masa subur pria

Ternyata Pria Punya Masa Subur, Begini Cara Hitungnya

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Jika masa subur wanita ditandai dengan siklus menstruasi, masa subur pria ditandai dengan kualitas dan kuantitas sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi. 

Tahu kapan masa subur pria itu penting agar bisa disesuaikan dengan masa subur pasangannya, sehingga proses terjadinya kehamilan semakin mudah.

Untuk tahu pasti kapan masa subur pria, konsultasilah dengan dokter spesialis saluran kemih (urologi) sub-spesialis alat reproduksi pria. 

Namun, ada teori umum untuk tahu kapan seorang pria masuk masa subur dan bagaimana tanda-tandanya.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Cara Menghitung Masa Subur Pria

Jika Anda bertanya-tanya apakah masa subur pria itu ada atau tidak, jawabannya adalah iya. Namun, masa subur pria tidak terjadi seperti masa subur wanita pada umumnya. Siklus kesuburan wanita yang terjadi sebulan sekali secara teratur, tetapi siklus kesuburan pria didasarkan pada cuaca. 

Menghitung masa subur pria tidak bisa dihitung secara presisi, melainkan dilihat dari waktu. Sebuah penelitian di dalam jurnal Chronobiology International, mengatakan bahwa kondisi sperma di pagi hari sebelum jam 7:30 pagi merupakan waktu terbaik sperma. Selain itu, cuaca juga turut memengaruhi kualitas sperma yang diproduksi. Jika dilihat dari waktu subur pria, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk mencapai pembuahan. 

Contohnya pria Indonesia yang tinggal di daerah tropis, mereka memiliki masa subur yang berlangsung dari subuh hingga pagi hari, yakni ketika suhu udara belum panas. Musim dingin adalah masa paling subur bagi pria berdasarkan produksi sperma. Ada beberapa teori yang menjelaskan mengapa ini bisa terjadi, seperti musim dingin mendukung produksi sperma dan pagi hari adalah waktu kadar testosteron meningkat. 

Namun, Anda juga perlu melihat kualitas dan menghitung kuantitas sperma pada masa itu. Jika volume sperma sedikit dan bertekstur encer atau berwarna aneh, segera hubungi dokter, bisa jadi Anda memiliki masalah infertilitas.

Tanda Pria Sedang di Masa Subur

masa subur pria
Pria juga memiliki masa subur seperti wanita.

Umumnya, seorang pria sudah mampu memproduksi sperma sejak berusia 12 atau 13 tahun. Kondisi ini terus berlangsung hingga masa tua. Dilansir dari BetterHealth, kesuburan pria biasanya mulai menurun pada usia 40 hingga 45 tahun, sehingga mengurangi tingkat keberhasilan pembuahan dan berisiko menyebabkan keguguran atau kematian janin di dalam rahim. 

Oleh sebab itu, sangat penting bagi pria untuk mengetahui kapan masa suburnya. Berikut beberapa tanda pria memasuki masa subur:

  • Jumlah Sperma: Keberhasilan pria untuk membuahi wanita sangat dipengaruhi oleh jumlah sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi. Normalnya, pria akan mengeluarkan sekitar 15 juta sel sperma per mililiter setiap melakukan ejakulasi. Jika jumlahnya kurang dari itu, kemungkinan pembuahan akan lebih kecil.
  • Motilitas Sperma: Sperma berkualitas tentu dapat bergerak cukup gesit, progresif, dan berenang lurus untuk bisa mencapai sel telur wanita, setidaknya 40% dari total sperma yang dikeluarkan. Ini karena sperma harus bertahan hidup dan berenang lewat leher rahim hingga tuba fallopi. 
  • Morfologi Sperma: Bentuk sperma normal memiliki kepala berbentuk oval dengan buntut panjang di bagian belakang. Struktur seperti ini mendukung sperma untuk berenang lurus menuju sel telur untuk proses pembuahan. Setidaknya pria yang subur memiliki 50% sperma berbentuk normal.
  • Hormon: Jumlah hormon testosteron akan stabil saat memasuki masa subur pria. Kondisi ini mendukung pria untuk memproduksi sperma yang berkualitas sekaligus meningkatkan gairah seksual.

Namun, kondisi ini juga tergantung dengan gaya hidup Anda sehari-hari, karena gaya hidup yang buruk meningkatkan risiko gangguan kesuburan pria. Seperti menu makanan yang tidak terjaga, berat badan berlebih (obesitas), jarang olahraga, kurangnya jam tidur, stres, minum alkohol, merokok, dan mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Metode Pemeriksaan Masa Subur Pria

Jika pasangan Anda tidak kunjung hamil, bisa jadi ada yang salah dengan kesuburan Anda. Kunjungi dokter untuk mendapat pemeriksaan dan penanganan yang tepat. Di sana Anda mungkin akan diminta untuk menjalani serangkaian tes untuk memeriksa tingkat kesuburan. Berikut tahapannya yang dirangkum dari WebMD, sumber terkemuka untuk informasi kesehatan dan medis, yaitu:

Evaluasi Oleh Dokter Spesialis

Kunjungi dokter spesialis saluran kemih (urologi), di sana Anda akan menjalani pemeriksaan fisik dan dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan seputar gaya hidup Anda sehari-hari dan riwayat kesehatan Anda, seperti:

  • Intensitas berolahraga.
  • Operasi yang pernah Anda lakukan.
  • Obat-obatan yang sedang Anda konsumsi.
  • Apakah Anda merokok, minum alkohol, atau menggunakan narkoba.

Bersama dokter, Anda mungkin melakukan diskusi terbuka tentang kehidupan seks Anda, termasuk masalah yang pernah Anda alami selama berhubungan seks. Ini bertujuan untuk mengetahui apakah Anda terkena penyakit menular seksual (PMS) atau tidak. Kemudian Anda mungkin akan diminta untuk memberikan sampel sperma untuk dianalisis lebih lanjut. 

Analisis Sperma dan Semen

Analisis masa subur pria dilakukan dengan pemeriksaan sperma dan semen dari segi bentuk, pergerakan, dan karakteristik lainnya. Jika hasil menunjukkan bahwa jumlah, pergerakan, dan bentuk sperma Anda normal, ada kemungkinan untuk membuahi sel telur dan segera memiliki momongan. Namun, sekitar 15% pria yang mengalami infertilitas memiliki jumlah sperma rendah dan bentuk abnormal.

Jika hasil analisis sperma dan semen pertama dinyatakan normal, biasanya dokter merekomendasikan Anda melakukan tes kedua agar lebih valid. Apabila kedua-duanya dinyatakan normal, berarti Anda tidak punya gangguan kesuburan yang signifikan. Namun, apabila hasilnya abnormal, dokter mungkin akan meminta Anda menjalani lebih banyak tes lanjutan. 

Tes Fisik

Pemeriksaan testis secara fisik diperlukan untuk menemukan adanya gejala varikokel. Varikokel adalah pembengkakan pembuluh vena di dalam skrotum atau kantung zakar. Pembengkakan terus berkembang menjadi benjolan lunak. Kondisi ini mirip dengan penyakit varises di kaki atau betis. Jika diagnosis menunjukkan Anda terkena varikokel, dokter akan menganjurkan tindakan operasi.

Pemeriksaan Antibodi Anti-Sperma 

Beberapa pria memproduksi antibodi abnormal yang kemudian menyerang sperma saat bergerak menuju sel telur. Hal ini akan menggagalkan pembuahan dan membuat pasangan Anda tidak hamil. 

Pria dengan kondisi ini memiliki sperma normal di testis mereka, tetapi sperma di dalam semen menghilang atau abnormal. Ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah sperma rendah di dalam semen, seperti:

  • Ejakulasi retrograde. Kondisi ini ditunjukkan dengan pergerakan sperma yang kembali masuk ke dalam kandung kemih saat ejakulasi, biasanya disebabkan oleh tindakan operasi sebelumnya. 
  • Tidak memiliki vas deferens. Karena masalah genetik, ada pria yang dilahirkan tanpa vas deferens yang merupakan tabung untuk menyalurkan sperma dari epididimis dan keluar saat ejakulasi. 
  • Penyumbatan. Sperma Anda tidak keluar saat ejakulasi? Mungkin terjadi penyumbatan di antara testis dan penis. 
  • Antibodi Anti-Sperma. Kondisi ini menyerang sperma Anda ketika sedang berenang menuju sel telur. 

Lakukan berbagai metode pemeriksaan masa subur pria dengan bantuan dokter. Ketika melakukan serangkaian tes ini, Anda akan lebih mudah mengetahui adanya gangguan kesuburan dan segera mendapat mendapat perawatan yang tepat. 

Punya keluhan seputar masa subur? Tulis di kolom komentar.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

  • Rekomendasi dokter/rumah sakit
  • Buat janji dokter spesialis
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Cari paket medical check up

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda