Kateterisasi Jantung

Daftar Isi

Kateterisasi jantung adalah salah satu tindakan medis yang dilakukan untuk mengetahui apakah ada masalah pada kesehatan jantung. Tindakan ini biasa diberikan pada orang yang sering mengalami sakit atau nyeri di bagian dada. Kateterisasi perlu dilakukan mengingat sakit atau nyeri pada dada merupakan salah satu gejala dari penyakit jantung koroner.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Tujuan Kateterisasi Jantung

Dengan berfokus pada jantung, tujuan dilakukannya tindakan medis ini adalah sebagai berikut:

  • Mengidentifikasi penyakit jantung bawaan.
  • Mengetahui seberapa baik kerja katup jantung.
  • Mencari tahu apakah ada infeksi jantung atau tumor.
  • Mengetahui kandungan oksigen dan alirah darah dalam jantung.
  • Mengidentifikasi adanya penyempitan arteri karotis yang dapat mengurangi aliran darah menuju otak.

Proses kateterisasi jantung akan dilakukan oleh dokter spesialis jantung dan dibantu oleh perawat, ahli jantung, dan ahli radiografi. Proses operasi biasanya berlangsung di ruang rontgen (x-ray) atau laboratorium kateterisasi.

Estimasi Biaya Kateterisasi Jantung

Setiap rumah sakit memiliki estimasi biaya yang berbeda-beda untuk kateterisasi jantung. Secara umum, estimasi biaya kateterisasi jantung di Indonesia berkisar mulai dari Rp9.000.000. Pasien dianjurkan untuk mempersiapkan dana berlebih sebanyak 20-30% dari biaya estimasi untuk mencukupi kebutuhan tambahan tak terduga.

Untuk estimasi biaya kateterisasi jantung lebih akurat di dalam atau luar negeri, hubungi Smarter Health.

Sebelum Kateterisasi Jantung

Sebelum menjalani proses kateterisasi jantung, pasien wajib memberitahu ahli jantung atau tenaga medis lain yang menangani apabila memiliki alergi tertentu atau sedang dalam proses pengobatan lain. 

Pasien akan mendapat instruksi lebih lanjut mengenai peraturan konsumsi obat, apakah dapat tetap dikonsumsi atau perlu dihentikan sementara. Pasien juga akan diminta untuk tidak makan atau minum beberapa jam sebelum operasi.

Sebelum tindakan berlangsung, juga akan diberi anestesi lokal, yang berarti pasien akan tetap terjaga selama proses operasi namun akan mati rasa khusus pada area operasi. 

Pasien juga akan diberi opsi untuk menerima obat penenang agar lebih rileks namun tetap dalam kondisi sadar agar bisa merespon instruksi yang diberikan dokter, seperti menarik napas panjang atau menahan napas.

Selama Kateterisasi Jantung

Pasien akan terhubung pada alat elektrokardiogram (EKG) sepanjang proses operasi. Alat ini akan merekam ritme jantung dan aktivitas lainnya. Sejumlah elektroda akan ditempelkan pada lengan, kaki, dan dada untuk membantu proses rekaman EKG. 

Prosedur kateterisasi jantung biasanya akan dijelaskan oleh tim medis yang sedang bertugas, antara lain:

  1. Setelah memasuki laboratorium, pasien akan diminta berbaring di sebuah meja. Jika kateter akan dimasukkan ke bagian pangkal paha, pangkal paha pasien akan dicukur dan dibersihkan dengan cairan antiseptik.
  2. Pasien akan diselimuti dengan lembaran steril dan diberikan anestesi lokal.
  3. Dokter akan membuat sebuah irisan kecil pada pangkal paha atau lengan dan memasukkan sebuah tabung agar pembuluh darah tetap terbuka.
  4. Kateter akan dimasukkan melalui pembuluh darah menuju jantung dengan bantuan rontgen.
  5. Sejumlah pewarna kecil yang disebut zat kontras akan disuntikkan melalui kateter. Tekanan jantung akan diukur.
  6. Ketika zat kontras disuntikkan, ada kemungkinan pasien merasakan sensasi panas yang menjalar dengan cepat atau merasakan rasa logam pada mulut. Hal ini adalah hal yang wajar, tim medis akan memberitahukan kapan pasien akan merasakan hal-hal ini.
  7. Pasien tidak akan merasakan apapun ketika kateter sedang dimasukkan melalui pembuluh darah, namun pasien dapat merasakan irama detak jantung yang tidak beraturan.
  8. Tim medis akan mengambil hasil rontgen dari jantung pasien dan pembuluh darah di sekitarnya. Ini biasa disebut angiogram dan hasilnya disimpan dalam sebuah komputer.
  9. Dalam beberapa kasus, jika pembuluh darah tersumbat, dokter akan melakukan balloon angioplasty untuk melebarkan pembuluh darah tersumbat. Prosedur ini biasanya sudah dibicarakan sebelum operasi dan hanya akan dilakukan mendadak dalam keadaan darurat.
  10. Kateter dan tabung akan dikeluarkan jika seluruh prosedur sudah selesai.

Sesudah Kateterisasi Jantung

Setelah proses operasi selesai, denyut jantung dan tekanan darah akan diperiksa dan direkam. Perawat juga akan memeriksa apakah ada pendarahan lebih lanjut pada bukaan operasi.

Jika kateter dimasukkan melalui pangkal paha, perawat akan menekan bukaan operasi selama kurang lebih 10 menit untuk menghentikan pendarahan setelah kateter dan tabung dikeluarkan. Beberapa dokter akan menggunakan jahitan atau klip untuk menutup luka, sehingga tidak perlu ditekan lagi.

Jika kateter dimasukkan melalui lengan, pasien akan diberikan manset ketat di sekitar lengan. Tekanannya akan berangsur berkurang setelah beberapa jam.

Beberapa jam setelah operasi selesai, idealnya pasien sudah bisa duduk tegak, bangun dari ranjang, dan berjalan-jalan. Pasien harus selalu memperhatikan keadaan tubuh dan melaporkan ketidaknyamanan dalam bentuk apapun kepada tim medis setelah operasi.

Dalam beberapa kasus, pasien bisa langsung pulang di hari yang sama dengan hari operasi, namun tetap harus dijemput oleh seseorang. Jika pasien masih menjalani rawat inap, sebaiknya ditemani. Luka akan  masih terasa sakit sampai kira-kira satu minggu setelah operasi, sedangkan memar dapat bertahan hingga dua minggu.

Beberapa hal yang harus diperhatikan pasien setelah operasi:

  • Hindari berolahraga, mengangkat beban berat, dan aktivitas berlebihan lainnya selama dua hari.
  • Plester pada pangkal paha biasanya bisa dilepas sehari setelah operasi dan tidak perlu diganti.
  • Hindari mandi sekitar dua hari setelah operasi. Jika memang ingin mandi, usahakan bekas luka tetap kering.
  • Jangan menyetir sampai tim medis menyatakan bahwa pasien sudah baik-baik saja. Biasanya hal ini berlangsung sampai tiga hari.

Risiko Kateterisasi Jantung

Setiap tindakan medis tentunya memiliki risiko. Berikut adalah beberapa risiko yang mungkin terjadi dari prosedur kateterisasi jantung:

  • Pendarahan, biasanya terjadi karena asupan vitamin K pasien tidak cukup sehingga darah menjadi terlalu encer.
  • Memar, ini adalah kondisi yang wajar sebagai salah satu dampak kateterisasi jantung.
  • Infeksi bakteri dan virus, risiko ini sendiri tidak dapat dihindari, sebab bekas luka operasi seringkali luput dari perhatian pasien. Maka itu, pasien harus sering membersihkan bekas luka agar infeksi dari bakteri dan virus bisa dihindari.
  • Pembekuan darah, ini adalah mekanisme yang dilakukan tubuh untuk menyembuhkan luka. Biasanya juga disebut hemostasis.
  • Reaksi alergi pada obat atau zat kontras, ada baiknya pasien melakukan pemeriksaan reaksi alergi terlebih dahulu agar proses pengobatan dapat berjalan lancar.
  • Kerusakan pada arteri dan jaringan jantung, biasanya hal ini disebabkan karena saat proses operasi, kateter menggores pembuluh darah dalam tubuh.
  • Gangguan irama jantung (aritmia), pasien dapat merasa irama jantungnya terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur.
  • Serangan jantung, beberapa penyebabnya adalah kondisi pasien yang tidak stabil dan tenang saat proses kateterisasi jantung.
  • Stroke, penyebabnya sama seperti serangan jantung. Walaupun tujuan kateterisasi adalah untuk pengobatan bagian jantung, tidak menutup kemungkinan bahwa dua hal ini dapat terjadi.
  • Emboli, kondisi ketika udara masuk ke dalam pembuluh darah. Hal ini akan menyebabkan penyumbatan sehingga fungsi organ terganggu. Jika muncul gejala emboli harus segera ditangani karena dapat menyebabkan kerusakan organ secara permanen.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

  • Rekomendasi dokter/rumah sakit
  • Buat janji dokter spesialis
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Cari paket medical check up

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?