Sunat

Daftar Isi

Sunat adalah operasi pengangkatan kulit yang menutupi ujung penis di bagian luar. Meski terdengar menyeramkan, tetapi prosedur ini cukup umum untuk anak laki-laki yang baru lahir di beberapa bagian dunia. Anak laki-laki yang baru lahir memungkinkan untuk melakukan sunat walaupun dengan menerapkan prosedur yang lebih kompleks. 

Tujuan Sunat

Ada beberapa alasan seseorang melakukan sunat, seperti alasan agama dan alasan kesehatan tertentu. Terkadang ada kebutuhan medis untuk sunat, seperti ketika kulup (kulit kepala penis) terlalu ketat untuk ditarik kembali ke atas kelenjar. 

Jika dilihat dari segi kesehatan, sunat memiliki manfaat yang berguna bagi tubuh, termasuk:

  • Lebih mudah membersihkan penis. Sunat membuat penis lebih mudah untuk dicuci. Namun, anak laki-laki yang belum pernah disunat dianjurkan untuk mencuci bagian bawah kulup secara teratur.
  • Mengurangi risiko infeksi saluran kemih (ISK). Meski risiko infeksi saluran kemih pada pria tergolong rendah, tetapi infeksi saluran kemih sering terjadi pada pria yang tidak pernah disunat. Infeksi yang parah bisa berdampak buruk di kemudian hari, salah satunya yaitu masalah ginjal.
  • Mengurangi risiko penyakit menular seksual (PMS). Pria yang sudah pernah disunat memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit menular seksual seperti HIV. Namun, demi kesehatan sebaiknya tetap lakukan praktik seksual yang aman sebagaimana mestinya.
  • Mencegah masalah penis. Terkadang, kulup pada penis yang tidak pernah disunat bisa lebih sulit atau bahkan tidak mungkin untuk ditarik kembali. Hal ini dapat menyebabkan terjadi peradangan pada kulup atau kulit kepala penis.
  • Mengurangi risiko kanker penis. Seperti yang disebutkan di poin sebelumnya, kanker pada penis memang jarang terjadi, tapi kanker ini hanya jarang terjadi pada pria yang sudah pernah disunat. Ini juga berdampak pada kanker serviks, karena risiko kanker serviks lebih jarang terjadi pada hubungan seksual wanita dan pria yang sudah disunat.

Penyakit yang Sembuh Akibat Sunat

Sunat sebenarnya berasal dari praktik kuno atau tradisional yang menjadi bagian dari ritual keagamaan. Namun, saat ini banyak orangtua yang menyunat anak laki-laki mereka tidak hanya karena alasan agama, tetapi karena alasan kesehatan. 

Hebatnya, terdapat beberapa penyakit yang dapat sembuh setelah melakukan sunat, yaitu:

  • Fimosis adalah kondisi kulup atau kulit kepala penis terlalu ketat sehingga tidak dapat ditarik ke bawah, padahal penis sedang melakukan ereksi. Penyakit ini akan mengganggu hubungan seksual dan memicu risiko terjadinya infeksi saluran kemih. 
  • Parafimosis adalah kondisi kulup atau kulit kepala penis tidak bisa ditarik kembali ke bagian kepala penis sehingga menyebabkan kulup tersangkut dan membengkak. Hal ini sangat berbahaya, karena menyebabkan peredaran darah pada penis tidak optimal.
  • Balanitis adalah kondisi ketika kulup atau kepala penis mengalami peradangan yang ditandai dengan kulup yang merah dan membengkak karena adanya infeksi bakteri, jamur, atau alergi. 
  • Hipospadia adalah kelainan dengan lubang uretra bayi laki-laki terletak di bagian yang tidak normal, karena seharusnya uretra terletak tepat di bagian ujung penis. Kelainan ini merupakan bawaan sejak bayi dilahirkan, tetapi tetap harus ditangani agar tidak mengalami gangguan buang air kecil dan gangguan hubungan seksual sudah dewasa nanti.

Estimasi Biaya Sunat

Estimasi biaya sunat sangat bervariasi, tergantung metode sunat yang Anda pilih. Ada beberapa metode sunat yang paling populer, yaitu:

  • Metode sirkumsisi adalah metode sunat konvensional dengan cara memotong bagian kulup secara langsung menggunakan alat potong seperti pisau bedah. Meski proses penyembuhan terbilang cukup lama, tetapi metode sunat konvensional ini sangat minim risiko.
  • Metode laser adalah metode sunat dengan memotong kulup menggunakan pemanas elektrik yang kemudian ditembakkan ke bagian ujung penis agar kulup terpotong. Metode laser kerap menjadi pilihan orangtua karena prosesnya yang cukup cepat, minim jahitan, dan minim perdarahan. Hanya saja metode laser berisiko memotong kepala penis.
  • Metode klem adalah metode sunat yang dilakukan dengan cara memasangkan alat klem pada batang penis yang telah disesuaikan dengan ukurannya. Barulah setelah itu kulup dipotong menggunakan pisau bedah. Proses penyembuhan akan lebih cepat dengan metode klem dan penis tidak terlalu nyeri.
  • Metode stapler adalah metode sunat yang umumnya dilakukan saat pria sudah menginjak usia remaja atau dewasa. Cara kerjanya yakni dengan menggabungkan teknik potong serta jahit menggunakan alat stapler. Alat ini berbentuk seperti lonceng yang berfungsi untuk melindungi kepala penis. Lalu lonceng lain di bagian luar memiliki pisau berbentuk bundar yang digunakan untuk memotong kulup. 

Nah, itu dia beberapa metode sunat yang dapat Anda pilih sesuai efektivitas dan hasil yang Anda inginkan. Harga yang dipasang untuk setiap metode sunat pun berbeda-beda, tetapi setidaknya Anda menyiapkan uang sebesar Rp400.000 untuk satu kali sunat konvensional. Namun, metode laser, klem dan stapler memiliki biaya yang lebih tinggi, yakni dimulai dari harga Rp1.000.000 untuk satu kali sunat. 

Untuk estimasi biaya sunat di dalam atau luar negeri, hubungi Smarter Health.

Sebelum Sunat

Sunat tentu tidak bisa dilakukan tanpa persiapan, karena ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, khususnya jika proses sunat ini dijalankan oleh anak-anak. 

Berikut beberapa persiapan yang perlu disiapkan sebelum melakukan prosesi sunat:

  • Waktu yang ideal untuk menyunat bayi adalah 1 hingga 2 hari setelah proses persalinan berlangsung.
  • Konsultasikan kepada dokter seputar metode sunat yang akan dipilih. Cari tahu juga kelebihan dan kekurangan setiap metode.
  • Dokter biasanya meminta anak yang akan menjalankan prosesi sunat untuk tidak makan dan minum 6 jam sebelum sunat.
  • Siapkan 3 hingga 5 hari untuk pemulihan pasca sunat, karena pada masa pemulihan sangat dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas berat terlebih dahulu. 
  • Cari tahu apakah memiliki riwayat penyakit yang berkaitan dengan kelainan darah, seperti hemofilia yang merupakan gangguan saat proses pembekuan darah.

Selama Sunat

Prosedur sunat untuk bayi yang baru lahir biasanya dilakukan di rumah sakit dengan jarak 10 hari setelah waktu kelahiran. Untuk penyunatan pada bayi yang baru lahir, anak Anda akan dibaringkan secara telentang dengan tangan dan kakinya yang dipegang untuk menghindari terjadinya salah potong. 

Kalau area penis dibersihkan, dokter akan menyuntikkan obat bius ke pangkal penis atau menggunakan krim yang dioleskan ke bagian penis. Kemudian penjepit khusus akan dipasang di penis karena kulup akan segera dilepas. Setelah kulup dilepas, penis akan ditutup dengan salep antibiotik yang dibungkus longgar dengan kain kasa. Prosedur ini biasanya berlangsung selama 10 menit. 

Berbeda halnya jika melakukan penyunatan untuk pria remaja atau dewasa, karena prosedur ini harus dilakukan di bawah anestesi umum dan pemulihan juga lebih lama. Adanya risiko komplikasi mungkin lebih besar jika penyunatan untuk pria remaja atau dewasa.

Sesudah Sunat

Proses penyembuhan setelah melakukan sunat biasanya memakan waktu 7-10 hati lamanya. Pada awalnya ujung penis cenderung sakit, terlihat memerah, bengkak, bahkan memar. Anda mungkin juga melihat sejumlah cairan di bagian ujung penis. 

Tidak masalah untuk mencuci penis saat sudah sembuh. Dalam kasus penyunatan bayi yang baru lahir, ganti perban dengan setiap mengganti popok dan oleskan petroleum jelly ke bagian ujung penis supaya tidak lengket ke pipik. Usahakan untuk mengganti popok bayi sesering mungkin dan pastikan popok diikat dengan longgar.

Masalah setelah sunat memang jarang terjadi. Namun, Anda disarankan untuk menghubungi dokter jika:

  • Terjadi pendarahan terus-menerus.
  • Ada cairan berbau busuk di ujung penis.
  • Buang air kecil belum normal setelah 12 jam sunat.
  • Cincin plastik tetap berada di tempat yang sama setelah 2 minggu sunat.

Risiko Sunat

Seperti prosedur bedah lainnya, ada risiko yang terkait dengan sunat. Namun, risiko ini sangat rendah dan sangat jarang terjadi. Masalah yang terkait dengan sunat yaitu:

  • Rasa sakit.
  • Terjadi iritasi pada kelenjar. 
  • Risiko cedera pada area penis.
  • Risiko radang pada pembukaan penis.
  • Risiko perdarahan dan infeksi di area yang disunat.
  • Kulup mungkin dipotong terlalu pendek atau terlalu panjang.
  • Kulup yang sudah dipotong gagal melakukan penyembuhan dengan benar.
  • Kulup yang tersisa mungkin menempel kembali ke ujung penis, sehingga membutuhkan tindakan bedah kecil.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

  • Rekomendasi dokter/rumah sakit
  • Buat janji dokter spesialis
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Cari paket medical check up

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?