Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Musim Hujan

Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Musim Hujan

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Ditinjau oleh: dr. Qanissa Afianti Razzqy
Publish tanggal: Feb 18, 2021
Update terakhir: Feb 18, 2021

Anak senang bermain di luar saat hujan turun. Musim hujan membawa banyak manfaat, seperti menghijaukan tanaman dan menciptakan iklim sejuk. Namun, musim hujan juga membawa banyak penyakit yang rentan menyerang anak-anak, seperti demam, pilek, flu, dan lain sebagainya. Anda bisa membantu anak dalam menghadapi penyakit yang berhubungan dengan musim hujan tersebut. Kuncinya adalah menjaga kesehatan anak, kebersihan, menyimpan obat-obatan yang diperlukan, dan melakukan sejumlah langkah pencegahan. 

Jika anak Anda memiliki masalah kesehatan selama musim hujan, jangan ragu membuat janji konsultasi dengan dokter spesialis anak melalui Smarter Health agar anak mendapat pengobatan yang tepat. 

Di bawah ini beberapa tips menjaga kesehatan anak saat musim hujan yang bisa Anda coba di rumah.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

1. Menjaga Kebersihan

Musim hujan menciptakan kelembapan udara, sehingga ada kemungkinan anak Anda lebih banyak berkeringat. Inilah yang membuatnya rentan terhadap infeksi jamur, ruam kulit, atau alergi.

Langkah pertama dan terpenting untuk menjaga kesehatan anak saat musim hujan yaitu dengan menjaga kebersihan. Dimulai dari memastikan kebersihan tubuh anak Anda dengan memandikannya dengan sabun antiseptik ringan setidaknya dua kali sehari. Anak yang bersih adalah anak yang sehat.

2. Kenakan Pakaian yang Tepat

Fluktuasi cuaca cukup sering terjadi selama musim hujan. Untuk mencegah penyakit, pilih pakaian yang tepat untuk anak Anda. Ketika lingkungan panas dan sangat lembap, pakaikan si kecil dengan pakaian katun longgar. Pakaian tersebut akan membuatnya tetap sejuk dan kering. 

Apabila cuaca menjadi dingin karena hujan lebat, Anda dapat memilih pakaian semi-wol agar anak Anda tetap hangat. Hindari pakaian sintetis dan nilon.

3. Atur Suhu Ruangan dengan Benar

Biasanya cuaca menjadi dingin dan berangin saat hujan. Sebaiknya semua jendela dan pintu di rumah Anda tetap tertutup. Ini tidak hanya membantu Anda mengatur sebagian besar suhu kamar anak, tetapi juga akan mencegah nyamuk dan lalat masuk ke dalam kamar. 

Jika cuaca terlalu dingin, pertimbangkan untuk menghangatkan anak Anda dengan lampin yang tebal atau lightweight sleeping bag agar anak merasa hangat dan nyaman. Hindari menyalakan AC selama cuaca dingin dan berangin, karena akan menurunkan suhu menjadi lebih rendah lagi.

4. Hindari Popok Basah

Jangan biarkan anak Anda tetap memakai popok basah selama musim hujan meskipun hanya satu menit. Dibandingkan dengan musim lainnya, anak lebih sering buang air kecil selama musim hujan yang dingin dan dapat menyebabkan timbulnya ruam kulit. 

Popok yang sedikit basah pun dapat membuat bayi Anda kedinginan dan menyebabkan flu. Pastikan untuk mengganti popok bayi Anda segera setelah Anda melihatnya basah atau kotor. Jika memungkinkan, biarkan si kecil tidak memakai popok selama beberapa saat.

5. Jangan Biarkan Anak Kehujanan

Jika Anda memiliki balita, mungkin sulit untuk menghentikan mereka bermain di luar saat hujan. Biarkan mereka menikmati gerimis sedikit, tetapi Anda tetap harus mengawasi mereka. 

Sebelum anak Anda pergi bermain di luar, pastikan anak mengenakan pakaian pelindung seperti jas hujan, sehingga mereka dapat menikmati hujan sepenuhnya. Selain itu, jangan biarkan anak bermain dengan air tergenang atau tercemar, karena dapat menyebabkan alergi dan infeksi kulit.

6. Sediakan Pelindung 

Menjaga kesehatan anak saat musim hujan bisa dilakukan dengan menyediakan pakaian pelindung seperti jas hujan dan alat lainnya seperti payung atau sepatu bot untuk dikenakan oleh anak. Barang-barang tersebut sangat diperlukan selama musim hujan, terutama jika anak Anda harus pergi sekolah.

7. Mandi Setelah Kehujanan

Jika anak basah kuyup karena hujan, segera mandikan dan keringkan rambutnya. Rambut dan pakaian yang lembap dapat memicu datangnya virus penyebab flu. Mandilah dengan air panas jika sudah terjangkit flu. Ini akan mencegah penyebaran virus dan mengatasi sakit tenggorokan yang diderita anak akibat flu.

8. Minum Vitamin atau Suplemen Makanan

Jaga kesehatan si kecil dengan menyajikan nutrisi dan suplemen makanan yang tepat. Pastikan untuk menyajikan makanan sehat dan bergizi. Ini dilakukan supaya anak mendapatkan cukup vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan untuk membantu mencegah masalah kesehatan.

9. Perkuat Kekebalan Tubuh

Jika anak Anda memiliki sistem kekebalan yang lemah, mereka bisa menjadi sasaran empuk bagi sebagian besar penyakit. Cara terbaik untuk membangun sistem pertahanan tubuh adalah dengan memperbanyak asupan vitamin C. Tambahkan bawang putih, sayuran, buah-buahan, dan sereal ke dalam menu makanan harian anak. Minum teh hijau juga dapat membantu memperkuat kekebalan tubuh.

10. Minum Air Rebus

Meski minuman yang dijual di pinggir jalan terlihat menggoda, tapi Anda harus bisa membantu anak melawan godaan tersebut selama musim hujan. Anda tidak pernah tahu apakah air yang digunakan untuk membuat minuman tersebut bersih atau terinfeksi. 

Pastikan Anda dan anak Anda hanya minum air matang. Air yang terkontaminasi dapat menyebabkan anak berisiko tertular penyakit yang terkandung di dalam air kotor. 

11. Rebus Sayuran dengan Benar

Sayuran mentah bisa membawa kuman selama musim hujan. Penting untuk mencuci sayuran sampai bersih dan merebusnya dengan benar. Dengan cara ini, anak dapat terhindar dari penyakit berbahaya yang ditularkan melalui air selama musim hujan. 

12. Pengusir Serangga

Pengusir serangga sangat penting selama musim hujan. Serangga seperti nyamuk dan kecoa biasanya ada di sekitar rumah selama musim hujan. Gunakan pengusir serangga untuk menjauhkannya dari kamar anak.

13. Perhatikan Kecukupan Jam Tidur Anak

Kurangnya jam tidur tidak hanya membuat anak rewel, tetapi juga lemas. karena anak rentan terkena flu. Pastikan kecukupan jam tidur anak di malam hari supaya anak Anda bangun dengan perasaan segar dan aktif baik secara fisik maupun mental.

14. Rajin Mencuci Tangan

Saat anak kembali ke rumah atau sebelum menyentuh makanan, pastikan anak sudah mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer. Dengan begitu, tidak ada mikroba yang masuk ke tubuh dan menyebabkan penyakit. Pastikan anak tidak menyentuh mata, hidung, atau telinga sebelum mencuci tangan.

15. Jangan Abaikan Gejalanya

Sebagai orangtua, Anda harus belajar tentang gejala dan tindakan pencegahan penyakit yang berhubungan dengan musim hujan. Penyakit seperti pilek, batuk, demam berdarah, dan malaria sangat rentan saat musim hujan. 

Meskipun Anda telah melakukan semua tindakan pencegahan di atas, ada kemungkinan si kecil mengalami gejala penyakit akibat virus seperti bersin, batuk, pilek, dan mata merah. 

Jika anak menunjukkan gejala penyakit tertentu, segera hubungi dokter spesialis anak di dalam dan luar negeri melalui Smarter Health agar segera ditangani. 

Smarter Health siap membantu Anda dalam mencari rekomendasi rumah sakit dan dokter, membuat janji konsultasi dengan dokter, melakukan telekonsultasi, dan menghitung estimasi biaya berobat di dalam dan luar negeri.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?