Rambut Rontok Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Rambut Rontok, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Rambut yang rontok merupakan keadaan yang normal. Secara umum, setiap hari rambut kita akan rontok sebanyak kurang lebih 50 hingga 100 helai rambut per hari. 

Meski demikian, ada beberapa kasus dimana rambut rontok dalam jumlah yang sangat banyak. Jika dibiarkan terus menerus, ada potensi Anda mengalami kebotakan. Jika Anda mengalaminya, perlu perhatian lebih dan cara-cara khusus untuk menangani kerontokan rambut tersebut. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Penyebab Rambut Rontok

Cara penanganan kerontokan rambut perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Oleh karena itu, ketahui beberapa penyebab rambut rontok berikut ini:

Kurang asupan protein

Protein dapat berfungsi untuk merangsang pertumbuhan rambut. Sehingga, jika tubuh kekurangan protein, pertumbuhan rambut jadi terhambat dan membuat rambut rontok. 

Tubuh membutuhkan protein dalam jumlah yang cukup agar semua fungsi tubuh bekerja dengan baik. Oleh karena itu, ada angka kebutuhan asupan protein minimal per hari yang perlu tercukupi. Angka kebutuhan asupan protein tersebut sendiri berbeda-beda, tergantung dari usia, jenis kelamin dan kondisi kesehatan lainnya.

Namun, secara khusus, Kemenkes RI menetapkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) atau standar angka kecukupan protein bagi masyarakat Indonesia. Bagi perempuan dewasa, dibutuhkan sekitar 56-59 gram protein per hari sedangkan laki-laki dewasa membutuhkan 66 gram protein per hari.

Selain mencukupi angka kecukupan gizi tersebut, pakar menyarankan untuk mendiversifikasi sumber protein yang didapatkan tubuh. Sebisa mungkin, usahakan agar asupan protein tidak hanya berasal dari daging melainkan juga sumber lain seperti kacang-kacangan.

Kurang zat besi

Kecukupan tubuh akan zat besi mempengaruhi pertumbuhan rambut seseorang. Pasalnya, untuk menumbuhkan dan memperbaiki rambut, tubuh memerlukan kadar oksigen yang cukup.

Oksigen terdapat dalam darah (hemoglobin) dan hemoglobin akan lebih sulit terbentuk jika tubuh kekurangan zat besi.

Layaknya konsumsi protein, tubuh juga memiliki kebutuhan konsumsi zat besi pada jumlah tertentu. Pria yang berusia di atas 18 tahun membutuhkan 8,7 mg zat besi per hari. Sedangkan wanita pada rentang usia 19-50 tahun membutuhkan 14,8 mg zat besi per hari. 

Kebutuhan zat besi pada wanita dapat meningkat pada kondisi tertentu, misalnya saat menstruasi. Untuk wanita yang berusia di atas 50 tahun, kebutuhan zat besi per hari menurun, yaitu 8,7 gram per hari.

Sebisa mungkin, cari asupan zat besi dari bahan makanan seperti ubi jalar, kedelai, bayam, daging merah tanpa lemak, hidangan laut, kacang-kacangan, dan lain-lain. Hindari mengonsumsi suplemen untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan zat besi.

Anemia 

Anemia atau kurangnya jumlah sel darah merah (hemoglobin) dalam darah juga dapat menyebabkan rambut rontok. Seperti yang disebutkan sebelumnya, hemoglobin mengandung oksigen dan oksigen merupakan zat yang dibutuhkan untuk menumbuhkan dan memperbaiki rambut.

Sering menggunakan alat penata rambut

Penggunaan alat pemanas seperti hair dryer, alat catok atau pengeriting rambut juga dapat menjadi pemicu kerontokan rambut. Ketiga alat penata rambut tersebut menghantarkan panas yang jika digunakan dalam jangka panjang dapat merusak rambut.

Selain itu, penggunaan ketiga alat yang cenderung penuh dengan tarikan juga dapat menyebabkan rambut lebih mudah rontok. 

Kondisi baru melahirkan 

Pada periode kehamilan, terjadi perubahan hormon pada perempuan, termasuk hormon estrogen. Perubahan hormon estrogen ini menyebabkan rambut jadi tidak rontok selama sembilan bulan periode kehamilan.

Setelah selesai melahirkan, menurut American pregnancy Association, perempuan akan mulai kehilangan semua rambut yang seharusnya hilang selama kehamilan. Oleh karena itu, juga tidak ada penanganan khusus yang dapat mengatasi rambut rontok pasca melahirkan.

Masalah kesehatan pada tiroid

Tiroid merupakan kelenjar tubuh yang membantu mengatur beberapa fungsi tubuh yang esensial, seperti detak jantung, suhu tubuh, serta siklus menstruasi.

Adanya masalah kesehatan pada kelenjar vital ini dapat memengaruhi banyak aspek kesehatan, termasuk rambut. Oleh karena itu, jika rambut Anda rontok secara berlebihan, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Ada kemungkinan bahwa ada masalah pada tiroid Anda.

Untuk rekomendasi rumah sakit serta membuat janji dengan dokter di dalam dan luar negeri, hubungi Smarter Health.

Konsumsi obat-obatan

Ada beberapa jenis obat-obatan yang dapat menyebabkan rambut rontok, misalnya obat untuk mengatur tekanan darah. Untuk mengetahui apakah obat-obatan yang Anda konsumsi menyebabkan kerontokan, baca peringatan pada label obat.

Hindari langsung menghentikan pengobatan tanpa konsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Stres yang tinggi

Selain masalah asupan nutrisi dan cara menata rambut, kondisi psikologis seseorang juga dapat memicu kerontokan rambut, salah satunya stres tingkat tinggi. 

Umumnya, rambut rontok yang disebabkan oleh stres tidak membutuhkan penanganan khusus. Jika tingkat stres sudah membaik, rambut akan kembali kepada keadaan semula.

Riwayat keluarga

Faktor keturunan atau genetik juga berpengaruh terhadap keturunan atau genetik. Hal ini disebabkan oleh kombinasi gen serta hormon dan umumnya terjadi pada pria meski pada beberapa kasus juga terjadi pada wanita

Pada pria, umumnya ditandai dengan surutnya rambut kepala pria pada daerah pelipis dan meninggalkan garis rambut menyerupai huruf M. Pada wanita, gejala kebotakan genetik meliputi pelebaran garis rambut dan munculnya rambut kasar di wajah.

Cara Mengatasi Rambut Rontok

Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi rambut rontok:

  • Perbanyak asupan protein dan zat besi.
  • Hindari menggunakan alat penata rambut terlalu sering.
  • Biarkan rambut tergerai. Terlalu sering dan kencang mengikat rambut juga dapat menyebabkan rambut rontok.
  • Lindungi rambut dengan topi saat matahari sedang terik.
  • Kelola stres.
  • Oleskan gel lidah buaya. Lidah buaya terbukti mengandung banyak vitamin dan mineral yang berkhasiat untuk rambut.
  • Gunakan minyak kelapa dan minyak zaitun. Kedua jenis minyak ini kaya vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan rambut. Cara penggunaannya adalah dengan mengoleskannya pada kulit kepala dan rambut secara merata. Pijat lembut, diamkan selama setengah jam dan bersihkan dengan menggunakan shampoo seperti keramas pada umumnya.
  • Gunakan air perasan lemon. Sari lemon dapat menjaga kesehatan kulit kepala, mendorong serta meningkatkan kualitas pertumbuhan rambut. Oleskan sari lemon segar atau minyak esensial lemon yang diencerkan dalam carrier oil ke kulit kepala dan rambut. Gunakan pada 15 menit sebelum keramas dan basuh saat keramas. Disarankan untuk melakukan uji coba terlebih dahulu untuk memeriksa kemungkinan efek samping.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?