Arm Sling (Penyangga Lengan)

Daftar Isi

Arm sling atau penyangga lengan adalah alat yang digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan pada area pundak, lengan, serta pergelangan tangan. Arm sling menahan lengan pada posisi tertekuk sehingga pergerakan area yang sedang mengalami cedera menjadi berkurang drastis. Dengan pergerakan yang terbatas, area cedera dapat pulih lebih cepat karena tulang, otot, serta tendon di area cedera tidak menanggung beban apa-apa.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Cara Kerja Arm Sling 

Arm sling menjadi bentuk penanganan cedera sementara dengan membebat area cedera. Pembatasan ini membatasi pergerakan area yang dibebat baik secara sengaja maupun tidak disengaja. Hal ini meminimalisir bahkan meniadakan kerja otot dan jaringan di area cedera dan dapat mengurangi kemungkinan cedera merambat ke area lain.

Arm sling biasanya menjadi bentuk penanganan pertama sebelum ada tindakan lebih lanjut dari dokter, namun pada beberapa kasus, dokter juga menganjurkan pemakaian arm sling setelah pemeriksaan jika memang diperlukan.

Pemakaian arm sling tidak dianjurkan untuk waktu yang cukup lama. Jika terlalu lama, dapat memicu frozen shoulder atau adhesive capsulitis yang merupakan kondisi bahu yang kaku dan menimbulkan rasa nyeri.

Berdasarkan jenis cedera yang ingin diobati, arm sling terbagi menjadi beberapa jenis namun masih  dengan cara kerja yang sama, yaitu menahan posisi tangan pada posisi tertekuk dan meminimalisir pergerakannya.

Berikut adalah jenis-jenis arm sling:

Arm sling standar

Jenis arm sling ini digunakan sebagai penanganan pada keluhan kesehatan seperti keseleo, retak dan patah tulang. Biasanya, jenis arm sling tipe ini menyokong lengan dengan bahan sejenis kain dan bertumpu pada sabuk yang dikaitkan di area pundak yang berlawanan. Jika lengan kanan yang ingin diminimalisir pergerakannya, pasang sabuk di bahu kiri, begitu pula sebaliknya.

Arm sling pundak

Arm sling jenis ini digunakan untuk membantu memulihkan cedera pada area pundak dan ingin meminimalisir pergerakan pada area tersebut. Berbeda dengan arm sling standar yang menyokong area yang cedera, arm sling pundak justru tidak boleh ditempatkan pada area bahu yang cedera. 

Cara pemakaian yang benar adalah memasangnya pada siku pada sisi bahu yang cedera dan memasang sabuk pada bahu yang berlawanan dan bebas dari cedera. Jika bahu kanan mengalami cedera, pasang arm sling pundak pada siku di sisi kanan, dan pasang sabuknya di bahu kiri yang bebas cedera.

Jenis arm sling ini tidak hanya dapat meminimalisir pergerakan pada area pundak, namun juga dapat memudahkan pergerakan area pundak yang cedera. 

Arm sling collar-and-cuff

Arm sling jenis collar-and-cuff memungkinkan pergerakan lebih dibanding kedua jenis lainnya. Penggunaan arm sling collar-and-cuff akan menjadi tepat untuk menangani cedera pada tulang selangka serta cedera pada lengan yang tidak terlalu serius. 

Berbeda dengan dua lainnya, arm sling jenis ini bersifat lebih terbuka dan hanya menyokong area pergelangan tangan dengan bertumpu pada leher. Arm sling collar-and-cuff memungkinkan pergerakan lengan yang lebih bebas.

Estimasi Biaya Arm Sling 

Arm sling dijual secara bebas di toko olahraga maupun toko alat-alat kesehatan. Arm sling juga dapat dibuat sendiri di rumah dengan menggunakan bahan-bahan sederhana seperti kain. Namun, ada baiknya pemasangan arm sling dilakukan oleh tim medis di rumah sakit agar tepat sasaran. Beberapa cedera juga membutuhkan derajat kemiringan tertentu pada arm sling yang hanya dipahami oleh dokter dan tim medis. 

Biaya pemasangan arm sling bervariasi, tergantung dari jenis arm sling yang digunakan, tingkat keparahan cedera, serta tindakan tambahan yang diperlukan untuk mengobati cedera, dan rumah sakit yang dipilih.

Untuk estimasi biaya, rekomendasi rumah sakit, serta membuat janji konsultasi dengan dokter baik di dalam dan luar negeri terkait cedera area lengan, pundak, atau pergelangan tangan dan pemasangan arm sling, hubungi Smarter Health

Sebelum Pemasangan Arm Sling 

Sebelum arm sling dipasang pada pasien, dokter biasanya akan melakukan pengkajian dan pengamanan jalan napas, pola napas, dan sirkulasi pasien. Hal ini merupakan protokol standar yang perlu dijalankan pada pasien yang mengalami cedera yang mengacu pada pedoman Advanced Trauma Life Support (ATLS)

Selain itu, dokter juga akan memeriksa jika ada luka, perubahan warna kulit, luka, pembengkakan karena penumpukan cairan (edema), keberadaan darah di luar pembuluh darah (hematoma), luka, dan ketidakseimbangan otot dan disfungsi saraf (deformitas). 

Pasien juga akan diminta menggerakkan area cedera dan dokter akan membentuk kesimpulan jika pasien merasa nyeri, kesulitan, atau bahkan tidak mampu menggerakkan area cedera sama sekali.

Pemasangan Arm Sling

Prinsip dasar arm sling atau pembebatan pada umumnya adalah memposisikan pembebatan pada sendi di atas area cedera hingga sendi di bawah area cendera. Misalnya, jika area cedera terletak pada lengan bawah, bebat dari siku hingga di bawah pergelangan tangan.

Terdapat dua cara untuk membebat area yang cedera. Pertama, ikat area cedera ke benda yang kaku, seperti koran yang digulung, majalah, atau tongkat. Kemudian gunakan tali atau sabuk sebagai pengikat. 

Cara lainnya adalah dengan membebat area cedera sedemikian rupa hingga terkancing ke area tubuh lainnya. Misalnya, membungkus area lengan yang cedera ke area dada.

Ketika melakukan pembebatan, pastikan Anda tidak mengikat terlalu kencang. Beberapa indikasi bahwa ikatan bebat Anda terlalu kencang meliputi mati rasa, nyeri yang semakin menjadi-jadi, kulit pucat pada area bawah pembebatan, dan penambahan pembengkakan.

Untuk pemakaian arm sling yang sudah jadi tanpa menggunakan bahan-bahan di rumah, ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Secara perlahan, tekuk area lengan yang cedera dan tahan posisinya di depan tubuh Anda. Posisikan jempol menghadap ke arah atas.
  • Posisikan tali pengikatnya mengelilingi leher. Tali pengikat tersebut biasanya memiliki perekat sehingga memudahkan Anda untuk mengencangkannya.
  • Masukkan lengan Anda ke dalam arm sling hingga siku Anda berada pada bagian yang tertutup. Tangan Anda akan berada pada bagian yang terbuka.
  • Posisikan bagian ujung sling ke ruas jari pertama dari jari kelingking dan goyangkan jari-jari tangan untuk mencegah jari yang kaku.

Setelah Pemasangan Arm Sling

Setelah arm sling terpasang, akan ada kemungkinan Anda tidak diperbolehkan mandi selama beberapa hari bahkan minggu. Jika cedera Anda tergolong dalam cedera ringan, Anda akan diperbolehkan untuk melepas arm sling sementara saat mandi. Namun pada cedera yang lebih berat atau bahkan operasi, kemungkinan Anda tidak diperbolehkan mandi. Harap ikuti arahan dokter mengenai hal ini.

Pastikan juga arm sling Anda selalu dalam keadaan bersih dan kering. Anda dapat mencuci arm sling dengan tangan, lalu mengeringkannya. Jika Anda memakai arm sling secara terus menerus, usahakan mempunyai 2 arm sling agar Anda dapat memakainya secara bergilir.

Dengan memakai arm sling kemungkinan besar Anda akan mengalami kesulitan tidur. Hal ini dapat disiasati dengan cara mengganjal lengan dengan bantal, tidur terlentang, mengganjal seluruh tubuh bagian atas, atau tidur di kursi dengan sandaran yang dapat diatur kemiringannya. Konsultasi lebih lanjut ke dokter apakah Anda perlu tetap mengenakan arm sling di malam hari.

Hal yang terutama, pastikan Anda memakai arm sling sampai batas waktu yang ditentukan dokter. Hindari melepas arm sling lebih awal dari waktu yang seharusnya. 

Risiko Memakai Arm Sling

Pemakaian arm sling cenderung aman bahkan dianjurkan untuk menangani cedera pada lengan, bahu, serta pergelangan tangan. Namun jika dipakai dalam kurun waktu yang terlalu lama, dapat meningkatkan risiko sendi yang menjadi kaku. Oleh karena itu, biasanya dokter akan menganjurkan melakukan sedikit pergerakan seperti peregangan pada area cedera agar sendi-sendi tidak kaku.

Jika ada gejala-gejala seperti luka yang jadi berair, memerah, atau mengalami inflamasi, rasa nyeri tambah parah, atau Anda mengalami demam, segera hubungi dokter.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Satu pemikiran pada “Arm Sling (Penyangga Lengan)”

  1. untuk pemulihan tulang selangka yg patah? butuh berapa lama kita memakai arm sling? , dan bolehkah melepas arm sling ketika sedang tidur?

    Balas

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?