Tanya Dokter THT: dr. Barrie Tan dari Gleneagles Hospital Singapura

Forum Tanya Jawab KesehatanKategori: THTTanya Dokter THT: dr. Barrie Tan dari Gleneagles Hospital Singapura
dr. Barrie Tan menulis 10 bulan lalu
Saya dr. Barrie Tan, dokter THT yang praktik di Gleneagles Hospital Singapura.

Saya berpengalaman menangani masalah THT, seperti masalah sinus, mendengkur, obstructive sleep apnoea, rhinitis alergi, gangguan suara, nodul tiroid, benjolan leher, kehilangan pendengaran, telinga berdengin (tinnitus) dan pusing.

Saya penerima beasiswa pemerintah dan sudah berpengalaman klinis dan bedah selama lebih dari 20 tahun. Lebih dar 6 tahun saya menjadi konsultan senior dan kepala departemen otolaringologi (THT) di Singapore General Hospital (SGH). Selama menjabat, saya rutin mengelola dan menangani masalah THT pada pasien anak dan dewasa. Saya dikenal berkat keahlian saya menangani kehilangan pendengaran, dan melakukan operasi endoskopik telinga.

Saya memperkenalkan operasi endoskopik telinga di SGH pada 2014 dan aktif membuka jalan untuk pengadopsian dan pengembangannya di Singapura sejak saat itu. Saya telah melakukan lebih dari 100 operasi telinga endoskopik, mencakup seluruh jenis operasi telinga. Ini termasuk timpanoplasti endoskopik, miringoplasti, timpanomastoidektomi, osikuloplasti, stapedotomi dan stapedektomi, juga dekompresi otot wajah endoskopik.

Saya juga merupakan dokter bedah implan koklea berpengalaman, yang telah melakukan ratusan operasi implan koklea di Singapura dan negara seperti Vietnam, Indonesia, dan Bangladesh.

Saya sering diundang bicara di konferensi internasional berkat pengalaman saya di bidang operasi implan koklea, dan diundang menjadi instruktur di pelatihan bedah telinga. Saya telah didaulat menjadi pemateri di beberapa simposium dan masterclass untuk bidang operasi implan koklea, misalnya Singapore General Hospital Cochlear Implant Surgery Masterclass Course 2017 dan 2018. Saya sangat tertarik untuk membawa inovasi bedah dan pengembangan teknologi medis ke Singapura dan kawasan Asia Tenggara, dan merupakan seorang pelaku pertama yang mempraktikkan inovasi bedah dan operasi implan pendengaran.

Saat ini saya menjabat sebagai ketua ASEAN Otorhinolaryngological (ENT) Head & Neck Federation, dan pernah menjadi ketua Society of Otolaryngology (ENT) Head & Neck Surgery Singapore antara tahun 2017 – 2019.

Saya juga sangat suka mengajar, menghabiskan banyak waktu untuk mengajar dan mendidik dokter bedah THT masa depan. Dari 2012-2014, saya menjadi direktur SingHealth ENT Residency Training Program. Saya ditunjuk menjadi anggota National ENT Residency Advisory Committee yang mengawasi 3 program residensi THT di Singapura.

Selain menjadi inovator bedah, saya juga seorang inovator administratif. Saya ikut mendirikan SingHealth-Duke NUS Head and Neck Centre pada tahun 2014, dan antara 2014 – 2018, menjadi deputi kepala SingHealth-Duke NUS Head and Neck Centre. Dengan kapasitas ini, saya mengkoordinasi pengembangan operasi multidisipliner kepala dan leher dan menangani kondisi kepala dan leher kompleks di berbagai rumah sakit dan institusi SingHealth.

Saya menjadi sukarelawan di Canossian School, yang menjalankan program pendidikan untuk anak-anak dengan masalah pendengaran dan yang menggunakan alat bantu dengar seperti bantuan pendengaran dan implan koklea. Dulu, saya melakukan operasi telinga seperti miringoplasti dan mastoidektomi di komunitas rural. Beberapa tahun ini, saya melakukan operasi implan koklea untuk anak-anak tunarungu di Hanoi dan Ho Chi Minh di bawah program Hear-The-World.

Untuk informasi mengenai Gleneagles Hospital, klik link berikut: https://www.smarterhealth.id/rumah-sakit/gleneagles-hospital-singapura/

Silakan baca profil saya di sini: https://www.smarterhealth.id/dokter-spesialis/barrie-tan/

Senang sekali berada di sini. Selama 2 minggu ke depan saya akan menjawab pertanyaan seputar masalah sinus, mendengkur, masalah pendengaran dan tidur, gangguan suara, benjolan leher. Silakan bertanya!

===

Ingin bertanya? Tuliskan pertanyaan Anda di kotak paling bawah halaman forum. Jangan lupa cantumkan nama dan alamat email untuk dapatkan notifikasi saat dokter menjawab pertanyaan Anda.

43 Balasan
Aini K menulis 10 bulan lalu

saya punya masalah infeksi di telinga tengah. dokter tht kasih antibiotik tapi belum kunjung membaik dan suka keluar cairan putih dari telinga saya. bagaimana ya dok? apa ada langkah untuk periksa biar ketahuan penyebab pastinya dan bagaimana mengatasi ini. terima ksh

dr. Barrie Tan
dibalas 10 bulan lalu

Hai. Penting untuk melakukan nasoendoskopi untuk melihat belakang hidung Anda. Cara ini menggunakan kamera yang dikaitkan ke tabung fleksibel kecil yang bisa dimasukkan ke hidung. Tujuannya untuk memeriksa apakah ada daging tumbuh atau pembengkakan di belakang hidung yang mungkin menyumbat atau menekan rongga tabung eustachius (jalur ventilasi telinga yang terhubung ke belakang hidung). Biasanya infeksi telinga tengah muncul dari bakteri yang naik dari tabung eustachius ke telinga tengah. Gangguan fungsi tabung eustachius bisa mempengaruhi infeksi telinga tengah. Selain antibiotik, obat dekongestan hidung biasanya juga diberikan untuk memastikan lendir di bagian depan hidung tidak menetes ke belakang dan menyumbat rongga tabung eustachius.

Untuk cairan putih yang keluar dari telinga Anda, itu tidak wajar terjadi pada infeksi telinga tengah saja kecuali ada lubang di gendang telinga. Jika itu terjadi, cairan di telinga tengah akan bocor keluar melalui lubang tersebut ke lubang telinga. Dalam situasi tersebut, saya sarankan Anda menggunakan obat antibiotik tetes di telinga yang sakit selama setidaknya 1 minggu untuk mengatasi infeksinya. Jika infeksinya sudah teratasi, Anda harus periksakan gendang telinga untuk mengecek apakah ada lubang. Jika ada, pertimbangkan untuk operasi perbaikan saat telinga sedang kering, untuk mencegah infeksi telinga di kemudian hari.

Selna Atha menulis 10 bulan lalu

Saya ada keluhan dokter.. Tenggorokan kanan seperti ada yg mengganjal tdk nyaman dan trasa gtal2 trs menerus di dlm tenggorokn hasil rontgen dada jantung paru bagus. Cm ada alergi di rontgen tsb. Dlm 3 bln batuk kering terus.. Mohon solusinya dok..trima ksih

dr. Barrie Tan
dibalas 10 bulan lalu

Saya sarankan Anda melakukan nasoendoskopi untuk memeriksa hidung dan bagian dalam tenggorokan. Ini bisa membantu kita memvisualisasikan masalah yang mungkin muncul dari hidung yang mungkin menyebabkan batuk kronis seperti sinusitis kronis dengan cairan hidung (tetesan lendir di belakang hidung). Penyebab lain seperti laryngopharyngeal reflux, di mana cairan dan asam lambung naik ke tenggorokan, bisa juga dilihat dengan bukti pembengkakan dan warna merah di bagian tertentu tenggorokan. Penanganannya tergantung pada diagnosa setelah nasoendoskopi. Kebanyakan, penanganan dimulai dengan beberapa obat sebelum disarankan operasi untuk kondisi tertentu.

Refsi Hafiyanti menulis 10 bulan lalu
Dok, saya pernah ke dokter THT karena punya keluhan napas berat. Diagnosa dokter, saluran hidung saya agak sempit, tapi nggak parah. Saya disarankan untuk olahraga dan menghirup udara yang bersih, juga pakai masker biar debu nggak masuk. Memang sih kalau saya melakukan tips tersebut, napas saya agak ringan. Tapi ketika saya berhenti melakukannya, napas saya berat lagi. Yang mau saya tanyakan, apa nggak ada solusi yang permanen dok?
dr. Barrie Tan
dibalas 10 bulan lalu

Masalah utama di hidung Anda adalah penyumbatan hidung akibat kemungkinan hipertrofi turbin inferior atau penebalan jaringan hidung yang disebabkan rhinitis alergi, mengingat kondisi Anda membaik jika tidak berada di tempat berdebu. Ada solusi permanen untuk kesulitan bernapas akibat penyumbatan hidung. Di antaranya, penyusutan jaringan yang menebal dan memperbaiki kelainan struktur hidung seperti bengkok. Ini membutuhkan pemeriksaan nasoendoskopi untuk melihat bagian hidung yang tersumbat sebelum diputuskan operasi apa yang tepat. Jenis operasi yang utama, antara lain:

1) Turbinektomi inferior endoskopik atau turbinoplasti. Ini melibatkan pemotongan turbin tempat jaringan tersebut berada di dinding hidung bagian dalam. Pembengkakan ini umumnya disebabkan rhinitis alergi, dan ini memenuhi ruang yang cukup besar di rongga hidung. Setelah dikecilkan atau diangkat, ada ruang lebih banyak di rongga hidung untuk memudahkan bernapas.

2. Septoplasti. Untuk memperbaiki hidung yang bengkok. Ini akan membuat aliran udara seimbang di kedua rongga setelah operasi.

3. Reduksi radiofrekuensi pada turbin inferior. Tujuannya sama seperti turbinoplasti, tapi dilakukan untuk mengecilkan ⅓ bagian depan turbin di kedua sisi. Ini bisa memberi ruang lebih banyak di rongga hidung.

Zhang hui kian menulis 10 bulan lalu

selamat sore.. Dok. Tan

saya mengalami tenggorokan yg kering dan selalu sesak dan nyeri didada… dan udh ke dokter tht dia mengatakan asam lambungnya tinggi… ada solusi untuk mengurangi Tenggorokan yg kering ini a dok… sebelumny terimakasih untuk Dokter.Barrie Tan

dr. Barrie Tan
dibalas 10 bulan lalu

Hai, asam lambung naik bisa menyebabkan gejala yang Anda sebutkan tadi. Penanganan asam lambung naik bisa meliputi:
1) Obat untuk mengurangi produksi asam lambung
2) Perubahan gaya hidup: hindari makanan tertentu seperti buah-buahan asam, makanan yang terbuat dari tomat. Tidurlah dengan menggunakan setidaknya 1 bantal tebal untuk menyangga leher agak naik sedikit.Hindari tidur setelah makan. Beri jeda setidaknya 3 jam setelah makan sebelum tidur.
3)Jika kenaikan asam lambung sangat parah, penting untuk memeriksa esofagus dan perut oleh dokter saluran pencernaan untuk menangani penyebab asam lambung tersebut.

Elvira menulis 10 bulan lalu
Dok, gendang telinga saya berlubang tapi kecil. Kata dokter bisa diatasi tanpa operasi. Yang saya takutkan, bisa makin besar gak ya dok lubangnya?
dr. Barrie Tan
dibalas 10 bulan lalu

Ya, lubang di gendang telinga yang tidak diperbaiki bisa semakin lebar dan menyebabkan infeksi telinga tengah. Jika Anda sehat dan masih di bawah 65 tahun, sebaiknya lakukan operasi perbaikan lubang telinga, sebab kemungkinan terjadinya infeksi bakteri di telinga tengah melalui lubang tersebut besar.

Tiska menulis 10 bulan lalu
Doc, gimana mengobati hidung yg rasanya penuh ingus tapi nggak ada.. sdh 2 minggu
dr. Barrie Tan
dibalas 10 bulan lalu

Penting untuk lakukan nasoendoskopi untuk memeriksa rongga hidung dan sinus paranasal. Penanganannya tergantung pada hasil deteksi penyebab kondisi tersebut. Ini bisa diakibatkan produksi lendir berlebih karena alergi, polip, hingga infeksi sinus. Metode penanganannya berbeda untuk masing-masing kondisi, dan bisa dilakukan lewat minum obat dulu sebelum mempertimbangkan jenis operasi.

Toni Syaifudin menulis 10 bulan lalu

Dok hidung bagian dalam saya gatal terus satu minggu ini, kalau saya korek kadang berdarah. Saya pernah coba bersihkan pakai salin tapi hanya perih. Kenapa y dok

dr. Barrie Tan
dibalas 10 bulan lalu

Ada banyak kemungkinan yang menyebabkan sakit, gatal, dan pendarahan tersebut. Bisa jadi karena polip kecil atau benjolan di dalam hidung yang mengalami trauma ketika Anda memasukkan sesuatu ke dalam hidung. Bisa jadi karena infeksi hidung dan ini diperparah dengan mengorek hidung. Saya sarankan Anda periksa ke dokter THT yang bisa melakukan nasoendoskopi. Dokter akan melihat seluruh lubang hidung untuk mengecek apakah ada masalah.

Junaidi Suliah menulis 10 bulan lalu

Dok sy mau ty kuping sy yg sebelah kiri dengung tp gk sakit sdh periksa ketht kt nya bagus gk ada kotorannya tp sy risihdemumg nya hk mau berenti apa ada solusi nya sy penderita hiertensi

dr. Barrie Tan
dibalas 10 bulan lalu

Denging pada telinga kemungkinan adalah kondisi yang disebut Tinnitus. Biasanya kondisi ini tidak membuat tubuh lemah. Tapi bagi beberapa orang, sangat mengganggu. Penting untuk melakukan Pure Tone Audiogram untuk memastikan tidak ada gangguan pendengaran pada telinga kiri. Jika ada, maka pemeriksaan seperti MRI Internal Acoustic Meatus (MRI IAM) bisa dilakukan untuk memastikan tidak ada penyebab yang parah seperti tumor di batang otak yang menekan saraf pendengaran. Kebanyakan, tinnitus hilang sendiri setelah beberapa bulan. Jika tidak, ada beberapa terapi seperti terapi masking, memakai alat bantu dengar, juga beberapa obat yang bisa membantu pasien. Namun, tidak ada penanganan efektif berlaku untuk semua pasien tinnitus dan kadang-kadang dibutuhkan percobaan terapi berbeda untuk menentukan mana yang manjur pada Anda.

Taslim Taslim menulis 10 bulan lalu

Dok saya mau tanya..saya ada masalah di telinga..berdengung,saya sudah periksa k dokter THT waktu d periksa.alhamdullah bagus..yg berdengung sebelah kanan ..dan saya ada penyakit perut kembung.cemas dan asam lambung..trmksih

dr. Barrie Tan
dibalas 10 bulan lalu

Denging pada telinga kemungkinan adalah kondisi yang disebut Tinnitus. Biasanya kondisi ini tidak membuat tubuh lemah. Tapi bagi beberapa orang, sangat mengganggu. Penting untuk melakukan Pure Tone Audiogram untuk memastikan tidak ada gangguan pendengaran pada telinga kanan. Jika ada, maka pemeriksaan seperti MRI Internal Acoustic Meatus (MRI IAM) bisa dilakukan untuk memastikan tidak ada penyebab yang parah seperti tumor di batang otak yang menekan saraf pendengaran. Kebanyakan, tinnitus hilang sendiri setelah beberapa bulan. Jika tidak, ada beberapa terapi seperti terapi masking, memakai alat bantu dengar, juga beberapa obat yang bisa membantu pasien.

Ruth Murniati menulis 10 bulan lalu

Telinga sering mendengung/ rasa tersumbat.Mengapa,?

dr. Barrie Tan
dibalas 9 bulan lalu

Denging pada telinga kemungkinan adalah kondisi yang disebut Tinnitus. Biasanya kondisi ini tidak membuat tubuh lemah. Tapi bagi beberapa orang, sangat mengganggu. Penting untuk melakukan Pure Tone Audiogram untuk memastikan tidak ada gangguan pendengaran pada telinga kiri. Jika ada, maka pemeriksaan seperti MRI Internal Acoustic Meatus (MRI IAM) bisa dilakukan untuk memastikan tidak ada penyebab yang parah seperti tumor di batang otak yang menekan saraf pendengaran. Kebanyakan, tinnitus hilang sendiri setelah beberapa bulan. Jika tidak, ada beberapa terapi seperti terapi masking, memakai alat bantu dengar, juga beberapa obat yang bisa membantu pasien. Namun, tidak ada penanganan efektif berlaku untuk semua pasien tinnitus dan kadang-kadang dibutuhkan percobaan terapi berbeda untuk menentukan mana yang manjur pada Anda.

Balasan Anda






Sebarkan info ini:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?