Mencuci Tangan

Rutin Mencuci Tangan dan Manfaatnya Bagi Anak

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Sebelum pandemi COVID-19, mencuci tangan secara rutin sudah menjadi sesuatu yang penting dilakukan bagi kebersihan. Pada masa-masa seperti ini, mencuci tangan menjadi salah satu hal paling krusial yang dapat menyelamatkan kita dari terinfeksi oleh COVID-19. Ketika kita tidak sengaja menyentuh permukaan yang kotor atau terinfeksi lalu menyentuh wajah, besar kemungkinannya bagi kita terinfeksi COVID-19.

Tentunya, orang dewasa akan cepat mengerti pentingnya membersihkan tangan secara rutin. Namun, Anda mungkin harus menyediakan waktu tambahan untuk mengajarkan hal ini pada anak-anak. Jangan khawatir, Smarter Health memiliki beberapa tips agar anak mengerti pentingnya membersihkan tangan secara rutin.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Pentingnya Mencuci Tangan Secara Rutin untuk Anak

Tidak bisa dipungkiri, tangan anak-anak adalah bagian paling aktif yang mereka gunakan untuk berinteraksi. Sebagai gambaran, dalam satu jam, jumlah bakteri yang berinteraksi dengan tangan anak lebih banyak dibanding bakteri yang dihirup orang dewasa.

Bakteri-bakteri ini dapat menyebabkan penyakit serius pada anak-anak. Maka, sangat penting bagi kita dalam membantu anak membangun sistem pertahanan tubuh terhadap bakteri-bakteri ini, salah satunya dengan membersihkan tangan dengan rutin, baik, dan benar.

Penyakit yang Dapat Dihindari dengan Mencuci Tangan Secara Rutin

Ada beberapa penyakit yang dapat dihindari hanya dengan mencuci tangan, seperti flu, batuk pilek, influenza, hepatitis A, meningitis, dan bronkiolitis. Inilah salah satu alasan penting membersihkan tangan secara rutin, sebab bakteri yang terlalu lama didiamkan akan menjadi berbahaya bagi tubuh.

Tips Menjelaskan Cara Mencuci Tangan untuk Anak

Jika Anda tidak menjelaskan sesuatu secara ringkas dan jelas pada anak-anak, mereka tidak akan dapat mengingat apa yang Anda jelaskan. Usahakan untuk menggunakan kata-kata yang mudah dengan langkah-langkah yang sedikit saja, seperti:

  • Pertama, basahkan tangan menggunakan air hangat
  • Kedua, lumuri tangan dengan sabun
  • Ketiga, gosoklah tangan selama dua puluh detik. Pastikan untuk membersihkan telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, dan bagian bawah kuku
  • Keempat, bersihkan tangan dengan air mengalir
  • Kelima, keringkan tangan dengan handuk bersih atau tisu

Terkadang, anak tidak menggosok tangan cukup lama sehingga proses mencuci tangan kurang efektif untuk membunuh bakteri. Sebagian besar orang akhirnya mengajarkan anak untuk menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun” dua kali selama membersihkan tangan. Tidak hanya lagu tersebut, lagu “ABC” atau “Twinkle, Twinkle, Little Star” juga bisa digunakan. Jika Anda ingin menggunakan lagu lain, pastikan lagu tersebut berdurasi dua puluh detik.

Agar anak senang membersihkan tangan, Anda dapat membuat sabun batang sendiri yang di dalamnya terdapat mainan. Ada banyak cara untuk membuat sabun gliserin sendiri yang bisa Anda akses di internet. Jika anak mengetahui bahwa dengan mencuci tangan akan membuat mereka lebih cepat mendapatkan mainan tersebut, bisa dipastikan anak akan lebih semangat membersihkan tangan.

Hal-hal Lain yang Dapat Anda Lakukan

Anda pun juga harus rajin membersihkan tangan. Anak adalah peniru yang baik dan mereka akan meniru orang-orang dewasa di sekitar mereka. Dalam kasus ini, orang-orang dewasa itu adalah Anda sebagai orangtua. Dengan memperlihatkan pada anak bahwa Anda juga mencuci tangan secara rutin dan mengikuti langkah-langkah yang Anda berikan, anak akan belajar mengenai pentingnya mencuci tangan dari Anda.

Ingatkan mereka terus menerus mengenai bakteri yang dapat menempel pada tangan. Kotoran mudah dilihat dengan mata, namun bakteri tidak. Tekankan beberapa waktu tertentu di mana mereka wajib mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah membuang ingus, setelah menyentuh hewan peliharaan, atau setelah bermain di luar.

Jika tidak ada air dan sabun di dekat mereka, Anda bisa memberitahu anak untuk menggunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol. Penggunaan hand sanitizer harus diawasi oleh orang dewasa. Pastikan kadar alkohol dalam hand sanitizer berjumlah minimal 60%.

Selain semua hal di atas, anak tidak selalu melihat apa yang Anda lakukan. Oleh karena itu, Anda dapat bercerita mengenai apa yang telah Anda sentuh dan bagaimana Anda membersihkan tangan setelahnya. Atau, setiap Anda akan mencuci tangan, Anda akan memberitahu anak-anak agar mereka menyadari seberapa seringnya hal tersebut harus dilakukan.

Cara-cara Lain Menghindari Penyebaran Bakteri dan Virus

Selain mempraktekkan cara mencuci tangan yang baik dan benar, Anda juga dapat melakukan beberapa hal untuk menghindari penyebaran bakteri dan virus. Cara-cara ini juga dapat mengurangi kemungkinan anak jatuh sakit, yaitu:

  • Hindari berdekatan dengan orang-orang yang sedang sakit
  • Tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut
  • Tetap tinggal di rumah ketika daya tahan tubuh menurun
  • Batuk dan bersin ke bagian dalam siku atau menutup mulut dan hidung menggunakan tisu ketika bersin. Ingatlah untuk langsung membuang tisu ke tempat sampah setelahnya
  • Rutin membersihkan perabotan di rumah dengan cairan disinfektan

Tips Tambahan bagi Para Orangtua

Jika anak Anda terlalu kecil untuk dapat menjangkau wastafel, Anda dapat menggendongnya tau menyediakan kursi kecil yang bisa ia panjat dengan aman. Jika anak terlalu berat untuk digendong, Anda bisa menggunakan tisu basah sebanyak satu lembar untuk satu tangan. Jangan lupa untuk mencuci tangan setelah membantu anak membersihkan tangannya dengan tisu basah.

Ajarkan pada anak bahwa hand sanitizer tidak bisa digunakan ketika tangan terlihat kotor atau tangan dalam keadaan berminyak. Untuk tangan yang terlalu kotor, mencuci tangan dengan air dan sabun adalah langkah paling baik.

Ajari anak Anda untuk meneteskan hand sanitizer dalam jumlah kecil pada telapak tangan, lalu ajak mereka menggosok telapak tangan, punggung tangan, dan sela-sela jari sampai hand sanitizer mengering.

Akan butuh waktu agar anak-anak mengerti betul pentingnya mencuci tangan secara rutin dan langkah-langkah yang harus dilakukan. Maka, bersabarlah dan tetap bantu anak untuk membangun kebiasaan mencuci tangan. Jangan mencucikan tangan mereka atau membentak mereka karena tidak mencuci tangan. Jika mereka mulai merajuk, jangan sampai rajukan mereka mengalahkan niat Anda untuk mengajarkannya perihal mencuci tangan.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?