dari pillow talk bagi hubungan asmara:

Mengaktifkan kembali aktivitas seksual

Jika aktivitas seksual dalam hubungan asmara Anda sedang tidak aktif dikarenakan berbagai penyebab, pillow talk dapat menjadi jembatan atau permulaan untuk kembali melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda. 

Alasannya, karena aktivitas ini dapat meningkatkan rasa percaya akan satu sama lain sehingga merasa lebih dekat dan meruntuhkan tembok pertahanan diri yang dibangun oleh masing-masing pihak.

Selain berpotensi meningkatkan rasa cinta akan satu sama lain, aktivitas ini juga dapat meningkatkan rasa cinta dengan diri sendiri.

Merasa lebih dekat dengan pasangan

Pillow talk terjadi ketika tubuh sedang berbaring di atas tempat tidur sehingga kondisi tubuh sedang dalam posisi rileks. Hal ini memungkinkan peningkatan produksi hormon oksitosin dalam tubuh, hormon yang berperan sebagai pemersatu dalam hubungan asmara.

Oksitosin menyebabkan dua orang secara alamiah merasa lebih dekat dan lebih terkoneksi satu sama lain, sehingga menjadi lahan subur bagi berseminya rasa cinta.

Membantu menstabilkan hubungan 

Pillow talk memungkinkan terjadinya pembicaraan yang memupuk hubungan secara emosional. Jika ada beberapa hubungan yang hanya dibangun berdasarkan hubungan badaniah atau aktivitas seksual, aktivitas ini memungkinkan kedua pasangan untuk mengenal satu sama lain lebih dekat.

Kekuatan hubungan emosional ini yang memungkinkan pasangan dapat bertahan dalam hubungan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Bahkan, sebuah studi tahun 2014 yang berjudul Post Sex Affectionate Exchanges Promote Sexual and Relationship Satisfaction menyatakan bahwa pillow talk dapat berkontribusi pada hubungan seksual yang lebih baik dan kepuasan akan hubungan yang lebih tinggi.

Ragam Topik Pillow Talk

Kini Anda telah mengetahui manfaat dari pillow talk, pertanyaan selanjutnya, topik apa saja yang biasanya dibicarakan pada saat pillow talk? Meski tidak ada batasan pembicaraan yang dapat dilakukan pada saat pillow talk, ada beberapa topik yang dapat digunakan sebagai titik mula yaitu sebagai berikut:

  • Menceritakan tentang hari yang dialami
  • Membicarakan apa yang disukai dari pasangan
  • Mengingatkan pasangan seberapa berarti mereka bagi Anda
  • Berbagi mimpi di masa depan, baik mimpi pribadi maupun mimpi bersama
  • Mengingat kembali momen-momen spesial seperti momen pertama kali jatuh cinta atau momen pernikahan
  • Membicarakan rasa takut atau kegelisahan yang sedang dipikirkan
  • Membicarakan peristiwa-peristiwa masa lalu yang dianggap penting bagi Anda maupun pasangan Anda

Cara Memulai Pillow Talk

Meski pembicaraan umumnya mengalir secara alamiah tanpa diatur, pada beberapa kasus, perlu perencanaan terutama jika Anda maupun pasangan tidak terbiasa terbuka satu sama lain. Beberapa cara yang dapat membantu dalam memulai pillow talk adalah dengan beberapa hal berikut ini:

  • Libatkan sentuhan
  • Lakukan kontak mata
  • Mulai dengan pelukan
  • Bicarakan hal-hal yang mengundang tawa
  • Tentukan topik yang ingin dibicarakan, misalkan memutuskan bahwa malam tersebut adalah malam tanpa membicarakan anak maupun urusan pekerjaan dan didedikasikan untuk membicarakan perasaan antara satu sama lain

Beberapa Alternatif Pillow Talk

Meski pillow talk membawa sejumlah manfaat dalam hubungan asmara, ada beberapa cara lain yang dapat membantu memupuk dan mempertahankan hubungan. Beberapa alternatif ini dapat dilakukan sebagai selingan maupun jalan lain ketika aktivitas ini tidak berhasil apapun alasannya.

Beberapa alternatif dari pillow talk tersebut meliputi:

  • Menghabiskan lebih banyak waktu untuk melibatkan sentuhan dalam hubungan. Masih menurut Allen Wagner, usaha yang secara sadar dilakukan untuk menyentuh pasangan Anda dapat memicu rasa aman dalam hubungan emosional dan memberi ruang untuk keterbukaan.
  • Menjauhkan diri dari gadget. Gadget dapat membuat fokus Anda tertuju kepada apapun yang terjadi di dunia maya namun tidak kepada apa yang ada di sekeliling Anda. Usahakan tidak terlalu sibuk dengan gadget ketika Anda sudah berada di atas tempat tidur pada malam hari. Selain baik untuk hubungan asmara, hal ini juga baik bagi kesehatan secara fisik yaitu menjauhkan Anda dari radiasi terus menerus dan memperbaiki kualitas tidur.
  • Mengkomunikasikan kebutuhan. Kebutuhan yang dimaksud tidak hanya terbatas pada hubungan jasmani, melainkan juga kebutuhan dalam hubungan seperti kebutuhan untuk didengarkan, kebutuhan untuk diberikan dukungan emosional, kebutuhan untuk diberikan apresiasi, dan lain sebagainya. Juga termasuk kebutuhan dalam hubungan seksual. Dengan mengkomunikasikan kebutuhan, hubungan dapat menjadi lebih baik dari segi kualitas dan dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak.
  • Berpegangan tangan. Meski terdengar simpel, berpegangan tangan dapat berpengaruh terhadap perasaan akan satu sama lain.
  • Pijat juga dapat menjadi pilihan. Pijat yang dilakukan oleh pasangan merupakan cara yang juga dapat membuat kedua belah pihak merasa lebih dekat.

Beberapa Hal yang Perlu Dihindari Ketika Pillow Talk

Ada beberapa topik pembicaraan yang dapat berisiko menjadi konflik. Untuk itu, usahakan hindari topik-topik berikut ketika sedang melakukan pillow talk:

  • Berkomentar tentang bentuk tubuh maupun kemampuan pasangan ketika berhubungan intim. Hal ini dapat membuat pasangan merasa tidak nyaman atau bahkan tidak percaya diri.
  • Hindari mengungkit peristiwa masa lalu yang tidak mengenakkan atau konflik dalam hubungan yang pernah dilewati sebelumnya.
  • Hindari terlalu banyak membicarakan orang lain di luar hubungan, terutama mantan pasangan.

Hubungan asmara terutama hubungan dalam jangka panjang dapat rentan akan banyak perubahan dan berpotensi sulit untuk dijalani jika kedua pasangan tidak melakukan usaha untuk sama-sama menyesuaikan diri. Dari berbagai cara, pillow talk dapat menjadi solusi.

Namun, jika Anda mengalami kesulitan dalam menavigasi hubungan jangka panjang, Anda dapat mencoba konsultasi dengan psikolog yang memiliki spesialisasi dalam hubungan asmara. Untuk rekomendasi rumah sakit dan membuat janji dengan dokter di dalam dan luar negeri, hubungi Smarter Health.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?