hubungan seksual

Tips Hubungan Seksual yang Aman Saat Pandemi

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Pandemi COVID-19 mengharuskan penyesuaian besar-besaran pada semua aspek kehidupan, termasuk hubungan seksual. Berhubungan seksual dianggap berbahaya oleh sebagian orang lantaran kemungkinan menularkan virus corona. Benarkah demikian?

Jika melihat dari faktanya, virus COVID-19 tersebar melalui droplet atau cairan yang tersebar melalui udara dari orang yang terinfeksi ketika ia bicara, bersin, atau batuk. 

Anda juga dapat tertular virus ini jika Anda menyentuh lapisan yang terkontaminasi kemudian menyentuh mata, hidung atau mulut sebelum mencuci tangan.

Dengan melihat fakta-fakta tersebut, berhubungan seksual memang dapat berkontribusi dalam menyebarkan virus corona. Ada kontak fisik yang sangat dekat dengan orang lain dan seringkali disertai dengan berciuman yang rentan dengan pertukaran droplet. 

Meski pasangan Anda tidak memiliki gejala-gejala corona, perlu dipertimbangkan bahwa hampir 80% dari kasus positif COVID-19 di Indonesia berasal dari orang yang tidak memiliki gejala atau orang tanpa gejala (OTG) sama sekali. Ditambah lagi, ada kemungkinan pasangan Anda masih bepergian keluar rumah untuk bekerja atau untuk urusan lainnya.

Ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk tetap berhubungan seksual secara aman di saat pandemi, yaitu:

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Tetap jalankan protokol kesehatan

Selalu tanamkan pola pikir waspada dalam menentukan keputusan apa pun setiap harinya. Terapkan protokol kesehatan secara ketat, seperti sering mencuci tangan, menghindari menyentuh barang di tempat umum sebisa mungkin, menggunakan masker ketika bepergian dan langsung mandi setelah beraktivitas di luar ruangan.

Hindari bertemu dengan kerabat sebisa mungkin atau jaga jarak kontak fisik jika pertemuan tatap muka memang diperlukan. Kewaspadaan akan membuat Anda berhati-hati dan taat menjalankan protokol kesehatan. 

Meski demikian, waspada bukan berarti ketakutan. Rasa takut berlebihan dapat memicu stres dan tidak baik bagi kesehatan mental Anda.

Jaga kebersihan diri 

Pastikan diri sudah bersih sebelum bertemu atau berinteraksi dengan orang lain yang tinggal dalam satu rumah. Terutama dengan pasangan dan saat akan berhubungan seksual. 

Sehabis bepergian, langsung lepas baju yang dipakai, mandi dan keramas. Usahakan juga langsung melepas sepatu di luar rumah, termasuk jam tangan, dompet, dan tas jika diperlukan. Semprot barang-barang tersebut dengan disinfektan.

Ketika Anda menjaga kebersihan diri dengan ketat, Anda dapat membuat pasangan Anda merasa nyaman dan terbebas dari tekanan maupun kewaspadaan berlebihan. Perlu diingat bahwa stres, baik pada pria maupun wanita, dapat berimbas pada penurunan gairah seks.

Membersihkan diri penting untuk dilakukan tidak hanya sebelum melakukan hubungan seksual, melainkan juga sesudah berhubungan seksual. Anda perlu buang air kecil kemudian membilas organ intim. 

Selain untuk mencegah infeksi COVID-19, hal ini juga dapat menurunkan risiko terkena infeksi lainnya seperti infeksi kandung kemih. 

Sehingga, membersihkan diri sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual sebaiknya dilakukan tidak hanya saat pandemi, melainkan setiap kali berhubungan seksual.

Kemudian, jangan lupa untuk tetap memperhatikan kebersihan area tempat Anda melakukan hubungan seksual. Gunakan cairan alkohol semprot untuk membersihkan area tempat berhubungan seksual atau dapat juga dilakukan dengan langsung mengganti sprei yang digunakan.

Hindari deep kiss

Deep kiss atau ciuman mendalam dapat berisiko penularan virus corona lantaran terjadinya pertukaran droplet. Khusus pada masa pandemi ini, disarankan untuk berhubungan seksual tanpa melibatkan deep kiss. 

Tunda seks yang melibatkan mulut 

Sebaiknya menghindari hubungan seks yang melibatkan mulut atau seks oral sementara waktu untuk menghindari risiko tertular virus corona. 

Meski virus corona tertular dari virus yang berada di sistem pernapasan bukan di sistem reproduksi, ada temuan penelitian yang menyebutkan bahwa virus corona dapat hidup di dalam sperma.

Gunakan kondom 

Untuk meningkatkan keamanan dan kebersihan, gunakan kondom saat melakukan hubungan seksual baik oral maupun anal. Kondom yang dimaksud tidak hanya kondom bagi pria, namun juga kondom bagi wanita atau yang dikenal dengan dental dam.

Selain mencegah tertularnya virus COVID-19, kondom dan dental dam dapat menurunkan risiko tertularnya penyakit menular seksual. Perlu diingat bahwa kondom dan dental dam merupakan produk sekali pakai dan tidak dapat digunakan berulang kali.

Apabila sebelum digunakan Anda mendapati kondom atau dental dam berkerut atau bahkan sobek saat sedang melakukan hubungan seksual, segera ganti dengan yang baru. Gunakan cairan pelumas untuk mencegah iritasi jika memang dibutuhkan.

Lakukan rapid test

Ada baiknya Anda melakukan rapid test secara berkala atau setiap 2 minggu sekali. Hal ini berlaku terutama bagi pasangan yang masih beraktivitas ke luar rumah secara rutin. 

Selain melakukan rapid test, Anda juga perlu memantau kondisi kesehatan Anda sendiri dan pasangan Anda untuk mengetahui apakah ada gejala COVID-19 yang sedang dirasakan. 

Gejala COVID-19 meliputi namun tidak terbatas pada batuk kering terus menerus, suhu tubuh tinggi, kesulitan bernapas dan menurunnya kerja indra penciuman dan pengecapan.

Dengan mengetahui kondisi kesehatan Anda dan pasangan Anda, akan muncul rasa aman saat melakukan hubungan seksual.

Bagaimana dengan pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh?

Bagi pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh, tidak disarankan untuk bepergian ke kota bahkan negara lain untuk menghampiri pasangan. Hal ini disebabkan karena perjalanan lintas kota dan lintas negara akan membuat Anda bertemu dengan banyak orang.

Untuk tetap memelihara hubungan seksual di antara pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh, ada beberapa tips yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Manfaatkan teknologi dalam hubungan seksual Anda. Misalnya, dengan melakukan phone sex atau dengan memanfaatkan video call.
  • Anda juga dapat melakukan sexting atau sex texting yang dapat berguna sebagai pemanasan.
  • Alihkan gairah seksual dengan melakukan masturbasi. Masturbasi telah terbukti secara sains dapat membawa sejumlah manfaat bagi kesehatan seperti mengurangi stres, memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu meningkatkan kualitas tidur, serta menambah tingkat kepercayaan diri.

Hubungan seksual yang paling aman dilakukan pada saat pandemi adalah ketika Anda dan pasangan Anda tidak menunjukkan gejala COVID-19 atau terbukti negatif COVID-19 setelah melakukan rapid bahkan swab test

Idealnya, Anda dan pasangan Anda juga tinggal dalam satu rumah sehingga kedua belah pihak mengetahui aktivitas satu sama lain di luar rumah.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?