Tanya Dokter Saluran Pencernaan: dr. Chua Tju Siang dari Mount Elizabeth Novena Hospital Singapura

Forum Tanya Jawab KesehatanKategori: Saluran PencernaanTanya Dokter Saluran Pencernaan: dr. Chua Tju Siang dari Mount Elizabeth Novena Hospital Singapura
dr. Chua Tju Siang menulis 7 bulan lalu
Saya dr. Chua Tju Siang, dokter saluran pencernaan dari Mount Elizabeth Novena Hospital, Mount Elizabeth Orchard Hospital, dan Mount Alvernia Hospital Singapura.

Saya memiliki minat endoskopi intervensional, endoscopic retrograde cholangipancreatography (ERCP), endoscopic ultrasound (EUS), endoscopic mucosal resection (EMR) dan endoscopic submucosal dissection (ESD). Saya juga punya minat kuat dalam penyakit yang berubungan dengan sistem hepato-pankreatik-bilier selain kanker gastrointestinal.

Saya mendapat penghargaan Warren and Marshall Helicobacter Pylori Award dari penerima Nobel, Professors Robin Warren and Barry Marshall, atas penelitian tentang hubungan berbagai jenis Helicobacter pylori dan penyakit maag.

Saya lulus dari University of Glasgow Medical School dan melanjutkan pelatihan medis pascasarjana di Skotlandia, di Glasgow Royal Infirmary dan Western General Hospital in Edinburgh. Pada tahun 1998, saya kembali ke Singapura dan mendapat pelatihan gastroenterologi di Changi General Hospital. Saya mendapat akreditasi spesialis dalam Gastroenterologi pada tahun 2002.

Pada tahun 2003, saya mendapat pelatihan selama satu tahun dalam bidang ultrasonografi endoskopik diagnostik dan intervensional di Centre for Research and Education in Endosonography of Montreal, University of Montreal, Kanada, di mana saya mendapat pelatihan intensif dan komprehensif dalam ultrasonografi endoskopik. Tahun 2008, saya menempuh pelatihan diseksi submukosa endoskopi di National Cancer Centre, Jepang. Saya juga mengikuti pelatihan enteroskopi dobel balon dan diseksi submukosa endoskopi di Jichi Medical University Hospital, Jepang. Setahun kemudian, saya melakukan diseksi submukosa endoskopi untuk kanker stadium awal di Mount Elizabeth Hospital, Singapura.

Saya punya minat dalam pengembangan standard endoskopi kualitas-tinggi dan merupakan anggota Quality Assurance Subcommittee of the National Colorectal Cancer Screening Programme of Singapore. Saya sering diundang ke konferensi internasional dan lokal, baik itu sebagai pembicara maupun untuk mendemonstrasikan prosedur endoskopi tingkat lanjut.

Saat ini saya menjabat sebagai ketua Gastroenterological Society of Singapore dan Sekretasi Kehormatan Chapter of Gastroenterologists, Academy of Medicine, Singapore.

Untuk informasi mengenai Mount Elizabeth Novena Hospital klik di sini: https://www.smarterhealth.id/rumah-sakit/mount-elizabeth-novena-hospital-singapura/, Mount Elizabeth Orchard Hospital di sini: https://www.smarterhealth.id/rumah-sakit/mount-elizabeth-hospital-singapura/, dan Mount Alvernia Hospital di sini: https://www.smarterhealth.id/rumah-sakit/mount-alvernia-hospital-singapura/

Baca profil saya di sini: https://www.smarterhealth.id/dokter-spesialis/chua-tju-siang/

Senang sekali bisa berada di sini. Selama 2 minggu ke depan saya akan menjawab pertanyaan seputar kesehatan saluran pencernaan. Silakan bertanya!

===

Ingin bertanya? Tuliskan pertanyaan Anda di kotak paling bawah halaman forum. Jangan lupa cantumkan nama dan alamat email untuk dapatkan notifikasi saat dokter menjawab pertanyaan Anda.

52 Balasan
Elvira menulis 7 bulan lalu

Dok, saya awal bulan ini kena asam lambung saya naik sampai sakit punggung. Sama dokter dikasi antasida dan vitamin. Tapi kadang-kadang perut saya sekarang masih suka perih. Apa ada penyakit lain?

dr. Chua Tju Siang
dibalas 7 bulan lalu

Jika perut Anda masih sakit bahkan setelah minum antasida dan sakitnya terasa sampai ke punggung, mungkin saja Anda punya sakit pankreas. Saya sarankan lakukan CT scan untuk memastikannya. Endoskopi mungkin juga diperlukan untuk memeriksa perut yang sakit selama lebih dari 2 minggu.

Kirma Turia menulis 7 bulan lalu

Saya periksa fungsi hati belum lama ini. Hasilnya SGOT SGPT tinggi. SGOT 55an SGPT 80an. Apakah ini sudah termasuk kondisi bahaya dok? Apa yang harus syaa lakukan?

dr. Chua Tju Siang
dibalas 7 bulan lalu

Hasil tes darah ini menunjukkan peradangan hati. Ada banyak penyebab peradangan hati – virus hepatitis, penyakit hati autoimun, penyakit lemak hati atau bahkan efek obat. Anda perlu periksa ke dokter hepatologi (hati) yang mungkin akan melakukan tes darah lebih lanjut untuk mencari penyebabnya. Anda perlu juga periksakan USG hati. Penanganannya tergantung penyebabnya.

Tina W menulis 7 bulan lalu

Dok setiap sblm makan knp ulu hati saya sakit banget sampai ke dada? Selalu begitu. Apa ini penyakit dok?

dr. Chua Tju Siang
dibalas 7 bulan lalu

Ini mungkin karena penyakit asam lambung. Anda perlu ke dokter untuk pemeriksaan lebih lengkap.

Diafrida Hasanah menulis 7 bulan lalu

Doc, asam lambung sudah seminggu gak ilang padahal sdh minum obat. Saya harus gimana

dr. Chua Tju Siang
dibalas 7 bulan lalu

Biasanya asam lambung naik bisa diatasi dengan obat. Kalau tidak membaik, mungkin Anda perlu gastroskopi untuk memeriksa perut sehingga penanganan yang tepat bisa dilakukan.

Lidya Deda menulis 7 bulan lalu

Dr saya sdh 5 Thn skt magh kronis sdh berobat keman2 tp kadang hilang dan muncul lagi mohon solusix supaya bisa sembuh total trima ksh

dr. Chua Tju Siang
dibalas 7 bulan lalu

Tergantung di mana lukanya. Saya asumsikan lukanya di lambung. Penting untuk lakukan biopsi pada luka di lambung untuk memastikan bukan kanker atau tidak ada risiko kanker. Kalau sudah dirasakan selama 5 tahun, kemungkinan tidak menjadi kanker baru-baru ini. Penting juga untuk memastikan bakteri seperti Helicobacter pylori di perut diatasi. Juga Anda perlu identifikasi faktor risiko yang membuat perut nyeri, lalu tangani jika mungkin. Saya sarankan diskusikan dengan dokter. Setelah penanganan, ada baiknya untuk endoskopi guna memastikan penyakitnya sembuh total.

Haris Fauzan menulis 7 bulan lalu

Salam dok. Saya laki2 usia 30, tiap pagi selalu mual dan muntah. Saya tida pernah sarapan, hanya kopi segelas. Saya kira karena kopi tapi pas berenti ngopi tetep aja. Mohon saran dok bgmn ya ini

dr. Chua Tju Siang
dibalas 7 bulan lalu

Ini mungkin penyakit refluks gastroesofagus. Kopi bisa memperburuk keadaan. Saya akan menyarankan pengobatan untuk mengurangi asam lambung. Anda mungkin memerlukan endoskopi untuk mengevaluasi lambung jika Anda tidak membaik dengan obat-obatan.

Ridwan Hoesan menulis 7 bulan lalu

Dokter Chua,

kami Ridwan Hoesan , mau menambahkan lagi bahwa awal tahun 2020 ini,

juga sudah LAB status stool specimen quality adequate, hasilnya not detected jenis kuman2 dll.

ok,terima kasih

Hormat kami, Ridwan Hoesan.

dr. Chua Tju Siang
dibalas 7 bulan lalu

Saat sampel tinja dikirim untuk pemeriksaan bakteri, laboratorium biasanya akan mencoba menumbuhkan bakteri dan akan mengidentifikasi jenis utama bakteri yang menyebabkan penyakit. Bisa jadi tes tersebut menunjukkan berbagai jenis bakteri penyebab bukan penyakit dalam jumlah kecil sehingga tidak ada bakteri spesifik yang signifikan. Mohon maaf saya tidak dapat berkomentar lebih lanjut mengenai proses lab.

Almira Davita menulis 7 bulan lalu

Kalau d bagian perut seperti ada perasaan keras d bagian atas tpi seperti bergerak seperti batu d persaan besar mohon solusix Dokter

dr. Chua Tju Siang
dibalas 7 bulan lalu

Merasa kembung setelah makan relatif umum, tetapi Anda seharusnya tidak merasakan sesuatu seperti ada batu di area perut Anda. Anda harus menemui dokter untuk melakukan endoskopi dan menjalani CT scan perut untuk memastikan itu bukan sesuatu yang serius.

Lidya Deda menulis 7 bulan lalu

Saya ibu rmh tngga punya keluhan magh kronis sdh 5 Thn saya rasakan…beberapa hr yg lalu sy sdh konsultasi dgn dktr spesialis peny.dlm jawaban dktr kemungkinan ada bakyeri…kira2 obat apa yg bs sy konsumsi buat basmi bakteri tersebut dok..trima ksh banyak buat infonya

dr. Chua Tju Siang
dibalas 7 bulan lalu

Dokter Anda mungkin merujuk pada Helicobacter pylori. Ini adalah bakteri yang bisa menginfeksi lambung dan meningkatkan risiko tukak lambung dan kanker lambung. Jika Anda punya nyeri lambung, Anda harus lakukan endoskopi untuk memastikan kondisi dan selama endoskopi tersebut, biopsi bisa dilakukan untuk mengecek apakah ada bakteri. Jika ada, Anda perlu konsumsi antibiotik.

Ridwan Hoesan menulis 7 bulan lalu

Yth, DOKTER CHUA,

KAMI Ridwan HOESAN, terima kasih atas responnya.

yg ingin kami tanyakan( mungkin yg lalu kami postingkan gagal terkirim)

bhw keluhan kami setiap 7-10 hari pasti isi perut keluar semua kotorannya hingga cairan2(mencret) setelah itu bisa perut rasa tdk enak/sakit seperti masih mau kebelakang. sedangkan kami setiap hari 2x buang air besar dgn lumayan banyak(pagi dan sore)

kami usia 71 thn dan berat 51-52kg,kami penderitan diabetes (sdh 16 thn) dan pembesaran prostate.(sdh 7-8 thn) HBA1c dan PSA TERKONTROL di HBA1c= .7, dan PSA 4-4,7. seetiap hari minum metformin 500mg 3×1 dan obat prostate terazosin 2mg 1×1(malam)

sdh 3 x colonoscopy semua baik tdk meragukan,hanya terdpt polic sebesar 3-4,5mm saja.

mohon Dokter bisa berberikan saran .terima kasih.Ridwan Hoesan

dr. Chua Tju Siang
dibalas 7 bulan lalu

Jika kolonoskopi Anda normal tapi merasa tidak nyaman dan BAB cair 2x sehari, mungkin Anda mengalami sindrom iritasi usus. Mungkin juga metformin menyebabkan perubahan pola BAB. Anda mungkin ingin mencoba probiotik dan lihat apakah membantu meredakan gejala tersebut.

Balasan Anda






Sebarkan info ini:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?